• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 2026

15/10/2026/in Prestasi /by Ard

Tim Voli Putri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara III Liga Voli Mahasiswa Nasional 2026 Seri DIY (Foto. UKM Voli UAD)

Tim bola voli putri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih juara tiga dalam Liga Voli Mahasiswa (LVM) 2026 tingkat nasional Seri Yogyakarta yang berlangsung pada 7–11 Oktober 2026 di GOR UII. Kompetisi ini diikuti oleh sejumlah perguruan tinggi dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pertandingan penyisihan grup hingga penutupan dan pengumuman juara. Pertandingan Liga Voli Mahasiswa ini juga mendapat liputan televisi Moji sehingga menjadi kesempatan bagi tim untuk menunjukkan kemampuan mereka sekaligus memperkenalkan UAD kepada masyarakat luas.

Angga, ketua UKM Voli UAD, menjelaskan bahwa persiapan tim berlangsung cukup singkat, yakni sekitar dua minggu sebelum kompetisi. Hal ini karena sebagian besar anggota tim merupakan mahasiswa baru yang baru memulai perkuliahan.

Meski demikian, tim tetap berupaya mempersiapkan diri untuk mengikuti pertandingan. “Persiapan kami hanya sekitar dua minggu karena tim didominasi mahasiswa baru yang baru masuk perkuliahan,” kata Angga.

Ia menambahkan bahwa keikutsertaan UKM Voli UAD dalam kompetisi ini tidak hanya bertujuan untuk menguji kemampuan tim, tetapi juga memperkenalkan UAD kepada masyarakat luas.

“Harapannya, melalui even ini kami bisa menunjukkan kemampuan voli UAD sekaligus mempromosikan kampus. Pertandingan juga diliput oleh Moji TV, sehingga menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan UAD lebih luas,” tuturnya.

Keikutsertaan UKM Voli UAD dalam LVM 2026 berawal dari undangan kepada sejumlah perguruan tinggi untuk mengikuti kompetisi regional DIY dan Jawa Tengah. Prestasi juara tiga yang diraih tim bola voli putri UAD menjadi pencapaian dalam kompetisi ini sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan membawa nama universitas dalam kompetisi olahraga tingkat nasional. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Voli-Putri-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-III-Liga-Voli-Mahasiswa-Nasional-2026-Seri-DIY-Foto.-UKM-Voli-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-15 10:00:232026-10-15 10:00:23Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 2026

Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional

15/10/2026/in Prestasi /by Ard

Sobar Mubarokah mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara II Math Essay Competition tingkat nasional (Foto. Sobar)

Kesibukan sebagai mahasiswa semester akhir tidak menghalangi Sobar Mubarokah, mahasiswa Program Studi Matematika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), untuk terus mengembangkan gagasan dan berprestasi. Ia berhasil meraih Juara II Math Essay Competition dalam ajang Matematika Vaganza VIII yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Matematika Sains (Himatesa), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu pada 13-19 September 2026.

Dalam kompetisi tersebut, Sobar mengangkat esai berjudul “Math Detective: Inovasi Multimodal AI Berbasis Problem-Based Learning dalam Menyingkap Miskonsepsi untuk Membangun Fondasi Matematika Sejak Dini”.

Melalui karya itu, ia menawarkan gagasan aplikasi pembelajaran matematika bernama Math Detective yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membantu mengidentifikasi miskonsepsi siswa melalui berbagai bentuk respons. Aplikasi ini dirancang untuk mendorong siswa memahami konsep matematika melalui persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Menurut Sobar, gagasan tersebut berangkat dari pentingnya membangun pemahaman matematika sejak dini. Pembelajaran matematika, menurutnya, tidak cukup hanya berorientasi pada kemampuan menghafal rumus dan memperoleh jawaban yang benar, tetapi juga perlu membantu siswa memahami proses serta alasan di balik penyelesaian suatu masalah.

Dengan demikian, teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih bermakna dan membantu mengenali kesulitan siswa dalam memahami konsep matematika.

Pencapaian ini terasa istimewa bagi Sobar karena diraih di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa semester akhir. Berbagai tugas, praktikum, dan kegiatan akademik menuntutnya untuk mengatur waktu agar tetap dapat mengembangkan gagasan dan mengikuti kompetisi.

