• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Day Care An-Nahl UAD: Laboratorium Hidup yang Dukung Tumbuh Kembang Anak

27/04/2026/in Terkini /by Ard

Kegiatan anak-anak di Day Care An-Nahl Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Day Care An-Nahl)

Day Care An-Nahl PG PAUD yang berlokasi di Jl. Ki Ageng Pemanahan No. 19, Sorosutan, Yogyakarta, tepatnya di Kampus V Universitas Ahmad Dahlan (UAD), hadir sebagai inovasi layanan pendidikan anak usia dini. Day care ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat penitipan anak, tetapi juga sebagai “laboratorium hidup” bagi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD).

Kepala Laboratorium PG-PAUD UAD, Ega Asnatasia Maharani, M.Psi., Ph.D., Psikolog, menjelaskan bahwa An-Nahl dibangun untuk menjawab kebutuhan internal sekaligus mendukung pembelajaran mahasiswa. “An-Nahl pada awalnya dibangun sebagai bentuk layanan dari laboratorium PG-PAUD. Kami melihat adanya kebutuhan untuk memiliki laboratorium hidup yang juga sejalan dengan kebutuhan dosen dan tenaga kependidikan,” ujarnya.

Keunikan Day Care An-Nahl terletak pada pengelolaan yang berada di bawah supervisi langsung PG-PAUD UAD. Seluruh pengasuh merupakan lulusan PG-PAUD yang telah melalui proses seleksi ketat, dan sistem pembelajarannya disesuaikan dengan kurikulum akademik. Selain itu, An-Nahl juga menjalin kolaborasi dengan berbagai fakultas di UAD untuk memperkaya pengalaman belajar anak dan mahasiswa.

Dalam pelaksanaannya, Day Care An-Nahl memiliki sejumlah program unggulan yang berfokus pada tumbuh kembang anak. Salah satunya adalah pemeriksaan rutin perkembangan anak. “Kami secara berkala melakukan cek tumbuh kembang. Jika ditemukan adanya keterlambatan, kami akan langsung berkomunikasi dengan orang tua,” jelas Ega. Selain itu, tersedia pula layanan konseling bagi orang tua serta berbagai program yang melibatkan peran aktif keluarga.

Menurut Ega, keterlibatan orang tua menjadi salah satu prinsip utama dalam layanan An-Nahl. “Kami tidak hanya melihat orang tua sebagai pengguna layanan, tetapi juga sebagai mitra. Ada buku penghubung dan komunikasi harian agar orang tua mengetahui aktivitas anak,” tambahnya.

Dari segi fasilitas, Day Care An-Nahl menawarkan lingkungan yang aman dan nyaman karena berada di area kampus. Berbagai sarana stimulasi disediakan, mulai dari alat permainan edukatif hingga ruang khusus untuk bayi dan toddler yang disesuaikan dengan kebutuhan perkembangan masing-masing usia. Rasio pengasuh dan anak juga dijaga secara ketat, bahkan kapasitas dibatasi maksimal 13 anak demi kenyamanan.

Selain itu, desain ruang Day Care An-Nahl menggunakan konsep ruang kaca terbuka, sehingga aktivitas anak dapat terlihat langsung dari luar. Hal ini memberikan rasa aman dan transparansi bagi orang tua, karena mereka dapat memantau kegiatan anak tanpa hambatan. Dengan konsep ini, kekhawatiran orang tua terhadap keamanan dan kenyamanan anak dapat diminimalkan.

Selain fasilitas fisik, layanan yang diberikan mencakup kebutuhan harian anak, seperti makan, tidur, hingga aktivitas bermain dan belajar. Orang tua juga diberikan kemudahan dengan adanya ruang tunggu, sehingga dapat menyelesaikan aktivitas terlebih dahulu sebelum menjemput anak.

Day Care An-Nahl menerapkan kurikulum berbasis stimulasi tumbuh kembang yang diperbarui secara berkala. Kegiatan anak dirancang secara tematik harian, bulanan, hingga semesteran, termasuk kegiatan luar ruangan seperti field trip. Nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) juga menjadi bagian penting dalam pembelajaran. “Sejak dini anak-anak diajarkan berdoa, belajar wudhu, hingga dikenalkan pada nilai-nilai keislaman melalui kegiatan sederhana,” jelas Ega.

