• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Lintang Johar Cikal Bakal Ajaran Islam (4): Telinga Pekatik Dipotong dan Ditempeli Surat Tantangan

18/04/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (23 Juli 2021)

Iis Suwartini

Sebelum melakukan penyerangan Ki Juru Martani pun menjalankan siasatnya. Para pasukan gabungan orang Pajang dan Sela berangkat terlebih dahulu, mereka menunggu di sebelah barat Sungai Bengawan Solo. Ki Juru Martani pun mulai memainkan strateginya. Ia menangkap tukang kuda (pekatik) yang sedang mencari rumput. Telinga orang itu dipotong dan ditempeli surat tantangan atas nama Hadiwijaya. Arya Penangsang pun murka tak terima perlakuan yang dialami oleh anak buahnya. Arya Mataram mencoba menenangkan kakaknya.

Selengkapnya telinga pekatik dipotong dan ditempeli tantangan

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-04-18 10:39:072022-04-18 10:39:07Lintang Johar Cikal Bakal Ajaran Islam (4): Telinga Pekatik Dipotong dan Ditempeli Surat Tantangan

Lintang Johar Cikal Bakal Ajaran Islam (3): Ratu Kalinyamat Memutuskan Topo Wudo di Gunung Danaraja

18/04/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (22 Juli 2021)

Iis Suwartini

Ratu Kalinyamat berhasil meloloskan diri dengan menggendong jenazah suaminya. Hingga tiba di sebuah sungai darah yang berasal dari jenazah Pangeran Kalinyamat menjadikan air sungai berwarna ungu. Penduduk setempat pun menyebutnya dengan nama Kaliwungu. Ia pun meneruskan perjalanannya ke arah barat kemudian melewati Pringtulis. Ratu Kalinyamat begitu kelelahan ia berjalan sempoyongan (moyang-moyong) tempat tersebut sekarang dikenal dengan nama Mayong. Sesampainya di Purwogondo, kemudian melewati Pecangaan dan sampai di Mantingan. Tak lama ia pun memutuskan untuk bertapa di Gunung Danaraja dengan melaksanakan Topo Wudo.

Selengkapnya ratu kalinyamat memutuskan topo wudo di gunung

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-04-18 10:31:122022-04-18 10:31:12Lintang Johar Cikal Bakal Ajaran Islam (3): Ratu Kalinyamat Memutuskan Topo Wudo di Gunung Danaraja

Lintang Johar Cikal Bakal Ajaran Islam (2): Istri Sunan Prawoto Ikut Tewas Tertembus Keris

18/04/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (21 Juli 2021)

Iis Suwartini

Suatu hari Arya Penangsang mengutus Ki Rangkud untuk membalas kematian ayahnya Suryowiyoto atau disebut Raden Kikin. Ki Rangkud merupakan seorang kajineman (telik sandi, mata-mata, atau polisi rahasia). Sunan Prawoto membunuhnya sepulang salat Jumat. Ketika Pangeran Suryowiyoto tiba di tepi sungai ia menusuk Pangeran Suryowiyoto dengan keris Kyai Setan Kober yang dicurinya dari Sunan Kudus. Pangeran Suryowiyoto pun meninggal dan dikenal dengan sebutan Pangeran Sekar Seda ing Lepen (Bunga yang gugur di sungai).

Selengkapnya istri sunan prawoto ikut tewas tertembus keris

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-04-18 10:21:182022-04-18 10:21:18Lintang Johar Cikal Bakal Ajaran Islam (2): Istri Sunan Prawoto Ikut Tewas Tertembus Keris

Lintang Johar Cikal Bakal Ajaran Islam (1): Kehadiran Sutawijaya Mengobati Kehampaan Sultan Hadiwijaya

18/04/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (19 Juli 2021)

Iis Suwartini

Panembahan Senopati merupakan putra sulung dari pasangan Ki Ageng Pamanahan dan Nyai Ageng Pamanahan. Ibunya adalah adik dari Ki Juru Martani. Ia tumbuh menjadi anak yang menyenangkan hingga pada suatu ketika ia diangkat anak oleh Sultan Hadiwijaya dari Pajang. Ki Ageng Pamanahan dan istrinya Nyai Ageng Pamanahan pun tidak keberatan. Hal tersebut dikarenakan hubungan mereka sudah sangat baik layaknya kaka beradik.

