• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Sebanyak 337 Mahasiswa KKN Dukung Penguatan Kampung Tematik di Kota Yogyakarta

22/04/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tergabung dalam tim KKN untuk penguatan kampung tematik di Kota Yogyakarta (Foto. KKN UAD)

Sebanyak 337 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari empat perguruan tinggi resmi dilepas untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di Kota Yogyakarta, Senin, 20 April 2026. Kegiatan pelepasan berlangsung di Halaman Balai Kota Yogyakarta.

Mahasiswa tersebut berasal dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Janabadra. Mereka akan menjalankan program KKN tematik sebagai bagian dari kolaborasi antara Pemerintah Kota Yogyakarta dengan perguruan tinggi dalam skema Kampung Tematik sekaligus mendukung konsep One Village One University.

Dalam program ini, Pemkot Yogyakarta mengusung 10 tema pengabdian, antara lain tematik sungai, kampung Inggris, pengelolaan sampah, pembinaan wirausaha, pendampingan kelompok rentan, kesehatan jiwa, pengembangan ruang terbuka hijau publik (RTHP), sekolah lansia, jam belajar masyarakat, serta program WNA mengajar.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam membangun kesadaran sosial masyarakat, terutama terkait isu lingkungan. Ia menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah, mulai dari membuang sampah pada tempatnya hingga mengolah sampah organik dan mengurangi food waste.

“Mahasiswa harus peka terhadap lingkungan. Mereka adalah agen perubahan yang mampu mengubah pola pikir masyarakat,” ujarnya.

Hasto juga menjelaskan bahwa pendekatan One Village One University diharapkan mampu menciptakan kesinambungan program di tingkat kampung. Dengan pendampingan berkelanjutan dari perguruan tinggi, setiap kampung dapat fokus pada satu tema sehingga hasilnya lebih terukur.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V DIY, Setyabudi Indartono, menekankan bahwa keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari pelaksanaan program, tetapi juga dari respons masyarakat.

“Kampus harus menjadi solusi bagi masyarakat. Keberhasilan ditentukan dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga etika, meningkatkan kreativitas, serta membangun komunikasi aktif agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Salah satu peserta KKN dari UAD, Dwi Mulyadi, menyampaikan bahwa kelompoknya akan fokus pada pendampingan lansia, khususnya dalam aspek kesehatan mental. Selain itu, mereka juga akan memberikan perhatian pada remaja, terutama dalam persiapan karier.

Melalui kolaborasi lintas kampus ini, program KKN tematik diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Yogyakarta serta memperkuat peran mahasiswa sebagai motor perubahan sosial. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tergabung-dalam-tim-KKN-untuk-penguatan-kampung-tematik-di-Kota-Yogyakarta-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-22 10:08:032026-04-22 10:08:03Sebanyak 337 Mahasiswa KKN Dukung Penguatan Kampung Tematik di Kota Yogyakarta

Fenomena Komodifikasi Bahasa Religi Islam di Era Media Digital

22/04/2026/in Terkini /by Ard

 

Prof. Dr. Rika Astari, S.S., M.A. Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengukuhkan salah satu guru besar barunya, Prof. Dr. Rika Astari, S.S., M.A. dalam ranting ilmu/kepakaran bahasa dan media. Acara ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026, di Ruang Amphitarium Gedung Utama Kampus IV UAD.

Dalam pidato pengukuhannya, Prof. Dr. Rika Astari, S.S., M.A. mengangkat orasi ilmiah berjudul “Komodifikasi Bahasa Religi Islam pada Media di Era Digital.” Menurutnya, saat ini terdapat fenomena pergeseran fungsi bahasa religi yang tidak lagi hanya berperan sebagai penuntun spiritual, tetapi juga sebagai instrumen ekonomi dalam berbagai praktik media.

Prof. Rika menilai bahwa kekuatan bahasa tidak hanya untuk menyampaikan pesan, tetapi juga membentuk persepsi dan nilai dalam masyarakat. Dalam konteks digital, bahasa bahkan menjadi bagian dari strategi pemasaran yang memengaruhi cara pandang publik terhadap suatu produk atau fenomena.

