• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Menghindari Penyesalan Abadi

11/06/2026/in Feature /by Ard

Kajian Ahad Pagi Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan pemateri Ustaz Sholahuddin Zuhri, M.Pd. (Foto. Ito)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menggelar Kajian Rutin Ahad Pagi pada Ahad, 7 Juni 2026. Mengusung tema “Penyesalan”, kajian kali ini menghadirkan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) DIY, Ustaz Sholahuddin Zuhri, M.Pd., sebagai narasumber utama.

Di hadapan para jemaah, ia mengupas tuntas hakikat penyesalan manusia, baik di dunia maupun di akhirat kelak, serta bagaimana orang beriman seharusnya menyikapi realitas kehidupan sesaat ini.

Dalam mukadimahnya, Ustaz Sholahuddin mengingatkan bahwa kehidupan dunia sejatinya adalah sebuah “paradigma ilusi kenyataan kehidupan”. Dunia ibarat sebuah permainan yang melenakan, di mana segala kemewahan, harta, dan jabatan yang dikumpulkan manusia pada akhirnya akan ditinggalkan begitu saja.

Ia menegaskan bahwa satu-satunya hal yang benar-benar kekal menjadi milik manusia dan dibawa menghadap Allah kelak hanyalah amal saleh dan dosa-dosanya. Mengutip ulama Ibnu Athaillah As-Sakandari, ia menyoroti fenomena manusia modern yang kerap menunda amal kebaikan dengan alasan menunggu waktu luang, yang mana kebiasaan menunda ketaatan tersebut dinilai sebagai ciri kebodohan jiwa yang berujung pada penyesalan ketika jatah usia telah habis.

Lebih lanjut, pemateri membedah tiga gambaran penyesalan terbesar manusia kelak di akhirat sebagaimana terekam dalam Al-Qur’an. Penyesalan pertama datang dari mereka yang abai dan enggan mengikuti petunjuk Allah serta ajaran Nabi Muhammad saw. Penyesalan kedua dialami oleh orang-orang yang salah dalam memilih teman karib atau lingkungan pergaulan yang justru menjauhkan mereka dari agama.

Terkait hal ini, ia mewanti-wanti jemaah agar cermat menjaga keluarga dari pergaulan toxic dan penyimpangan moral, seperti fenomena LGBT yang makin mengkhawatirkan di lingkungan anak muda. Adapun penyesalan ketiga dirasakan oleh umat yang bertaklid buta atau sekadar mematuhi tokoh dan pimpinannya tanpa menggunakan akal sehat, sehingga ikut tersesat dari jalan kebenaran.

Sebagai penutup, Ustaz Sholahuddin membagikan kiat agar hidup manusia tidak berujung pada penyesalan yang tiada guna. Ia mengibaratkan ilmu dan keimanan layaknya nyala api yang harus terus dijaga keberlangsungannya. Nyala api tersebut tidak akan membesar jika tidak diberi asupan kayu bakar, yang bermakna bahwa ilmu agama dan ketaatan tidak akan berdampak luas tanpa diwujudkan melalui amal perbuatan yang nyata. Ia berpesan kepada seluruh jemaah untuk bersemangat mengejar rida Allah dan memaksimalkan sisa jatah usia untuk beramal saleh, tanpa perlu merisaukan cibiran atau penilaian manusia semata. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kajian-Ahad-Pagi-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dengan-pemateri-Ustaz-Sholahuddin-Zuhri-M.Pd_.-Foto.-Ito.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-11 09:33:362026-06-11 09:33:36Menghindari Penyesalan Abadi

Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional

11/06/2026/in Prestasi /by Ard

Ari Maskuri mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih prestasi nasional dari teliti pemulihan ekonomi pascabencana (Foto. Ari)

Isu pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana menjadi perhatian yang diangkat oleh Ari Maskuri, mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026. Melalui karya ilmiahnya, Ari berhasil meraih Juara I Artikel Terbaik kategori Ekonomi Kelas B dan Juara III Presenter Terbaik kategori Ekonomi Kelas B.

