• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Lomba Literature Review Tingkat Nasional

09/07/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara II lomba literature review tingkat nasional (Foto. Shaldhan)

Mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim yang terdiri atas Shaldhan Bayu Yuska sebagai ketua, serta Salsabiila Nurul Adzkia dan Joecy Rubina Aurora S. sebagai anggota, berhasil meraih Juara II pada cabang lomba Literature Review yang diselenggarakan oleh Baiturrahmah Medical Science Club (BMSC) Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah.

Kompetisi tersebut dilaksanakan secara daring, mulai dari babak penyisihan pada 17 Juni 2026 hingga babak final pada 28 Juni 2026. Meskipun baru pertama kali mengikuti kompetisi literature review, tim mahasiswa UAD berhasil menunjukkan kemampuan akademik yang unggul hingga meraih posisi kedua.

Ketua tim, Shaldhan Bayu Yuska, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga sekaligus tidak pernah mereka duga sebelumnya. “Kami merasa sangat bersyukur sekali karena di percobaan pertama kami mengikuti lomba literature review, alhamdulillah Allah langsung memberi kami rezeki untuk meraih juara,” ungkap Shaldhan.

Dalam kompetisi ini, tim mengangkat karya berjudul “Intervensi Bystander Berbasis Digital sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual: Sebuah Scoping Review.” Melalui kajian tersebut, mereka menelaah efektivitas pemanfaatan media digital sebagai sarana intervensi bystander dalam upaya mencegah terjadinya kekerasan seksual.

Menurut Shaldhan, isu yang mereka angkat memiliki relevansi yang sangat tinggi dengan kondisi di masyarakat saat ini. Selama proses penyusunan karya, mereka semakin menyadari pentingnya peran masyarakat, khususnya para saksi atau bystander, dalam mencegah terjadinya kekerasan seksual melalui pendekatan berbasis teknologi digital.

Di balik keberhasilan tersebut, tim juga menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan waktu serta minimnya pengalaman karena baru pertama kali mengikuti lomba pada bidang literature review. Kondisi tersebut membuat mereka harus banyak mempelajari alur penyusunan karya ilmiah sekaligus beradaptasi selama proses kompetisi berlangsung.

Meski demikian, tantangan tersebut justru menjadi pengalaman berharga bagi seluruh anggota tim. Mereka mengaku momen yang paling berkesan adalah ketika menyadari bahwa topik yang mereka teliti sangat dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari sehingga memiliki potensi memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Shaldhan menambahkan, “Buat teman-teman yang masih takut mencoba, lomba yang sifatnya tim dan dilaksanakan secara penuh daring bisa menjadi pilihan karena lebih fleksibel dan seluruh proses pengerjaannya dapat dilakukan bersama-sama,” ujarnya.

Keberhasilan tim ini tidak lepas dari dukungan dosen pembimbing, dr. Tira Alfiyani Laariya, MPH, yang secara intensif memberikan arahan, masukan, serta melakukan telaah terhadap karya ilmiah dan presentasi tim. Bimbingan tersebut membantu tim menyempurnakan penelitian sekaligus mengidentifikasi berbagai kekurangan yang perlu diperbaiki sebelum tampil pada babak final. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Kedokteran-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-II-lomba-literature-review-tingkat-nasional-Foto.-Shaldhan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-09 08:03:192026-07-09 08:03:19Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Lomba Literature Review Tingkat Nasional

Mahasiswa Sistem Informasi UAD Raih Dua Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Bioenergi Daun Pepaya Jepang

08/07/2026/in MBKM, Prestasi /by Ard

Dio Lutvi Andre mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Dio)

Dio Lutvi Andre, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi angkatan 2024 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), kembali menorehkan prestasi gemilang. Ia berhasil memborong dua penghargaan sekaligus, yakni Juara 1 Presenter Terbaik dan Juara 2 Artikel Terbaik pada Subtema Teknologi dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD ini berlangsung sejak 9 April hingga 16 Mei 2026, dengan pengumuman pemenang pada 20 Mei 2026. Persaingan dalam ajang tersebut terbilang sangat ketat karena diikuti oleh 557 peserta yang berasal dari 43 perguruan tinggi di Indonesia, termasuk kampus-kampus ternama seperti UI, UGM, dan UPN “Veteran” Yogyakarta.