“Bagi saya, penghargaan yang diperoleh merupakan bonus dari proses yang telah dijalani. Hal yang tidak kalah penting adalah keberanian untuk mencoba, kesempatan untuk mengembangkan ide, serta pengalaman dan pembelajaran baru yang saya dapatkan selama mengikuti kompetisi,” katanya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sobar-Mubarokah-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-II-Math-Essay-Competition-tingkat-nasional-Foto.-Sobar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-15 09:43:192026-10-15 09:43:19Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional

Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 2026

12/10/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 2026 (Foto. Tim)

Sebuah gagasan yang lahir dari keresahan terhadap persoalan surplus pangan dan sampah makanan membawa tiga mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih Juara I dalam Writing Contest FOMUNY 2026. Kompetisi esai tingkat nasional tersebut diselenggarakan oleh Family of Mahasiswa (FOMUNY) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada 12-13 September 2026 di Universitas Negeri Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Prestasi tersebut diraih oleh tim yang terdiri atas Mohd Haisyam sebagai ketua, bersama Shofiana Nur Zahrowati dan Dio Lutvi Andre sebagai anggota. Ketiganya merupakan mahasiswa UAD. Bagi tim, capaian ini terasa semakin istimewa karena menjadi kali kedua mereka meraih Juara I dalam ajang yang sama. Pada kompetisi tahun 2025, mereka juga berhasil meraih Juara I pada kategori Poster Output Esai.

Haisyam menjelaskan, “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan senang karena berhasil meraih Juara I untuk kedua kalinya. Pencapaian tahun ini terasa sangat spesial karena kami berhasil mempertahankan gelar tersebut di tingkat nasional,” ungkapnya.

Bagi mereka, kemenangan tersebut tidak semata-mata menjadi capaian dalam sebuah kompetisi. Prestasi itu menjadi refleksi dari proses belajar, kerja sama, dan konsistensi yang terus dibangun. Di balik gagasan yang dipresentasikan, terdapat proses panjang untuk membaca persoalan, menyusun argumentasi, hingga menerjemahkan ide menjadi solusi yang dapat dipahami.

Tahun ini, tim mengangkat tema transformasi pola konsumsi dan produksi berkelanjutan melalui inovasi, edukasi, dan kolaborasi generasi muda. Secara khusus, mereka menyoroti pemanfaatan teknologi dan sistem digital untuk mengatasi persoalan surplus pangan dan sampah makanan.

Menariknya, ketiga mahasiswa tersebut memiliki latar belakang keilmuan yang berbeda. Perbedaan perspektif tersebut justru menjadi kekuatan dalam menyusun gagasan. Mereka berupaya melihat persoalan dari berbagai sisi, mulai dari lingkungan, sosial, teknologi, hingga kesehatan, kemudian mencari titik temu untuk menghasilkan solusi yang aplikatif.

Dari proses tersebut, lahirlah MAMBO, sebuah platform ekosistem digital yang dirancang untuk mengintersepsi surplus pangan dari restoran, hotel, dan ritel sebelum menjadi sampah. MAMBO mengintegrasikan sistem prediksi surplus pangan, kontrol kualitas melalui pendekatan HACCP-lite, redistribusi pangan, serta kalkulator emisi metana berbasis Life Cycle Assessment (LCA).

Untuk mematangkan gagasan tersebut, tim melakukan persiapan selama kurang lebih dua minggu sebelum perlombaan. Persiapan tidak hanya berfokus pada penyusunan esai, tetapi juga mencakup materi presentasi dan desain poster. Mereka berulang kali melakukan latihan presentasi untuk menyelaraskan cara penyampaian setiap anggota.

Setelah poster diselesaikan, tim juga melakukan publikasi melalui media sosial sebagai bagian dari upaya meningkatkan engagement berupa tanda suka dan komentar pada karya yang dilombakan. Berbagai tahapan tersebut dilakukan di tengah agenda lain yang cukup berdekatan sehingga manajemen waktu menjadi salah satu tantangan terbesar.

Haisyam menambahkan, “Kami harus benar-benar membagi waktu antara penyelesaian materi, latihan presentasi, penyempurnaan desain poster, dan persiapan keberangkatan. Dari situ kami belajar bahwa dalam kompetisi bukan hanya kualitas ide yang penting, tetapi juga bagaimana tim mampu mengatur waktu, membagi tugas, dan menjaga komunikasi,” tambahnya.

Kompetisi juga menjadi ruang bagi ketiganya untuk belajar di luar gagasan yang mereka bawa. Bagi tim, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan kompetisi. Sebab, kemenangan bukan satu-satunya hal yang mereka bawa pulang. Ada pengalaman, jejaring, perspektif baru, dan pembelajaran yang menjadi bekal untuk langkah berikutnya.

Mereka berharap prestasi ini dapat menjadi batu loncatan untuk terus mengembangkan diri melalui berbagai kompetisi dan proyek inovasi. Mereka juga menargetkan agar gagasan MAMBO tidak berhenti sebagai karya perlombaan, tetapi dapat terus dimatangkan hingga memiliki potensi untuk diterapkan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta lingkungan.

“Target kami bukan hanya mengumpulkan prestasi, tetapi juga mengembangkan gagasan yang kami buat agar semakin matang dan aplikatif. Kami ingin menghasilkan inovasi yang tidak berhenti sebagai karya lomba, tetapi memiliki potensi untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” tandas Haisyam.