Pada kompetisi tersebut, Ari mengangkat karya ilmiah berjudul “Pengaruh Bencana Alam terhadap Perekonomian Masyarakat: Analisis Kerentanan Pesisir dan Pemulihan Ekonomi di Provinsi Jawa Tengah”. Penelitian tersebut menganalisis dampak bencana alam terhadap kondisi ekonomi masyarakat di beberapa wilayah Jawa Tengah, seperti Pekalongan, Semarang, Demak, dan Klaten.

Dalam penelitiannya, Ari menyoroti wilayah pesisir seperti Pekalongan, Semarang, dan Demak yang rentan mengalami bencana banjir rob, sedangkan Kabupaten Klaten menjadi wilayah kajian akibat dampak gempa bumi yang pernah terjadi beberapa tahun lalu. Fokus utama penelitian ini adalah melihat efektivitas upaya pemulihan ekonomi masyarakat setelah terdampak bencana.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bantuan finansial dan pembangunan infrastruktur yang diberikan pemerintah cenderung berjalan lebih lambat dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat. Sebaliknya, masyarakat terdampak yang mendapatkan pendampingan berupa pelatihan keterampilan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dinilai lebih cepat mampu memulihkan aktivitas ekonominya.

Melalui kajian tersebut, Ari menegaskan bahwa proses pemulihan ekonomi pascabencana tidak cukup hanya mengandalkan bantuan materi dan perbaikan fisik semata. Menurutnya, diperlukan pendampingan yang berkelanjutan melalui pelatihan dan pengembangan kapasitas masyarakat agar proses pemulihan ekonomi dapat berlangsung lebih cepat dan mandiri.

Ari mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian yang berhasil diraih dalam kompetisi tersebut. “Rasanya sangat senang karena bisa meraih dua juara sekaligus, yaitu juara artikel dan presenter. Dibutuhkan usaha yang besar dalam menyusun artikel maupun presentasi, sehingga pencapaian ini menjadi hasil yang sangat berharga bagi saya,” ujarnya.

Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi pengalaman sekaligus pembelajaran penting dalam mengembangkan kemampuan menulis dan komunikasi ilmiah. “Walaupun sudah menjadi juara, saya merasa masih banyak hal yang harus diperbaiki. Saya juga belajar bahwa penyampaian ide dalam presentasi harus lugas dan terarah. Sebab, meskipun tulisan kita bagus, jika penyampaiannya kurang baik maka maknanya tidak akan tersampaikan secara maksimal,” tambahnya.

Ia menambahkan, “Jangan berhenti untuk berkarya, baik secara tulisan maupun lisan. Sebab, kenangan yang akan terus hidup dan membekas adalah tulisan serta ucapan yang dapat diingat oleh banyak orang hingga nanti,” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ari-Maskuri-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-prestasi-nasional-dari-teliti-pemulihan-ekonomi-pascabencana-Foto.-Ari.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-11 09:20:522026-06-11 09:20:52Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional

Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional

11/06/2026/in Prestasi /by Ard

Inovasi kuliner sehat mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sabet penghargaan di kompetisi nasional (Foto. Wahyu)

Inovasi pangan sehat berbasis nabati berhasil mengantarkan Wahyu Sutrimo, mahasiswa Program Studi Bisnis Jasa Makanan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), meraih prestasi dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD. Pada kompetisi tersebut, Wahyu berhasil meraih Juara II Artikel Terbaik dan Juara Harapan III Presenter Terbaik pada Kategori Kesehatan Kelas H.

Dalam kompetisi tersebut, Wahyu mengangkat karya ilmiah berjudul “Bakso Fungsional Tempe dan Jamur: Solusi Pemenuhan Gizi Seimbang dan Pencegahan Defisiensi Nutrisi Nabati”. Inovasi tersebut berupa produk bakso nabati berbahan dasar tempe, jamur tiram, jamur kuping, dan wortel yang ditujukan sebagai alternatif pangan sehat dengan kandungan gizi seimbang.