Dalam kompetisi ini, Dio mengangkat karya ilmiah berjudul “Daun Pepaya Jepang (Cnidoscolus aconitifolius): Energi Ramah Lingkungan, Terbarukan, Aman Wujudkan Indonesia Nol Emisi 2050″. Ide inovatif ini lahir dari keprihatinannya terhadap tingginya ketergantungan Indonesia pada bahan bakar fosil yang memicu krisis iklim, serta beratnya langkah menuju target Nol Emisi di tahun 2050.

Dio menjelaskan bahwa daun pepaya jepang, yang kerap hanya dianggap sebagai gulma, ternyata memiliki potensi luar biasa sebagai sumber bioenergi karena kandungan minyak nabatinya yang tinggi. Tanaman ini dapat tumbuh subur di lahan marginal tanpa merusak hutan lindung, dan tidak bersaing dengan bahan pangan pokok seperti sawit atau jagung.

Inovasi pengolahan daun pepaya jepang menjadi biodiesel atau biogas ini dinilai aman dan rendah emisi. Karya tersebut juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-7 mengenai Energi Bersih dan Terjangkau, serta poin ke-13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.

Mahasiswa yang juga aktif dalam komunitas Novo Club Paragon Corp dan berstatus sebagai Google Student Ambassador 2026 ini mengungkapkan bahwa persiapan lomba memakan waktu sekitar dua hingga empat minggu. Proses tersebut meliputi pencarian potensi lokal, riset permasalahan, penyusunan strategi, hingga tahap eksekusi penulisan. Menghadapi ratusan delegasi hebat justru memacu Dio untuk semakin mematangkan data dan argumen ilmiah pada artikelnya.

Ke depannya, Dio berharap gagasan ini tidak sekadar berakhir sebagai konsep di atas kertas kompetisi. Ia ingin membuktikan bahwa solusi energi hijau dapat lahir dari riset anak bangsa, serta berharap karyanya mampu menginspirasi kolaborasi nyata dalam bentuk pilot project energi terbarukan yang aplikatif di Indonesia. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dio-Lutvi-Andre-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Dio.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-08 08:42:302026-07-08 08:42:30Mahasiswa Sistem Informasi UAD Raih Dua Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Bioenergi Daun Pepaya Jepang

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Juara 1 Lomba Fotografi di Ajang SILAT APIK PTMA 2026

06/07/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juara 1 lomba fotografi di ajang SILAT APIK PTMA 2026 (Foto. Vandi)

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Vandi Ofan Saputra, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2025, berhasil mengukir prestasi tingkat nasional dengan meraih Juara 1 Kompetisi Fotografi Nasional pada Subtema Portrait.

Kemenangan tersebut diraihnya dalam ajang Silaturahmi Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (SILAT APIK PTMA) se-Indonesia 2026. Kegiatan berskala nasional ini diselenggarakan di Universitas Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) Jakarta pada 24 hingga 26 Juni 2026.

Pada kompetisi yang mengusung tema besar “Membingkai Masa Depan Digital Jakarta (Framing Jakarta’s Digital Future)” tersebut, Ofan membawa konsep karya bertajuk “Capital Contrast in Jakarta”. Melalui lensa kameranya, ia menceritakan tentang dua wajah Jakarta; di balik kemegahan gedung tinggi dan pembangunan yang pesat, masih terdapat masyarakat yang berjuang di lingkungan padat dan serba terbatas.

Karya foto portrait yang mengantarkannya menjadi juara diberi judul “Senyum yang tak pudar”. Foto tersebut mengambil objek seorang petugas parkir di Pasar Kebayoran Lama pascahujan. Ofan menceritakan pengalaman mendalamnya saat melakukan hunting foto di pasar tersebut. Ia melihat berbagai kalangan yang sama-sama berjuang mencari rezeki di tengah kondisi pasar yang padat, kumuh, serta dipenuhi polusi dan air limbah. 

“Bagi saya, senyum petugas parkir tersebut bukan sekadar ekspresi, melainkan simbol harapan bahwa kerja keras hari ini akan membawa kehidupan yang lebih baik di masa depan,” ungkapnya.

Keberhasilan ini tidak diraih dengan mudah. Dengan waktu persiapan konsep sekitar satu minggu, Ofan menghadapi berbagai tantangan ketat di Jakarta. Ia hanya memiliki waktu satu hari untuk mengambil foto dalam 10 kategori subtema di sela-sela waktu luang kegiatan. Kemacetan ibu kota, penolakan dari beberapa masyarakat untuk difoto, serta ketatnya persaingan dari delegasi mahasiswa Ilmu Komunikasi PTMA se-Indonesia menjadi ujian tersendiri.