Seiring meningkatnya kebutuhan, Day Care An-Nahl juga tengah mempersiapkan pengembangan unit kedua. “Kami melihat kebutuhan semakin besar dan waiting list terus bertambah. Ke depan, kami ingin menghadirkan unit kedua dengan program yang lebih luas, termasuk persiapan masuk sekolah dasar,” ungkap Ega.

Meskipun menghadapi tantangan dalam menyesuaikan jadwal dengan kalender akademik kampus, pihak pengelola tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik. Ega juga menegaskan bahwa Day Care An-Nahl tidak berorientasi pada keuntungan, melainkan pada pemenuhan kebutuhan anak.

Ega menambahkan, “Daycare bukan sekadar tempat menitipkan anak, tetapi ruang penting untuk stimulasi tumbuh kembang pada usia emas. Orang tua tetap harus terlibat, tetapi tidak perlu ragu karena layanan daycare saat ini sudah banyak yang mengedepankan kualitas dan kesejahteraan anak,” pungkasnya.

Dengan konsep integratif antara pendidikan, pengasuhan, dan nilai keislaman, Day Care An-Nahl UAD menjadi salah satu contoh layanan pendidikan anak usia dini yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada perkembangan optimal anak. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kegiatan-anak-anak-di-Day-Care-An-Nahl-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Day-Care-An-Nahl.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-27 13:58:372026-04-27 13:58:37Day Care An-Nahl UAD: Laboratorium Hidup yang Dukung Tumbuh Kembang Anak

Mahasiswa UAD Juara I Mawapres PTMA Program Sarjana

27/04/2026/in Prestasi /by Ard

Rochman Rachmadhani mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Juara I Mawapres PTMA Program Sarjana (Foto. Humas UAD)

Prestasi gemilang kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Rochman Rachmadhani, mahasiswa Program Studi Teknik Industri angkatan 2024, berhasil meraih Juara I dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) 2026 untuk jenjang sarjana.

Rochman mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraihnya setelah melalui proses panjang dan penuh tantangan. “Tentunya saya merasa senang dan bersyukur karena akhirnya perjuangan dan perjalanan yang telah dilalui selama ini dapat membuahkan hasil yang memuaskan. Hal ini juga tidak lepas dari dukungan dan doa dari seluruh sivitas akademika Universitas Ahmad Dahlan sedari awal seleksi hingga tingkat nasional PTMA,” ujarnya.

Bagi Rochman, prestasi ini memiliki makna yang mendalam dalam perjalanan hidupnya. Ia menilai bahwa keberhasilan tersebut merupakan bagian dari proses pengembangan diri. “Bagi saya pribadi, pencapaian ini merupakan proses untuk berkembang dan belajar untuk menjadi versi terbaik dari diri saya sendiri. Di sisi lain, sebagai mawapres saya percaya, hal ini bukan hanya sebuah gelar, tetapi bagaimana saya dapat memanfaatkan platform yang saya punya untuk menginspirasi orang banyak,” tuturnya. Ia juga menambahkan, “Menjadi mawapres bukan hanya berarti berdiri sendiri dalam spotlight, tetapi bagaimana saya bisa mengajak orang lain berlari ke dalam spotlight tersebut.”

Perjalanan Rochman menuju Mawapres PTMA dimulai dari tingkat fakultas hingga nasional. Ia mengawali langkah dari ajang Pilmapres Fakultas Teknologi Industri dan berhasil meraih Juara I. Selanjutnya, ia melanjutkan kompetisi di tingkat universitas dan meraih Juara IV, hingga akhirnya masuk dalam lima besar dan mendapatkan pembinaan intensif. “Alhamdulillah saya mendapat kesempatan mewakili UAD di Pilmapres Nasional PTMA 2026 dan usaha saya terbayarkan dengan menjadi Juara I jenjang sarjana,” jelasnya.