Wahyu menjelaskan bahwa ide inovasi tersebut berasal dari proyek mata kuliah yang pernah dikerjakannya pada semester tiga. Menurutnya, produk tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena sejalan dengan meningkatnya tren konsumsi makanan vegetarian di masyarakat.

Produk bakso yang dikembangkan dikategorikan sebagai makanan vegetarian karena masih menggunakan putih telur dalam proses pembuatannya. Hal tersebut berbeda dengan konsep vegan yang sama sekali tidak menggunakan bahan hewani. Selain menawarkan alternatif pangan sehat, inovasi ini juga diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi nabati masyarakat.

Dalam proses pengembangannya, produk tersebut telah melalui uji organoleptik sebanyak dua kali dengan melibatkan 30 panelis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tekstur bakso nabati yang dihasilkan memiliki karakteristik yang hampir menyerupai bakso daging pada umumnya. Selain itu, Wahyu juga telah melakukan uji ANOVA untuk mendukung validitas penelitian dan saat ini tengah melanjutkan proses pengujian ketahanan atau masa simpan produk.

Wahyu mengaku tidak menyangka dapat meraih dua penghargaan sekaligus dalam kompetisi tersebut karena pada saat yang sama dirinya juga sedang fokus menjalani Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). “Saya senang sekali karena benar-benar tidak menyangka bisa mendapatkan juara. Waktu itu saya sedang fokus juga dengan kegiatan P2MW dan saat presentasi pun saya menjalaninya dengan sederhana. Namun saat pengumuman, alhamdulillah bisa mendapatkan dua penghargaan sekaligus,” ujarnya.

Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan inovasi pangan berbasis kesehatan dan kewirausahaan.

Ia juga memberikan pesan kepada mahasiswa lain agar aktif mengikuti berbagai kompetisi yang diselenggarakan kampus. “Kalau ada lomba dari Bimawa, coba saja ikut. Saya yakin semua punya peluang untuk mendapatkan juara asalkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. Selain menambah pengalaman, prestasi seperti ini juga bermanfaat untuk pengembangan diri dan pengisian Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI),” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Inovasi-kuliner-sehat-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sabet-penghargaan-di-kompetisi-nasional-Foto.-Wahyu.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-11 09:09:232026-06-11 09:09:23Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional

Perkuat Budaya Riset, UAD Hadirkan Akademisi NTU Singapura dalam Workshop Publikasi Ilmiah

10/06/2026/in Terkini /by Ard

Magister PBI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan workshop publikasi ilmiah hadirkan akademisi NTU Singapura (Foto. MPBI UAD)

Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) perkuat budaya riset dan publikasi internasional melalui Workshop Publikasi Ilmiah bertema Conducting Publishable ELT Research pada 6 Juni 2026. Kegiatan yang diselenggarakan di Educators Hall FKIP, Kampus 4 UAD ini menghadirkan David Wijaya, Ph.D., FHEA, akademisi dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura, sebagai narasumber utama.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan FKIP UAD, Dr. Ani Susanti, M.Pd.B.I., menegaskan pentingnya kemampuan menulis dan mempublikasikan karya ilmiah di era global. “Publikasi akademik tidak hanya menjadi syarat kelulusan maupun pengembangan karier. Yang lebih penting, publikasi merupakan sarana untuk membangun kapasitas diri sebagai pembelajar yang terampil dan profesional yang kompeten,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan kerja sama internasional antara UAD dan NTU. FKIP UAD menyampaikan harapan agar kolaborasi tidak berhenti pada workshop semata, melainkan berkembang ke arah penelitian bersama, penguatan jurnal ilmiah, serta program internasional lainnya.

Pada sesi utama, narasumber membagikan pengalaman akademiknya sekaligus berbagai strategi untuk menghasilkan penelitian ELT yang layak dipublikasikan di jurnal bereputasi. “Kemampuan menulis akademik yang baik memang penting, tetapi itu saja tidak cukup. Peneliti juga harus mampu memilih topik yang relevan, menemukan research gap yang jelas, serta membangun argumentasi ilmiah yang kuat dan didukung oleh literatur yang memadai,” jelasnya.