Ia memaparkan bahwa komodifikasi bahasa religi terjadi di berbagai sektor, mulai dari industri perfilman, produk komersial, hingga layanan finansial digital. Dalam industri film, istilah religius kerap digunakan untuk memperkuat daya tarik cerita, baik dalam genre romantis maupun horor. Sementara itu, dalam dunia bisnis, simbol keagamaan dimanfaatkan sebagai strategi branding untuk membangun kepercayaan konsumen.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa komodifikasi bahasa religi Islam dapat dibagi menjadi dua, yaitu berdampak positif dan negatif. Pada sisi positif, komodifikasi dapat menjadi sarana syiar beragama yang efektif, misalnya melalui film maupun iklan produk bertema hijab yang mampu menginspirasi serta memperkuat identitas keagamaan dan kedekatan dengan masyarakat.

Namun, pada sisi negatif, komodifikasi berpotensi melemahkan nilai-nilai agama ketika digunakan semata-mata untuk kepentingan komersial, bahkan dapat memicu kesenjangan sosial dan ekonomi di tengah masyarakat.

Sebagai respons atas fenomena tersebut, ia menekankan pentingnya penguatan literasi bahasa dan digital bagi masyarakat. Selain itu, diperlukan pedoman etika komunikasi bagi industri kreatif agar penggunaan bahasa religi tetap menghormati nilai teologis dan tidak semata-mata berorientasi pada kepentingan ekonomi.

Prof. Rika menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari dukungan dan doa banyak pihak. “Capaian ini adalah capaian bersama, capaian keluarga, capaian anak-anak kita.” ucapnya. Ia juga mengucap terima kasih kepada keluarga, kolega, dan sivitas akademika yang telah membersamai. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Rika-Astari-S.S.-M.A.-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-22 09:49:022026-04-22 09:49:02Fenomena Komodifikasi Bahasa Religi Islam di Era Media Digital

Membangun Gen Alpha yang Tangguh: Sinergi Multi Peran Orang Tua di Era Digital

21/04/2026/in Terkini /by Ard

 

Lab. PGPAUD Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan agenda #4 An-Nahl Daycare (Foto. Lab PGPAUD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Lab PGPAUD kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pola asuh berkualitas dengan menyelenggarakan agenda #4 An-Nahl Daycare. Kegiatan ini digelar pada Jumat, 17 April 2026, di Lab Bengkel Karya Lantai 2 Kampus 5 UAD, dengan menghadirkan pakar pendidikan anak, Alif Muarifah.

Dalam kegiatan tersebut, Prof. Alif menyampaikan materi bertajuk “Multi Peran Orang Tua dalam Menyiapkan Generasi Unggul dan Tangguh” di hadapan para orang tua wali murid An-Nahl Day Care. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam membangun fondasi kognitif, sosial, emosional, serta akhlak anak di tengah perkembangan zaman digital yang semakin pesat.

Menurutnya, anak-anak masa kini termasuk dalam Generasi Alpha yang memiliki karakteristik berbeda dibanding generasi sebelumnya. Mereka cenderung adaptif dan cepat dalam menyerap informasi, memiliki pola pikir visual yang mendorong kreativitas, serta menunjukkan kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang sangat pesat.

Namun demikian, Prof. Alif juga mengingatkan adanya sejumlah tantangan yang perlu diwaspadai. Di antaranya adalah potensi gangguan berbicara, meningkatnya kerentanan terhadap stres dan depresi, serta fenomena anak yang unggul secara kognitif tetapi lemah dalam aspek sosial.

“Anak akan melihat, mencontoh, dan meniru. Membangun aspek sosial harus dimulai dari rumah melalui model komunikasi orang tua, yang kemudian diperkuat di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Sebagai bagian dari edukasi praktis, Prof. Alif turut membagikan sejumlah langkah yang dapat diterapkan orang tua dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyarankan agar orang tua mampu mengelola stres dengan bijak, menjaga kualitas istirahat, serta menciptakan suasana emosional yang positif di rumah.