Namun, perjalanan tersebut tidak lepas dari berbagai tantangan. Rochman mengaku sempat mengalami krisis kepercayaan diri hingga kelelahan fisik dan mental. “Pada awalnya saya tidak pernah terpikir untuk mengikuti Pilmapres karena saya tidak percaya diri, tetapi banyak orang di sekitar saya yang terus mendukung hingga akhirnya saya memberanikan diri untuk mendaftar,” ungkapnya. Ia juga menambahkan, “Saat proses seleksi universitas, saya sempat down baik secara kesehatan maupun mental dan sempat ingin mengundurkan diri. Namun, berkat dukungan teman-teman, saya akhirnya mampu melanjutkan hingga titik ini.”

Dalam kompetisi tersebut, Rochman mengandalkan strategi yang matang berdasarkan komponen penilaian utama, yakni gagasan kreatif, capaian unggulan, dan kemampuan bahasa Inggris. Ia menghadirkan inovasi bertajuk “Laras Truck”, sebuah sistem mobile pengolahan sampah anorganik. “Laras Truck merupakan mobile waste processing system untuk mengelola sampah anorganik menjadi Recycled Filler Material (RFM), yang dapat dimanfaatkan sebagai material substitusi di industri konstruksi dan kreatif,” jelasnya.

Rochman juga menekankan pentingnya peran kampus dalam mendukung keberhasilannya. Ia mengapresiasi dukungan penuh dari Universitas Ahmad Dahlan selama proses kompetisi. “Universitas Ahmad Dahlan sangat mendukung perjalanan saya, mulai dari pembinaan intensif hingga perhatian terhadap kesehatan dan kondisi saya. Saya mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh sivitas akademika UAD yang senantiasa membersamai perjalanan ini,” katanya.

Rochman menambahkan, “Motivasi terbesar saya adalah ingin membuktikan bukan kepada orang lain, tetapi kepada diri saya sendiri bahwa jika kamu tidak mencoba, kamu tidak akan pernah tahu bagaimana hasilnya. Dari yang awalnya takut dan ragu, ternyata jika berusaha, tidak ada yang mustahil,” pungkasnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rochman-Rachmadhani-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Juara-I-Mawapres-PTMA-Program-Sarjana-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-27 13:50:342026-04-27 13:50:34Mahasiswa UAD Juara I Mawapres PTMA Program Sarjana

Mahasiswa Doktor FKIP UAD Diseminasikan Inovasi Pendidikan

27/04/2026/in Terkini /by Ard

Diseminasikan inovasi pendidikan mahasiswa doktor FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. FKIP UAD)

Program Studi Pendidikan Doktor Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan Diseminasi Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran pada Kamis, 16 April 2026. Bertempat di Ruang Educator FKIP Kampus IV UAD, acara ini menjadi ajang pertemuan strategis antara akademisi dan praktisi pendidikan dari berbagai jenjang sekolah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) serta perwakilan guru dari jenjang SMP, SMA, hingga SMK. Diseminasi tersebut merupakan bagian dari implementasi akademik mahasiswa angkatan pertama Program Studi Pendidikan Doktor FKIP UAD dalam rangka menyebarluaskan hasil penelitian disertasi yang tengah mereka kembangkan untuk meningkatkan mutu pembelajaran di Indonesia.

Ketua Program Studi (Kaprodi) Pendidikan Program Doktor FKIP UAD, Prof. Dr. Ir. Dwi Sulisworo, M.T., dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini memiliki peran vital dalam menyelaraskan teori akademik dengan praktik di lapangan. Ia berharap adanya dialog dua arah antara peneliti dan pendidik untuk memperkaya hasil riset yang ada.

“Kegiatan diseminasi ini memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan. Kami mengajak seluruh peserta untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan masukan, saran, dan tanggapan konstruktif terhadap disertasi yang dipresentasikan, agar inovasi ini benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam sesi presentasi, empat mahasiswa Program Doktor memaparkan hasil inovasi mereka secara bergantian. Sriyanto mengawali dengan pembahasan mengenai pola pengembangan profesionalitas guru SMA Negeri di Kabupaten Bantul, disusul oleh Nur Hidayah yang mengenalkan model pembelajaran kewirausahaan berbasis pendidikan transformatif holistik untuk kreativitas mahasiswa.

