• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah

04/09/2026/in Feature /by Ard

Kajian rutin Ahad Pagi Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan pembicara Prof. Dr. Waharjani, M.Ag., (Foto. Mawar)

Menjalani kehidupan di jalan yang lurus tidak cukup hanya dengan mengetahui mana yang benar dan salah. Lebih dari itu, manusia perlu menjadikan nilai-nilai kebaikan sebagai pedoman dalam setiap aktivitasnya. Pesan tersebut menjadi salah satu benang merah dalam Kajian Rutin Ahad Pagi Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang mengangkat tema Al-Washaya Al-‘Asyrah: 10 Wasiat Allah dengan merujuk pada Surah Al-An’am ayat 151-153.

Kajian yang berlangsung pada Ahad 2 Agustus 2026 tersebut menghadirkan Ustadz Prof. Dr. Waharjani, M.Ag., Guru Besar Bidang Psikologi Pendidikan Profetik, sebagai pemateri. Dalam kajiannya, ia mengajak jamaah memahami sepuluh wasiat Allah sebagai pedoman kehidupan yang mengarahkan manusia menuju siratal mustaqim atau jalan yang lurus.

Menurutnya, Al-Washaya Al-‘Asyrah dapat dipahami sebagai sepuluh perintah atau wasiat Allah yang menjadi petunjuk bagi manusia. Ia kemudian menghubungkan konsep tersebut dengan istilah siratal mustaqim. “Al-Washaya Al-‘Asyrah itu adalah 10 perintah Tuhan atau 10 wasiat Allah. Yang di dalam beberapa tafsir disebut dengan siratal mustaqim, jalan untuk menuju jalan yang lurus,” jelasnya.

Untuk menggambarkan makna jalan lurus tersebut, Prof. Waharjani menggunakan analogi jalan tol. Jalan tersebut memiliki ruang yang luas sehingga dapat dilalui berbagai kendaraan. Demikian pula siratal mustaqim yang menurutnya merupakan jalan yang dapat ditempuh melalui beragam aktivitas kebaikan selama tetap mengantarkan manusia kepada tujuan yang benar. “Kalau sudah bisa melaksanakan siratal mustaqim itu berarti akan menuju ke Jannatun Naim. Jadi siratal mustaqim itu adalah jalan-jalan atau kegiatan atau aktivitas yang bisa mengantarkan kita kepada jalan yang lurus menuju Jannatun Naim,” tuturnya.

Dalam kajian tersebut, Prof. Waharjani menguraikan kandungan Surah Al-An’am ayat 151-153 secara bertahap. Lima wasiat pertama yang disimpulkan dari ayat 151 berkaitan dengan larangan menyekutukan Allah, perintah berbuat baik kepada orang tua, larangan membunuh anak karena takut kemiskinan, larangan melakukan perbuatan keji, serta larangan membunuh jiwa yang diharamkan Allah.

Salah satu pesan yang mendapat perhatian dalam kajian ialah kewajiban berbuat baik kepada orang tua. Prof. Waharjani menekankan bahwa berbakti kepada orang tua bukan perkara sederhana, terlebih ketika orang tua memasuki usia lanjut dan membutuhkan kesabaran serta perhatian lebih dari keluarga. “Berbuatlah baik kepada kedua orang tua. Ya, baik orang tua itu sudah meninggal atau masih hidup,” ujarnya.

Ia mengingatkan jamaah bahwa merawat orang tua membutuhkan kesabaran. Menurutnya, kondisi orang tua yang semakin lanjut usia dapat membuat mereka kembali membutuhkan pendampingan seperti ketika masih kecil. Karena itu, anak perlu memiliki kesabaran dalam memberikan perhatian dan memenuhi kebutuhan orang tua.

Memasuki Surah Al-An’am ayat 152, pembahasan berlanjut pada larangan mendekati harta anak yatim, perintah menyempurnakan takaran dan timbangan dengan adil, serta kewajiban berlaku adil dan memenuhi janji. Prof. Waharjani menyoroti pentingnya kejujuran dalam persoalan takaran dan timbangan. Nilai tersebut tidak hanya berkaitan dengan aktivitas perdagangan, tetapi juga mencerminkan sikap manusia dalam menjalankan amanah. “Dan sempurnakan takaran dan timbangan dengan adil,” katanya saat menjelaskan salah satu kandungan ayat tersebut.

Menurutnya, keadilan harus menjadi prinsip yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika seseorang mengurangi timbangan atau tidak memenuhi hak orang lain, tindakan tersebut menunjukkan ketidakjujuran yang bertentangan dengan pesan yang terkandung dalam ayat.

Kajian kemudian sampai pada pesan bahwa siratal mustaqim bukan sekadar konsep yang bersifat abstrak. Jalan lurus tersebut dibangun melalui pilihan dan aktivitas manusia setiap hari, mulai dari menjaga hubungan dengan Allah, menghormati orang tua, menjaga kehidupan, berlaku jujur, hingga memenuhi janji. Prof. Waharjani menegaskan bahwa sepuluh wasiat tersebut merupakan pedoman yang perlu diikuti oleh umat Islam dalam menjalani kehidupan. (Mawar)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kajian-rutin-Ahad-Pagi-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dengan-pembicara-Prof.-Dr.-Waharjani-M.Ag_.-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-04 08:00:452026-09-04 08:00:45Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah
You might also like
Elinsia Tahana Prananti: Maksimalkan Potensi untuk Berprestasi
Benarkah Perempuan Menstruasi Emosionalnya Tidak Stabil?
PC IMM Djazman Al-Kindi Kota Yogyakarta Periode 2023‒2024 Resmi Dilantik
Upaya Sekolah Menyiapkan Generasi Kritis Menghadapi Dunia Luar melalui Pancasila
Mahasiswi Informatika UAD Terpilih Jadi Duta Muslimah Hijab Nasional
KKN UAD dan Puskesmas Kotagede Berkolaborasi Cegah Anemia di Kalangan Remaja

TERKINI

  • UAD Menggelar Sumpah Profesi Psikolog Angkatan III Periode Oktober 202622/10/2026
  • Bimawa UAD Gelar Seminar Kesehatan Mental untuk Bangun Kesadaran dan Regulasi Diri Mahasiswa22/10/2026
  • Penutupan POMDA DIY Cabor Voli Pasir, UAD Apresiasi Para Juara22/10/2026
  • Survei PSKP UAD Ungkap Lima Program Prioritas Pemerintah yang Paling Sedikit Dirasakan Manfaatnya21/10/2026
  • Habiburrahman El Shirazy: Cinta Negeri Harus Diwujudkan dengan Tindakan Nyata21/10/2026

PRESTASI

  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top