Namun, segala rintangan tersebut berbuah manis. Ofan merasa sangat senang, bangga, dan terharu atas keberhasilannya. Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada pihak kampus UAD yang telah memberikan dukungan penuh, termasuk fasilitas transportasi dan akomodasi selama kegiatan berlangsung.

Sebagai penutup, Ofan turut memotivasi mahasiswa lainnya agar tidak takut untuk mencoba hal baru dan berani keluar dari zona nyaman. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan setiap peluang yang ada, serta meyakini bahwa segala proses yang diiringi dengan usaha dan doa pasti akan bermuara pada sebuah keberhasilan di masa depan.  (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Prodi-Ilmu-Komunikasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-juara-1-lomba-fotografi-di-ajang-SILAT-APIK-PTMA-2026-Foto.-Vandi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-06 09:03:482026-07-06 09:03:48Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Juara 1 Lomba Fotografi di Ajang SILAT APIK PTMA 2026

Mahasiswa UAD Juara I Poster Competition GALA BISMA VI 2026

02/07/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Juara I Poster Competition GALA BISMA VI 2026 (Foto. Rinaldi)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim mahasiswa yang terdiri atas Rinaldi Muhammad Fauzi dari Program Studi Kesehatan Masyarakat sebagai ketua tim dan Cindy Wahyuningsih dari Program Studi Kesehatan Masyarakat berhasil meraih Juara I dalam ajang Poster Competition yang diselenggarakan oleh BISMA UAD dalam rangka GALA BISMA VI 2026.

Kompetisi yang mengusung tema “Membangun Masa Depan Pangan Lokal yang Inovatif dan Berkelanjutan” tersebut berlangsung pada 18 April-25 Mei 2026. Sementara itu, presentasi dan penjurian final dilaksanakan pada 2 Juni 2026 di Kampus IV UAD.

Dalam kompetisi tersebut, tim mengangkat karya poster berjudul “Optimalisasi Ubi Gembili sebagai Yogurt Sinbiotik Modern untuk Meningkatkan Nilai Jual Pangan Lokal”. Melalui karya tersebut, mereka berupaya menunjukkan bahwa pangan lokal Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk modern yang sehat, inovatif, dan bernilai ekonomi tinggi.

Ubi gembili dipilih sebagai bahan utama yang diolah menjadi yogurt sinbiotik modern. Produk tersebut mengandung probiotik dan prebiotik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan sekaligus mendukung diversifikasi pangan lokal Indonesia. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus mendorong pemanfaatan pangan berbasis sumber daya daerah.

Rinaldi Muhammad Fauzi mengungkapkan bahwa proses mengikuti kompetisi tidaklah mudah. Tahap awal dimulai dengan diskusi intensif untuk menentukan topik yang sesuai dengan tema lomba. Setelah melalui berbagai pertimbangan, tim sepakat memilih ide pengembangan ubi gembili sebagai yogurt sinbiotik modern.

Selama masa persiapan, tim secara rutin melakukan penyempurnaan isi poster, menyusun konsep desain, dan memastikan seluruh informasi tersampaikan secara efektif. Selain itu, mereka juga mempersiapkan presentasi secara matang.
Tidak hanya berfokus pada materi presentasi, tim juga membangun kekompakan antaranggota agar penyampaian materi di hadapan dewan juri lebih percaya diri dan meyakinkan. Berbagai simulasi tanya jawab turut dilakukan guna mengantisipasi pertanyaan yang mungkin diajukan selama sesi penjurian.

Keberhasilan meraih Juara I menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi tim. Seluruh usaha, pengorbanan waktu, dan kerja keras yang dilakukan di tengah kesibukan perkuliahan akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan.

Menurut Cindy, kemenangan bukan semata-mata tentang hasil akhir, melainkan juga tentang proses belajar, kerja sama, disiplin, dan konsistensi yang memberikan pengalaman berharga untuk pengembangan diri.

