• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Jejak Cinta dan Perjuangan Nyi Pakungwati (2): Kecantikan dan Kesolehan Membuat Sunan Gunung Jati Jatuh Cinta

04/02/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (10 Februari 2021)

Iis Suwartini

Masyarakat desa terdiri dari berbagai etnis maka nama Caruban sangat tepat digunakan sebagai nama Pedukuhan. Nama Caruban pun mulai dikenal masyarakat luas. BArulah pada abad ke-19 Masehi kata Caruban berevolusi nama menjadi Cirebon mengambil istilah rebon (udang kecil). Sejak tahun 1477 pangeran memberi upeti garam dan terasi kepada kerajaan Padjajaran. Kepiawan Pangeran Cakrabuana membuat terasi menjadikan Cruban diangkat menjadi Ketumenggungan. Pangeran Cakrabuana memiliki gelar sebagai Tumenggung Kelimangana di bawah kekuasaan kerajaan Padjajaran pada saat Caruban menjadi Ketumenggungan.

 

Selengkapnya kecantikan dan kesolehan membuat sunan gunung jati jatuh cinta

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-02-04 08:16:272022-02-04 08:16:27Jejak Cinta dan Perjuangan Nyi Pakungwati (2): Kecantikan dan Kesolehan Membuat Sunan Gunung Jati Jatuh Cinta

Jejak Cinta dan Perjuangan Nyi Pakungwati (1): Udang yang Melimpah Diolah Jadi Terasi dan Petis

04/02/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (9 Februari 2021)

Iis Suwartini

Pernikahan keduanya terjadi pada saat Pangeran Cakrabuana mengembang jabatan Pangraksabumi (Raksabumi) di padukuhan Cirebon (pada waktu itu dikenal dengan nama Caruban) yang dikepalai oleh Ke Gede Alang-Alang. Dalam perjalanan cintanya mereka dianugrahi tiga orang anak bernama Nyi Mas Pakungwati, Pangeran Kejaksan dan Pangeran Pajarakan. Nama Pakungwati memiliki arti yang unik dalam bahasa Cirebon memiliki arti udang betina. DInamakan Pakungwati karena Pangeran Cakrabuana ingin mengabadikan sejarah terasi pada anak pertamanya. Ia merupakan penemu terasi dimana salah satu bahan utama pembuat terasi adalah udang sehingga dinamailah Nyi Mas Pakungwati.

 

Selengkapnya udang yang melimpah diolah jadi terasi dan petis

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-02-04 08:10:322022-02-04 08:10:32Jejak Cinta dan Perjuangan Nyi Pakungwati (1): Udang yang Melimpah Diolah Jadi Terasi dan Petis

Cahaya Cinta Putri Ong Tien (5-Habis): Ingsun Titip Tajun lan Fakir Miskin

03/02/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (16 Januari 2021)

Iis Suwartini

Kedatangan Sunan Gunung Jati bersama para rombongan disambut baik oleh Pangeran Aria Kamuning dan penduduk Kajene. Sunan Gunung Jati pun berdakwah di Kajene hingga pada akhirnya Pangeran Aria Kamuning memutuskan masuk Islam. Beberapa penduduk pun mengikuti keputusan Pangeran Aria Kemuning untuk memeluk agama Islam. Hubungan kekerabatan terjalin baik dengan Pangeran Aria Kemuning.

 

Selengkapnya ingsun titip dan fakir miskin

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-02-03 11:58:082022-02-03 11:58:08Cahaya Cinta Putri Ong Tien (5-Habis): Ingsun Titip Tajun lan Fakir Miskin

Cahaya Cinta Putri Ong Tien (4): Bermuram Durja Setelah Bayinya Meninggal

02/02/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (15 Januari 2021)

Iis Suwartini

Mendengar perkataan tersebut perasaan Sunan Gunung Jati mengaharu biru. Perempuan yang selama ini ia sebut dalam doanya kini berada di hadapannya. Putri Ong Tien merupakan gadis yang cantik jelita dan berperilaku santun. Semenjak pertama kali melihatnya hatinya pun bergetar melihat pesona yang dipancarkan Putri Ong Tien. Siapa sangka karena peristiwa perjamuan yang tak masuk di akal itu menghantarkan Putri Ong Tien kehadapannya.

