• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

UAD Salurkan Kurban kepada AUM dan Masyarakat

29/05/2026/in Terkini /by Ard

 

Penyerahan daging kurban dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kepada AUM dan masyarakat (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban pada Kamis, 28 Mei 2026, bertempat di Aula Masjid Islamic Center Kampus IV UAD. Pada momentum Iduladha 1447 Hijriah ini, UAD menyembelih empat ekor sapi sebagai bagian dari komitmen UAD dalam menebarkan manfaat kepada masyarakat serta Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di berbagai wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kepala Bidang Kemasyarakatan Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD, Muh Saeful Effendi, M.Pd.B.I. menjelaskan bahwa pada tahun ini, UAD turut didukung oleh BPD Syariah dalam pelaksanaan kurban. UAD mengurbankan 4 ekor sapi, sementara BPD Syariah satu ekor sapi.

“Salah satu ekor sapi milik UAD dikirim ke Kecamatan Girisubo, Gunungkidul, dan diserahkan kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah Girisubo untuk disembelih serta didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain sapi, sebanyak enam ekor kambing juga disalurkan melalui LAZISMU ke beberapa titik AUM se-DIY. LAZISMU turut membuka program shohibul qurban bagi pegawai UAD yang hendak berkurban, kemudian hewan tersebut didistribusikan ke berbagai lokasi yang membutuhkan.

Sekitar 70-80 AUM di seluruh DIY mengajukan proposal untuk menerima distribusi daging kurban dari UAD dengan berat yang sudah disesuaikan. Salah satu penerima manfaat ialah SMP Muhammadiyah Semanu, Gunungkidul.

Perwakilan guru, Hasna dan Ester, menyampaikan bahwa daging kurban dari UAD dimanfaatkan untuk dibagikan kepada warga sekolah karena tidak banyak masyarakat di daerah tersebut yang berkurban.

Selain untuk AUM, daging kurban juga disalurkan kepada masyarakat sekitar kampus. Program penyaluran ini disambut baik oleh warga sebagai bentuk kepedulian sosial UAD. Momentum Iduladha ini turut menghadirkan rasa syukur dan kebahagiaan bagi masyarakat penerima manfaat.

Bapak Saeful menyampaikan bahwa kegiatan kurban merupakan wujud rasa syukur sekaligus kontribusi nyata UAD kepada masyarakat yang secara konsisten dilakukan setiap tahun.

“Kegiatan berkurban ini sebagai bentuk wujud syukur karena sudah diberi kenikmatan oleh Allah Swt. Ini juga sebagai bentuk konsistensi UAD setiap tahunnya untuk berkontribusi kepada masyarakat. UAD sendiri sebagai sebuah institusi, rata-rata menyalurkan kurban setidaknya empat sapi dan lima kambing setiap tahunnya,” pungkasnya. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyerahan-daging-kurban-dari-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kepada-AUM-dan-masyarakat-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-29 13:19:282026-05-29 13:19:28UAD Salurkan Kurban kepada AUM dan Masyarakat

Mahasiswa SEA Teacher Filipina Bagikan Pengalaman Belajar di Indonesia

29/05/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa SEA Teacher Filipina di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bagikan pengalaman belajar di Indonesia (Foto. Mawar)

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar acara bertajuk “Bertukar Cerita” yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube PBSI FKIP UAD Official pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan mahasiswa program SEA Teacher asal Filipina, Beatriz Sofia Gayle S. Ignacio, sebagai narasumber dan dipandu oleh Candrika Nur Oktavia, mahasiswa PBSI UAD angkatan 2022.

Dalam kesempatan tersebut, Beatriz membagikan pengalaman pertamanya selama berada di Indonesia, khususnya di Yogyakarta dan UAD. Ia mengungkapkan bahwa lingkungan di Indonesia terasa akrab dengan kampung halamannya di Filipina karena sama-sama berada di wilayah tropis. Namun, ada beberapa hal yang menurutnya cukup berbeda, salah satunya budaya berkendara di Indonesia.

