Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional melalui Inovasi ThinkMath

Sobar Mubarokah Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih prestasi nasional melalui inovasi ThinkMath (Foto. Sobar)
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Sobar Mubarokah, mahasiswa Program Studi Matematika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), di tingkat nasional. Pada rangkaian Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD pada 9 April-16 Mei 2026, ia berhasil meraih Juara II Kategori Penulisan Artikel dan Juara I Kategori Presentasi pada subtema Teknologi Kelas G. Kompetisi tersebut diikuti oleh 43 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.
Prestasi tersebut diraih melalui gagasan inovatif bertajuk “ThinkMath: Inovasi Pembelajaran Matematika Interaktif Berbasis Visualisasi untuk Krisis Pemahaman Konsep”. Inovasi ThinkMath hadir sebagai solusi terhadap rendahnya pemahaman konsep matematika siswa akibat pembelajaran yang masih berfokus pada hafalan dan kurang kontekstual.
Dalam pengembangannya, Sobar menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual yang dipadukan dengan teknologi pendidikan untuk menciptakan proses belajar matematika yang lebih aktif, interaktif, dan bermakna. Melalui pendekatan tersebut, siswa tidak hanya berfokus pada hafalan rumus, tetapi juga diajak memahami konsep matematika melalui visualisasi dan penerapan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, ThinkMath dilengkapi berbagai fitur interaktif yang dirancang untuk membantu siswa memahami konsep secara bertahap, melatih proses berpikir, serta meningkatkan pemahaman konsep secara mendalam.
Sobar mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian yang berhasil diraih tersebut. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur karena diberikan kesempatan mengikuti perlombaan penulisan artikel ilmiah dan memperoleh Juara II kategori penulisan artikel serta Juara I kategori presentasi. Pencapaian ini sangat berkesan karena artikel yang saya bawakan mengangkat gagasan ThinkMath sebagai inovasi pembelajaran matematika interaktif,” ujarnya.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi salah satu momen berharga, terlebih diraih di tengah padatnya aktivitas perkuliahan. “Di tengah tugas kuliah, praktikum, dan berbagai kegiatan lainnya, saya belajar untuk tetap mengatur waktu, terus berproses, dan mengusahakan hal-hal baik semampu saya,” tambahnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada mahasiswa lain agar tidak takut mencoba berbagai peluang pengembangan diri. “Sesibuk apa pun kegiatan kita dan seberat apa pun proses yang dijalani, jangan takut untuk mencoba mengambil peluang. Tidak perlu terlalu memikirkan hasil akhirnya terlebih dahulu, karena yang terpenting adalah berani memulai dan berusaha dengan sungguh-sungguh. Insyaallah, setiap usaha yang dilakukan dengan niat baik tidak akan pernah sia-sia,” tuturnya. (Mawar)