Selain diikuti peserta secara luring, workshop juga disiarkan melalui YouTube sehingga dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam diskusi mengenai metode penelitian, publikasi ilmiah, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan secara bijak dalam proses penulisan akademik. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Magister-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-workshop-publikasi-ilmiah-hadirkan-akademisi-NTU-Singapura-Foto.-MPBI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-10 10:31:122026-06-10 10:31:12Perkuat Budaya Riset, UAD Hadirkan Akademisi NTU Singapura dalam Workshop Publikasi Ilmiah

Baitul Arqam Mahasiswa UAD Angkatan 2025 Gelombang 2 Resmi Ditutup

10/06/2026/in Terkini /by Ard

Penutupan Baitul Arqam Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2025 gelombang 2 (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) resmi menutup kegiatan Baitul Arqam Mahasiswa Angkatan 2025 Gelombang 2 pada Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Kader Mahasiswa Muhammadiyah: Berkarakter Kuat, Berdaya Saing, dan Berdampak untuk Umat” ini berlangsung secara blended (luring dan daring) selama dua hari, 5-6 Juni 2026.

Perwakilan peserta, Arif Cahyo Nugroho dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), menyampaikan kesan dan pesan selama mengikuti Baitul Arqam. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. “Melalui Baitul Arqam ini kami memperoleh banyak ilmu, pengalaman, serta pemahaman yang lebih mendalam tentang Muhammadiyah. Semoga kegiatan ini menjadi sarana bagi kami untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi sesama,” ujarnya.

Selanjutnya, Master of Training (MOT) Baitul Arqam, Ahsanul Fikri, S.Ag., M.A., menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Ia menjelaskan bahwa Baitul Arqam merupakan perkaderan utama Muhammadiyah yang bertujuan membentuk mahasiswa berkarakter Islami dan berjiwa kader.

Dalam laporannya, Ahsanul Fikri menyampaikan bahwa kegiatan diikuti oleh 1.513 mahasiswa yang terdaftar, dengan 1.375 peserta hadir hingga akhir kegiatan. Program ini melibatkan 53 pemateri, 41 pendamping, 20 panitia, serta dilaksanakan melalui 34 kelas luring dan 17 kelas daring.

Selain memaparkan data peserta, ia juga menyampaikan berbagai hasil evaluasi dan rencana tindak lanjut pascakegiatan. Peserta didorong untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat literasi, aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, serta mengimplementasikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai tindak lanjut, peserta juga diberikan tugas menulis esai yang akan dikumpulkan melalui Google Classroom.

Pada sesi penutupan, dilakukan pula pemberian apresiasi kepada peserta terbaik, antara lain pendaftar pertama, peserta dengan nilai pretest terbaik, serta peserta dengan nilai posttest terbaik.

Prosesi penyerahan kembali peserta dari Master of Training kepada LPSI menjadi simbol berakhirnya rangkaian kegiatan Baitul Arqam Gelombang 2. Dalam penyerahan tersebut, Ahsanul Fikri menyampaikan harapannya agar seluruh peserta dapat menjadi insan yang membawa manfaat bagi umat, bangsa, dan negara.

Sementara itu, dalam sambutan sekaligus penutupan resmi kegiatan, Dr. Nur Kholis, S.Ag., M.Ag. menegaskan bahwa Baitul Arqam bukan sekadar agenda akademik maupun kegiatan formal kampus, melainkan ruang pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman. “Baitul Arqam merupakan ruang penyadaran, tempat niat diluruskan, iman diteguhkan, ilmu disemai, dan akhlak dibangun. Kegiatan ini bukan sekadar untuk diselesaikan, tetapi harus menjadi bekal hidup di masa mendatang,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa sertifikat Baitul Arqam menjadi salah satu syarat penting dalam proses akademik mahasiswa, termasuk sebagai pendukung Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). Oleh karena itu, mahasiswa yang belum mengikuti program tersebut diharapkan dapat berpartisipasi pada pelaksanaan berikutnya.

