• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN UAD Latih PKK dan KWT Daleman Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi

16/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) latih PKK dan KWT Daleman olah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa KKN Reguler Periode 159 unit V.D.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi Berbahan Minyak Jelantah bersama ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dusun Daleman RT 3 RW 22. Kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Bapak Alm. Noto tersebut diikuti oleh 25 peserta.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan minyak jelantah menjadi produk yang bernilai guna dan ekonomis. Selain menjadi upaya mengurangi limbah rumah tangga, kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK dan KWT.

Pelatihan diawali dengan penjelasan mengenai dampak minyak jelantah terhadap lingkungan dan kesehatan apabila tidak dikelola dengan baik. Selanjutnya, mahasiswa KKN memberikan demonstrasi pembuatan lilin aromaterapi menggunakan minyak jelantah yang telah disaring, parafin, pewarna, pewangi, dan sumbu lilin. Peserta kemudian mempraktikkan secara langsung setiap tahapan pembuatan, mulai dari pemanasan bahan hingga pencetakan lilin ke dalam wadah.

Selain praktik pembuatan lilin, peserta juga mendapatkan pelatihan mengenai pengemasan (packaging) dan pembuatan label produk agar lilin aromaterapi memiliki tampilan yang lebih menarik dan memiliki identitas produk. Mahasiswa KKN turut memberikan penjelasan mengenai Harga Pokok Produksi (HPP) sebagai dasar dalam menentukan harga jual produk.

Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam sesi praktik maupun tanya jawab. Melalui pelatihan ini, minyak jelantah yang sebelumnya menjadi limbah dapat dimanfaatkan menjadi produk kreatif yang berpotensi memiliki nilai ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong ibu-ibu PKK dan KWT untuk mengembangkan keterampilan tersebut menjadi peluang usaha sekaligus meningkatkan potensi perekonomian masyarakat Dusun Daleman.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UAD dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah dan pengembangan potensi lokal secara kreatif dan berkelanjutan. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-latih-PKK-dan-KWT-Daleman-olah-minyak-jelantah-menjadi-lilin-aromaterapi-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 10:18:532026-09-16 10:18:53KKN UAD Latih PKK dan KWT Daleman Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi

RS UAD Bekali Dahlan Muda Kiat Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

16/09/2026/in Terkini /by Ard

Rumah Sakit Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekali dahlan muda kiat menjaga kesehatan fisik dan mental (Foto. Humas UAD)

Menjadi mahasiswa baru bukan sekadar soal kesiapan akademis, tetapi juga menuntut ketangguhan fisik dan mental. Menyadari hal tersebut, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menghadirkan sesi edukasi kesehatan bagi ribuan Dahlan Muda dalam rangkaian Program Pengenalan Kampus (P2K) 2026 di Jogja Expo Center (JEC) pada Rabu, 16 September 2026. Sesi edukasi ini ikut mempertegas komitmen kampus dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan inklusif.

Hadir secara langsung sebagai narasumber, Direktur Rumah Sakit (RS) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dr. Asri Priyani Muryatiningsih, MPH., CHMC., FISQua., memaparkan bahwa fase perkuliahan adalah masa transisi yang krusial. Pada masa ini, mahasiswa dituntut untuk lebih mandiri, terutama dalam mengelola kesehatannya sendiri tanpa pengawasan langsung dari orang tua.

Terkait kesehatan fisik, dr. Asri menyoroti tiga ancaman yang kerap mengintai mahasiswa baru, yakni gangguan pencernaan (dispepsia/maag), Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dan kelelahan kronis atau burnout. Masalah pencernaan sering kali muncul akibat jam makan yang berantakan dan kebiasaan jajan sembarangan, sementara ISPA sangat rentan terjadi di tengah kondisi cuaca yang banyak debu.

Oleh karena itu, asupan gizi menjadi hal yang tidak boleh dikompromikan. Ia menekankan bahwa otak harus diisi dengan kapasitas gizi yang cukup, mencakup karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin yang seimbang demi menunjang pencapaian target akademik mahasiswa. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hidrasi dengan minum air putih minimal dua liter per hari dan tidak menyepelekan waktu tidur ideal selama delapan jam.