Selain itu, orang tua juga diimbau untuk melatih regulasi diri anak melalui penerapan delay gratification atau menunda kepuasan, serta membangun kemandirian dan kontrol diri anak melalui pola hidup yang teratur dan penuh tanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, An-Nahl Daycare berharap terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara sekolah dan orang tua dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki ketangguhan mental dan akhlak yang mulia. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Lab.-PGPAUD-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menyelenggarakan-agenda-4-An-Nahl-Daycare-Foto.-Lab-PGPAUD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-21 11:11:182026-04-21 11:11:18Membangun Gen Alpha yang Tangguh: Sinergi Multi Peran Orang Tua di Era Digital

Autentikasi Halal Gelatin Jadi Sorotan dalam Pidato Pengukuhan Prof. Nina Salamah

21/04/2026/in Terkini /by Ard

Prof. Dr. apt. Nina Salamah, S.Si., M.Sc. Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Prof. Dr. apt. Nina Salamah, S.Si., M.Sc. (Ranting Ilmu/Kepakaran Autentikasi Herbal dan Analisis Halal) resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar pada Sabtu, 18 April 2026 dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang digelar di Ruang Amphitarium Lantai 9 Kampus IV UAD.

Rangkaian acara pengukuhan akademik tersebut diawali dengan penayangan video profil yang menceritakan perjalanan hidup Prof. Nina, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pidato pengukuhannya yang berjudul “Autentikasi Halal Bahan Baku Gelatin pada Produk Farmasi”. Dalam pidatonya, ia menjelaskan signifikansi pengangkatan topik tersebut di tengah dinamika industri saat ini.

“Berdasarkan pemberlakuan Undang-Undang Jaminan Produk Halal (UU JPH) Nomor 33 Tahun 2014, disebutkan bahwa semua produk, termasuk produk farmasi, harus tersertifikasi halal. Produk dan gaya hidup halal bagi komunitas global juga tengah meningkat saat ini,” ungkap Prof. Nina.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa gelatin dan kolagen merupakan komponen esensial dalam industri pangan, farmasi, dan kesehatan yang umumnya berasal dari kulit dan tulang hewan seperti sapi, babi, dan ikan. Proses produksinya melibatkan berbagai metode, seperti ekstraksi dengan asam, basa, maupun enzimatik, yang sangat memengaruhi kualitas produk, seperti kekuatan gel dan viskositasnya.

Di Indonesia, pemenuhan kebutuhan gelatin saat ini masih bergantung pada impor, sehingga diperlukan alternatif sumber halal, seperti limbah tulang ikan. Penggunaan alternatif ini tidak hanya potensial secara fungsional, tetapi juga sejalan dengan prinsip keberlanjutan serta upaya pengurangan limbah industri.

“Gelatin dan kolagen memiliki manfaat luas dalam bidang pangan dan kesehatan, mulai dari pembentuk tekstur hingga sebagai hidrogel dan sumber peptida bioaktif dengan aktivitas antioksidan dan terapeutik. Oleh karena itu, diperlukan berbagai metode deteksi mutakhir seperti FTIR, PCR, dan LC-MS/MS untuk memastikan kehalalan produk, sehingga produk yang beredar benar-benar berasal dari sumber halal dan mampu mendukung perkembangan industri halal yang berdaya saing tinggi,” tutup Prof. Nina mengakhiri pidatonya. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-apt.-Nina-Salamah-S.Si_.-M.Sc_.-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-21 10:50:082026-04-21 10:50:08Autentikasi Halal Gelatin Jadi Sorotan dalam Pidato Pengukuhan Prof. Nina Salamah

Inaugurasi Prof. Wahyu Widyaningsih: Pengembangan Ganggang Hijau sebagai Kandidat Obat Herbal

20/04/2026/in Terkini /by Ard

Prof. Dr. apt. Wahyu Widyaningsih, S.Si., M.Si. guru besar baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Sidang Terbuka Senat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam rangka Pengukuhan Guru Besar yang digelar pada 18 April 2026 di Ruang Amphitarium Lantai 9 Kampus IV UAD resmi mengukuhkan empat guru besar baru. Salah satunya adalah Prof. Dr. apt. Wahyu Widyaningsih, S.Si., M.Si. (Ranting Ilmu/Kepakaran Farmakologi dan Toksikologi).

