Nadiem Makarim: Bergerak Serentak Mewujudkan Merdeka Belajar

139
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi saat memberikan motivasi agar menjadi mahasiswa yang merdeka dengan Kampus Merdeka pada acara Program Pengenalan Kampus (P2K) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Chika)

“Menjadi mahasiswa artinya memiliki kemerdekaan yang lebih luas. Merdeka dalam belajar dan merdeka dalam menentukan cita-cita. Mahasiswa tidak sama dengan siswa yang hanya mengikuti kenaikan jenjang sekolah saja. Kemendikbud hadir memberikan kemerdekaan bagi mahasiswa dalam mengembangkan potensi dengan program Kampus Merdeka,” tutur Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. selaku Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) saat hadir memberikan sambutan di pembukaan Program Pengenalan Kampus (P2K) Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Kampus merdeka menjadi salah satu program unggulan dari Kemendikbudristek yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar lebih luas tidak sekadar di kelas. “Melalui Kampus Merdeka, mahasiswa dapat mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung di dunia kerja sebagai persiapan karier masa depan. Tak hanya sebagai pengalaman di dunia kerja, mahasiswa dapat melakukan berbagai kegiatan seperti penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pertukaran mahasiswa baik dalam dan luar negeri tanpa khawatir dengan perkuliahan.”

Ia mengimbuhkan, seluruh program Kampus Merdeka yang terdiri atas kampus mengajar, studi independen, magang, KKN tematik, pertukaran mahasiswa merdeka, riset, dan kewirausahaan menggunakan sistem transfer kredit dengan bobot 20 SKS untuk setiap program.

“Keunggulan dari Kampus Merdeka ialah mahasiswa tidak perlu mengorbankan masa studi karena setiap perguruan tinggi wajib menerapkan transfer kredit. Selain itu, berkat kerja sama antara Kemendikbudristek dengan LPDP, mahasiswa akan mendapatkan uang saku di setiap program. Berkesempatan mendapatkan berbagai beasiswa gelar maupun nongelar bagi mahasiswa aktif di seluruh Indonesia,” terang Nadiem.

Di akhir sesi sambutan, Nadiem mengajak seluruh Dahlan Muda untuk memanfaatkan masa kuliah dengan berpartisipasi dan berkontribusi pada negeri. “Saya percaya kemerdekaan adalah napas pemuda, napas mahasiswa, para generasi penerus bangsa. Mari terus bergerak serentak bersama mewujudkan merdeka belajar,” tandas Mendikbudristek. (Chk)