Lebih dari sekadar fisik, dr. Asri juga memberikan perhatian khusus pada isu kesehatan mental. Mahasiswa perantau sangat rentan mengalami gegar budaya (culture shock) maupun rindu rumah (homesickness). Ditambah lagi dengan beban tugas perkuliahan dan dinamika relasi sosial yang bisa memicu kecemasan. Untuk itu, mahasiswa diajak untuk lebih peka terhadap sinyal bahaya dari tubuhnya sendiri, seperti hilangnya nafsu makan hingga keinginan untuk menarik diri dari pergaulan.

Sebagai langkah penanganan awal, dr. Asri mewanti-wanti mahasiswa agar tidak mudah melakukan self-diagnosis berbekal informasi dari media sosial. Langkah yang paling bijak adalah berbagi cerita dengan sahabat terdekat atau Dosen Pembimbing Akademik (DPA).

Jika membutuhkan bantuan lebih lanjut, mahasiswa tidak perlu khawatir karena UAD telah menyediakan fasilitas layanan kesehatan yang terintegrasi. dr. Asri menjelaskan bahwa UAD memiliki jejaring klinik yang tersebar di Kampus 1, Kampus 3, dan Kampus 4. Apabila mahasiswa memerlukan perawatan tingkat lanjut, baik rawat jalan maupun rawat inap, RS UAD yang dilengkapi dengan fasilitas poliklinik hingga IGD 24 jam selalu siap membantu menangani permasalahan kesehatan fisik maupun psikis mahasiswa.

Sejalan dengan komitmen perlindungan di lingkungan kampus, dr. Asri menegaskan bahwa RS UAD turut mendukung penuh gerakan Satgas PPKPT melalui fasilitas pendampingan medis. Ia mengajak seluruh Dahlan Muda untuk berani bersuara (speak up), menolak segala bentuk perundungan maupun senioritas yang tidak sehat, serta bergerak bersama memutus rantai kekerasan demi mewujudkan kampus yang harmonis. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rumah-Sakit-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bekali-dahlan-muda-kiat-menjaga-kesehatan-fisik-dan-mental-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 10:11:342026-09-16 10:11:34RS UAD Bekali Dahlan Muda Kiat Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

KKN UAD Lakukan Kolaborasi Pembuatan Pupuk Organik Guna Kemajuan Tani Desa Suruh

16/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) IV.C.3 edukasi pembuatan pupuk organik di desa suruh (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit IV.C.3 melaksanakan kegiatan pembuatan pupuk organik bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Taruna Tani Dusun Suruh, Hargomulyo, Gedangsari pada Minggu, 30 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekretariat Kelompok Tani Dusun Suruh dengan memanfaatkan kotoran sapi dan limbah organik berupa daun kering sebagai bahan utama pembuatan pupuk.

Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat setempat untuk mempelajari cara mengolah limbah organik menjadi pupuk yang dapat digunakan untuk kegiatan pertanian. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN bersama masyarakat belajar memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, khususnya kotoran sapi dan daun kering yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

“Program ini dipilih karena di lingkungan Dusun Suruh cukup banyak peternakan yang menghasilkan kotoran sapi yang di mana sebenarnya masih dapat dimanfaatkan, salah satunya sebagai bahan pembuatan pupuk organik. Sehingga dari program kerja ini, kami mengajak masyarakat untuk mengolah kotoran sapi menjadi pupuk yang lebih bermanfaat dan dapat digunakan untuk mendukung atau membantu kegiatan pertanian,” jelas Dava perwakilan dari KKN UAD.

Sebelum praktik dimulai, peserta diberikan penjelasan mengenai manfaat pupuk organik, bahan yang digunakan, serta tahapan pembuatannya. Setelah itu, peserta bersama-sama mempersiapkan bahan dan mulai melakukan praktik pembuatan pupuk. Peserta terlibat langsung dalam menyusun bahan secara berlapis dan memberikan larutan aktivator pada setiap lapisan. Dengan terlibat langsung dalam proses pembuatan, peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan, tetapi juga memperoleh pengalaman mengenai cara mengolah bahan organik menjadi pupuk.