Mengakhiri sambutannya, Dr. Nur Kholis mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga semangat perkaderan yang telah ditanamkan selama kegiatan berlangsung. “Semangat Baitul Arqam harus terus hidup dalam hati setiap mahasiswa. Jadilah kader yang cerdas pikirannya, kuat akidahnya, santun akhlaknya, serta luas manfaatnya bagi masyarakat,” pesannya.

Dengan mengucapkan hamdalah, Dr. Nur Kholis secara resmi menutup Baitul Arqam Mahasiswa UAD Angkatan 2025 Gelombang 2. Kegiatan kemudian diakhiri dengan doa bersama dan sesi dokumentasi seluruh peserta sebagai penanda berakhirnya rangkaian acara. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penutupan-Baitul-Arqam-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-angkatan-2025-gelombang-2-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-10 10:12:042026-06-10 10:12:04Baitul Arqam Mahasiswa UAD Angkatan 2025 Gelombang 2 Resmi Ditutup

Dahlan Muda Menginspirasi di MA Miftahunnajah Sleman

10/06/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjalankan program Dahlan Muda Menginspirasi di MA Miftahunnajah Sleman (Foto. Afroh)

Tiga mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan kegiatan inspiratif bertajuk “Dahlan Muda Menginspirasi” bagi siswa kelas XI MA Miftahunnajah Sleman pada Rabu, 30 Mei 2026. Kegiatan ini diinisiasi secara kolaboratif oleh Afroh Hana Taqiya (Perbankan Syariah), Nurfina Nisaurrahma (Ilmu Hadis), dan Hani Maylan Ahasana (Pendidikan Matematika) sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membuka wawasan dunia perkuliahan.

Kehadiran tim mahasiswa UAD disambut dengan sangat hangat oleh para siswa, terutama oleh jajaran pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang menyambut dengan ramah. Suasana keakraban yang terbangun sejak awal membuat jalannya sosialisasi berlangsung interaktif, santai, namun tetap sarat akan makna mendalam.

Dalam sesi pematerian, tim Dahlan Muda mengupas tuntas mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan tinggi, manfaat masa perkuliahan, hingga gambaran tentang peluang karier di masa depan. Tidak hanya itu, mereka juga memetakan berbagai kendala klasik yang sering membuat siswa ragu untuk kuliah sekaligus membagikan pengalaman personal mereka selama mengemban studi.

“Kami ingin adik-adik di sini tahu bahwa kehidupan kampus itu sangat dinamis dan membuka banyak peluang baru untuk berkembang,” ujar Afroh Hana Taqiya selaku salah satu inisiator kegiatan. Ia menambahkan bahwa membagikan cerita tantangan dan hal-hal menyenangkan di dunia perkuliahan diharapkan dapat membuat para siswa lebih mudah membayangkan masa depan mereka.

Meskipun masih duduk di bangku kelas XI, para siswa tampak sangat antusias serta aktif melempar pertanyaan dalam sesi diskusi bersama pemateri. Respon positif pun datang dari pihak sekolah yang merasa sangat terbantu dengan adanya inisiatif program pengabdian dari mahasiswa UAD ini.

“Kegiatan dari mahasiswa UAD seperti ini sangat membantu sekolah dalam memotivasi siswa agar mereka lebih percaya diri dan semangat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ungkap salah satu guru MA Miftahunnajah Sleman. Pihak sekolah berharap motivasi luar biasa ini menjadi pemantik emosional yang tepat bagi siswa sebelum mereka menginjak kelas XII.

Melalui gerakan “Dahlan Muda Menginspirasi”, tim berharap para siswa semakin termotivasi untuk mengejar cita-cita di perguruan tinggi pilihan mereka nantinya. Agenda pengabdian masyarakat ini ditutup dengan komitmen kebersamaan dan sesi foto bersama antara mahasiswa UAD, guru, serta seluruh siswa kelas XI. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menjalankan-program-Dahlan-Muda-Menginspirasi-di-MA-Miftahunnajah-Sleman-Foto.-Afroh.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-10 09:55:312026-06-10 09:55:31Dahlan Muda Menginspirasi di MA Miftahunnajah Sleman

Mahasiswa UAD Borong Tiga Penghargaan dalam Lomba National Essay & Business Plan Catalyst Future Competition

10/06/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih tiga penghargaan pada lomba bertaraf nasional (Foto. Mawar)

Tim mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang National Essay & Business Plan Catalyst Future Competition yang diselenggarakan oleh Futura Innovation Hub bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (HIMASEKTA) Fakultas Pertanian (FP) Universitas Andalas  (UNAND), tim UAD berhasil meraih Juara I Best Idea, Juara I Business Plan, dan Gold Medal Business Plan.