Melalui prestasi tersebut, ketiga mahasiswa UAD membuktikan bahwa sebuah kemenangan dapat berawal dari keberanian mengangkat persoalan di sekitar menjadi sebuah gagasan. Dari esai, poster, dan presentasi, mereka tidak hanya mengejar gelar juara, tetapi juga berupaya menghadirkan solusi yang dapat terus tumbuh melampaui ruang kompetisi. (Mawar)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Raih-Juara-I-Writing-Contest-FOMUNY-2026-Foto.-Tim.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-12 09:03:112026-10-12 09:03:11Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 2026

Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 2026

30/09/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 2026 (Foto. Istimewa)

Mahasiswa baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional. Najma Raihana Tan Maiza, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) angkatan 2026, sukses menyabet Juara III dalam ajang Kejuaraan Tingkat Nasional (Kejurnas) IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 2026 yang digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Siger Way Halim, Bandar Lampung, pada 26 hingga 27 September lalu.

Perjuangan Najma meraih medali di tingkat nasional tidak didapatkan secara instan. Ia mengungkapkan telah menekuni seni bela diri sejak SD hingga akhirnya memfokuskan diri pada cabang olahraga Hapkido saat berada di jenjang SMA atas dorongan orang tuanya. Najma mengaku bersyukur atas pencapaian yang berhasil dibawanya pulang.

“Rasanya lega karena setelah menempuh perjalanan jauh ke Lampung dan banyak berlatih, setidaknya saya sudah dipastikan pulang tidak dengan tangan kosong dengan meraih Juara III,” ungkapnya.

Perjalanan Najma menuju Kejurnas dipenuhi dengan komitmen latihan yang tinggi sejak masa sekolah.

“Saya belajar bela diri sejak kelas 3 SD dan setelah lulus dari SMP dengan melihat adanya potensi, saya direkomendasikan oleh orang tua untuk menekuni Hapkido. Setelah bergabung, saya merasa cocok. Kemudian berlatih dengan giat dengan dukungan orang-orang di sekitar serta dorongan dari pelatih, sehingga bisa mencapai kejuaraan nasional pada tahun ini,” katanya.

Sebagai mahasiswa baru yang dihadapkan dengan tumpukan tugas perkuliahan, waktu yang harus dibagi menjadi tantangan tersendiri bagi Najma. Namun, ia memiliki strategi khusus dalam mengatur jadwal antara akademik dan nonakademik.

“Cara membagi waktu adalah dengan menentukan prioritas dan meminimalisir kegiatan yang tidak begitu penting agar saya tetap fokus dan memiliki waktu untuk melaksanakan keduanya sekaligus,” jelas Najma.

Kendati demikian, tantangan fisik dan mental sempat menghampirinya selama masa persiapan hingga pertandingan berlangsung. Kunci keberhasilannya melintasi tekanan tersebut adalah kerja keras.

“Tantangan terberat saya saat persiapan yaitu berusaha untuk tidak menyerah di tengah jalan karena merasa lelah, terlebih saya masih mahasiswa baru yang memiliki banyak tugas dan kegiatan. Cara mengatasi tantangan tersebut adalah terus yakin kalau saya bisa melewati tantangan, terus memotivasi diri sendiri, dan percaya bahwa setelah semua yang dilakukan selama ini pasti membuahkan hasil,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, tantangannya selama pertandingan adalah rasa takut apabila tidak bisa maksimal dalam pertandingan mengingat kerja kerasnya selama ini. Caran mengatasi ketakutannya dengan fokus dan menyerahkan hasil kepada Allah Swt. Menurutnya, yang terpenting adalah melakukan dengan maksimal dan banyak berdoa.

Najma menjelaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh pihak universitas serta orang-orang terdekatnya.

“Peran kampus sangat membantu saya pada pencapaian ini. Saya berterima kasih kepada UAD karena telah memberikan kesempatan dan dukungan untuk berpartisipasi dalam kejuaraan nasional tahun ini. Dukungan keluarga dan teman-teman juga sangat berarti bagi saya, karena tanpa adanya dukungan dari mereka, saya belum tentu bisa kuat sampai pada tahap ini.”

Ke depan, atlet muda ini berkomitmen untuk terus mengasah kemampuannya baik di dalam arena pertandingan maupun di dalam ruang kuliah. Langkah selanjutnya yang akan Najma lakukan adalah terus mengembangkan prestasi di cabang olahraga Hapkido dan mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya. Targetnya di perkuliahan adalah tetap fokus belajar dan bisa menjadi mahasiswa yang berprestasi.