Proses pembuatan pupuk diawali dengan menyiapkan larutan Effective Microorganisms 4 (EM4)  dan molase. EM4 digunakan sebagai aktivator yang membantu proses fermentasi bahan organik, sedangkan molase berfungsi sebagai sumber makanan bagi mikroorganisme. Kedua bahan tersebut dicampurkan dengan air dan didiamkan selama kurang lebih dua hari sebelum digunakan dalam proses pembuatan pupuk.

Setelah larutan aktivator siap, bahan-bahan mulai disusun secara berlapis. Daun kering diletakkan sebagai lapisan dasar, kemudian dilanjutkan dengan kotoran sapi. Setiap lapisan disemprot menggunakan larutan EM4 dan molase secara merata. Penyusunan bahan tersebut dilakukan berulang hingga membentuk tumpukan, kemudian ditutup menggunakan terpal untuk menjaga kondisi tumpukan selama proses fermentasi berlangsung.

Berdasarkan kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan pada salah satu cara sederhana untuk memanfaatkan limbah peternakan yang ada di lingkungan sekitar. Selain membantu mengurangi limbah, pengolahan kotoran sapi dan daun kering dapat menghasilkan pupuk organik yang nantinya dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pertanian masyarakat Dusun Suruh. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan yang tersedia di sekitar menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-IV.C.3-edukasi-pembuatan-pupuk-organik-di-desa-suruh-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 10:06:292026-09-16 10:06:29KKN UAD Lakukan Kolaborasi Pembuatan Pupuk Organik Guna Kemajuan Tani Desa Suruh

Tim MeRAMU IMM FEB UAD Siap Mengabdi di Kalurahan Srihardono

16/09/2026/in Terkini /by Ard

Penerjunan tim MeRAMU IMM FEB Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Kalurahan Srihardono (Foto. Tim MeRAMU IMM FEB UAD)

Tim MeRAMU Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) secara resmi memulai rangkaian program kerja di Kalurahan Srihardono. Kegiatan penerjunan tim dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, bertempat di Kalurahan Srihardono, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Srihardono, Awaludin; Carik Kalurahan Srihardono, Khozimatul Luthfiah; serta Dukuh Tulung, Nico Hadi Saputra, A.Md. Kehadiran para perangkat kalurahan menjadi bentuk dukungan sekaligus penyambutan bagi tim MeRAMU IMM FEB UAD yang akan melaksanakan berbagai program kerja selama berada di Kalurahan Srihardono.

Dalam sambutannya, Lurah Srihardono menyambut hangat kedatangan Tim MeRAMU IMM FEB UAD di Kalurahan Srihardono. Ia menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim MeRAMU IMM FEB UAD tersebut dan berharap kehadiran tim dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Sementara itu, Carik Kalurahan Srihardono, Khozimatul Luthfiah, menyampaikan pesan kepada tim agar selama menjalankan program, mahasiswa senantiasa dapat menyatu dan membaur dengan masyarakat. Kehadiran tim diharapkan tidak hanya sebatas menjalankan program kerja, tetapi juga mampu memahami kebutuhan masyarakat dan membangun komunikasi yang baik dengan lingkungan sekitar.

Setelah acara penyambutan, Tim MeRAMU IMM FEB UAD langsung melakukan koordinasi dengan Dukuh Tulung untuk menyusun rencana kegiatan selama masa pelaksanaan program. Diharapkan sinergi antara Tim MeRAMU IMM FEB UAD dan masyarakat dapat menjadi wadah kolaborasi yang produktif serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam membangun Kalurahan Srihardono yang lebih maju dan berdaya.