Kompetisi yang berlangsung di Universitas Andalas, Padang, pada 22-25 Mei 2026 tersebut diikuti oleh berbagai mahasiswa dari perguruan tinggi di Indonesia. Tim UAD terdiri atas Rizal Agus Setiawan dari Program Studi Bisnis Jasa Makanan sebagai ketua tim, Farid Bagaskara dari Program Studi Sastra Inggris, serta Muhamad Andika dari Program Studi Teknik Industri.

Prestasi tersebut diraih melalui karya inovatif berjudul “MUSHPATTY: Inovasi Produk Meat Analog dengan Memanfaatkan Ampas Tahu Difortifikasi Edible Mushroom dan Serealia Menggunakan Teknologi Enzimatis Microbial Transglutaminase (MTG)”. Inovasi ini menawarkan alternatif pangan berkelanjutan berupa patty nabati yang memanfaatkan ampas tahu sebagai bahan utama, kemudian diperkaya dengan jamur tiram, jamur kuping, kacang koro benguk, kacang koro padang, dan kacang merah.

Melalui pemanfaatan limbah industri tahu yang selama ini kurang termanfaatkan, MUSHPATTY hadir sebagai produk meat analog yang memiliki nilai gizi tinggi sekaligus berkontribusi terhadap pengurangan limbah pangan. Penggunaan teknologi enzimatis Microbial Transglutaminase (MTG) juga menjadi nilai tambah karena mampu memperbaiki tekstur dan karakteristik produk sehingga menyerupai produk berbasis daging.

Ketua tim, Rizal Agus Setiawan, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian yang berhasil diraih. “Alhamdulillah, kami sangat senang dan bangga bisa meraih tiga penghargaan sekaligus. Tentunya kami juga terharu karena seluruh usaha dan proses yang telah dilalui akhirnya terbayarkan dengan hasil yang membanggakan,” ujarnya.

Di balik keberhasilan tersebut, tim menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam mengatur waktu persiapan. Beberapa anggota tim diketahui masih mengikuti kompetisi lain sehingga proses penyusunan karya harus dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Selain itu, pada tahap final hanya satu anggota tim yang dapat hadir secara langsung di Padang untuk melakukan presentasi.

“Tantangan terbesar kami adalah pembagian waktu karena masing-masing anggota memiliki kesibukan dan kompetisi yang berbeda. Selain itu, kami hanya dapat mengirimkan satu perwakilan untuk melakukan presentasi secara langsung yaitu Farid Bagaskara. Namun, alhamdulillah hasil yang diperoleh tetap sesuai harapan meskipun sempat terjadi beberapa kendala komunikasi selama persiapan,” jelas Rizal.

Sementara itu, Farid Bagaskara mengaku kompetisi ini memberikan pengalaman berharga karena menjadi pengalaman pertamanya mengikuti lomba di bidang business plan sekaligus pertama kali bepergian sendiri ke luar Pulau Jawa untuk mengikuti kompetisi. “Awalnya saya cukup ragu dan takut jika hasilnya tidak sesuai harapan. Namun, pengalaman bertemu peserta dari berbagai daerah dan perguruan tinggi lain menjadi hal yang sangat berkesan. Alhamdulillah, hasil yang diperoleh juga sangat memuaskan,” ungkapnya.

Tim berharap inovasi MUSHPATTY dapat terus dikembangkan sebagai alternatif pangan sehat dan berkelanjutan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan nilai tambah limbah pangan.