“Pesan saya untuk teman-teman mahasiswa adalah jangan ragu untuk mencoba hal baru dan tekuni apa yang sudah menjadi bakat kalian. Banyak hal bermanfaat yang bisa diraih dengan mengembangkan kemampuan. Untuk yang sedang menekuni, tetaplah konsisten mengembangkan kemampuan,” jelas Najma. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-III-pada-Kejurnas-IX-Senior-Junior-Hapkido-Indonesia-2026-Foto.-Istimewa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-30 10:51:572026-09-30 10:51:57Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 2026

Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 2026

30/09/2026/in MBKM, Prestasi /by Ard

Tim Al Qorni Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih dua gelar juara di Ajang KMLI 2026 (Foto. Tim Al Qorni)

Prestasi membanggakan ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Tim Al Qorni setelah berhasil menyabet dua juara sekaligus pada ajang Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) 2026 di kategori percepatan dan slalom. Berdasarkan hasil resmi perlombaan, untuk kategori percepatan UAD sukses menempati posisi ketiga. Sementara itu, untuk kategori slalom UAD kembali mengamankan podium ketiga.

Mewakili tim Al Qorni, Nayoko Hadi Sutandiyo ketua tim mengungkapkan rasa senang dan bangga karena hasil kerja keras tim selama jauh-jauh hari hingga waktunya berlaga di sirkuit dapat membuahkan hasil pada even KMLI 2026.

Ia menjelaskan, untuk meraih podium percepatan dan slalom tersebut, tim riset bekerja dengan benar-benar memperhitungkan setiap perubahan, mulai dari setingan mekanik hingga setingan elektrik. “Keunggulan teknis yang dimiliki Adev 2 Super Nova adalah sudah berbekal mesin yang bagus, dan kami memiliki tim riset yang kompak untuk dapat mencapai target bersama-sama.”

Nayoko mengungkapkan, menjelang perlombaan, seluruh anggota tim berusaha penuh untuk mendapatkan hasil terbaik. “Menjelang perlombaan terjadi crash pada mobil Adev 2 Super Nova sebelum jam keberangkatan. Kerusakan bisa diperbaiki oleh tim sebelum waktu keberangkatan mobil tiba. Kendala lain yang dialami setibanya di sirkuit, terdapat komponen utama yang diganti pada saat hari loading in karena komponen tersebut mengalami masalah. Ditambah lagi aturan di dalam sirkuit yang tidak boleh mencoba atau mengetes mobil lagi.”

Situasi lebih menantang lantaran driver baru berlatih selama dua minggu dan hanya berkesempatan berlatih dengan driver senior selama satu hari saja. Atmosfer perlombaan memberikan momen berkesan sekaligus mendebarkan bagi tim pendukung maupun driver.

Pada kategori slalom, percobaan pertama sempat gagal dikarenakan faktor driver baru, dan juga adanya perbedaan signifikan antara trek lomba dan trek untuk latihan. Pada percobaan kedua mobil berhasil lolos kategori slalom sekaligus mendapat podium III.

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada universitas dan dosen pembimbing atas dukungan penuh yang diberikan. Baik dukungan moral, finansial, serta fasilitas berkelanjutan bagi Tim Al Qorni selama mengikuti even demi even,” kata Nayoko.

Ke depan, ia berharap tim bisa menjadi lebih baik dan terus berkembang agar bisa mengikuti berbagai even di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Al-Qorni-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-dua-gelar-juara-di-Ajang-KMLI-2026-Foto.-Tim-Al-Qorni.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-30 10:18:552026-09-30 10:18:55Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 2026

Pustakawan UAD Raih Prestasi di IPI Awards DIY 2026

29/09/2026/in Prestasi /by Ard

Pustakawan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih prestasi di IPI Awards DIY 2026 (Foto. Salwa)

Pustakawan Perpustakaan Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Salwa Merta Althifannida, S.IP., berhasil mengukir prestasi dengan meraih Juara 3 dalam ajang Pemilihan Pustakawan Berprestasi Berdampak Level DIY Tahun 2026 pada IPI Awards DIY 2026. Kompetisi individu yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah (PD) Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang diselenggarakan pada bulan September 2026 ini bertujuan untuk memilih pustakawan berprestasi yang memberikan dampak nyata bagi pemustaka maupun masyarakat luas. Pesertanya tidak hanya berasal dari pustakawan perguruan tinggi, tetapi juga pustakawan komunitas yang telah terverifikasi.

Dalam kompetisi tersebut, Salwa membawa gagasannya berupa pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) chatbot sebagai bagian dari layanan informasi di Perpustakaan UAD. Inovasi ini dirancang sebagai akses awal bagi sivitas akademika UAD untuk memperoleh informasi seputar perpustakaan secara mandiri, khususnya untuk pertanyaan rutin dan sederhana, sebelum mendapatkan pendampingan lebih lanjut dari pustakawan.

Pengembangan AI chatbot ini dilatarbelakangi oleh tingginya intensitas pertanyaan yang masuk kepada pustakawan, baik melalui layanan daring maupun secara langsung.

“Melalui inovasi ini, saya ingin menyediakan alternatif bagi mahasiswa dan warga UAD untuk memperoleh informasi secara mandiri terlebih dahulu. Pertanyaan yang bersifat sederhana dan rutin dapat dicoba melalui chatbot, sedangkan pertanyaan yang membutuhkan penjelasan atau pendampingan lebih lanjut tetap dapat diteruskan kepada pustakawan,” ujarnya.