Kegiatan penerjunan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya perjalanan pengabdian dan kolaborasi di Kalurahan Srihardono. Dengan telah dilaksanakannya acara penerjunan ini, para mahasiswa Tim MeRAMU IMM FEB UAD kini siap untuk memulai program kerja mereka di tengah-tengah masyarakat Kalurahan Srihardono selama satu bulan ke depan. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penerjunan-tim-MeRAMU-IMM-FEB-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Kalurahan-Srihardono-Foto.-Tim-MeRAMU-IMM-FEB-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:59:322026-09-16 09:59:32Tim MeRAMU IMM FEB UAD Siap Mengabdi di Kalurahan Srihardono

Puskesmas Rusak Berat, KKN UAD Adakan Program Trauma Healing bagi Warga Terdampak Gempa

16/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Anak Bangsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan program psikososial Psychological First Aid (PFA) di Manggarai Barat (Foto. KKN UAD)

Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) berdampak pada sejumlah fasilitas pelayanan publik, salah satunya Puskesmas Warsawe di Dusun Watu Weri, Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat. Gedung puskesmas mengalami kerusakan berat sehingga pelayanan kesehatan sementara dilakukan di tenda darurat yang berada di luar gedung.

Kepala Puskesmas Warsawe, Yohanes, mengatakan kondisi gedung masih membutuhkan pengkajian lebih lanjut untuk memastikan kelayakannya. “Kami sangat mengharapkan adanya pengkajian cepat dari dinas terkait atau Kementerian PUPR mengenai kelayakan gedung ini, apakah masih bisa digunakan setelah direnovasi atau memang harus direlokasi,” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Anak Bangsa (KKN AB) Periode XIII Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkoordinasi dengan pihak puskesmas untuk membantu penanganan warga terdampak. Selain pendataan kondisi warga, mahasiswa juga menyiapkan program dukungan psikososial berupa Psychological First Aid (PFA) atau trauma healing.

Sekretaris KKN AB XIII UAD, Aisyah Mujahidah Belangi, mengatakan program tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setelah gempa. “Sejak awal penerjunan, kami sudah berdiskusi bahwa program kerja perlu diarahkan pada aspek psikososial. Di kelompok kami juga ada mahasiswa dari Program Studi Psikologi yang siap membantu, terutama untuk anak-anak dan lansia,” jelasnya.       

Pelaksanaan program nantinya akan dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak puskesmas, Pemerintah Desa Cunca Wulang, dan MDMC Manggarai Barat. Koordinasi tersebut dilakukan agar warga yang membutuhkan pendampingan psikologis dapat teridentifikasi dan mendapatkan penanganan sesuai kebutuhannya.           

Selain kebutuhan kesehatan dan psikososial, hasil pemetaan di lapangan menunjukkan masih adanya kebutuhan terhadap tenda posko darurat. Posko tersebut diharapkan dapat menjadi titik pelayanan kesehatan, penyaluran bantuan, sekaligus pelaksanaan kegiatan psikososial bagi warga terdampak. 

Kepala Desa Cunca Wulang, Pius Suparjo Sadu, menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk mendukung program yang dilakukan mahasiswa KKN UAD. Dukungan tersebut mencakup koordinasi dengan pihak terkait hingga pendampingan selama pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Melalui kerja sama antara mahasiswa KKN UAD, puskesmas, pemerintah desa, dan MDMC Manggarai Barat, penanganan pascagempa diharapkan tidak hanya berfokus pada kebutuhan fisik, tetapi juga kondisi psikologis warga. Program ini menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat, khususnya anak-anak dan lansia, kembali merasa aman setelah mengalami bencana. (doc/Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Anak-Bangsa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-program-psikososial-Psychological-First-Aid-PFA-di-Manggarai-Barat-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:51:472026-09-16 09:51:47Puskesmas Rusak Berat, KKN UAD Adakan Program Trauma Healing bagi Warga Terdampak Gempa

Tema dan Filosofi P2K Prakarsa 2026 UAD

16/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Logo Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tahun 2026 (Foto. Panpus P2K UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi menetapkan tema besar “Dahlan Muda Berkarya Wujudkan Transformasi Berkemajuan” untuk menyambut mahasiswa baru pada gelaran Pengenalan Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026, yang diselenggarakan pada tanggal 14 hingga 26 September 2026.