“Jangan takut mencoba dan jangan minder dengan kemampuan diri sendiri. Semua prestasi besar selalu dimulai dari keberanian untuk memulai. Terus belajar, berlatih, dan percaya bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan memberikan hasil terbaik,” pesan Cindy.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UAD mampu menghadirkan inovasi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan pangan lokal yang berkelanjutan serta memiliki manfaat bagi masyarakat luas. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Juara-I-Poster-Competition-GALA-BISMA-VI-2026-Foto.-Rinaldi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-02 09:05:242026-07-02 09:07:57Mahasiswa UAD Juara I Poster Competition GALA BISMA VI 2026

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Raih Juara III dalam University Clash 2026

25/06/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara III dalam University Clash 2026 (Foto. Tim Ilkom UAD)

Lima mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih Juara III dalam ajang University Clash yang diselenggarakan oleh Garuda TV dalam rangkaian acara Indonesia Punya Kamu: Connecting Generations pada Jumat, 12 Juni 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Yogyakarta.

Tim UAD yang terdiri atas Umi Maulinda, Wiga Sarah Putri, Shania Ayu Salsabila, Isfha Aufa Na’imullah, dan Alrisno mewakili kampus dalam kompetisi yang menguji wawasan umum, kecepatan berpikir, serta kekompakan tim.

University Clash merupakan kompetisi cerdas cermat yang dikemas secara interaktif dan kompetitif. Peserta harus melewati tiga babak yang terdiri atas soal pengetahuan umum, permainan tebak petunjuk (guess the clue), serta babak soal rebutan yang menuntut kecepatan dan ketepatan jawaban.

Ketua tim, Umi Maulinda, mengungkapkan bahwa persiapan menuju kompetisi berlangsung cukup singkat. Mereka baru bergabung sebagai peserta sekitar satu minggu sebelum acara berlangsung. Meski demikian, tim tetap berusaha memberikan penampilan terbaik.

“Persiapan kami cukup singkat karena baru ikut sekitar H-7 acara. Saat tiba di lokasi, kami juga mengetahui bahwa beberapa lawan yang dihadapi merupakan mahasiswa berprestasi dari kampus masing-masing. Jadi tentu persaingannya cukup kuat,” ujarnya.

Meski menghadapi lawan yang tangguh, pengalaman mengikuti kompetisi tersebut memberikan kesan yang menyenangkan bagi tim. Selain berkompetisi, mereka juga berkesempatan menjalin relasi dan bertukar pengalaman dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Wiga menambahkan, “Yang pasti senang dan seru. Kami menikmati seluruh rangkaian acara, sekaligus bisa berkenalan dengan mahasiswa dari kampus lain seperti UGM dan UNY yang menjadi lawan kami saat kompetisi,” tambahnya.

Keikutsertaan tim dalam ajang tersebut tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh Universitas Ahmad Dahlan. Menurut Wiga, kampus memberikan berbagai fasilitas untuk menunjang keberangkatan dan partisipasi mahasiswa selama kegiatan berlangsung.

“Kampus sangat mewadahi. Kami mendapatkan dukungan berupa uang saku, kendaraan, dan berbagai bentuk dukungan lainnya. Kami juga diutus langsung oleh Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Ibu Nanda, sebelum keberangkatan,” jelasnya.

Melalui pengalaman tersebut, Shania berpesan, “Banyakin belajar dan membaca buku. Semakin luas wawasan yang dimiliki, semakin siap juga kita menghadapi berbagai tantangan dalam kompetisi,” pesannya.

Ke depan, tim berharap kegiatan seperti University Clash dapat terus diselenggarakan karena memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi, serta kerja sama tim.

“Semoga acara seperti ini bisa terus ada di tahun-tahun berikutnya, dan semoga UAD bisa meraih juara satu pada kesempatan selanjutnya,” harapnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Ilmu-Komunikasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-III-dalam-University-Clash-2026-Foto.-Tim-Ilkom-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-25 09:00:302026-06-26 09:01:13Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Raih Juara III dalam University Clash 2026

Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Favorit pada Kompetisi Fotografi Internasional di Malaysia

23/06/2026/in Prestasi /by Ard

Rizal Agus Setiawan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih penghargaan favorit pada kompetisi fotografi di Malaysia (Foto. Rizal)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Rizal Agus Setiawan, mahasiswa Program Studi Bisnis Jasa Makanan (Bisma) UAD, berhasil meraih penghargaan Favorite dalam ajang Kompetisi Fotografi Internasional yang menjadi bagian dari kegiatan Global and Cultural Exposure 2026 di Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM), Penang, Malaysia.