“Harapannya, inovasi ini tidak hanya membantu pengguna memperoleh informasi dengan lebih mudah, tetapi juga membantu pustakawan mengelola waktu dengan lebih baik. Dengan berkurangnya waktu yang digunakan untuk menangani pertanyaan rutin, pustakawan dapat memiliki ruang yang lebih besar untuk mengembangkan kompetensi, melakukan pengembangan layanan, dan menjalankan tugas-tugas lain yang mendukung pengembangan perpustakaan.”

Proses persiapan yang dilalui Salwa terbilang cukup singkat, yaitu sekitar enam jam di hari terakhir pengumpulan berkas. Salwa mengaku baru mengetahui informasi mengenai IPI Awards tiga hari sebelum batas akhir pendaftaran. Di tengah padatnya tugas pelayanan rutin di perpustakaan, yang saat itu bertepatan dengan akhir masa yudisium, ia memanfaatkan waktu secara efektif seusai jam layanan untuk menyelesaikan seluruh berkas persyaratan.

Meski gagasan yang diajukan masih berada pada tahap awal pengembangan dan baru memiliki prototype uji coba internal, karya tersebut berhasil menarik perhatian dewan juri hingga meraih apresiasi sebagai Juara 3. Pustakawan yang meraih Juara 1 dalam ajang ini nantinya akan diusulkan sebagai wakil DIY pada Pemilihan Pustakawan Berprestasi Berdampak Level Nasional.

“Untuk karya ini, saya berencana untuk terus mengembangkannya agar dapat diimplementasikan di lingkungan UAD. Saya juga ingin menjadikan proses pengembangan ini sebagai kesempatan untuk terus belajar dan menyempurnakan inovasi berdasarkan kebutuhan pengguna,” katanya.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan penuh pihak kampus UAD yang mendampingi selama proses persiapan, pemberkasan, hingga pengumpulan karya. Ke depan, Salwa berencana untuk terus mengembangkan inovasi AI chatbot tersebut agar dapat diimplementasikan secara luas di lingkungan UAD.

Menutup keterangannya, Salwa memberikan motivasi bagi sivitas akademika lainnya untuk tidak ragu dalam mengambil peluang. “Untuk mahasiswa, dosen, maupun tenaga didik yang ingin mencoba kompetisi serupa, menurut saya tidak ada salahnya untuk mencoba ketika ada kesempatan. Tidak perlu menunggu sampai merasa benar-benar siap. Maksimalkan kemampuan yang dimiliki, terus berinovasi dan berkarya, sehingga ketika ada kesempatan untuk mengikuti kompetisi, kita sudah memiliki sesuatu yang dapat dibawa dan dikembangkan,” jelas Salwa. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pustakawan-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-meraih-prestasi-di-IPI-Awards-DIY-2026-Foto.-Salwa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-29 09:46:512026-09-29 09:48:03Pustakawan UAD Raih Prestasi di IPI Awards DIY 2026

Mahasiswa UAD Raih Juara I Esai Nasional Ajang PIKIR 2026

29/09/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara I esai nasional ajang PIKIR 2026 (Foto. Haisyam)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih Juara I Cabang Esai dalam Pekan Ilmiah dan Kreativitas Remaja (PIKIR) 2026 yang diselenggarakan oleh UKM LKIM-PENA Universitas Muhammadiyah Makassar. Kompetisi tersebut berlangsung di Universitas Muhammadiyah Makassar, Sulawesi Selatan, pada 31 Agustus – 05 September 2026.

Prestasi tersebut diraih oleh tim yang terdiri atas Mohd Haisyam sebagai ketua, serta Rafli Setiawan dan Dio Lutvi Andre sebagai anggota. Ketiganya mengembangkan gagasan dengan menggabungkan latar belakang keilmuan dari program studi yang berbeda melalui inovasi di bidang teknologi kesehatan.

Tim mengangkat gagasan mengenai inovasi surveilans berbasis data pascahujan untuk mengidentifikasi perkembangan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus menggunakan drone. Gagasan tersebut dilatarbelakangi oleh tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia dan berbagai wilayah dunia. Melalui pendekatan Aedes High Risk Score (AHRS), tim mengusulkan pemantauan genangan air pascahujan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Data hasil pemantauan tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi lokasi yang memiliki risiko menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, seperti ban bekas, tempat sampah, dan wadah lain yang menampung air hujan. Informasi tersebut selanjutnya diarahkan untuk mendukung kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara lebih terarah.

“Karena kami bertiga berasal dari program studi yang berbeda, kami mencoba menggabungkan ketiga bidang keilmuan tersebut. Dari proses diskusi, kami kemudian mengambil tema teknologi kesehatan dengan fokus pada inovasi surveilans berbasis data pascahujan untuk mengidentifikasi perkembangan nyamuk Aedes melalui drone,” ujar Mohd Haisyam.

