• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Legenda Sunan Tembayat: Diam-diam Memasukkan Emas ke Dalam Bambu (6)

18/03/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (29 Juni 2021)

Wachid E. Purwanto

Menggunakan harta kekayaannya untuk membayar zakat, infak, dan sedekah untuk rakyat, serta memenuhi kebutuhan para ulama dan santri di Semarang. Tidak perlu membawa harta, sebab hanya akan menjadi beban dan bisa menyebabkan lali pada tujuan. Nyai Ageng pun mengiyakan, namun dalam hatinya ia merasa perlu membawa bekal. Paling tidak untuk berjaga-jaga jika ada keperluan di sepanjang perjalanan. Begitulah dalih Nyai Ageng Kaliwungu.

Selengkapnya diam diam memasukkan emas ke dalam bambu

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-03-18 09:28:502022-03-18 09:32:51Legenda Sunan Tembayat: Diam-diam Memasukkan Emas ke Dalam Bambu (6)

Legenda Sunan Tembayat: Menyesal Setelah Berhadapan dengan Sunan Kalijaga (5)

18/03/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (28 Juni 2021)

Wachid E. Purwanto

Seketika itu juga Sang Bupati sadar ia sedang berhadapan dengan seorang junjungan yang terhormat. Sang Pangeran sungguh menyesal. Semakin sadar telah berbuat kesalahan. Pangeran Mangkubumi pun langsung sembah sujud dan memohon ampun. “Ampun Gusti Sunan. Saya tidak sempat mengenali panjenengan. Ampunilah hamba yang hina ini. Bimbinglah hamba ke jalan yang benar.”

Selengkapnya menyesal setelah berhadapan dengan sunan kalijaga

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-03-18 09:19:502022-03-18 09:33:33Legenda Sunan Tembayat: Menyesal Setelah Berhadapan dengan Sunan Kalijaga (5)

Legenda Sunan Tembayat: Menggelar Pesta Mengundang Pejabat dan Saudagar (4)

10/02/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (26 Juni 2021)

Wachid E. Purwanto

Selang beberapa hari, Pangeran Mangkubumi mengadakan pesta selametan rumah barunya yang mewah berdekorasi emas. Sang Bupati mengundang banyak pejabat penting dan saudagar kaya di Semarang. Sunan Kalijaga datang, meski tidak diundang. Beliau datang dengan menyamar. Bermaksud sekali lagi untuk memberi peringatan. Sunan Kalijaga mengenakan pakaian sederhana sebagaimana rakyat biasa. Tentu tidak ada yang memperhatikan.

Selengkapnya menggelar pesta mengundang pejabat dan saudagar

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-02-10 11:02:182022-03-18 09:34:22Legenda Sunan Tembayat: Menggelar Pesta Mengundang Pejabat dan Saudagar (4)

Legenda Sunan Tembayat: Lupa Diri Menjadi Suka Kemewahan dan Sombong (3)

04/02/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (25 Juni 2021)

Wachid E. Purwanto

Adapun ibu Pangeran Mangkubumi atau istri Ki Ageng Pandanaran bernama Syarifah Pasai, yakni adik Pati Unus putra Raden Muhammad Yunus dari Jepara putra seorang mubalig Parsi yakni Syekh Khaliqul Idrus atau Adbul Khaliq Al Idrus putra dari Syekh Muhammad Al Alsiy puta dari Syekh Abdul Muhyi Al Khayri puta dari Syekh Muhammad Akbar Alansari putra dari Syekh Abdul Wahhab putra dari Syekh Yusuf Al Mukhrowi putra dari Imam besar  Hadramaut Syekh Muhammad Al Faqih Almuqaddam.

Selengkapnya lupa diri menjadi suka kemewahan dan sombong

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-02-04 08:57:272022-03-18 09:35:09Legenda Sunan Tembayat: Lupa Diri Menjadi Suka Kemewahan dan Sombong (3)

Legenda Sunan Tembayat: Banyak Pohon Asem Namun Tumbuhnya Arang-arang (2)

04/02/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (24 Juni 2021)

Wachid E. Purwanto

Suatu kali Pangeran Mangkubumi dan pengikutnya membuka lahan baru di hutan. Mereka menemukan sesuatu yang tidak lazim. Di antara pohon-pohon hutan yang tumbuh lebat terdapat pohon asam yang tumbuhnya berjauhan. “Daerah di sini sangat subur, namun kenapa pohon-pohon asem ini tumbuhnya arang-arang?”

Selengkapnya banyak pohon asem namun tumbuhnya arang-arang

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-02-04 08:50:522022-03-18 09:36:01Legenda Sunan Tembayat: Banyak Pohon Asem Namun Tumbuhnya Arang-arang (2)

Legenda Sunan Tembayat: Mengajarkan Agama dan Mengolah Lahan Pertanian (1)

04/02/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (23 Juni 2021)

Wachid E. Purwanto

Pada suatu hari setelah jauh perjalanan dari kota Demak, Raden Harya Madya Pandan dan rombongannya tiba di perbukitan Pragota. Wilayah ini ternyata memiliki hutan dan tanah yang subur. Raden Harya Madya Pandan merasa cocok untuk tinggal. Babat alas pun siap dilakukan. Wilayah hutan itu diubah menjadi pedesaan dan lahan pertanian. Raden Harya Madya Pandan pun tetap ingat tujuan utama ia datang: menyiarkan kebaikan Islam. Maka pembangunan pemukiman penduduk beriringan dengan pembangunan tempat tinggal, masjid dan langgar yang digunakan untuk tempat para santri belajar.