Kegiatan internasional tersebut berlangsung pada 15-18 April 2026 dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA). Selain kompetisi fotografi internasional, kegiatan ini juga mencakup Workshop Kepemimpinan, Focus Group Discussion (FGD) mengenai isu-isu global, serta program pengabdian masyarakat.

Rizal mengikuti kegiatan tersebut sebagai delegasi mahasiswa yang mewakili UAD. Baginya, kesempatan untuk berpartisipasi dalam forum internasional menjadi pengalaman berharga karena tidak hanya memperluas wawasan global, tetapi juga memberikan ruang untuk berkolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya dan negara.

Salah satu agenda yang paling berkesan bagi Rizal adalah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di dua lokasi strategis, yaitu Sanggar Bimbingan Permai Kulim dan Sanggar Bimbingan Anak Malaysia Indonesia yang berada di bawah binaan Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) Penang. Kegiatan tersebut menyasar anak-anak imigran Indonesia yang tinggal di Malaysia.

“Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, saya belajar banyak tentang pentingnya pendidikan dan pendampingan bagi anak-anak Indonesia yang berada di luar negeri. Pengalaman berinteraksi langsung dengan mereka memberikan pelajaran yang sangat berharga tentang kepedulian sosial dan arti kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain mengikuti pengabdian masyarakat, Rizal juga berpartisipasi dalam Kompetisi Fotografi Internasional yang mempertemukan peserta dari berbagai institusi. Melalui karya fotografi yang diunggulkannya, ia berhasil meraih penghargaan Favorite, sebuah pencapaian yang menjadi kebanggaan tersendiri di tengah persaingan yang kompetitif.

Menurut Rizal, fotografi bukan sekadar aktivitas mengabadikan momen, tetapi juga media untuk menyampaikan cerita, nilai budaya, dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan internasional tersebut.

Kegiatan Global and Cultural Exposure 2026 mengusung tema “Embracing Diversity, Empowering Communities, Inspiring the Future”. Tema tersebut mendorong para peserta untuk memahami keberagaman budaya, memperkuat kolaborasi lintas negara, serta berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program akademik dan sosial.

Melalui pengalaman ini, Rizal berharap semakin banyak mahasiswa UAD yang berani mengambil kesempatan untuk mengikuti program internasional, memperluas jejaring, dan membawa nama baik universitas di kancah global. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rizal-Agus-Setiawan-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-penghargaan-favorit-pada-kompetisi-fotografi-di-Malaysia-Foto.-Rizal.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-23 11:13:112026-06-23 11:13:11Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Favorit pada Kompetisi Fotografi Internasional di Malaysia

Mahasiswa Gizi UAD Raih Dua Gelar Juara dalam Kompetisi Artikel Ilmiah Nasional 2026

22/06/2026/in Prestasi /by Ard

Putri Nirmalasari, mahasiswa Program Studi Gizi, Universitas Ahmad Dahlan (UAD). (Foto. Putri)

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Putri Nirmalasari, mahasiswa Program Studi Gizi UAD, berhasil meraih Juara I Kategori Artikel Terbaik Subtema Kesehatan Kelas H sekaligus Juara I Kategori Presenter Terbaik Subtema Kesehatan Kelas H dalam sebuah kompetisi artikel ilmiah tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaaan dan Alumni UAD.

Keberhasilan tersebut menjadi momen yang sangat berkesan bagi Putri. Ia mengaku tidak menyangka dapat meraih dua penghargaan sekaligus di tengah persaingan yang ketat dari peserta-peserta terbaik dari berbagai perguruan tinggi.

“Alhamdulillah, rasanya campur aduk banget. Syukur, terharu, dan tidak menyangka. Menang di dua kategori sekaligus benar-benar di luar ekspektasi. Antara lega, bangga, dan tidak percaya karena lawan-lawannya juga keren-keren semua. Tapi ini menjadi bukti bahwa kerja keras, diskusi tanpa henti, dan keberanian untuk tampil berbeda akhirnya membuahkan hasil yang manis,” ungkapnya.

Di balik kebahagiaan tersebut, Putri menyimpan rasa haru yang mendalam. Prestasi yang diraihnya merupakan impian yang selama ini diharapkan oleh kedua orang tuanya. “Prestasi ini seharusnya saya persembahkan untuk mama. Dulu setiap saya menang lomba dan mengabarkannya kepada mama, jawabannya selalu sama, ‘Besok kalau bisa juara satu ya.’ Sekarang saya sudah bisa meraih juara satu, tetapi mama sudah tidak ada di samping saya. Semoga dari sana mama bangga melihat anaknya akhirnya bisa meraih juara satu sesuai yang mama inginkan,” tuturnya.