Persiapan mengikuti PIKIR 2026 dilakukan selama kurang lebih dua minggu. Selain menyempurnakan gagasan, tim memfokuskan persiapan pada latihan presentasi dan pembuatan prototipe yang digunakan untuk memperkuat penyampaian inovasi di hadapan juri.

Manajemen waktu menjadi salah satu tantangan yang dihadapi tim. Jarak waktu antara tahap persiapan dan babak final membuat anggota tim harus membagi waktu secara cermat agar latihan presentasi dan penyelesaian prototipe dapat dilakukan sesuai kebutuhan kompetisi.

Upaya tersebut berbuah hasil dengan diraihnya Juara I Cabang Esai. Capaian tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi tim karena harus menghadapi peserta lain yang memiliki pengalaman dan prestasi dalam kompetisi sebelumnya.

“Awalnya kami tidak menyangka bisa menjadi juara karena salah satu lawan yang kami hadapi merupakan juara I sebelumnya. Alhamdulillah, kami dapat meraih Juara I Lomba Cabang Esai. Tentunya ini menjadi kebanggaan sekaligus pengalaman berharga bagi kami,” ungkap Mohd Haisyam.

Selain pengalaman berkompetisi, keikutsertaan dalam PIKIR 2026 di Makassar juga memberikan kesempatan bagi tim untuk mengenal lingkungan dan budaya yang berbeda. Berlangsung di luar Pulau Jawa, perjalanan tersebut mempertemukan mereka dengan berbagai pengalaman baru, salah satunya berkunjung ke salah satu lukisan tertua yang ada di dunia.

Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi tim untuk terus mengembangkan kemampuan dan menghasilkan inovasi yang dapat memberikan manfaat lebih luas. Mereka juga menargetkan untuk terus mengikuti kompetisi serta menyempurnakan gagasan yang telah dikembangkan.

“Kami berharap pencapaian ini menjadi batu loncatan untuk terus belajar. Ke depannya, kami ingin membawa inovasi yang lebih baik dan memiliki nilai tambah sehingga dapat memberikan dampak bagi masyarakat,” tutur Mohd Haisyam. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-I-esai-nasional-ajang-PIKIR-2026-Foto.-Haisyam.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-29 09:08:172026-09-29 09:08:17Mahasiswa UAD Raih Juara I Esai Nasional Ajang PIKIR 2026

Tim King Phoenix UAD Juara III Kontes Robot Terbang Indonesia

28/09/2026/in Prestasi /by Ard

Tim King Phoenix Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih Juara III dalam Kontes Robot Terbang Indonesia 2026 (Foto. Tim King Phoenix UAD)

Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di kancah nasional. Tim robot terbang kebanggaan UAD, King Phoenix, berhasil mempertahankan gelar Juara III Nasional dalam ajang bergengsi Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) pada Divisi Vertical Take-Off and Landing (VTOL).

Pada kategori ini, robot terbang dituntut untuk menyelesaikan misi dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi. Selain harus lincah bermanuver melewati gerbang rintangan, robot bertugas membawa dan menjatuhkan paket bantuan medis seberat 100 gram tepat di titik sasaran sebelum kembali mendarat. Peningkatan paling mencolok pada robot tahun ini terletak pada kelincahan transisi gerak serta integrasi sistem kamera pintar otomatis (vision system) yang mampu membaca lintasan secara mandiri.

Perwakilan Tim King Phoenix, Regiana Hermawan, mengungkapkan bahwa proses pembuatan robot terbang ini benar-benar dimulai dari nol. Seluruh anggota tim turun tangan langsung memotong rangka bodi, merakit komponen, hingga menyetel sistem kendali robot berulang kali.

“Tantangan terbesarnya ada pada ketelitian. Kami mengulik detail pengaturan sampai ke angka di belakang koma, karena selisih sekecil apa pun bisa langsung mengubah kestabilan terbang robot. Selama persiapan kami juga melakukan uji terbang maraton setiap hari, mulai dari pagi, siang, sore, sampai malam tanpa henti. Begitu selesai terbang, robot langsung dievaluasi, disempurnakan, lalu diuji lagi,” ungkapnya.

Kerja keras tersebut terbukti membuahkan hasil di arena perlombaan. Tim King Phoenix tampil memukau hingga menuai respek tinggi dari tim-tim kampus lain. Salah satu momen paling mendebarkan terjadi saat sesi duel sengit melawan tim Universitas Diponegoro (UNDIP), di mana kedua robot saling adu kecepatan dan ketepatan dengan selisih waktu finis yang sangat tipis, yakni kurang dari setengah detik.

Meski persaingan di lintasan berlangsung sangat ketat, Regiana menegaskan bahwa rasa persaudaraan dan solidaritas antartim di divisi ini tetap terjaga dengan hangat.