“Di Filipina posisi pengemudi berada di sebelah kiri, sedangkan di Indonesia di sebelah kanan. Awalnya saya sangat gugup ketika menyeberang jalan karena sudah terbiasa melihat arah yang berbeda,” ungkapnya.

Selain itu, Beatriz juga mengaku menyukai berbagai makanan khas Indonesia, terutama pisang goreng, nasi goreng, dan sate. Ia mengatakan bahwa makanan Indonesia cenderung lebih pedas dibandingkan makanan di Filipina, meskipun dirinya masih bisa menikmati makanan pedas dengan tingkat kepedasan rendah.

Beatriz juga menceritakan pengalamannya mengajar di SD Muhammadiyah Kleco melalui program SEA Teacher. Ia mendapat kesempatan mengajar siswa kelas satu bilingual. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pengalaman mengajar pertamanya secara langsung kepada siswa sekolah dasar. “Saya sangat gugup pada awalnya karena ini pengalaman pertama saya mengajar siswa secara langsung. Namun, saya sangat bersyukur ditempatkan di kelas bilingual sehingga kami masih bisa saling memahami,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi adalah perbedaan bahasa. Untuk mengatasinya, Beatriz menggunakan berbagai cara seperti bahasa tubuh, kontak mata, ekspresi wajah, dan gerakan tangan agar siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan.

Meski penuh tantangan, pengalaman tersebut justru menjadi momen yang sangat berkesan baginya. Bahkan, ia mengaku sempat menangis setelah mengajar karena merasa terharu melihat antusiasme dan sambutan hangat dari para siswa. “Saya merasa sangat tersentuh karena mereka mau belajar bersama saya meskipun ada keterbatasan bahasa,” katanya.

Tidak hanya membahas pengalaman mengajar, Beatriz juga mengungkapkan kekagumannya terhadap budaya masyarakat Indonesia yang dinilai ramah dan hangat. Menurutnya, masyarakat Indonesia selalu berusaha membantu dan tetap mencoba berkomunikasi meskipun memiliki keterbatasan bahasa Inggris.

Ia juga menilai budaya senyum dan sapaan yang dimiliki masyarakat Yogyakarta menjadi hal yang sangat berkesan selama dirinya tinggal di Indonesia. Selain itu, Beatriz mengaku tertarik mempelajari budaya dan sejarah Indonesia lebih dalam. Sebagai mahasiswa seni dan budaya, ia berharap dapat kembali ke Indonesia suatu hari nanti untuk mengunjungi berbagai museum dan mempelajari kekayaan budaya Nusantara.

Menjelang akhir acara, Beatriz memberikan pesan motivasi kepada para penonton agar selalu percaya pada kemampuan diri sendiri dan tidak takut mencoba hal-hal baru. “Percayalah pada diri sendiri. Meskipun sulit, akan selalu ada orang-orang yang percaya dan mendukung kita,” pesannya.

Melalui kegiatan “Bertukar Cerita”, PBSI UAD tidak hanya menghadirkan ruang berbagi pengalaman lintas budaya, tetapi juga mempererat hubungan internasional sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia kepada mahasiswa asing melalui pengalaman belajar dan kehidupan sehari-hari di Yogyakarta. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-SEA-Teacher-Filipina-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bagikan-pengalaman-belajar-di-Indonesia-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-29 12:51:112026-05-29 12:51:11Mahasiswa SEA Teacher Filipina Bagikan Pengalaman Belajar di Indonesia

Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik

29/05/2026/in Feature /by Ard

apt. M. Yamin, S.Far., M.M., Wali Kota Banjarmasin dan Alumni Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Talkshow Alumni UAD (Foto. Humas UAD)

Lulusan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) harus mampu hadir sebagai agen penyelesai masalah (problem solver) di tengah masyarakat, berbekal intelektualitas dan riset yang kuat. Pesan inspiratif tersebut disampaikan oleh Wali Kota Banjarmasin, apt. M. Yamin, S.Far., M.M., dalam Talkshow Alumni UAD yang diselenggarakan di Amphitarium Kampus Utama UAD pada Jumat, 15 Mei 2026.