Pilihan tema tersebut membawa filosofi mendalam mengenai pembentukan karakter mahasiswa. Tema ini menggambarkan semangat Dahlan Muda sebagai generasi yang tidak hanya dibekali kemampuan berpikir kritis dan melahirkan gagasan, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengambil langkah nyata dalam menciptakan perubahan yang berdampak luas bagi masyarakat. Kata “Prakarsa” menekankan inisiatif aksi nyata, “Dahlan Muda Berkarya” mencerminkan generasi yang aktif mengembangkan potensi, dan “Transformasi Berkemajuan” berfokus pada perubahan progresif melalui teknologi, literasi, serta nilai kemanusiaan.

Selain tema, logo P2K Prakarsa 2026 juga sarat akan makna simbolis yang melengkapi identitas kegiatan ini. Bentuk bunga teratai melambangkan kemampuan mahasiswa untuk tumbuh melampaui tantangan zaman, sementara elemen mata pena menegaskan pentingnya literasi dan pengetahuan sebelum bertindak.

Elemen ornamen meliuk berbentuk lidah api merepresentasikan obor teknologi sebagai pemantik peradaban dan pencerahan. Adapun simbol tangan melambangkan pilar humanisasi, yang menegaskan bahwa seluruh gagasan dan penguasaan teknologi harus tetap berlandaskan empati serta rasa kepedulian antar sesama.

Warna pada logo turut memperkuat filosofi tersebut, yakni merah melambangkan daya juang, oranye memaknai semangat berkarya, kuning merepresentasikan optimisme ilmu pengetahuan, dan biru menggambarkan ketangguhan serta nilai-nilai kemanusiaan.

Melalui kolaborasi, inovasi, dan nilai-nilai kemanusiaan, Dahlan Muda diharapkan mampu menjadi penggerak transformasi yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri bangsa. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Logo-Program-Pengenalan-Kampus-P2K-Prakarsa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tahun-2026-Foto.-Panpus-P2K-UAD.jpg 832 1028 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:40:432026-09-16 09:40:43Tema dan Filosofi P2K Prakarsa 2026 UAD

Ciptakan Lingkungan Kampus Aman, Satgas PPKPT UAD Edukasi Dahlan Muda di P2K 2026

16/09/2026/in Terkini /by Ard

Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) UAD edukasi mahasiswa baru pada acara P2K 2026 (Foto. Humas UAD)

Mewujudkan kehidupan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan terus menjadi prioritas utama Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Langkah nyata ini dibuktikan melalui sosialisasi gencar yang dilakukan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) UAD kepada ribuan mahasiswa baru atau Dahlan Muda dalam rangkaian Program Pengenalan Kampus (P2K) 2026 di Jogja Expo Center (JEC) pada Selasa, 15 September 2026.

Tampil sebagai pembicara, perwakilan Satgas PPKPT sekaligus Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD, Avanti Vera Risti Pramudyani, M.Pd., mengajak para mahasiswa baru untuk lebih mengenal fungsi dari satuan tugas ini. Ia menjelaskan bahwa kehadiran satgas merupakan bentuk kepatuhan kampus terhadap Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024. Jika sebelumnya satgas ini hanya berfokus menangani isu kekerasan seksual (PPKS), kini ruang lingkupnya diperluas menjadi PPKPT yang siap menangani beragam jenis kekerasan, mulai dari kekerasan fisik, verbal, hingga psikis.

“Fokus utama kami adalah pencegahan, karena mencegah tentu jauh lebih baik daripada mengobati. Namun, jika terjadi sesuatu, kami siap menerima laporan, mendampingi, memberikan penanganan, hingga mengeluarkan rekomendasi sanksi,” terangnya.

Vera juga berpesan agar mahasiswa tidak perlu takut atau ragu untuk bersuara dan melapor saat melihat atau mengalami tindak kekerasan di lingkungan kampus. Pihak satgas menjamin penuh kerahasiaan identitas pelapor maupun korban. Layanan pengaduan ini terbuka 24 jam melalui berbagai kanal, seperti hotline, pesan Instagram, website, hingga email. Agar tidak berlarut-larut, setiap aduan yang masuk dipastikan akan ditangani secara tuntas dengan batas waktu maksimal 30 hari.