“Apresiasi terbesar tentu untuk seluruh teman-teman Tim King Phoenix yang sudah mendedikasikan waktu, tenaga, dan segalanya. Pencapaian ini adalah milik bersama. Kami juga mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak kampus UAD dan dosen pembina yang tiada henti mendampingi langkah kami,” tambah Regiana.

Pencapaian ini kembali membuktikan kualitas dan konsistensi riset teknologi kedirgantaraan yang dikembangkan oleh mahasiswa UAD. Melalui prestasi ini, Tim King Phoenix berkomitmen untuk terus menyempurnakan inovasi robot terbang mereka agar dapat meraih hasil yang lebih tinggi pada kompetisi mendatang. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-King-Phoenix-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-meraih-Juara-III-dalam-Kontes-Robot-Terbang-Indonesia-2026-Foto.-Tim-King-Phoenix-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-28 09:13:052026-09-28 09:13:05Tim King Phoenix UAD Juara III Kontes Robot Terbang Indonesia

Mahasiswa UAD Raih Juara I Poster Chem-E-Car Competition di AISC x AI Series 2026

24/09/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara I poster Chem-E-Car Competition di AISC x AI Series 2026 (Foto. Tim Chem E-Car)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam tim Superheateam 1.0 berhasil meraih Juara I Poster Kompetisi Chem-E-Car dalam ajang ASEAN Interactive Science Competition (AISC) x AI Series 2026. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh panitia AISC x AI Series Universitas Indonesia di Universitas Indonesia, Depok, pada 4-6 September 2026.

Tim Superheateam 1.0 terdiri atas Mutiara Wilson sebagai ketua tim, bersama Maghfirotun Rizqa, Naeera Zulfa Lazuardi, Sahman Kaimudin, Rafi Athallah, dan Luthfan Aulia sebagai anggota yang tergabung dalam tim mekanik dan riset. Dalam kompetisi tersebut, tim membawa karya berjudul Cylux 4.0 yang mengembangkan inovasi pada sistem mobil Chem-E-Car dengan berfokus pada efisiensi reaksi kimia, stabilitas desain, dan keamanan sistem.

Mutiara Wilson mengungkapkan rasa bangga, syukur, dan haru atas pencapaian yang diraih timnya. Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi pengalaman berharga karena tim Superheateam 1.0 dapat berkompetisi dengan sejumlah perguruan tinggi dari luar negeri dan perguruan tinggi negeri di Indonesia.

“Kami merasa sangat bangga, bersyukur, dan terharu karena dapat bersaing dengan universitas luar negeri dan perguruan tinggi negeri di Indonesia. Usaha keras, diskusi panjang, serta riset mendalam yang kami lakukan selama persiapan akhirnya terbayar tuntas,” ungkapnya.

Cylux 4.0 mengusung sistem sumber daya berbasis Aluminium-Air Battery. Teknologi tersebut memanfaatkan reaksi redoks antara aluminium dan oksigen dengan elektrolit natrium hidroksida (NaOH) sebagai sumber energi untuk menggerakkan mobil. Selain sistem sumber daya, inovasi juga dikembangkan pada mekanisme penghentian mobil.

Pada mekanisme stopping, tim memanfaatkan reaksi antara natrium tiosulfat dan asam sulfat yang menghasilkan endapan sulfur. Tingkat kekeruhan larutan kemudian dideteksi menggunakan sensor turbidity. Ketika tingkat kekeruhan mencapai batas yang telah ditentukan, sensor secara otomatis memutus arus menuju motor sehingga mobil dapat berhenti.

Dari sisi desain, Cylux 4.0 menggunakan sasis akrilik ringan dengan struktur penyebaran beban berbentuk T atau T-structure load distribution chassis. Sistem tersebut dilengkapi Double Safety Box untuk mengisolasi komponen elektrikal dan bahan kimia sehingga aspek keamanan menjadi bagian dari rancangan mobil.

Mutiara menjelaskan, salah satu tantangan terbesar dalam kompetisi tersebut adalah menyajikan informasi teknis yang kompleks ke dalam satu lembar poster. Tim harus merangkum berbagai aspek, mulai dari reaksi redoks pada baterai, mekanisme penghentian otomatis berbasis kekeruhan, hingga hasil riset agar dapat disampaikan secara ringkas, estetis, dan mudah dipahami.

“Tantangan terbesar kami adalah memadatkan informasi teknis Chem-E-Car yang sangat kompleks menjadi satu lembar poster yang estetis, ringkas, dan mudah dipahami. Kami juga harus menyampaikan seluruh gagasan tersebut secara lugas dalam batasan waktu yang sangat ketat saat sesi tanya jawab dengan dewan juri,” jelasnya.