Sebagai alumnus Fakultas Farmasi UAD angkatan 2000, lompatan karier M. Yamin terbilang unik. Berawal dari harapan sang ayah untuk mendirikan rumah sakit, ia justru menemukan jalan pengabdian di ranah politik dan kebijakan publik. Karier politiknya dimulai pada 2008, berlanjut menjadi ketua partai pada 2012, hingga terpilih sebagai anggota legislatif selama dua periode sejak 2014. Kesuksesan tersebut membawanya menduduki kursi nomor satu di jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin.

Yamin menegaskan, seluruh pencapaian politiknya diraih dengan memegang teguh pesan almarhum ayahnya untuk menghindari praktik politik uang. Menjabat sebagai Wali Kota Banjarmasin, Yamin langsung dihadapkan pada persoalan tata kelola kota yang kompleks.

“Satu hari setelah dilantik, kami langsung dihadapkan pada sanksi terkait pengelolaan sampah. Kami harus segera mengubah sistem open dumping menjadi sanitary landfill dan memproses sampah menjadi energi. Di sinilah kemampuan alumni UAD untuk mengurai permasalahan publik secara sistematis sangat diuji,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yamin mendorong alumni UAD untuk mengambil peran strategis sebagai jembatan antara kebijakan pemerintah dan aspirasi masyarakat. Di era globalisasi yang serba cepat dan kritis, seorang pemimpin maupun profesional lulusan UAD harus siap menerima masukan dan merespons dinamika sosial secara bijaksana berbasis data.

Ke depan, Pemerintah Kota Banjarmasin di bawah kepemimpinannya berencana untuk mempererat kerja sama dengan UAD. Kolaborasi tersebut akan mencakup program beasiswa bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan di UAD, serta pelibatan kampus dalam riset strategis pembangunan kota. Kepercayaan besarnya terhadap kualitas almamater juga dibuktikan dengan jajaran birokratnya, di mana Kepala Dinas Pendidikan di lingkungan kerjanya saat ini juga merupakan rekan satu angkatannya dari UAD. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/apt.-M.-Yamin-S.Far_.-M.M.-Wali-Kota-Banjarmasin-dan-Alumni-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-pada-Talkshow-Alumni-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-29 12:37:312026-05-29 12:37:31Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik

UAD Gelar Salat Iduladha 1447 Hijriah

28/05/2026/in Terkini /by Ard

 

Salat Iduladha 1447 H di lapangan Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Salat Iduladha 1447 Hijriah pada Rabu, 27 Mei 2026, di Lapangan Sepak Bola Kampus IV UAD. Kegiatan ini diikuti oleh sivitas akademika UAD dan masyarakat sekitar dengan menghadirkan Ustaz Jannatul Husna, Ph.D. sebagai imam sekaligus khatib.

Dalam khutbahnya, Ustaz Jannatul Husna mengajak jemaah untuk merefleksikan keteladanan keluarga Nabi Ibrahim AS sebagai fondasi membangun karakter diri, keluarga, masyarakat, dan bangsa. Menurutnya, kisah keluarga Nabi Ibrahim AS bukanlah sekadar dongeng masa lalu, melainkan kisah teladan yang nyata mengenai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial.

Beliau menekankan bahwa Iduladha mengajarkan pentingnya keikhlasan dan totalitas ketaatan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim as. saat menerima perintah Allah Swt. untuk menyembelih Nabi Ismail AS. Dalam Islam, substansi kurban tidak hanya terletak pada penyembelihan hewan, tetapi juga ketakwaan dan keikhlasan pelakunya.

“Pada konteks dunia kampus, kurban dapat dimaknai sebagai upaya menyembelih ego, kesombongan intelektual, dan rasa malas. Mahasiswa maupun dosen yang ikhlas tidak hanya mengejar nilai, gelar, dan ijazah, tetapi juga kebermanfaatan ilmu bagi diri sendiri dan masyarakat,” ungkapnya.