Dalam inaugurasi tersebut, Prof. Dr. apt. Wahyu Widyaningsih, S.Si., M.Si. menyampaikan pidato berjudul Peran Farmakologi Eksperimental Praklinik pada Pengembangan Ganggang Hijau (Ulva lactuca L.) sebagai Kandidat Obat Herbal Terstandar. Farmakologi eksperimental praklinik sendiri merupakan studi ilmiah yang mempelajari efek obat pada organisme hidup melalui eksperimen, baik secara in vitro atau in vivo pada hewan percobaan. Tujuannya adalah untuk menemukan obat baru, memahami mekanisme kerja obat, efek obat, serta mengkaji toksisitasnya sebelum dilakukan uji klinis pada manusia.

Prof. Wahyu juga menjelaskan habitat ganggang hijau yang banyak ditemukan di wilayah Yogyakarta. “Sumber Ulva lactuca di Indonesia sangat melimpah, salah satunya di Pantai Selatan Gunungkidul. Dengan potensi tersebut, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pemanfaatannya sebagai bahan baku obat tradisional, khususnya ekstrak herbal terstandar yang memiliki bukti aktivitas farmakologis serta keamanan,” ungkapnya.

Terdapat beberapa tahapan dalam pengembangan Obat Herbal Terstandar (OHT), diawali dengan ekstraksi dan standardisasi. Ekstraksi menghasilkan Ekstrak Etanol Ulva lactuca (EEUL) yang kemudian diuji aktivitas farmakologi dan kardioprotektifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EEUL memiliki kemampuan melindungi sel miokardium serta mengandung aktivitas antioksidan.

“Potensi antioksidan dalam EEUL juga berperan sebagai pelindung terhadap kerusakan mukosa lambung (gastroprotektif). Selain itu, uji toksisitas akut dan subkronis menunjukkan bahwa EEUL berpotensi aman dan tidak toksik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Prof. Wahyu mengembangkan formulasi EEUL dalam bentuk gel untuk terapi pendukung luka bakar dan luka sayat. Ia juga menyoroti tantangan dalam pengembangan produk tersebut, seperti biaya produksi yang tinggi dan kurang ramah lingkungan. Oleh karena itu, saat ini ia meneliti metode ultrasonik yang lebih efektif dan ramah lingkungan, serta menguji aktivitas antiinflamasi dari produk tersebut. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-apt.-Wahyu-Widyaningsih-S.Si_.-M.Si_.-guru-besar-baru-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-20 10:53:512026-04-20 10:53:51Inaugurasi Prof. Wahyu Widyaningsih: Pengembangan Ganggang Hijau sebagai Kandidat Obat Herbal

PBI UAD Sosialisasikan Tugas Akhir dan Program Fast Track

20/04/2026/in Terkini /by Ard

Program Studi PBI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Sosialisasi Tugas Akhir dan Program Fast Track (Foto. PBI UAD)

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) jenjang Sarjana dan Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Sosialisasi Tugas Akhir dan Program Fast Track pada Rabu, 15 April 2026, di Educators Hall, lantai 7 Kampus IV UAD. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa PBI angkatan 2023 semester 6.

Acara dibuka oleh Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya perencanaan studi bagi mahasiswa.

“Kita harus punya target kapan mau lulus. Yang paling penting adalah menjaga manajemen waktu. Mahasiswa juga memiliki dua pilihan tugas akhir yaitu skripsi atau jalur publikasi, sesuai dengan kemampuan masing-masing,” ujarnya.

Sesi pertama menghadirkan Rahmi Munfangati, S.S., M.Pd. dan Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D. selaku Sekretaris dan Ketua Prodi PBI S1 UAD. Rahmi memaparkan secara rinci mengenai tugas akhir berbentuk skripsi, mulai dari persyaratan, alur, hingga timeline pengerjaan. Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam menjalani proses penyusunan skripsi.

“Dalam mengerjakan skripsi, kita boleh healing. Tapi jangan sampai menghilang dan kabur dari tanggung jawab sebagai mahasiswa,” jelasnya.