Kepada mahasiswa lain, Bagas berpesan agar tidak takut mencoba berbagai peluang yang ada. “Jika kalian ragu, coba saja terlebih dahulu. Gagal itu urusan belakangan, tetapi kesempatan tidak selalu datang dua kali. Carilah lingkungan yang positif agar dapat saling memotivasi dan mendorong diri menjadi lebih baik ke depannya,” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-tiga-penghargaan-pada-lomba-bertaraf-nasional-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-10 09:41:072026-06-10 09:41:07Mahasiswa UAD Borong Tiga Penghargaan dalam Lomba National Essay & Business Plan Catalyst Future Competition

Mahasiswa UAD Berbagi Inspirasi di Ponpes Taruna Al-Qur’an Putri

09/06/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

 

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan UAD berbagi inspirasi di Ponpes Taruna Al-Qur’an Putri (Foto. Salsabila)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui program Dahlan Muda Menginspirasi menyelenggarakan kegiatan sharing pengalaman dan motivasi pendidikan di Pondok Pesantren Taruna Al-Qur’an Putri Yogyakarta pada Rabu, 14 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh santri kelas XII dan musyrifah dengan jumlah peserta sekitar 80 orang.

Kegiatan menghadirkan tiga mahasiswa UAD sebagai narasumber, yaitu Salsabila Nur Laili dari Program Studi Teknik Informatika angkatan 2023, Ainin Nuzha Izzatin Fauzia dari Program Studi Teknologi Pangan angkatan 2023, serta Salima Isma Sakinati dari Program Studi Pendidikan Agama Islam angkatan 2024.

Melalui kegiatan ini, para mahasiswa berbagi pengalaman mengenai proses persiapan memasuki dunia perkuliahan, pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, serta pengalaman menjadi mahasiswa yang aktif dan berprestasi baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Selain itu, para narasumber juga menyampaikan pengalaman dalam menjaga hafalan Al-Qur’an di tengah aktivitas perkuliahan agar tetap seimbang antara pendidikan dan tanggung jawab sebagai penghafal Al-Qur’an.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung melalui berbagai pertanyaan yang diajukan terkait kehidupan mahasiswa, pemilihan program studi, pengalaman organisasi, manajemen waktu, hingga strategi menjaga hafalan Al-Qur’an saat menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Pendamping sekaligus penanggung jawab santri menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat positif bagi para santri sebagai bekal dalam mempersiapkan diri menghadapi jenjang pendidikan tinggi. Kehadiran mahasiswa untuk berbagi pengalaman dinilai mampu memberikan motivasi dan wawasan baru kepada para santri mengenai dunia perkuliahan.

Melalui program Dahlan Muda Menginspirasi, UAD terus berupaya menghadirkan kontribusi nyata dalam mendukung penguatan motivasi pendidikan generasi muda serta memperluas wawasan pelajar mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-berbagi-inspirasi-di-Ponpes-Taruna-Al-Quran-Putri-Foto.-Salsabila.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-09 10:28:352026-06-17 13:39:11Mahasiswa UAD Berbagi Inspirasi di Ponpes Taruna Al-Qur’an Putri

Penyuluhan Kesehatan Dorong Penggunaan Obat yang Tepat

09/06/2026/in Terkini /by Ard

Tim Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan promosi kesehatan di Berbah, Sleman, DIY (Foto. Farmasi UAD)

Pemahaman masyarakat mengenai resep dokter masih menjadi tantangan dalam penggunaan obat yang aman dan tepat. Oleh karena itu, promosi kesehatan terkait cara mengenali resep dokter dan memahami aturan pakai obat terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan obat yang rasional.

Tim Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan promosi kesehatan pada Jumat, 15 Mei 2026, di Masjid Al-Ikhlas, Jalan Wonosari, Kuton, Tegaltirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sasaran utama kegiatan adalah ibu-ibu paguyuban yang dinilai memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan terkait penggunaan obat di lingkungan keluarga.

Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya memahami informasi yang terdapat pada resep dokter, mulai dari nama obat, dosis, frekuensi penggunaan, hingga waktu penggunaan obat. Edukasi tersebut dinilai penting karena masih banyak masyarakat yang menganggap resep dokter hanya sebagai syarat memperoleh obat tanpa memahami informasi yang tercantum di dalamnya.

Kurangnya pemahaman terhadap resep dokter dapat menimbulkan berbagai permasalahan, seperti penggunaan dosis yang tidak tepat, ketidaksesuaian waktu minum obat, hingga penghentian pengobatan sebelum waktunya. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan keberhasilan terapi serta meningkatkan risiko terjadinya efek samping obat.

Kegiatan promosi kesehatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Ibu-ibu paguyuban terlihat antusias selama kegiatan berlangsung dengan aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan terkait resep dokter dan aturan penggunaan obat.

Untuk meningkatkan partisipasi peserta, tim penyelenggara turut memberikan doorprize berupa paket sembako kepada peserta yang aktif selama sesi diskusi. Suasana kegiatan yang komunikatif dan interaktif diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat yang aman, tepat, dan rasional dalam kehidupan sehari-hari.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Fakultas-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-melakukan-promosi-kesehatan-di-Berbah-Sleman-DIY-Foto.-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-09 10:18:322026-06-09 10:18:32Penyuluhan Kesehatan Dorong Penggunaan Obat yang Tepat

Pustakawan UAD Raih Juara II Riset Terbaik pada SILASMA 2026

09/06/2026/in Prestasi /by Ard

Pustakawan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara II riset terbaik pada SILASMA 2026 (Foto. Perpustakaan UAD)

Pustakawan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Ana Pujiastuti, M.A., berhasil meraih Juara 2 Kategori Riset Terbaik dalam ajang Silaturahmi Nasional Perpustakaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ’Aisyiyah (SILASMA) 2026. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ’Aisyiyah (FPPTMA) pada 3–5 Juni 2026 di Universitas Muhammadiyah Semarang.

Prestasi tersebut diraih melalui penelitian berjudul “Kompetensi Pustakawan dalam Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ’Aisyiyah”.

Dalam proses persiapannya, Ana melakukan peninjauan kembali terhadap riset yang telah dipublikasikan untuk memastikan kesesuaiannya dengan kriteria penilaian lomba. Menurutnya, tantangan utama dalam kompetisi tersebut adalah menyajikan hasil penelitian secara ringkas, namun tetap mampu menunjukkan kebaruan, kualitas ilmiah, serta manfaat penelitian bagi pengembangan perpustakaan.

“Proses ini juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kembali kontribusi penelitian yang telah saya lakukan,” ungkap Ana.

Atas pencapaian tersebut, Ana mengaku sangat bersyukur dan senang. Penghargaan yang diraih menjadi motivasi baginya untuk terus melakukan penelitian dan menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.

“Saya berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus belajar, meneliti, dan menghasilkan karya yang bermanfaat. Selain itu, saya berharap semakin banyak pustakawan yang terdorong untuk menulis dan mempublikasikan hasil penelitiannya sebagai kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan institusi,” tambahnya.

Prestasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi pustakawan UAD dalam mendukung pengembangan budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pustakawan-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-II-riset-terbaik-pada-SILASMA-2026-Foto.-Perpustakaan-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-09 10:08:002026-06-09 10:08:00Pustakawan UAD Raih Juara II Riset Terbaik pada SILASMA 2026
Page 2 of 559‹1234›»

TERKINI

  • UAD Tuan Rumah Pembekalan Kontingen HW DIY Menuju LBP V Nasional Kwarpus HW15/06/2026
  • Strategi Membangun Personal Branding Mahasiswa untuk Persiapan Karier15/06/2026
  • PK IMM FKM UAD Sukses Gelar Darul Arqam Dasar 202615/06/2026
  • UAD Tuan Rumah Gowes Aptisi Wilayah V 202613/06/2026
  • Doctoral Talk FEB UAD Soroti Strategi UMKM Hijau dan Reformasi Tata Kelola Perbankan Syariah12/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional15/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026
  • Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional11/06/2026

FEATURE

  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top