Selengkapnya kehadiran sutawijaya mengobati kehampaan sultan wijaya

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-04-18 09:01:472022-04-18 10:15:31Lintang Johar Cikal Bakal Ajaran Islam (1): Kehadiran Sutawijaya Mengobati Kehampaan Sultan Hadiwijaya

Legenda Sunan Tembayat: Dengan Mudah Mengalahkan Tantangan Dukun Sakti (Habis)

19/03/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (6 Juli 2021)

Wachid E. Purwanto

Ki Prawira Sakti langsung melepas seekor merpati yang melesat ke langit tinggi. Sunan Tembayat mengambil selopnya dan melemparkan ke langit. Selop itu terbang mengenai merpati dan kembali dengan membawa merpati ke tangan Sunan Tembayat. Melihat hal itu, Sang Dukun melemparkan udengnya ke langit hingga tak terlihat. Setelah dipersilakan Sang Dukun, Sunan Tembayat melemparkan selop satunya lagi yang langsung mengejar udeng Sang Dukun. Selop itu berputar seperti bumerang, mengejar udeng dan membawanya kembali ke tangan Sunan Tembayat.

Selengkapnya dengan mudah mengalahkan tantangan dukun sakti

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-03-19 11:41:082022-03-19 11:41:08Legenda Sunan Tembayat: Dengan Mudah Mengalahkan Tantangan Dukun Sakti (Habis)

Legenda Sunan Tembayat: Menyiarkan Agama Islam di Sekitar Jabalkat (11)

19/03/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (5 Juli 2021)

Wachid E. Purwanto

Demikianlah piwulang Sunan Kalijaga. Setelah dirasa ilmu yang diberikan kepada Pangeran Mangkubumi paripurna, Sunan Kalijaga kembali ke Demak Bintara. Sementara Pangeran Mangkubumi melaksanakan titah untuk tinggal di Jabalkat. Pangeran Mangkubumi sebagaimana ayahandanya, telah tumbuh menjadi seorang ulama, bangsawan, sekaligus pemimpin daerah. Dalam Kitab Wirid Hidayat Djati, Raden ngabehi Ranggawarsito menyebutkan bahwa Sunan Tembayat adalah anggota Walisanga yang diberi kewenangan untuk mengajar.

Selengkapnya menyiarkan agama islam di sekitar jabalkat

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-03-19 11:31:282022-03-19 11:31:28Legenda Sunan Tembayat: Menyiarkan Agama Islam di Sekitar Jabalkat (11)

Legenda Sunan Tembayat: Goresan Kuku di Tanah Memunculkan Sendang (10)

19/03/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (3 Juli 2021)

Wachid E. Purwanto

Namun ember itu tidak ada. Hanya ada keranjang bambu yang anyamannya tidak rapat dan berjauhan. Maka Sang Pangeran menimba air dengan keranjang bambu itu. Penduduk sekitar yang menyaksikan peristiwa itu terheran-heran. Air dalam keranjang tidak ada yang tumpah keluar. Hari itu penduduk sekitar menyaksikan seseorang mengisis padasan dengan cara yang luar biasa.