Ustaz Jannatul Husna mengutip pandangan ulama Abdullah Ibn Mubarak bahwa amalan sederhana dapat bernilai besar di sisi Allah karena niat yang baik, sedangkan pekerjaan besar dapat kehilangan nilainya jika tidak dilandasi keikhlasan.

Selain itu, Ustaz Jannatul Husna menyoroti semangat pengorbanan dan resiliensi pemuda melalui keteladanan Nabi Ismail AS. Keteguhan Nabi Ismail saat menerima perintah Allah menjadi gambaran ideal tentang kesabaran dan ketaatan seorang anak.

“Ujian kita hari ini sebagai kaum terpelajar dan masyarakat juga sebetulnya tidak ringan. Misalnya saat ekonomi orang tua merosot, terbatasnya lapangan pekerjaan, serta pemasukan dan pengeluaran kita yang tidak seimbang. Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk menjadi insan yang terdidik, belajar sungguh-sungguh, karena ilmu tidak mungkin digapai dengan berleha-leha,” ujarnya.

Mengakhiri khutbah, Ustaz Jannatul Husna menegaskan pentingnya kepedulian sosial sebagai esensi ibadah kurban. Mengutip hadis Rasulullah saw., beliau menjelaskan bahwa kurban mengajarkan semangat berbagi dan meruntuhkan sekat sosial di masyarakat.

Dalam konteks kampus, beliau mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan tidak boleh berhenti sebagai menara gading, melainkan harus hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar sivitas akademika UAD, masyarakat, dan bangsa Indonesia senantiasa memperoleh keberkahan dari Allah Swt. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Salat-Iduladha-1447-H-di-lapangan-Kampus-4-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-28 10:21:272026-05-28 10:21:27UAD Gelar Salat Iduladha 1447 Hijriah

Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis

28/05/2026/in Feature /by Ard

H. Ali Yusuf, S.Th.I., M.Hum pemateri pengajian jelang Iduladha Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Dalam acara pengajian jelang Iduladha 1447 H di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), H. Ali Yusuf, S.Th.I., M.Hum., mengupas tuntas materi bertajuk “Fiqiih Qurban dalam Paham Agama Menurut Muhammadiyah”. Dalam ceramahnya, ia menjelaskan bahwa kerangka fiqih Muhammadiyah dibangun di atas tiga struktur utama, yakni Al-Qiyam al-Asasiyah (nilai dasar), Al-Ushul al-Kulliyah (prinsip universal), dan Al-Ahkam al-Far’iyah (hukum praktis).

Pada tataran Al-Qiyam al-Asasiyah, ia menekankan bahwa qurban harus dilandasi oleh nilai tauhid dan ketakwaan. Ali Yusuf mengingatkan bahwa yang akan sampai kepada Allah bukanlah darah atau daging dari hewan sembelihan, melainkan ketakwaan dari shahibul qurban (pekurban). “Kesadaran orang berkurban karena konsep ilmu dan iman itu bagus. Tetapi kalau berkurban karena cuman gengsi, strata sosial saja, itu menurut saya belum masuk,” jelasnya.

Beranjak pada Al-Ushul al-Kulliyah, penceramah menyoroti prinsip kemaslahatan (maslahah), kemudahan (at-taisir), dan sosial di balik ibadah kurban. Ia mencontohkan inovasi Muhammadiyah seperti pengalengan daging (Rendangmu) dan penyembelihan hadyu di luar tanah haram (seperti di tanah air) sebagai bentuk ijtihad berkemajuan untuk memperluas manfaat kemanusiaan dan kemaslahatan. Selain itu, ia menjelaskan bahwa Rasulullah sering berkurban dengan kambing sebagai bentuk at-taisir (kemudahan) agar umatnya yang berada di tingkat ekonomi menengah tetap dapat menunaikan ibadah ini.