Selengkapnya mengajarkan agama dan mengolah lahan pertanian

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-02-04 08:46:242022-03-18 09:37:21Legenda Sunan Tembayat: Mengajarkan Agama dan Mengolah Lahan Pertanian (1)

Jejak Cinta dan Perjuangan Nyi Pakungwati (6): Dikenang Lewat Tari Bedaya Putri Pakungwati

04/02/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (16 Februari 2021)

Iis Suwartini

Keberadaan Nyi Mas Pakungwati hingga kini tetap dikenang. Pada tahun 2010 Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat memerintahkan kepada pengajar SMK untuk membuat tari Bedaya Putri Pakungwati. Tari Bedaya Putri Pakungwati pada awalnya diciptakan untuk kepentingan Festival Keraton se-Indonesia di Palembang pada tahun 2010.

Selengkapnya dikenal dari tari bedaya

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-02-04 08:36:042022-02-04 08:36:04Jejak Cinta dan Perjuangan Nyi Pakungwati (6): Dikenang Lewat Tari Bedaya Putri Pakungwati

Jejak Cinta dan Perjuangan Nyi Pakungwati (5): Sampai Akhir Hayatnya Tinggal di Desa Waru

04/02/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (15 Februari 2021)

Iis Suwartini

Kompleks Astana Pakungwati juga terdapat beberapa makam orang terdekatnya diantaranya makam para Ulama, makam para Prajurit, makam Ki Raksa Guna, makam Ki Gede Depok dan istrinya, makam Pangeran Sangga Buana (pengawal yang diutus dari Banten), makam Lebe Waru (lebe Wayat), yaitu Lebe/Penghulu pertama dan yang menjadi cikal bakal adanya Lebe/Penghulu, makam Ki Suro Baratan dan makam para abdi dalem.

 

Selengkapnya sampai akhir hayatnya tinggal di desa waru

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-02-04 08:31:442022-02-04 08:31:44Jejak Cinta dan Perjuangan Nyi Pakungwati (5): Sampai Akhir Hayatnya Tinggal di Desa Waru

Jejak Cinta dan Perjuangan Nyi Pakungwati (4): Sepanjang Perjalanan Menuju Banten Terus Berdakwah

04/02/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (13 Februari 2021)

Iis Suwartini

Rasa cemburu yang tak dapat dibendung justru membuatnya melakukan berbagai hal positif. Ia melakukan dakwah Islam sepanjang perjalanan menuju Banten. Besar harapan ia dapat melupakan sakit hatinya. Atas kesabaran dan kegigihannya, Islam dapat berkembang di seluruh wilayah Cirebon khususnya wilayah Cirebon Barat Daya.

 

Selengkapnya sepanjang perjalanan menuju banten

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-02-04 08:26:312022-02-04 08:26:31Jejak Cinta dan Perjuangan Nyi Pakungwati (4): Sepanjang Perjalanan Menuju Banten Terus Berdakwah

Jejak Cinta dan Perjuangan Nyi Pakungwati (3): Setiap Sholat Jumat, Azan Dikumandangkan Tujuh Muazin

04/02/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (11 Februari 2021)

Iis Suwartini

Arsitektur masjid Sunan Gunung Jati mempercayakannya kepada Sunan Kali Jaga dibantu Raden Sepat. Bentuk arsitekturnya merupakan akulturasi Islam dengan Hindu. Masjid Nyi Mas Pakungwati hanya dibangun dalam waktu satu malam dengan melibatkan pasukan Majapahit, Demak, dan Caruban/Cirebon.

 

Selengkapnya setiap salat jumat adzan dikumandangkan tujuh muadzin

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-02-04 08:21:492022-02-04 08:27:16Jejak Cinta dan Perjuangan Nyi Pakungwati (3): Setiap Sholat Jumat, Azan Dikumandangkan Tujuh Muazin
Page 22 of 33«‹2021222324›»

TERKINI

  • BIMAWA UAD Latih Mahasiswa Tingkatkan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Melalui LKMM-TD 202528/08/2025
  • Cassmelcake: Dari Singkong Tradisional Menuju Inovasi UMKM Warga Balong28/08/2025
  • Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Program Biopori dan Jugangan untuk Memperbaiki Kualitas Tanah28/08/2025
  • Menjaga Ekosistem Mangrove untuk Kelestarian Lingkungan Pesisir28/08/2025
  • Mengolah Sampah Plastik Menjadi Paving Block27/08/2025

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan III Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 202528/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I di National Economic Business Competition 202527/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari AJI Indonesia25/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional pada ASLAMA PTMA 202519/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II di Ajang AILEC 202519/08/2025

FEATURE

  • Cerita Dwi Nur Fadhliyah, Dari Iseng Hingga Raih Prestasi di BICF 202527/08/2025
  • Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus26/08/2025
  • Psikologi Profetik sebagai Paradigma Integratif Ilmu dan Iman21/08/2025
  • Prof. Maryudi Dorong Inovasi Polimer untuk Lingkungan yang Berkelanjutan20/08/2025
  • Implikasi Putusan MK 135/PUU-XXII/2024: Momentum Baru Demokrasi Lokal Indonesia20/08/2025

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top