• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Wafatnya Presiden Iran Ebrahim Raisi Berdampak pada Keuangan Global

12/06/2025/in Opini, Publikasi 2024, Times Indonesia /by NewsUAD

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Times Indonesia (21 Mei 2024)
Amrullah

Kematian Presiden Iran, Ebrahim Raisi, yang terjadi dalam insiden jatuhnya helikopter, mengejutkan dunia dan menimbulkan gelombang ketidakpastian di pasar global. Sebagai negara produsen minyak utama, setiap gangguan dalam kepemimpinan Iran dapat berdampak signifikan pada produksi dan ekspor minyak, mempengaruhi harga di pasar minyak dunia. Namun, dalam analisis lebih mendalam, tampak bahwa pasar minyak dan keuangan global memiliki ketahanan tertentu terhadap gejolak geopolitik semacam ini.

Pada Senin pagi, harga minyak melonjak di awal perdagangan Asia, sebuah reaksi spontan terhadap berita tragis dari Iran. Ketidakpastian mengenai masa depan politik dan ekonomi Iran menciptakan kekhawatiran di kalangan investor, yang cenderung merespons dengan cepat terhadap potensi gangguan pasokan minyak.

Iran, sebagai salah satu produsen minyak terbesar di dunia, memegang peran penting dalam keseimbangan pasar minyak global. Setiap potensi gangguan terhadap produksi dan ekspor minyaknya dapat menyebabkan fluktuasi harga yang signifikan.

Namun, meski ada lonjakan awal, para ahli percaya bahwa volatilitas ini kemungkinan hanya bersifat sementara. Pasar minyak, meskipun sensitif terhadap berita geopolitik, sebagian besar masih berada dalam kisaran yang terbatas. Ini disebabkan oleh beberapa faktor kunci, salah satunya adalah besarnya kapasitas cadangan yang dimiliki oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC). Dengan adanya cadangan ini, OPEC dapat dengan cepat menyesuaikan produksi untuk mengatasi kekurangan pasokan, menjaga stabilitas harga di pasar global.

Lebih jauh lagi, para analis berpendapat bahwa ketahanan pasar minyak terhadap guncangan geopolitik telah meningkat seiring waktu. Pengalaman dari berbagai konflik dan krisis di Timur Tengah telah membentuk pola respons yang lebih terukur di kalangan pelaku pasar. Investor kini cenderung lebih bijak dalam menilai dampak jangka panjang daripada bereaksi berlebihan terhadap berita-berita mendadak.

Selain dampaknya terhadap pasar minyak, wafatnya Raisi juga berpotensi mempengaruhi pasar keuangan lainnya, terutama permintaan terhadap aset safe haven seperti emas. Dalam situasi ketidakpastian geopolitik, investor sering mencari perlindungan dalam bentuk aset yang dianggap aman, seperti emas.

Tidak mengherankan jika harga emas melonjak ke level tertinggi sepanjang masa menyusul berita jatuhnya helikopter yang menewaskan Raisi. Emas dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap risiko politik dan ekonomi, dan peningkatan permintaan ini mencerminkan kekhawatiran global terhadap stabilitas regional.

Pasar saham juga tidak luput dari dampak berita kematian Raisi. Reaksi pasar saham sering kali mencerminkan sentimen investor terhadap potensi implikasi politik dan ekonomi dari suatu peristiwa. Namun, seperti yang terlihat dalam beberapa tahun terakhir, pasar saham global tampaknya semakin kebal terhadap perkembangan geopolitik. Hal ini bisa disebabkan oleh diversifikasi investasi dan ketahanan yang lebih baik dalam menghadapi volatilitas jangka pendek.

Secara keseluruhan, meskipun kematian Ebrahim Raisi membawa ketidakpastian dan potensi volatilitas ke pasar global, dampaknya mungkin tidak seberat yang dikhawatirkan. Pasar minyak memiliki mekanisme untuk menyesuaikan diri dengan gangguan pasokan, sementara pasar keuangan lainnya menunjukkan ketahanan terhadap guncangan geopolitik. Dalam jangka panjang, stabilitas pasar lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor fundamental ekonomi daripada peristiwa geopolitik individu.

Namun demikian, kejadian ini tetap menjadi pengingat akan pentingnya memahami dinamika politik dan ekonomi global. Investor dan pelaku pasar harus terus memantau perkembangan situasi di Iran dan kawasan sekitarnya, serta siap untuk menyesuaikan strategi investasi mereka sesuai dengan perubahan kondisi. Ketidakpastian adalah bagian tak terpisahkan dari pasar global, dan kemampuan untuk beradaptasi adalah kunci dalam menjaga kestabilan dan keuntungan dalam jangka panjang. (*)

sumber : https://timesindonesia.co.id/kopi-times/496337/wafatnya-presiden-iran-ebrahim-raisi-berdampak-pada-keuangan-global

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2025-06-12 08:29:452025-06-12 08:30:40Wafatnya Presiden Iran Ebrahim Raisi Berdampak pada Keuangan Global

TERKINI

  • Digitalisasi Layanan Desa, Mahasiswa FKM UAD Luncurkan SI-WARAS di Festival Kesehatan Caturharjo05/09/2026
  • PCM Gatak Sukoharjo Kunjungi UAD, Perkuat Nilai Islam dan Kemuhammadiyahan05/09/2026
  • KKN UAD dan UMY Tanam Harapan melalui Penyaluran Bibit Cabai di Mertelu Kulon04/09/2026
  • KKN Internasional UAD Dorong Pendidikan dan Pertukaran Budaya di Thailand04/09/2026
  • Prodi Informatika UAD Selenggarakan Sosialisasi Kurikulum Terbaru04/09/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026
  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026
  • Resep Istikamah Ibadah dan Menjaga Kesehatan Kerja28/08/2026
  • Bukan Sekadar Juara, Muhammad Ziya Ul Albab Ingin Ilmunya Memberi Manfaat27/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top