Terkait kekhawatiran apabila korban atau pelapor tidak memiliki bukti kuat seperti foto atau rekaman video, Vera menegaskan bahwa laporan akan tetap diproses. Pihaknya telah menggandeng Rumah Sakit (RS) UAD untuk memfasilitasi pembuatan visum, baik secara fisik maupun psikologis, yang nantinya dapat menjadi alat bukti autentik yang tidak terbantahkan.

Selain itu, tidak ada kompromi atau toleransi bagi pelaku kekerasan di UAD. Pihak kampus dipastikan akan menindak tegas siapa pun yang terbukti bersalah, baik dari kalangan mahasiswa, tenaga kependidikan, maupun dosen. Sanksi ini telah diatur secara tegas dalam Peraturan Nomor 14 Tahun 2024 tentang kode etik mahasiswa dan Peraturan Nomor 22 Tahun 2021 tentang kode etik karyawan.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa baru diharapkan menyadari hak-hak perlindungannya di lingkungan kampus. Terlebih lagi, struktur Satgas PPKPT UAD sangat terbuka, di mana unsur mahasiswa menempati porsi keanggotaan terbesar dibandingkan unsur dosen maupun tenaga kependidikan. Hal ini membuktikan bahwa UAD secara aktif merangkul mahasiswanya untuk bergerak bersama memutus rantai kekerasan dan menumbuhkan budaya saling menghormati di lingkungan kampus. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Satgas-Pencegahan-dan-Penanganan-Kekerasan-di-Perguruan-Tinggi-PPKPT-UAD-edukasi-mahasiswa-baru-pada-acara-P2K-2026-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:32:372026-09-16 09:32:37Ciptakan Lingkungan Kampus Aman, Satgas PPKPT UAD Edukasi Dahlan Muda di P2K 2026

Mahasiswa KKN UAD Petakan Sarana Kebersihan dan Pasang Biopori di SMAN 1 Sentolo

16/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) petakan sarana kebersihan dan pasang biopori di SMAN 1 Sentolo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.A.2 melaksanakan program Peningkatan Kebersihan dan Keasrian Lingkungan Sekolah di SMAN 1 Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, pada 20 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendataan dan pemetaan sarana kebersihan serta pemasangan lubang resapan biopori bersama siswa sebagai upaya mendukung pengelolaan lingkungan sekolah.

Program tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi lingkungan sekolah yang masih ditemukan sisa makanan dan kemasan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Sampah yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menumpuk dan mengurangi kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD berupaya membantu warga sekolah mengenali kondisi sarana kebersihan sekaligus memperkenalkan alternatif pengelolaan sampah organik.

Pendataan dilakukan dengan melibatkan siswa untuk mengamati sejumlah area di lingkungan SMAN 1 Sentolo. Mahasiswa dan siswa mengidentifikasi kondisi serta lokasi sarana kebersihan, termasuk tempat sampah dan kondisi kebersihan di beberapa titik sekolah. Hasil pemetaan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi fasilitas kebersihan sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebutuhan pengelolaan lingkungan sekolah.

Ketua KKN UAD Unit I.A.2 mengatakan bahwa keterlibatan siswa menjadi bagian penting dalam program tersebut karena kebersihan lingkungan sekolah membutuhkan peran bersama. “Kami tidak hanya ingin melakukan pendataan dan memasang biopori, tetapi juga mengajak siswa untuk memahami kondisi lingkungan di sekolahnya. Harapannya, kegiatan ini dapat mendorong siswa untuk lebih peduli terhadap kebersihan, terutama dalam memilah dan mengelola sampah yang dihasilkan setiap hari,” ujarnya.

Selain pemetaan, mahasiswa KKN UAD memasang lubang resapan biopori di lingkungan sekolah. Biopori dapat membantu meningkatkan resapan air ke dalam tanah dan dimanfaatkan sebagai salah satu media pengolahan sampah organik. Sisa makanan dan bahan organik lainnya dapat dimasukkan ke dalam lubang biopori untuk membantu proses penguraian secara alami.