Salah satu momen yang berkesan bagi tim terjadi saat sesi pameran poster dan penilaian. Tim berkesempatan memaparkan sistem Aluminium-Air Battery serta mekanisme penghentian otomatis berbasis sensor kekeruhan kepada dewan juri dan peserta lainnya. Ketegangan selama menunggu pengumuman kemudian berubah menjadi kegembiraan ketika nama Superheateam 1.0 diumumkan sebagai peraih Juara I Poster Kompetisi Chem-E-Car.

Mutiara berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UAD untuk berani mengikuti berbagai kompetisi. Baginya, kompetisi tidak hanya berkaitan dengan hasil akhir, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, mengembangkan kemampuan, melatih mental, dan memperluas jejaring.

(Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-I-poster-Chem-E-Car-Competition-di-AISC-x-AI-Series-2026-Foto.-Tim-Chem-E-Car.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-24 09:12:532026-09-24 09:13:34Mahasiswa UAD Raih Juara I Poster Chem-E-Car Competition di AISC x AI Series 2026

Mahasiswa UAD Raih Juara 1 Esai Ilmiah Nasional

23/09/2026/in Prestasi /by Ard

Rio Ahmad Ghofarudin mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara I esai ilmiah nasional (Foto. Rio Ahmad)

Mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Rio Ahmad Ghofarudin, berhasil meraih Juara 1 dalam Kompetisi Esai “Empowering Youth for Public Health Innovation and Sustainable Development” tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Kompetisi tersebut diikuti peserta dari 29 perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam kompetisi yang berlangsung secara individu, Rio mengusung esai berjudul “CARE-NET: Sistem Deteksi Dini Stunting Berbasis Artificial Intelligence dan IoT Guna Akselerasi Pelayanan Kesehatan di Posyandu”. Melalui karya tersebut, ia mengangkat isu stunting dengan menawarkan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk mendukung pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.

Kompetisi dilaksanakan secara daring pada 2–19 September 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan pendaftaran pada 2–8 September, dilanjutkan penilaian juri pada 9–11 September. Pengumuman finalis dilakukan pada 12 September, kemudian presentasi final pada 16 September. Rangkaian kompetisi ditutup dengan pengumuman pemenang melalui webinar pada 19 September yang dihadiri lebih dari 500 peserta.

Dalam esainya, Rio mengembangkan CARE-NET sebagai gagasan sistem deteksi dini stunting berbasis AI dan IoT. Sistem tersebut diarahkan untuk mendukung pelayanan kesehatan di Posyandu melalui pemanfaatan teknologi dalam proses deteksi dini serta pengelolaan informasi.

Rio mengatakan, keikutsertaannya dalam kompetisi tersebut menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan problem solving sebagai mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa perlu mampu mengidentifikasi permasalahan sekaligus menawarkan solusi yang logis dan dapat diterapkan.

“Ya, tentu sebagai mahasiswa kita harus mampu problem solving. Minimal kita punya gagasan yang bisa ditawarkan. Ketika ada masalah, kita harus bisa memberikan solusi, dan tentu solusinya juga harus logis,” ujar Rio.

Proses penyusunan esai dilakukan Rio di tengah kesibukannya menjalani kerja praktik, mempersiapkan presentasi tugas khusus kepada pimpinan perusahaan, serta terlibat sebagai panitia MASTA. Kondisi tersebut membuat proses pengerjaan esai berlangsung di sela-sela berbagai aktivitasnya.

“Sebenarnya saya sendiri enggak yakin menang karena menyusun esai ini dikerjakan di sela-sela kerja praktik. Saya juga masih harus mempresentasikan tugas khusus kepada pimpinan perusahaan, belum lagi menjadi panitia MASTA. Jadi, prosesnya memang cukup padat,” ungkapnya.

Melalui karya CARE-NET, Rio berharap gagasan yang dikembangkan dapat terus disempurnakan dan menjadi salah satu referensi dalam melihat peluang pemanfaatan AI dan IoT untuk mendukung deteksi dini stunting serta pelayanan kesehatan di masyarakat.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rio-Ahmad-Ghofarudin-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-I-esai-ilmiah-nasional-Foto.-Rio-Ahmad.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-23 12:15:152026-09-23 12:15:15Mahasiswa UAD Raih Juara 1 Esai Ilmiah Nasional
Page 1 of 78123›»

TERKINI

  • Prodi Magister Informatika UAD Gelar Pelatihan Penggunaan Teknologi Digital yang Aman dan Bijak16/10/2026
  • Mahasiswa UAD Edukasi Siswa tentang Kesiapsiagaan Bencana dan Keselamatan Lalu Lintas16/10/2026
  • KKN UAD Kembangkan Kampung Hijau di Timuran, Yogyakarta16/10/2026
  • Forsikip UAD Gelar Pelatihan Pengembangan Diri Lintas Kampus bagi Awardee KIP-Kuliah15/10/2026
  • Menjajaki Riset, Inovasi, dan Teknologi dari Academic Visit di Tiongkok15/10/2026

PRESTASI

  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026

FEATURE

  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top