Selanjutnya, Sucipto menjelaskan jalur publikasi sebagai alternatif tugas akhir, termasuk perbedaan dengan skripsi serta syarat yang harus dipenuhi. Ia menyampaikan bahwa jalur ini telah berhasil ditempuh oleh sejumlah mahasiswa.

Pada sesi kedua, Dr. Ikmi Nur Oktavianti, M.A. dan Rifky Dora Wijayati, M.Hum., Ph.D., selaku Ketua dan Sekretaris Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBI) UAD, memaparkan Program Fast Track. Program ini merupakan skema percepatan studi dari jenjang S-1 ke S-2 di UAD.

“Melalui Program Fast Track, mahasiswa dapat menyelesaikan studi dan memperoleh dua gelar sekaligus dalam lima tahun,” ungkapnya.

Sosialisasi ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam merencanakan penyelesaian studi akhir secara lebih terarah dan tepat waktu. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-Studi-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menyelenggarakan-Sosialisasi-Tugas-Akhir-dan-Program-Fast-Track-Foto.-PBI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-20 10:33:432026-04-20 10:33:43PBI UAD Sosialisasikan Tugas Akhir dan Program Fast Track

HMPS PBI UAD Sukses Gelar The 8th ADEC

20/04/2026/in Terkini /by Ard

HMPS PBI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Sukses Gelar The 8th ADEC (Foto. PBI UAD)

Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (HMPS PBI) EDSA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan The 8th ADEC (Ahmad Dahlan English National Competition) pada Sabtu, 11 April 2026, di Kampus IV UAD. Kegiatan ini diikuti oleh 32 sekolah dari berbagai daerah dengan mengusung tema “Breaking Boundaries: Bridging the World through English Proficiency.”

Kompetisi tersebut menjadi wadah bagi siswa SMA, MA, dan SMK untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus meningkatkan kepercayaan diri. Tiga kategori lomba dipertandingkan, yakni Speech, Storytelling, dan Book Review, dengan jumlah peserta masing-masing 37 peserta untuk Speech, 26 peserta Storytelling, dan 5 peserta Book Review.

Dosen PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., mengapresiasi kinerja panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebutkan bahwa jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pertama, apresiasi untuk panitia karena pesertanya jauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Ini sukses, satu kebanggaan buat PBI. Ke depannya, ADEC ini akan menjadi kompetisi yang ditunggu-tunggu oleh para siswa SMA, bukan hanya dari Yogyakarta, tetapi juga dari seluruh Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua HMPS PBI EDSA periode 2026/2027, Muh Salman Alfarisi, berharap ADEC dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai wadah pengembangan bakat siswa di bidang bahasa Inggris.

“Harapan saya lomba ADEC ini terus berlanjut ke depannya sebagai wadah siswa-siswi di seluruh Indonesia untuk menyalurkan bakat di bidang bahasa Inggris,” ungkapnya.

Keberhasilan penyelenggaraan The 8th ADEC menjadi bukti komitmen HMPS PBI EDSA dalam menghadirkan kegiatan akademik yang kompetitif, edukatif, dan inspiratif bagi generasi muda. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/HMPS-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Sukses-Gelar-The-8th-ADEC-Foto.-PBI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-20 10:11:572026-04-20 10:11:57HMPS PBI UAD Sukses Gelar The 8th ADEC

Mahasiswa PBI UAD Lolos Google Student Ambassador 2026

20/04/2026/in Terkini /by Ard

Fanny Rahmadani mahasiswa Prodi PBI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terpilih sebagai Google Student Ambassador (Foto. PBI UAD)

Fanny Rahmadani, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2024, berhasil terpilih sebagai Google Student Ambassador 2026 melalui proses seleksi nasional yang kompetitif.

Seleksi program tersebut dilaksanakan secara daring pada 1 April 2026 dan meliputi beberapa tahapan, di antaranya pengumpulan berkas berupa curriculum vitae (CV), foto, serta video wawancara. Program ini diselenggarakan oleh tim Google dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Dalam proses seleksi, Fanny harus bersaing dengan banyak peserta dari berbagai kampus. Ia mengaku sempat merasa ragu dengan peluangnya karena tingginya tingkat persaingan.