Dalam kompetisi tersebut, Putri mengangkat karya berjudul “Pernikahan Dini dan Usia Ibu: Determinan Stunting yang Terabaikan.” Artikel tersebut berangkat dari keprihatinannya terhadap tingginya angka stunting di Indonesia yang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor gizi, tetapi juga berkaitan erat dengan usia ibu saat melahirkan.

Inspirasi penulisan karya tersebut muncul dari kasus nyata yang ditemuinya mengenai seorang bayi di Nusa Tenggara Timur yang lahir dengan panjang badan di bawah standar, sementara sang ibu masih berusia 16 tahun. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa permasalahan stunting tidak dapat dilepaskan dari fenomena pernikahan dini yang masih banyak terjadi di masyarakat.

Berbeda dari banyak kajian yang hanya menyoroti permasalahan, Putri berupaya menghadirkan solusi berbasis bukti ilmiah. Dalam artikelnya, ia menawarkan konsep integrasi pencegahan stunting ke dalam sistem pra-nikah melalui tiga terobosan utama, yakni skrining status gizi wajib bagi calon pengantin, kursus pra-nikah berbasis gizi dan kesehatan reproduksi yang disertai ujian kelulusan, serta penguatan peran Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai garda terdepan pencegahan stunting.

“Saya berharap gagasan intervensi hulu yang saya tawarkan tidak hanya berhenti sebagai tulisan di atas kertas, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan di masyarakat, terutama di daerah dengan angka pernikahan dini dan stunting yang masih tinggi. Semoga ide ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, dan BKKBN dalam menyusun kebijakan yang lebih holistik dan preventif,” jelasnya.

Putri juga berharap pendekatan berbasis bukti yang digunakannya dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk tidak hanya mengkritisi persoalan yang ada, tetapi juga berani menawarkan solusi yang konkret, terukur, dan aplikatif.

Ia berpesan kepada mahasiswa agar tidak takut untuk memulai berkarya dan terus mengembangkan kemampuan diri. Menurutnya, setiap permasalahan yang ada di sekitar dapat menjadi peluang untuk melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Prestasi ini dipersembahkan Putri untuk almarhum mama dan papanya tercinta, keluarga, dosen pembimbingnya, Ibu Fairuz Khairunnisa Anasyua, S.Gz., M.Sc., serta UAD yang telah mendukung pengembangan potensi dan prestasi mahasiswa. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Putri-Nirmalasari-mahasiswa-Program-Studi-Gizi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD.-Foto.-Putri.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-22 10:53:212026-06-22 10:53:21Mahasiswa Gizi UAD Raih Dua Gelar Juara dalam Kompetisi Artikel Ilmiah Nasional 2026

Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai

22/06/2026/in MBKM, Prestasi /by Ard

Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai (Foto. Tim CIVIC’S)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Tim CIVIC’S UNITED yang terdiri atas mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) berhasil meraih Juara Harapan I dalam ajang Semarak Keilmuan 2026 yang diselenggarakan oleh Bidang Penalaran dan Keilmuan Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon. Babak final kompetisi tersebut dilaksanakan secara luring pada 12 Juni 2026 di Kampus UGJ Cirebon.

Tim CIVIC’S UNITED beranggotakan Andri Tri Cahyono sebagai ketua tim sekaligus pelopor inovasi, bersama Alridho Akmal Adisurya dan Shavila Adistyan. Ketiganya merupakan mahasiswa PPKn angkatan 2024 yang berhasil menunjukkan bahwa mahasiswa sosial-humaniora juga mampu menghasilkan inovasi berbasis teknologi yang berdampak bagi masyarakat.

Dalam kompetisi tersebut, tim mengusung karya berjudul “C-FLOAT”: Inovasi Smart Cakram Apung Adaptif Berbasis Gerak Arus dan Energi Surya untuk Filtering River Waste sebagai Pendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

Andri menjelaskan bahwa perjuangan menuju babak final bukanlah proses yang mudah. Ia dan tim harus menjalani serangkaian tahapan seleksi selama kurang lebih dua bulan, mulai dari penyusunan karya, revisi berulang kali, presentasi, hingga bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Persiapan kami berlangsung sejak 13 April hingga 13 Juni 2026. Tantangan terbesar adalah membagi waktu antara perkuliahan, tugas akademik, dan persiapan lomba. Banyak waktu yang kami korbankan untuk berdiskusi, mencari referensi, memperbaiki karya, serta berlatih presentasi agar dapat memberikan hasil terbaik,” ujarnya.

