• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Sepasang Ulama Ageng Ngerang dan Kesultanan Mataram (8) Semula Makamnya Tak Diketahui karena Berada di Pemakaman Umum

26/08/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2022 /by NewsUAD

Koran Merapi (24 Februari 2022)

Yosi Wulandari

Betapa terkejutnya Sunan Muria melihat istrinya tergolek di tanah dalam keadaan kaki dan tangan terikat. Sementara Kapa dilihat sedang adu mulut dengan gurunya Wiku lodhang. Wiku Lodhang pun menjauh dan mendekati Dewi Roroyono untuk membebaskan dari belenggu yang dilakukan KApa. Bersamaan terdengarkan jeritan keras dari mulut Kapa yang ternyata ada serangan aji kesaktian yang dilakukan Kapa berbalik menghantam dirinya sendiri.

Selengkapnya Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (8) Semula Makamnya Tak Diketahui karena Berada di Pemakaman Umum

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-08-26 11:08:092022-08-26 11:08:09Sepasang Ulama Ageng Ngerang dan Kesultanan Mataram (8) Semula Makamnya Tak Diketahui karena Berada di Pemakaman Umum

Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (7) Dewi Roroyono Dijodohkan dengan Sunan Muria dan Diboyong ke Padepokan

26/08/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2022 /by NewsUAD

Koran Merapi (23 Februari 2022)

Yosi Wulandari

Sunan Muria segera memboyong istrinya ke Padepokan Gunung Muria dan mereka hidup bahagia karena merupakan pasangan yang ideal. Selang waktu berlalu, Kapa dan Gendiri masih sulit melupakan Dewi Roroyono karena waktu dari Keling ke Ngerang mereka terlanjut terpesona melihat kecantikan wanita jelita. Mereka merasakan penyesalan karena telah terburu-buru menawarkan jawa baiknya. ANdai saja mereka tidak terus menatap wajah dan tubuh Dewi Roroyono yang indah mereka tidak akan terpesona dan tidak terjerat oleh iblis dari pandangan mata.

Selengkapnya Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (7) Dewi Roroyono Dijodohkan dengan Sunan Muria dan Diboyong ke Padepokan

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-08-26 11:02:372022-08-26 11:02:37Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (7) Dewi Roroyono Dijodohkan dengan Sunan Muria dan Diboyong ke Padepokan

Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (6) Kecantikan Dewi Roroyono Membuat Mata Adipati Pathak Tak Berkedip

26/08/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2022 /by NewsUAD

Koran Merapi (21 Februari 2022)

Yosi Wulandari

Sepasang mata Adipati Pathak tidak berkedip memandangi gadis itu terus menerus. Pathak tidak bisa menahan nafsu dan gelora asmaranya. Dia menggoda Dewi Roroyono dengan ucapan yang tidak pantas. Dewi Roroyono merasa begitu malu bahkan dia diperlakukan kurang ajar karena memegang bagian tubuh yang tidak pantas disentuh. Dewi Roroyono tidak  tahan dan naik pitam, minuman yang dibawa sengaja ditumpahkan ke pakaian sang Adipati.

Selengkapnya Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (6) Kecantikan Dewi Roroyono Membuat Mata Adipati Pathak Tak Berkedip

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-08-26 10:54:322022-08-26 10:54:32Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (6) Kecantikan Dewi Roroyono Membuat Mata Adipati Pathak Tak Berkedip

Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (5) Kiai Ageng Henis Mengubah Pura Menjadi Masjid Laweyan

26/08/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2022 /by NewsUAD

Koran Merapi (21 Februari 2022)

Yosi Wulandari

Kiai Ageng Beluk dahulunya menganut agama Hindu. Setelah berteman lama dengan Kiai Ageng Henis dan dakwah yang dilakukan Kiai Ageng Henis, KIai Ageng Beluk pun memeluk agama Islam, Kiai Ageng Beluk kemudian menyerahkan bangunan pura Hindu miliknya kepada Kiai Ageng Henis dan diubah bangunannya menjadi MAsjid Laweyan.

Selengkapnya Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (5) Kiai Ageng Henis Mengubah Pura Menjadi Masjid Laweyan

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-08-26 10:43:042022-08-26 10:43:04Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (5) Kiai Ageng Henis Mengubah Pura Menjadi Masjid Laweyan

Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (4) Tak Terima Pandangan Saudaranya Bahwa Langkah Perempuan Sempit

26/08/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2022 /by NewsUAD

Koran Merapi (19 Februari 2022)

Yosi Wulandari

Nyai Ageng merasa tidak terima dengan musyawarah dan pandangan yang dilontarkan oleh saudaranya saat perkumpulan tersebut. Nyai pada waktu itu langsung membakar selendang kemban yang menjadi warisan nenek beliau, yaitu Nawang Wulan dan Kiai Jaka Tarub. Nyai Ageng Ngerang berkata: ‘Lenges dari bakaran selendang ini yang dibawa angin, dimanapu jatuhnya, dan tempat yang kejatuhan lenges tersebut akan menjadi Bumi Ngerang.’

Selengkapnya Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (4) Tak Terima Pandangan Saudaranya Bahwa Langkah Perempuan Sempit

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-08-26 10:38:332022-08-26 10:38:33Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (4) Tak Terima Pandangan Saudaranya Bahwa Langkah Perempuan Sempit

Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (3) Setelah Menikah Mendirikan Pesantren Di Ngerang Juwana

26/08/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2022 /by NewsUAD

Koran Merapi (18 Februari 2022)

Yosi Wulandari

Kedekatan Kiai Ageng Ngerang dan Nyai Ageng Ngerang dengan Syeh Siti Jenar seorang ulama tarekat dan sufi membuat mereka harus terjerat masalah. Nyai Ageng Ngerang pun pernah belajar bersama Syeh Siti Jenar. Pada waktu itu terjadi konflik politik di kerajaan Demak dengan Syeh Siti Jenar sehingga siapa pun yang dekat dengan Syeh Siti Jenar akan ikut diburu oleh prajurit kerajaan Demak.