“Sempat merasa tidak yakin bisa lolos karena banyak peserta yang sangat kompetitif. Tapi saya mencoba untuk berani saja mencoba dan menyerahkan hasilnya,” ujarnya.

Setelah dinyatakan lolos, Fanny akan berperan aktif sebagai Google Student Ambassador dengan memperkenalkan teknologi Google, khususnya kecerdasan buatan seperti Gemini, baik di lingkungan kampus maupun melalui media sosial.

Ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi AI seharusnya dimanfaatkan sebagai alat pendukung, bukan pengganti peran manusia. “AI bukan pengganti manusia, tetapi alat untuk membantu dan mendukung peran manusia,” tambahnya.

Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa PBI UAD maupun mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan diri serta berani mengambil peluang di tingkat nasional. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Fanny-Rahmadani-mahasiswa-Prodi-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-terpilih-sebagai-Google-Student-Ambassador-Foto.-PBI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-20 09:57:462026-04-20 09:57:46Mahasiswa PBI UAD Lolos Google Student Ambassador 2026

Universitas Ahmad Dahlan Kukuhkan 4 Guru Besar Baru

18/04/2026/in Terkini /by Ard

 

Empat Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Rektor UAD dan Ketua Senat (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sidang terbuka senat untuk pengukuhan empat guru besar baru pada Sabtu, 18 April 2026, di Amphitarium Gedung Utama Kampus IV UAD. Dosen yang dikukuhkan pada acara ini yakni Prof. Dr. Rika Astari, S.S., M.A. (Ranting Ilmu/Kepakaran Bahasa dan Media), Prof. Dr. apt. Wahyu Widyaningsih, S.Si., M.Si. (Ranting Ilmu/Kepakaran Farmakologi dan Toksikologi), Prof. Dr. apt. Nina Salamah, S.Si., M.Sc. (Ranting Ilmu/Kepakaran Autentikasi Herbal dan Analisis Halal), Prof. Dr. Dian Artha Kusumaningtyas, S.Pd., M.Pd.Si. (Ranting Ilmu/Kepakaran Evaluasi Pembelajaran Fisika).

Ketua Senat UAD, Prof. Dr. Ir. Dwi Sulisworo, M.T. secara resmi membuka acara yang dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) tentang Kenaikan Jabatan Akademik Dosen oleh M. Habibi Miftakhul Marwa, S.H.I., M.H. selaku Kepala Bidang Hukum, Tata Laksana Organisasi dan Etika UAD. Kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video profil dan pidato pengukuhan dari empat guru besar. Selanjutnya, prosesi pengukuhan empat guru besar yang dipimpin oleh Ketua Senat.  

Prof. Dr. Muchlas, M.T. Rektor UAD mengucapkan selamat kepada empat guru besar yang baru dikukuhkan. Kini UAD memiliki 50 profesor, 150 lektor kepala, 411 lektor, dan 90 asisten ahli. UAD terus berusaha meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program percepatan lektor kepala dan guru besar.

“Keempat guru besar baru harus terus menjaga marwah keilmuan UAD dan persyarikatan Muhammadiyah. Serta mengintegrasikan ilmu-ilmu yang didalami dengan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.”

Sementara, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D. Kepala LLDIKTI Wilayah V mengapresiasi keempat guru besar yang dikukuhkan dan telah mencapai jabatan akademik paling tinggi.

“Tugas guru besar harus mampu mengawal quality assurance di perguruan tingginya. Dengan kemampuan dan perjalanan yang panjang, pengalaman ini harus bisa diturunkan kepada kolega yang lain,” tegasnya.

Di sisi lain Prof. Ahmad Muttaqin, M.Ag., M.A., Ph.D. selaku Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah sekaligus Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UAD berpesan, meskipun sudah menjadi guru besar, kewajiban riset dan mengembangkan ilmu harus tetap berjalan.

“Kalau dilihat dari keempat bidang keahlian dari setiap guru besar ini, apabila dikolaborasikan akan menghasilkan unifikasi ilmu. Orientasi ilmu yang kita kembangkan harus transenden, kita tetaplah hamba Allah yang diberi fasilitas ilmu untuk memberikan manfaat kepada sesama,” ucapnya. 