Menurut Andri, kompetisi tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai bidang ilmu dengan inovasi yang sangat kompetitif. Oleh karena itu, keberhasilan meraih Juara Harapan I menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi dirinya dan tim.

“Saya tidak menyangka dapat bersaing dengan para finalis dari berbagai bidang keilmuan seperti kedokteran, teknik, dan disiplin ilmu lainnya. Saat pengumuman pemenang, perasaan saya sangat campur aduk dan penuh ketegangan. Ketika nama tim kami diumumkan sebagai Juara Harapan I, saya merasa sangat bersyukur, bangga, dan terharu,” ungkapnya.

Inovasi C-FLOAT yang dikembangkan tim merupakan teknologi lingkungan berupa cakram apung pintar yang dirancang untuk membantu mengatasi permasalahan sampah sungai secara berkelanjutan. Teknologi tersebut memanfaatkan kombinasi energi surya dan gerakan alami arus sungai sebagai sumber energi operasional sehingga dapat bekerja secara mandiri dan ramah lingkungan.

Sistem kerja C-FLOAT diawali dengan proses deteksi dan pengumpulan sampah yang terbawa arus sungai. Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian disaring melalui mekanisme filtering untuk mengurangi pencemaran pada badan sungai sebelum menyebar ke wilayah hilir maupun laut. Teknologi ini juga dirancang adaptif terhadap berbagai kondisi arus sungai sehingga memiliki potensi implementasi yang luas.

Lebih lanjut, inovasi tersebut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 (Good Health and Well-Being), SDGs 6 (Clean Water and Sanitation), dan SDGs 14 (Life Below Water) melalui upaya pengurangan pencemaran lingkungan dan perlindungan ekosistem perairan.

Andri berharap prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berani mengikuti berbagai kompetisi. Menurutnya, latar belakang program studi bukanlah penghalang untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Jangan pernah membatasi diri hanya karena latar belakang program studi yang dimiliki. Kami yang berasal dari Program Studi PPKn mampu membuktikan bahwa mahasiswa sosial dan humaniora juga dapat berinovasi dalam bidang teknologi. Beranilah keluar dari zona nyaman, belajar hal-hal baru, dan berkolaborasi lintas disiplin ilmu,” pesannya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-CIVICS-UNITED-UAD-Raih-Juara-Harapan-I-pada-Semarak-Keilmuan-2026-Lewat-Inovasi-Pengelolaan-Sampah-Sungai-Foto.-Tim-CIVICS.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-22 10:41:532026-06-26 08:19:43Tim CIVIC'S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai

Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 2026

18/06/2026/in MBKM, Prestasi /by Ard

Shaldhan Bayu Yuska mahasiswa Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih medali perunggu ONMIPA-PT 2026 (Foto. Shaldhan)

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Shaldhan Bayu Yuska, mahasiswa Program Studi Kedokteran UAD, berhasil meraih Medali Perunggu dalam ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) pada 7-12 Juni 2026 di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi Shaldhan setelah menempuh perjalanan panjang mengikuti kompetisi ONMIPA selama tiga tahun terakhir. Untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional tersebut, ia melakukan persiapan secara intensif, terutama dalam dua minggu menjelang pelaksanaan lomba.

“Persiapannya cukup intens selama dua minggu terakhir. Saya juga harus mengatur waktu antara kuliah dan persiapan lomba, termasuk mengikuti bimbingan yang difasilitasi kampus bersama para tutor,” ungkapnya.

Shaldhan mengaku sangat bersyukur atas raihan medali perunggu yang berhasil diraihnya. Baginya, prestasi tersebut menjadi penutup yang manis setelah perjuangan panjang mengikuti ONMIPA selama tiga tahun. “Alhamdulillah, prestasi ini menjadi penutup perjuangan saya mengikuti ONMIPA selama tiga tahun. Alhamdulillah bisa menjadi penutup yang baik,” tuturnya.