Selanjutnya, Hindun Yafa Chotijah mempresentasikan pengembangan instrumen kompetensi guru SD Muhammadiyah yang terintegrasi nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan berbasis platform Diksimu, dan diakhiri oleh Agus Darwanto yang memaparkan pengembangan model manajemen boarding school guna meningkatkan aksesibilitas serta kualitas peserta didik.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi yang melibatkan para peserta sebagai bentuk kolaborasi nyata antara akademisi dan praktisi pendidikan. Melalui diseminasi ini, FKIP UAD berharap hasil penelitian para mahasiswa doktor tidak hanya berhenti sebagai dokumen akademik di perpustakaan, melainkan dapat segera diimplementasikan untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan kualitas pendidikan di tanah air. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Diseminasikan-inovasi-pendidikan-mahasiswa-doktor-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-FKIP-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-27 12:50:212026-04-27 12:50:21Mahasiswa Doktor FKIP UAD Diseminasikan Inovasi Pendidikan

Mahasiswa UAD Juara I Pilmapres Program Diploma LLdikti Wilayah V Yogyakarta

27/04/2026/in Prestasi /by Ard

Rizal Agus Setiawan Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Juara 1 Pilmapres Program Diploma LLDikti Wilayah V Yogyakarta (Foto. Rizal)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Rizal Agus Setiawan berhasil meraih Juara I dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) Program Diploma tingkat LLDIKTI Wilayah V yang diselenggarakan pada 21-22 April 2026. Capaian ini mengantarkan Rizal untuk melangkah ke tingkat nasional.

Rizal mengungkapkan bahwa perjalanan menuju posisi terbaik di tingkat wilayah bukanlah hal yang mudah. Ia mengatakan, “Tantangan terbesar yang saya hadapi adalah bagaimana menyampaikan ide inovasi secara singkat namun tetap jelas, kuat, dan meyakinkan di hadapan juri,” ujarnya.

Selain itu, sesi tanya jawab juga menjadi tantangan tersendiri baginya. “Saya harus mampu menjawab pertanyaan kritis secara cepat dan tepat,” tambahnya. Untuk mengatasi hal tersebut, Rizal melakukan persiapan yang matang dan intensif. “Saya memperdalam materi, latihan presentasi berulang-ulang, serta meminta masukan dari dosen dan teman agar penyampaian saya semakin matang,” jelasnya.

Saat diumumkan sebagai Juara I, Rizal mengaku diliputi rasa haru dan syukur. “Saya merasa sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa meraih hasil tersebut. Ini bukan hanya hasil dari usaha saya pribadi, tetapi juga dukungan dari dosen pembimbing, keluarga, dan teman-teman,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa momen tersebut menjadi motivasi besar untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik pada tahap berikutnya.

Menjelang kompetisi tingkat nasional, Rizal telah menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan performanya. Ia berfokus pada penguatan substansi inovasi, peningkatan kualitas presentasi, serta kemampuan menjawab pertanyaan secara kritis dan terstruktur. “Saya juga melakukan evaluasi dari penampilan sebelumnya untuk memperbaiki kekurangan dan memaksimalkan keunggulan yang sudah ada,” ungkapnya.

Ia berpesan, “Manfaatkan waktu sebaik mungkin, cari lingkungan yang mendukung, dan jangan ragu untuk belajar dari kegagalan. Karena pada akhirnya, proses yang kita jalani hari ini akan menentukan hasil di masa depan. Jangan menyerah, karena setiap usaha pasti memiliki hasil,” pungkasnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rizal-Agus-Setiawan-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Juara-1-Pilmapres-Program-Diploma-LLDikti-Wilayah-V-Yogyakarta-Foto.-Rizal.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-27 10:52:202026-04-27 10:52:20Mahasiswa UAD Juara I Pilmapres Program Diploma LLdikti Wilayah V Yogyakarta

Program Studi Teknik Elektro UAD Raih Akreditasi Unggul dari LAM Teknik

27/04/2026/in Terkini /by Ard

 

Akreditasi Unggul Prodi Teknik Elektro S1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan capaian membanggakan dalam bidang penjaminan mutu pendidikan. Program Studi Teknik Elektro dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) berhasil meraih peringkat akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM Teknik). Berdasarkan Keputusan Nomor 0063/SK/LAM Teknik/AS/IV/2026, akreditasi ini berlaku mulai 21 April 2026 hingga 20 April 2031.