Selengkapnya goresan kuku di tanah memunculkan sendang

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-03-19 11:15:342022-03-19 11:15:34Legenda Sunan Tembayat: Goresan Kuku di Tanah Memunculkan Sendang (10)

Legenda Sunan Tembayat: Asal Usul Nama Daerah Bendogantungan (9)

19/03/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (2 Juli 2021)

Wachid E. Purwanto

Dalam Babad Demak pada pupuh Dhandhanggula, Pangeran Mangkubumi menyamar menjadi penduduk biasa. Di desa ini Sang Pangeran menjadi pelayan Nyai Tesik, juragan kue serabi. Suatu hari Nyai Tesik menyuruh Pangeran MAngkubumi membeli beras sebagai bahan membuat serabi. Sang Pangeran pun menuju ke arah pasar. Di tengah jalan Sang Pangeran berjumpa dengan pedati juragan beras yang juga sedang menuju ke pasar. Maka Sang Pangeran pun menghampirinya.

Selengkapnya asal usul nama daerah bendogantungan

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-03-19 11:08:232022-03-19 11:08:23Legenda Sunan Tembayat: Asal Usul Nama Daerah Bendogantungan (9)

Legenda Sunan Tembayat: Asal Usul Nama Daerah Boyolali (8)

19/03/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (1 Juli 2021)

Wachid E. Purwanto

tersebab masih merasa bersalah, sepanjang perjalanan itu Nyai Ageng Kaliwungu berujar berulang-ulang. “Mbok yo lali. Mbok yo lali. Mbok yo lali.” Maka daerah kisaran batu besar dan sepanjang perjalanan Nyai Ageng Kaliwungu itu disebut dengan nama Boyolali. Sementara dalam Serat Angger-Anggeran Nagari atau Serat Angger Gunung n serat ini merupakan surat keputusan bersama pada tahun 1840 antara Patih Raden Adipati Sasradiningrat yang tinggal di Surakarta

Selengkapnya asal usul nama daerah boyolali

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-03-19 11:00:142022-03-19 11:00:14Legenda Sunan Tembayat: Asal Usul Nama Daerah Boyolali (8)

Legenda Sunan Tembayat: Asal Usul Nama Daerah Salatiga (7)

18/03/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (30 Juni 2021)

Wachid E. Purwanto

Wajah pucat perampok itu mendadak bersisik seperti ular. Sesaat kemudian dua perampok itu sudah bisa mengendalikan diri. Mereka sadar telah kalah sakti. Mereka menyesal. Meminta ampun. Berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi. Mereka juga bersedia mengabdi dan setia kepada Pangeran Mangkubumi. Begitulah kata orang-orang jaman dahulu, perkataan orang yang lelaku yang menuntut ilmu adalah tulah dan tuah. Bagi orang yang berniat baik akan menjadi tuah. Bagi orang yang berniat jahat akan menjadi tulah.

Selengkapnya asal usul nama daerah salatiga

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-03-18 11:28:302022-03-18 11:28:30Legenda Sunan Tembayat: Asal Usul Nama Daerah Salatiga (7)
Page 21 of 33«‹1920212223›»

TERKINI

  • BIMAWA UAD Latih Mahasiswa Tingkatkan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Melalui LKMM-TD 202528/08/2025
  • Cassmelcake: Dari Singkong Tradisional Menuju Inovasi UMKM Warga Balong28/08/2025
  • Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Program Biopori dan Jugangan untuk Memperbaiki Kualitas Tanah28/08/2025
  • Menjaga Ekosistem Mangrove untuk Kelestarian Lingkungan Pesisir28/08/2025
  • Mengolah Sampah Plastik Menjadi Paving Block27/08/2025

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan III Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 202528/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I di National Economic Business Competition 202527/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari AJI Indonesia25/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional pada ASLAMA PTMA 202519/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II di Ajang AILEC 202519/08/2025

FEATURE

  • Cerita Dwi Nur Fadhliyah, Dari Iseng Hingga Raih Prestasi di BICF 202527/08/2025
  • Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus26/08/2025
  • Psikologi Profetik sebagai Paradigma Integratif Ilmu dan Iman21/08/2025
  • Prof. Maryudi Dorong Inovasi Polimer untuk Lingkungan yang Berkelanjutan20/08/2025
  • Implikasi Putusan MK 135/PUU-XXII/2024: Momentum Baru Demokrasi Lokal Indonesia20/08/2025

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top