Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi

Sabil Isan Permana atlet Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Tapak Suci UAD)
Atlet Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Sabil Isan Permana, sukses menorehkan prestasi membanggakan pada ajang bergengsi The 1st Muhammadiyah Games 2026 Cabang Olahraga Pencak Silat. Mahasiswa program studi Perbankan Syariah ini berhasil membawa pulang medali perunggu setelah keluar sebagai Juara 3 pada kategori Kelas D Putra Dewasa.
Pencapaian luar biasa ini diraih Sabil melalui perjuangan fisik dan mental yang tidak mudah demi bisa tampil maksimal di pertandingan. Ia mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terberatnya adalah harus menaikkan berat badan sebanyak 2 kilogram hanya dalam jangka waktu tiga minggu sebelum kompetisi dimulai.
Selain perjuangan fisik yang menguras energi, persaingan internal untuk memperebutkan posisi sebagai delegasi resmi kampus juga diakui sangat ketat. Seluruh atlet Tapak Suci UAD harus saling berlomba dan menunjukkan performa terbaik mereka di masa seleksi agar dinilai layak terpilih menjadi bagian dari 18 orang tim delegasi.
“Bagi saya ini tidak mudah karena untuk kita maju ke lapangan pertandingan, para atlet Tapak Suci UAD itu saling berlomba-lomba menjadi yang terbaik untuk menentukan siapa yang berhak mengikuti event tersebut,” ungkap Sabil.
Ajang nasional ini dirasa sangat membakar semangat Sabil karena menjadi wadah kompetisi perdana skala nasional yang diprakarsai langsung oleh PP Muhammadiyah Bidang Keolahragaan. Atmosfer pertandingan yang kompetitif di Gedung Edutorium UMS memberikan pengalaman baru yang sangat berharga bagi perkembangan karier pencak silatnya.
Meskipun harus puas menempati podium ketiga, Ketua Tapak Suci UAD ini tetap merasa sangat bersyukur atas segala hasil dari proses latihan intensif yang telah dilaluinya. Hasil tersebut ia jadikan sebagai refleksi diri sekaligus kesan mendalam yang memacu motivasinya untuk merebut podium tertinggi di kejuaraan berikutnya.
“Alhamdulillah dengan persiapan yang saya punya, saya tetap bersyukur walau masih diberikan juara tiga di event ini, akan tetapi ini akan menjadi kesan yang baik bagi saya,” pungkasnya dalam sesi wawancara. (Ana)