Pemasangan biopori juga menjadi sarana edukasi bagi siswa mengenai pemilahan dan pemanfaatan sampah organik. Melalui praktik tersebut, mahasiswa memperkenalkan cara sederhana dalam mengelola sampah sekaligus menjaga kondisi lingkungan sekolah. Siswa dilibatkan secara langsung agar dapat memahami fungsi dan cara pemanfaatan biopori.

Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi mahasiswa KKN UAD dengan warga sekolah dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang bersih dan nyaman. Pendataan sarana kebersihan memberikan informasi mengenai kondisi fasilitas yang tersedia, sedangkan pemasangan biopori menjadi langkah dalam mendukung pengelolaan sampah organik dan resapan air.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN UAD Unit I.A.2 berharap kebiasaan menjaga kebersihan dan mengelola sampah dapat terus diterapkan oleh warga SMAN 1 Sentolo. Keberlanjutan program diharapkan tidak hanya bergantung pada pelaksanaan KKN, tetapi dapat menjadi bagian dari kebiasaan warga sekolah dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-petakan-sarana-kebersihan-dan-pasang-biopori-di-SMAN-1-Sentolo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:26:002026-09-16 09:26:00Mahasiswa KKN UAD Petakan Sarana Kebersihan dan Pasang Biopori di SMAN 1 Sentolo

Inovasi Sederhana Mahasiswa KKN UAD Bantu Petani Kaligintung dalam Pemupukan

16/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan alat bantu pemupukan bagi petani di Kaligintung (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VII.D.2 mengenalkan alat tabur pupuk untuk tanaman jagung kepada masyarakat di Padukuhan Kaligintung Kidul, Kalurahan Kaligintung, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, pada 7 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program edukasi dan inovasi pertanian yang bertujuan membantu mempermudah proses pemupukan bagi petani.

Alat tabur pupuk tersebut dibuat menggunakan bahan yang mudah diperoleh, seperti pipa PVC, kayu, karet ban, paku atau baut, dan sambungan pipa. Inovasi sederhana ini dirancang untuk membantu petani dalam menaburkan pupuk pada tanaman jagung secara lebih praktis serta mengurangi waktu dan tenaga yang diperlukan selama proses pemupukan.

Ketua Kelompok KKN UAD Unit VII.D.2 menjelaskan bahwa pembuatan alat tersebut berangkat dari upaya mahasiswa untuk menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Pembuatan alat tabur pupuk ini bertujuan untuk membantu mempermudah proses pemupukan bagi masyarakat, khususnya para petani. Manfaat alat ini diharapkan dapat menghemat waktu dan tenaga serta membantu penyebaran pupuk agar lebih merata. Kami berharap alat sederhana ini dapat digunakan dan dikembangkan oleh masyarakat sehingga memberikan manfaat dalam kegiatan pertanian sehari-hari,” ujarnya.

Setelah diperkenalkan, alat tabur pupuk tersebut diuji coba secara langsung di salah satu lahan jagung milik warga. Sekitar 15 petani hadir untuk menyaksikan demonstrasi penggunaan alat. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperagakan cara pengoperasian alat sekaligus mengamati penerapannya pada tanaman jagung.

Uji coba tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa dan petani untuk melihat penggunaan alat secara langsung. Selain memperkenalkan cara pengoperasian, mahasiswa juga menjelaskan fungsi setiap bagian alat serta penggunaannya dalam proses pemupukan. Para petani turut mengikuti jalannya demonstrasi dan memberikan perhatian terhadap cara kerja alat yang diperkenalkan.