Terkait Al-Ahkam al-Far’iyah atau persoalan hukum praktis yang sering ditanyakan masyarakat, Ali Yusuf memberikan penegasan berdasarkan putusan Majelis Tarjih. Ia menyebutkan bahwa larangan memotong kuku dan rambut menjelang kurban berlaku bagi shahibul qurban, bukan hewan kurbannya. Selain itu, shahibul qurban dilarang menjual kulit atau daging kurbannya, namun panitia takmir diperbolehkan memanfaatkannya jika bagian tersebut telah disedekahkan oleh pekurban. Ia juga menegaskan bahwa kurban untuk orang yang sudah meninggal (almarhum) tidak diperbolehkan, kecuali jika almarhum pernah bernazar atau meninggalkan wasiat semasa hidupnya. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/H.-Ali-Yusuf-S.Th_.I.-M.Hum-pemateri-pengajian-jelang-Iduladha-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-28 10:13:082026-05-28 10:13:08Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis

UAD Gelar Pengajian Peringati Iduladha 1447 H

28/05/2026/in Terkini /by Ard

 

Pengajian Jelang Iduladha 1447 H di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan silaturahmi dan pengajian dalam rangka menyambut Iduladha serta Milad Muhammadiyah ke-117 tahun 1447 Hijriah. Acara ini dilangsungkan pada hari Senin, 18 Dzulhijjah 1447 H yang bertepatan dengan 25 Mei 2026 M, bertempat di Masjid Islamic Center, Kampus 4 UAD dan disiarkan langsung melalui kanal youtube @LPSI UAD.

Kegiatan yang bertajuk “Fiqih Qurban dalam Faham Agama Muhammadiyah” ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, Badan Pembina Harian (BPH), dekan, serta seluruh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan UAD.

Dalam laporannya, Kepala Lembaga Pengembangan dan Studi Islam (LPSI) UAD, Ustaz Rahmadi Wibowo Suwarno Lc., M.A., M.Hum. menyampaikan rasa syukurnya atas penyelenggaraan acara di tempat yang penuh berkah tersebut.

“Alhamdulillah pada pagi hari ini kita bisa hadir di rumah Allah di Masjid Islamic Center dalam rangka pengajian jelang Idul Adha,” ujarnya. Beliau juga melaporkan bahwa pada tahun ini UAD akan menyembelih sebanyak empat ekor sapi dan 12 ekor kambing, yang pendistribusiannya akan mencakup 70 Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan pimpinan ranting.

Sementara itu, Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., dalam sambutannya menegaskan pentingnya agenda ini sebagai wadah penguatan spiritualitas bagi para pegawai.

“Mari kita bersyukur atas nikmat Allah sehingga kita bisa melaksanakan kegiatan yang sangat penting guna menguatkan keimanan dan ketakwaan kita, yakni pengajian menjelang Idul Qurban,” tegas Prof. Muchlas.

Rangkaian acara ini kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari penceramah. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai UAD senantiasa mampu menguatkan spirit keagamaan dan mengamalkan nilai-nilai ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengajian-Jelang-Iduladha-1447-H-di-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-28 10:03:352026-05-28 10:03:35UAD Gelar Pengajian Peringati Iduladha 1447 H

Mahasiswa PPG UAD Ikuti Pelatihan Bela Negara di Akademi Angkatan Udara

28/05/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa PPG Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ikuti pelatihan bela negara di Akademi Angkatan Udara (Foto. PPG UAD)

Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahap 1 Tahun 2026 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses mengikuti kegiatan Pelatihan Bela Negara di Akademi Angkatan Udara (AAU) pada Jumat hingga Sabtu, 22–23 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian integral dari upaya penguatan karakter, kedisiplinan, nasionalisme, dan kepemimpinan bagi para calon pendidik bangsa.