Selengkapnya Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (3) Setelah Menikah Mendirikan Pesantren Di Ngerang Juwana

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-08-26 10:27:112022-08-26 10:27:11Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (3) Setelah Menikah Mendirikan Pesantren Di Ngerang Juwana

Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (2) Sejak Kecil Tekun Belajar Soal Pendidikan Agama

26/08/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2022 /by NewsUAD

Koran Merapi (18 Februari 2022)

Yosi Wulandari

Sejak kecil Nyai Ageng mndapatkan pendidikan agama dan NYai termasuk siswa yang tekun. Sunan Kalijaga yang sering datang ke padepokan Tarub juga menjadi guru dan tempat belajar Nyai Ageng Ngerang. Bahkan Sunan Kalijaga juga mengagumi cara nyai Ageng Ngerang belajar dan begitu tekun.

Selengkapnya Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (2) Sejak Kecil Tekun Belajar Soal Pendidikan Agama

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-08-26 10:21:242022-08-26 10:21:24Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (2) Sejak Kecil Tekun Belajar Soal Pendidikan Agama

Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (1) Memiliki Nasab dengan Nabi Muhammad SAW Generasi ke-25

26/08/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2022 /by NewsUAD

Koran Merapi(14 Februari 2022)

Yosi Wulandari

Nyai Ageng Ngerang semasa Walisongo menjadi wali nukbah dalam menyebarkan agama Islam di daerah Juwana dan daerah lereng pegunungan Kendeng Pati Selatan hingga akhir hayatnya. Nyai Ageng Ngerang dalam cerita sejarah diperkirakan lahir sebelum tahun 1478 M. Dewi Roro Kasihan adalah nama kecilnya dan memiliki nama lengkap Nyai Siti Rohmah Roro Kasihan. Dalam perannya sebagai tokoh ulama wanita di Juwana, Nyai Ageng memiliki nama panggilan lain, yaitu Nyai Juminah.

Selengkapnya Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (1) Memiliki Nasab dengan Nabi Muhammad SAW Generasi ke-25

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-08-26 10:14:132022-08-26 10:14:13Sepasang Ulama Agung Ngerang dan Kesultanan Mataram (1) Memiliki Nasab dengan Nabi Muhammad SAW Generasi ke-25

Sepenggal Kisah Bukit Bego

26/08/2022/in Opini, Publikasi 2022, Radar Jogja /by NewsUAD

Radar Jogja (22 Februari 2022)

Hadi Suyono

Siang itu, secara khusus melakukan survei untuk mencari kerajinan bambu yang cocok digunakan untuk hampers. Ada pesan dari mitra yang berasal dari Bandung. Rekanan tersebut memesan hampers untuk diekspor ke Brunei Darussalam. Pesanan ini sebagai persiapan datangnya lebaran 1443 H. Barangkali mau dimanfaatkan untuk kebutuhan parcel.

Selengkapnya Sepenggal Kisah Bukit Bego

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-08-26 10:06:482022-08-26 10:06:48Sepenggal Kisah Bukit Bego

Perlunya Sistem Peringatan Dini Konflik

26/08/2022/in Kedaulatan Rakyat, Opini, Publikasi 2022 /by NewsUAD

Kedaulatan Rakyat (21 Februari 2022)

Hadi Suyono

Sebenarnya ada cara lebih efektif mengelola konflik agar tidak mengarah pada manifes yang berujung pada kekerasan. Strateginya menerapkan sistem peringatan dini konflik. Berbagai ragam research di beberapa negara Afrika dan Eropa telah membuktikan sistem peringatan dini konflik berhasil menurunkan tingkat konflik (Suyono, 2019). Aplikasi dari sistem peringatan dini konflik ini menggunakan conflict early warning & early respon system (CEWERS).

Selengkapnya Perlunya Sistem Peringatan Dini Konflik

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-08-26 09:59:492022-08-26 09:59:49Perlunya Sistem Peringatan Dini Konflik
Page 12 of 33«‹1011121314›»

TERKINI

  • BIMAWA UAD Latih Mahasiswa Tingkatkan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Melalui LKMM-TD 202528/08/2025
  • Cassmelcake: Dari Singkong Tradisional Menuju Inovasi UMKM Warga Balong28/08/2025
  • Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Program Biopori dan Jugangan untuk Memperbaiki Kualitas Tanah28/08/2025
  • Menjaga Ekosistem Mangrove untuk Kelestarian Lingkungan Pesisir28/08/2025
  • Mengolah Sampah Plastik Menjadi Paving Block27/08/2025

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan III Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 202528/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I di National Economic Business Competition 202527/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari AJI Indonesia25/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional pada ASLAMA PTMA 202519/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II di Ajang AILEC 202519/08/2025

FEATURE

  • Cerita Dwi Nur Fadhliyah, Dari Iseng Hingga Raih Prestasi di BICF 202527/08/2025
  • Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus26/08/2025
  • Psikologi Profetik sebagai Paradigma Integratif Ilmu dan Iman21/08/2025
  • Prof. Maryudi Dorong Inovasi Polimer untuk Lingkungan yang Berkelanjutan20/08/2025
  • Implikasi Putusan MK 135/PUU-XXII/2024: Momentum Baru Demokrasi Lokal Indonesia20/08/2025

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top