 

Selengkapnya syekh maulana akbar mendirikan pesantren di sidapura

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-02-02 11:49:072022-02-02 11:49:07Cahaya Cinta Putri Ong Tien (4): Bermuram Durja Setelah Bayinya Meninggal

Cahaya Cinta Putri Ong Tien (3): Syekh Maulana Akbar Mendirikan Pesantren di Sidapura

02/02/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (14 Januari 2021)

Iis Suwartini

Alkisah pada masa kepemimpinan Euweukarma sebagai raja Kerajaan Kuningan yang diberi gelar Rahiangtang Kuku. Kerajaan tersebut merupakan salah satu kerajaan yang cukup disegani. Pada masa itu kerajaan Kuningan menganut ajaran “dangiang kuning” yang berpegang kepada “sanghiang darma” dan “sanghiang siksa.” Ajaran dangiang kuning memiliki 10 pedoman hidup yaitu: tidak membunuh mahluk hidup, tidak mencuri, tidak berzina, tidak berdusta, tidak mabuk, tidak makan bukan pada waktunya, tidak menonton pertunjukan seperti menari dan menyanyi, tidak bermain musik, serta tidak hidup mewah.

 

Selengkapnya syekh maulana akbar mendirikan pesantren di sidapura

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-02-02 11:38:182022-02-02 11:38:18Cahaya Cinta Putri Ong Tien (3): Syekh Maulana Akbar Mendirikan Pesantren di Sidapura

Cahaya Cinta Putri Ong Tien (2): Tiba-tiba Sang Putri Ternyata Benar-benar Hamil

02/02/2022/in Koran Merapi, Opini, Publikasi 2021 /by NewsUAD

 

 

Koran Merapi (13 Januari 2021)

Iis Suwartini

Kaisar tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban Sunan Gunung Jati. Demikian pula seluruh tamu istana. Putri Ong Tien belum menikah dan masih perawan. Saudaranyalah yang sedang mengandung namun kandungannya masih kecil sehingga tidak terlihat, sementara putri Ong Tien perutnya diganjal bantal nampak seperti orang hamil. Tidak lama kemudian tawa mereka terhenti, karena putri Ong Tien menjerit keras sembari memegangi perutnya.

 

Selengkapnya tiba tiba sang putri ternyata benar benar hamil

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-02-02 10:18:522022-02-02 10:18:52Cahaya Cinta Putri Ong Tien (2): Tiba-tiba Sang Putri Ternyata Benar-benar Hamil

Tangguh di Era Normal Baru

02/02/2022/in Opini, Publikasi 2021, Radar Jogja /by NewsUAD

 

 

Radar Jogja (21 Juli 2021)

Hadi Suyono

Sebenarnya telah hadir orang-orang tangguh di era normal baru. Seperti pengusaha transportasi wisata. Untuk menggairahkan bisnisnya karena sepi order di masa pandemi. Dirinya membuat program paket wisata ngopi di bus sambil keliling Jogja. Tawaran program ini ternyata banjir peminat. Berkah dari ketangguhannya sebagai pengusaha transportasi membuat bisnisnya tetap menggeliat di era normal baru.