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Ketua Program Studi (Kaprodi) PPG, Prof. Trikinasih Handayani, M.Si., Sekretaris Prodi PPG, Dr. Agus Supriyanto, M.Pd., jajaran koordinator bidang akademik, serta pimpinan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD. Sambutan Gubernur AAU, Marsekal Muda TNI Donald Kasenda, S.T., S.I.P., M.M., yang dibacakan oleh Kepala PPM AAU, Kolonel Pas Iwan Setiawan, S.T., M.Han., menyoroti bahwa bela negara merupakan wujud sinergi nyata antara dunia pendidikan dan pertahanan negara dalam membangun generasi yang tangguh serta memiliki semangat pengabdian.

“Bela negara merupakan kewajiban seluruh warga negara sesuai dengan bidangnya masing-masing. Mahasiswa sebagai calon pendidik memiliki peran yang sangat strategis dalam menanamkan nilai-nilai bela negara kepada generasi muda,” ujar Kolonel Iwan menyampaikan pesan luhur Gubernur AAU.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Gatot Sugiharto, M.Hum., yang secara resmi menyerahkan mahasiswa kepada pihak AAU, menyampaikan empat pesan utama kepada peserta PPG. Ia menekankan agar mahasiswa senantiasa menjadi teladan, membiasakan hidup disiplin, mampu mengawasi peserta didik, serta selalu memberikan nasihat yang membangun.

Selama dua hari pelaksanaan pelatihan, para mahasiswa digembleng dan dibekali dengan berbagai materi strategis, mulai dari wawasan kebangsaan, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), psikologi lapangan, kepemimpinan, hingga dinamika kelompok melalui yel-yel dan kegiatan Caraka Malam. Pekik heroik “UAD Ada untuk Indonesia” terus menggema di sepanjang kegiatan tersebut berlangsung.

Rangkaian acara pelatihan kemudian ditutup secara resmi di Gedung Sabang Merauke AAU pada Sabtu, 23 Mei 2026. Dalam sambutan penutupannya, Gubernur AAU kembali menegaskan peran krusial seorang guru dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul, berintegritas, dan berkarakter kuat.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) FKIP UAD, Dr. Ani Susanti, M.Pd.Bi., berharap agar semangat bela negara yang telah ditempa di kawah candradimuka AAU ini dapat diterapkan secara nyata oleh para mahasiswa saat kelak mengabdi di sekolah maupun di tengah masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, para mahasiswa PPG UAD diharapkan mampu bertransformasi menjadi calon pendidik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedisiplinan tingkat tinggi, kepemimpinan yang tangguh, serta dedikasi pengabdian yang tulus untuk Indonesia. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-PPG-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-ikuti-pelatihan-bela-negara-di-Akademi-Angkatan-Udara-Foto.-PPG-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-28 09:45:322026-05-28 09:45:32Mahasiswa PPG UAD Ikuti Pelatihan Bela Negara di Akademi Angkatan Udara

Perkuat Kolaborasi, PK IMM FTI UAD Gelar Studi Banding 

28/05/2026/in Terkini /by Ard

PK IMM FTI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan kegiatan studi banding bersama PK IMM Averroes FT UMS (Foto. IMM FTI UAD)

Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan kegiatan Studi Banding bersama PK IMM Averroes Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kegiatan silaturahmi dan pertukaran wawasan lintas kampus ini dilaksanakan pada Sabtu, 16 Mei 2026, bertempat di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Kegiatan ini diusung sebagai wadah strategis bagi kedua belah pihak untuk saling berbagi pengalaman, bertukar ide, dan mempererat tali persaudaraan antarkader. Pertemuan ini juga difokuskan untuk meningkatkan wawasan terkait pelaksanaan program kerja, sistem organisasi, serta tata kelola kepemimpinan di tingkat komisariat.

Melalui ruang diskusi bersama, para mahasiswa saling belajar untuk menguatkan kemampuan komunikasi dan kerja sama. Upaya ini dilakukan untuk merancang dan membangun kolaborasi yang solid demi terciptanya gerakan ikatan yang lebih progresif, inovatif, dan berdaya saing di era saat ini.