Menurut Shaldhan, dukungan dari UAD memiliki peran besar dalam keberhasilannya. Kampus memberikan fasilitas berupa bimbingan bersama dosen dan tutor yang kompeten, serta memberikan dukungan penuh selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.

“UAD memfasilitasi bimbingan bersama para dosen dan tutor. Selain itu, kampus juga memberikan dukungan penuh ketika pelaksanaan lomba berlangsung,” jelasnya.

Ia menambahkan, “Kalau belum mendapatkan penghargaan, teruslah mencoba pada kesempatan berikutnya. Dalam kompetisi seperti ONMIPA, selain persiapan yang matang juga ada faktor keberuntungan. Karena itu jangan pernah melewatkan kesempatan yang ada, dan jangan lupa meminta doa sebanyak-banyaknya dari orang-orang di sekitar kita,” pesannya.

Ke depan, Shaldhan berharap prestasi yang diraihnya dapat membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik spesialis maupun magister. Ia juga berharap pencapaiannya dapat menjadi sumber motivasi bagi mahasiswa lain yang masih berjuang meraih prestasi.

“Semoga prestasi ini dapat membuka kesempatan bagi saya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, saya berharap pencapaian ini bisa memotivasi teman-teman lain, terutama mereka yang saat ini masih berjuang dan belum pernah meraih medali,” pungkasnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Shaldhan-Bayu-Yuska-mahasiswa-Kedokteran-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-medali-perunggu-ONMIPA-PT-2026-Foto.-Shaldhan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-18 09:52:532026-06-26 08:18:39Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 2026

Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional

15/06/2026/in Prestasi /by Ard

Pramudya Wijaya mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juara III solo vocal pop tingkat nasional (Foto. Pramudya)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di bidang seni. Pramudya Wijaya berhasil meraih Juara III kategori Solo Vocal Pop dalam ajang Euphoria Art Competition Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Poltekkes Kemenkes Surakarta secara daring.

Kompetisi tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan kemampuan serta kreativitas di bidang seni pertunjukan. Melalui penampilan terbaiknya, Pramudya mampu bersaing dengan peserta dari berbagai daerah hingga berhasil meraih posisi tiga besar.

Pramudya mengaku bersyukur atas pencapaian yang berhasil diraihnya. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi hasil dari proses yang telah dijalani dengan penuh kesungguhan dan dedikasi.

Dalam penampilannya, Pramudya membawakan lagu “Takkan Terganti” karya Marcell Siahaan. Ia mengaku memilih lagu tersebut karena merupakan salah satu lagu favorit yang sering ia dengarkan dan nyanyikan. Kedekatannya dengan lagu tersebut membantunya menampilkan performa yang lebih maksimal dan penuh penghayatan.

Baginya, kompetisi bukan hanya tentang meraih kemenangan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman berharga. Melalui ajang tersebut, ia mendapatkan kesempatan untuk bertemu dan berkompetisi dengan peserta dari berbagai daerah yang memiliki minat dan bakat yang sama di bidang seni.

“Teruslah berani bermimpi, berproses, dan mengambil peluang yang ada. Tidak semua usaha akan langsung berbuah kemenangan, tetapi setiap langkah yang diambil akan membawa pelajaran dan pengalaman yang bermanfaat untuk perjalanan ke depan,” ujarnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pramudya-Wijaya-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-juara-III-solo-vocal-pop-tingkat-nasional-Foto.-Pramudya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-15 09:50:082026-06-15 09:50:08Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional
Page 1 of 74123›»

TERKINI

  • IMM FAI UAD Sukses Gelar Darul Arqam Dasar 202609/07/2026
  • UAD Perkuat Literasi Kesehatan Ibu-Ibu Aisyiyah09/07/2026
  • Tim PESTAMI UAD Olah Limbah Pisang Jadi Inovasi Ekonomi Sirkular09/07/2026
  • FEB UAD Gelar 3rd International Economic Fair 202609/07/2026
  • Mahasiswa Ilkom UAD Sukses Gelar Dahlan Muda Fashion Week 309/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Lomba Literature Review Tingkat Nasional09/07/2026
  • Mahasiswa Sistem Informasi UAD Raih Dua Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Bioenergi Daun Pepaya Jepang08/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Juara 1 Lomba Fotografi di Ajang SILAT APIK PTMA 202606/07/2026
  • Mahasiswa UAD Juara I Poster Competition GALA BISMA VI 202602/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Raih Juara III dalam University Clash 202625/06/2026

FEATURE

  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top