Dengan pengukuhan ini, UAD memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi swasta yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Empat-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bersama-Rektor-UAD-dan-Ketua-Senat-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-18 13:09:252026-04-18 13:09:25Universitas Ahmad Dahlan Kukuhkan 4 Guru Besar Baru

BEM dan DPM UAD Sinergikan Program Kerja dalam Rapat Kerja 2026

17/04/2026/in Terkini /by Ard

BEM dan DPM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Sinergikan Program Kerja dalam Rapat Kerja 2026 (Foto. BEM UAD)

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) periode 2026 pada Minggu, 12 April 2026 di Ruang Kelas 4.1.4.43 serta Aula Yunahar Ilyas, Masjid Islamic Center UAD. Kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Solidaritas, Integritas, dan Kinerja Kolektif Pengurus BEM UAD,” dan menjadi langkah strategis bagi pengurus dalam merancang arah gerak organisasi selama satu periode kepemimpinan ke depan.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus BEM UAD dan anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UAD. Rapat Kerja tersebut menjadi forum penting untuk memaparkan rencana program kerja dari masing-masing kementerian di lingkungan BEM UAD. Dalam prosesnya, DPM UAD menjalankan fungsi pengawasan dan evaluasi kelembagaan dengan memberikan tanggapan serta masukan langsung terhadap setiap program yang dipresentasikan.

Presiden Mahasiswa BEM UAD, Muhammad Ilham, dalam sambutannya menekankan bahwa Raker ini merupakan momentum krusial untuk menyatukan visi dan memperkuat komitmen antar-pengurus. Ia menyatakan bahwa kekuatan sebuah organisasi terletak pada integritas para anggotanya dalam menjalankan tugas. “Rapat Kerja ini adalah momentum krusial untuk menyatukan visi, memperkuat komitmen, serta membangun sinergi antar-pengurus. Keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya program kerja yang dilaksanakan, tetapi juga dari kekuatan solidaritas dan integritas seluruh elemen yang terlibat,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPM UAD, Afric Aldy, menegaskan pentingnya forum ini sebagai ruang evaluatif untuk memastikan setiap program kerja memiliki arah yang jelas dan terukur. Afric menekankan bahwa pihaknya akan mengawal setiap rencana agar tetap berada pada koridor kepentingan mahasiswa. “DPM UAD akan menjalankan fungsi pengawasan secara objektif dan konstruktif guna memastikan program-program yang disusun benar-benar relevan dengan kebutuhan mahasiswa serta selaras dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas,” tegasnya.

Sepanjang kegiatan, diskusi berjalan secara aktif dan konstruktif antara pihak kementerian dan legislatif mahasiswa. Setiap masukan dan rekomendasi yang diberikan oleh DPM UAD bertujuan untuk membangun tata kelola organisasi yang lebih baik, sistematis, serta adaptif terhadap tantangan zaman. Melalui sinergi ini, BEM UAD diharapkan mampu menjalankan perannya secara optimal sebagai representasi mahasiswa dan bersama DPM UAD mewujudkan organisasi kemahasiswaan yang progresif serta berorientasi pada kemanfaatan luas bagi seluruh sivitas akademika Universitas Ahmad Dahlan. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/BEM-dan-DPM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Sinergikan-Program-Kerja-dalam-Rapat-Kerja-2026-Foto.-BEM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-17 10:27:062026-04-17 10:27:06BEM dan DPM UAD Sinergikan Program Kerja dalam Rapat Kerja 2026
Page 1 of 545123›»

TERKINI

  • Sebanyak 337 Mahasiswa KKN Dukung Penguatan Kampung Tematik di Kota Yogyakarta22/04/2026
  • Fenomena Komodifikasi Bahasa Religi Islam di Era Media Digital22/04/2026
  • Membangun Gen Alpha yang Tangguh: Sinergi Multi Peran Orang Tua di Era Digital21/04/2026
  • Autentikasi Halal Gelatin Jadi Sorotan dalam Pidato Pengukuhan Prof. Nina Salamah21/04/2026
  • Inaugurasi Prof. Wahyu Widyaningsih: Pengembangan Ganggang Hijau sebagai Kandidat Obat Herbal20/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top