Kegiatan Studi Banding ini berjalan dengan lancar dan diwarnai dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Relasi positif yang terbangun dari pertemuan ini diyakini mampu melahirkan berbagai inovasi kolaboratif yang akan membawa arah gerak organisasi menuju pencapaian yang lebih baik. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PK-IMM-FTI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-kegiatan-studi-banding-bersama-PK-IMM-Averroes-FT-UMS-Foto.-IMM-FTI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-28 09:35:332026-05-28 09:35:33Perkuat Kolaborasi, PK IMM FTI UAD Gelar Studi Banding 

Talkshow Alumni UAD: Kiat Sukses Bisnis Digital

28/05/2026/in Terkini /by Ard

H. Awan Ukaya, S.T., direktur utama PT De Nature Indonesia sekaligus Alumnus FTI Universitas Ahmad Dahlan (UAD), pada Talkshow Alumni (Foto. Humas UAD)

Perkembangan teknologi informasi membuka peluang bisnis yang tidak terbatas bagi mereka yang jeli memanfaatkannya. Hal ini dibuktikan oleh Direktur Utama PT. De Nature Indonesia, H. Awan Ukaya, S.T., yang membagikan kisah suksesnya dalam acara Talkshow Alumni Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Jumat, 15 Mei 2026, di Amphitarium Kampus Utama UAD.

Alumnus Program Studi Teknik Informatika angkatan 2000 ini menceritakan perjalanan kariernya yang tidak selalu mulus. Ia mengaku pada awal kelulusannya di tahun 2006, ia bahkan belum mahir melakukan instalasi komputer dan harus meminjam perangkat untuk memulai usahanya.

Namun, ia menekankan bahwa kesuksesannya saat ini tidak lepas dari “kecerdasan emosional” dan sikap patuh terhadap dosen selama masa perkuliahan yang membentuk mental pantang menyerah. Dalam pemaparannya, Awan menjelaskan titik baliknya dimulai ketika ia menyadari potensi positif internet pada tahun 2006.

“Saya mulai berjualan tanaman gelombang cinta ke Malaysia melalui Yahoo Group dan berhasil mendapatkan omzet enam juta rupiah. Dari sana, saya yakin internet bisa menghasilkan,” ujarnya.

Meski sempat mencoba peruntungan di ranah politik pada 2009 dan gagal, ia kembali bangkit pada tahun 2010 dengan mendirikan layanan penerjemah berbasis Search Engine Optimization (SEO) yang sukses melayani klien besar seperti PLN, Garuda Indonesia, dan AXA Mandiri tanpa harus memiliki kantor fisik.

Keahliannya di bidang SEO kemudian ia terapkan untuk merintis bisnis produk herbal pada tahun 2010. Strategi digital yang tepat membuat produk-produknya mendominasi halaman pencarian internet. Berawal dari sana, ia terus berekspansi hingga mampu membangun fasilitas produksi sendiri pada tahun 2016 di bawah bendera De Nature Indonesia. Saat ini, perusahaannya bahkan telah mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk sistem penjadwalan konten otomatis di berbagai platform media sosial.

Menutup sesinya, Awan berpesan kepada para mahasiswa dan alumni bahwa era saat ini memberikan kemudahan luar biasa untuk berbisnis. Ia juga membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya dengan UAD, baik di bidang teknologi server, riset herbal bersama Fakultas Farmasi, hingga dukungan sumber daya manusia. Sebagai bentuk kecintaannya pada almamater, ia mengungkapkan bahwa hampir seluruh apoteker yang bekerja di perusahaannya merupakan lulusan Farmasi UAD. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/H.-Awan-Ukaya-S.T.-direktur-utama-PT-De-Nature-Indonesia-sekaligus-Alumnus-FTI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-pada-Talkshow-Alumni-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-28 09:28:522026-05-28 09:28:52Talkshow Alumni UAD: Kiat Sukses Bisnis Digital

Dosen PGSD UAD Paparkan Etika Bermedia Sosial untuk Hindari Perundungan Siber

26/05/2026/in Terkini /by Ard

Dosen PGSD Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Patria Handung Jaya jadi pemateri kuliah umum Bahasa Indonesia di UAJY (Foto. Handung)

Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. Patria Handung Jaya, S.Pd., M.A., menjadi pemateri dalam kuliah umum Bahasa Indonesia yang berlangsung di Aula Kampus 4 Universitas Atma Jaya Yogyakarta pada 20 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 300 mahasiswa dan mengangkat tema kehati-hatian serta etika bermedia sosial bagi generasi muda kampus.