Melalui inovasi tersebut, mahasiswa KKN UAD Unit VII.D.2 berharap alat tabur pupuk dapat menjadi salah satu alternatif yang membantu petani dalam melakukan pemupukan tanaman jagung. Penggunaan alat sederhana berbahan dasar material yang mudah diperoleh juga diharapkan dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk membuat atau mengembangkan alat serupa sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UAD dalam mendukung masyarakat melalui pemanfaatan inovasi sederhana di bidang pertanian. Kolaborasi dengan petani di Kaligintung Kidul diharapkan dapat mendorong lahirnya berbagai inovasi yang aplikatif dan sesuai dengan potensi serta kebutuhan masyarakat setempat. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-alat-bantu-pemupukan-bagi-petani-di-Kaligintung-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:18:062026-09-16 09:18:06Inovasi Sederhana Mahasiswa KKN UAD Bantu Petani Kaligintung dalam Pemupukan

UAD Resmi Membuka P2K Prakarsa 2026

16/09/2026/in Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi membuka Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026 bagi mahasiswa baru (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Opening Ceremony Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026 pada Selasa, 15 September 2026, bertempat di Jogja Expo Center (JEC). Kegiatan ini diikuti oleh ribuan mahasiswa baru yang akrab disapa Dahlan Muda, baik dari dalam maupun luar negeri. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars UAD secara serentak oleh seluruh peserta.

Ketua Panitia P2K 2026, Fajar Hana Miftahul Ulum, menyampaikan laporan kegiatan sekaligus gambaran umum rangkaian acara P2K Prakarsa 2026. Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini diintegrasikan dengan penerbitan buku antologi berjudul Gagasan Keilmuan Menuju Transformasi Berkemajuan untuk memacu literasi mahasiswa baru, di mana sebanyak 60 karya tulis terpilih dari 378 pendaftar berhasil diterbitkan agar Dahlan Muda siap menjadi bagian dari generasi emas 2045.

Sementara itu, Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., dalam sambutannya menyampaikan penekanan pentingnya efektivitas belajar di perguruan tinggi, pelaksanaan pembelajaran mandiri, serta pengenalan aktivitas kemahasiswaan agar para mahasiswa dapat menyelesaikan studinya secara tepat waktu dalam kurun waktu kurang lebih 3,5 hingga 4 tahun.

Opening P2K Prakarsa 2026 dibuka secara simbolis oleh Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., didampingi Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) UAD, seluruh Wakil Rektor, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa), Ketua Panitia P2K, serta Presiden Mahasiswa UAD.

Prosesi dilanjutkan dengan penyematan jas almamater kepada perwakilan mahasiswa baru, yaitu Yudhistira Al Fadlan (Program Studi Teknik Elektro, asal SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Merauke) sebagai mahasiswa dengan asal domisili terjauh, dan Nayla Fatimah Az-Zahra (Program Studi Psikologi, 16 tahun 6 bulan) sebagai mahasiswa termuda, bersama dua mahasiswa internasional.

Rektor UAD turut menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa baru, serta memberikan apresiasi kepada 11 mahasiswa dengan registrasi pertama. Total alokasi beasiswa yang dikucurkan UAD pada tahun akademik ini mencapai Rp17.723.900.000,00.

Rangkaian pembukaan turut dimeriahkan dengan penampilan Rektor bersama Rektor Band, penampilan mahasiswa baru, sosialisasi kesehatan dan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), penampilan Unit Kegiatan Mahasiswa, deklarasi dan pernyataan sikap anti kekerasan seksual, parade organisasi kemahasiswaan, hingga penampilan yel-yel dari setiap fakultas. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-resmi-membuka-Program-Pengenalan-Kampus-P2K-Prakarsa-2026-bagi-mahasiswa-baru-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:09:572026-09-16 09:09:57UAD Resmi Membuka P2K Prakarsa 2026
Page 1 of 587123›»

TERKINI

  • KKN UAD Latih PKK dan KWT Daleman Olah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi16/09/2026
  • RS UAD Bekali Dahlan Muda Kiat Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental16/09/2026
  • KKN UAD Lakukan Kolaborasi Pembuatan Pupuk Organik Guna Kemajuan Tani Desa Suruh16/09/2026
  • Tim MeRAMU IMM FEB UAD Siap Mengabdi di Kalurahan Srihardono16/09/2026
  • Puskesmas Rusak Berat, KKN UAD Adakan Program Trauma Healing bagi Warga Terdampak Gempa16/09/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026
  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top