 

Selengkapnya tangguh di era normal baru

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-02-02 10:09:502022-02-02 10:09:50Tangguh di Era Normal Baru

PKM bersama Generasi Milenial Sompok

02/02/2022/in Opini, Publikasi 2021, Radar Jogja /by NewsUAD

 

 

Radar Jogja (7 Juli 2021)

Hadi Suyono

Energi positif Sompok yang mengantarkan kerja sama PKM. Saat bertandang ke Mas Defik mendiskusikan agenda menggagas program PKM ternyata kami memiliki passion yang sama. Tokoh penggerak generasi milenial Sompok ini mengungkapkan pondasi dari kemajuan suatu komunitas adalah kualitas dari sumber daya manusia. Sumber daya manusia unggul membawa kesejahteraan masyarakat lahir dan batin.

 

Selengkapnya PKM dari milenial sompok

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-02-02 10:03:262022-02-02 10:03:26PKM bersama Generasi Milenial Sompok

Siasat Gelap Korupsi di Tengah Pandemi Covid-19: Pencegahan Berbasis Religi dan Seni

02/02/2022/in Opini, Publikasi 2021, Radar Jogja /by NewsUAD

 

 

Radar Jogja (23 Juni 2021)

Suyadi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diguncang politik. Korupsi di tengah pandemi Covid-19 merajalela, siasat gelap mulai terkuak. Koruptor dana covid-19 menggurita, mulai dari aparat desa, bupati, sampai menteri. Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat jumlah korupsi tahun 2020 mencapai 1219 kasus. Lebih tinggi dari 2019 yang jumlahnya lebih kecil, yakni 1019 perkara.

 

Selengkapnya pencegahan berbasis religi dan seni

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2022-02-02 09:43:202022-02-02 09:43:20Siasat Gelap Korupsi di Tengah Pandemi Covid-19: Pencegahan Berbasis Religi dan Seni

WFH: Belajar dari Peristiwa Besar (2)

28/12/2021/in Opini, Publikasi 2021, Radar Jogja /by NewsUAD

 

 

Radar Jogja (16 Juni 2021)

Hadi Suyono

Realitas telah menunjukkan kapasitas generasi sekarang. Ujian bertubi-tubi menghadapi peristiwa besar. Ternyata lulus. Generasi sekarang memang terlatih untuk menjadi generasi kuat. Tangguh. Tahan banting. Hardness personality.

Terbukti. Dihantam serentetan bencana. Badai tsunami. Gempa bumi. Gunung berapi meletus. Banjir. Tanah longsor. Hujan abu. Meski bencana terasa berat. Bahkan sangat berat. Generasi yang mengalami berbagai bencana itu mampu melewatinya.

 

Selengkapnya wfh belajar dari peristiwa besar (2)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2021-12-28 10:18:482021-12-28 10:18:48WFH: Belajar dari Peristiwa Besar (2)
Page 23 of 33«‹2122232425›»

TERKINI

  • BIMAWA UAD Latih Mahasiswa Tingkatkan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Melalui LKMM-TD 202528/08/2025
  • Cassmelcake: Dari Singkong Tradisional Menuju Inovasi UMKM Warga Balong28/08/2025
  • Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Program Biopori dan Jugangan untuk Memperbaiki Kualitas Tanah28/08/2025
  • Menjaga Ekosistem Mangrove untuk Kelestarian Lingkungan Pesisir28/08/2025
  • Mengolah Sampah Plastik Menjadi Paving Block27/08/2025

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan III Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 202528/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I di National Economic Business Competition 202527/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari AJI Indonesia25/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional pada ASLAMA PTMA 202519/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II di Ajang AILEC 202519/08/2025

FEATURE

  • Cerita Dwi Nur Fadhliyah, Dari Iseng Hingga Raih Prestasi di BICF 202527/08/2025
  • Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus26/08/2025
  • Psikologi Profetik sebagai Paradigma Integratif Ilmu dan Iman21/08/2025
  • Prof. Maryudi Dorong Inovasi Polimer untuk Lingkungan yang Berkelanjutan20/08/2025
  • Implikasi Putusan MK 135/PUU-XXII/2024: Momentum Baru Demokrasi Lokal Indonesia20/08/2025

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top