Dalam pemaparannya, Handung menjelaskan bahwa media sosial membawa dampak besar terhadap kehidupan mahasiswa dan remaja. Menurutnya, media sosial tidak hanya memberikan manfaat dalam komunikasi, tetapi juga dapat menimbulkan ancaman bagi kesehatan mental pengguna muda.

“Pengguna media sosial perlu menerapkan kehati-hatian serta etika dalam aktivitas digital agar komunikasi di ruang maya tetap sehat dan positif,” ujarnya.

Handung juga menyoroti fenomena mahasiswa yang memiliki lebih dari satu akun media sosial pribadi. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memunculkan krisis identitas karena banyak pengguna menampilkan karakter yang berbeda pada setiap akun media sosial.

Selain membahas krisis identitas, ia turut mengingatkan bahaya cyberbullying yang kerap muncul melalui komentar kasar, hinaan, maupun candaan berlebihan di berbagai platform media sosial. Ia menekankan pentingnya penggunaan bahasa yang santun dan penuh empati selama berkomunikasi di ruang digital.

Suasana kuliah umum berlangsung interaktif sejak awal hingga akhir kegiatan. Para mahasiswa aktif menyampaikan pengalaman pribadi mengenai penggunaan media sosial dalam kehidupan perkuliahan sehari-hari sehingga diskusi berkembang dinamis.

Menjelang akhir kegiatan, Handung memberikan latihan kepada peserta berupa unggahan media sosial yang berpotensi memunculkan komentar bullying. Peserta kemudian diminta menuliskan komentar yang lucu, kreatif, dan santun tanpa unsur hinaan maupun perundungan pribadi.

Dengan adanya kuliah umum ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami pentingnya etika bermedia sosial serta mampu membangun komunikasi digital yang santun, bijak, dan terhindar dari perilaku perundungan siber.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-PGSD-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Patria-Handung-Jaya-jadi-pemateri-kuliah-umum-Bahasa-Indonesia-di-UAJY-Foto.-Handung.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-26 14:29:332026-05-26 14:29:33Dosen PGSD UAD Paparkan Etika Bermedia Sosial untuk Hindari Perundungan Siber
Page 1 of 517123›»

TERKINI

  • UAD Salurkan Kurban kepada AUM dan Masyarakat29/05/2026
  • Mahasiswa SEA Teacher Filipina Bagikan Pengalaman Belajar di Indonesia29/05/2026
  • UAD Gelar Salat Iduladha 1447 Hijriah28/05/2026
  • UAD Gelar Pengajian Peringati Iduladha 1447 H28/05/2026
  • Mahasiswa PPG UAD Ikuti Pelatihan Bela Negara di Akademi Angkatan Udara28/05/2026

PRESTASI

  • Tapak Suci UAD Borong Medali di 1st Muhammadiyah Games 202626/05/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional22/05/2026
  • Lawan Rasa Insecure, Dara Safina Raih Juara 3 Qiroatus Syi’ir di AWFest 202611/05/2026
  • Tim Bola Voli Putra UAD Raih Juara 3 di Ajang Immanuel Trans X FEBI Cup 202604/05/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Bronze Medal di Bandung Essay Competition #304/05/2026

FEATURE

  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026
  • Antara Iman dan Cinta: Belajar Adab Berdakwah dari Kisah Nabi Ibrahim21/05/2026
  • Perjuangan Sabriyandi Jadi Wisudawan Terbaik FKIP UAD21/05/2026
  • Regina Nadyani Ungkap Strategi Meraih Predikat Wisudawan Terbaik FSBK UAD19/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top