Pencapaian tersebut menjadi bukti komitmen Program Studi Teknik Elektro UAD dalam menjaga dan meningkatkan kualitas akademik. Melalui penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri, peningkatan kompetensi dosen, serta optimalisasi sarana dan prasarana laboratorium, prodi ini mampu memenuhi berbagai indikator penilaian yang ditetapkan oleh lembaga akreditasi nasional.

Program Studi Teknik Elektro UAD juga dikenal aktif mengembangkan pembelajaran berbasis praktik dan inovasi teknologi. Berbagai kegiatan seperti pengembangan proyek berbasis rekayasa, riset di bidang kelistrikan dan sistem cerdas, hingga kolaborasi dengan mitra industri menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan teknis dan kemampuan problem solving di era transformasi digital.

Keberhasilan meraih akreditasi Unggul tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas mutu pendidikan, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi dan berkontribusi. Dukungan dari fakultas dan universitas turut memperkuat langkah Program Studi Teknik Elektro dalam mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing global.

Dengan capaian ini, Program Studi Teknik Elektro UAD semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu program studi unggulan di bidang teknik di Indonesia. UAD pun berkomitmen untuk terus mempertahankan kualitas akademik serta memperluas kontribusinya dalam menghasilkan lulusan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan perkembangan teknologi. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Akreditasi-Unggul-Prodi-Teknik-Elektro-S1-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpeg 905 1080 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-27 10:42:282026-04-27 10:42:28Program Studi Teknik Elektro UAD Raih Akreditasi Unggul dari LAM Teknik

Memperkuat Strategi Reframing Pembelajaran Fisika di Perguruan Tinggi

27/04/2026/in Terkini /by Ard

 

Prof. Dr. Dian Artha Kusumaningtyas, S.Pd., M.Pd.Si. Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menambah jajaran profesornya melalui pengukuhan Prof. Dr. Dian Artha Kusumaningtyas, S.Pd., M.Pd.Si. sebagai Guru Besar dalam Ranting Ilmu/Kepakaran Evaluasi Pembelajaran Fisika pada Sabtu, 18 April 2026, di Ruang Amphitarium Gedung Utama Kampus IV UAD.

Dalam pidato orasi ilmiah berjudul “Reframing Pembelajaran Fisika di Perguruan Tinggi”, Prof. Dian Artha menekankan bahwa tantangan Revolusi Industri 4.0 dan digitalisasi menuntut kurikulum universitas untuk mengintegrasikan penguasaan ilmu dengan kompetensi global serta literasi digital.

Strategi yang ditawarkan dalam orasi ilmiah tersebut fokus pada empat pilar utama kualitas pembelajaran fisika masa depan, yakni minimalisasi miskonsepsi melalui optimasi pengetahuan konten, penerapan pendekatan Content and Language Integrated Learning (CLIL) untuk memenuhi kebutuhan global, serta penguatan Subject Spesifik Pedagogy (SSP) pada pendidikan profesi.

Prof. Dian Artha memfasilitasi struktur kompetensi berlapis yang dimulai dari jenjang S1 dengan empat fase krusial yaitu fase fondasi, integrasi inti, integritas, dan profesi pendidikan. Secara filosofis, model ini memandang pendidikan sebagai proses humanisasi dan transformasi intelektual, sementara secara epistemologis, fisika ditempatkan sebagai bangunan pengetahuan yang koheren melalui pilar konseptualitas, empirisme terkontrol, serta modelisasi.

Karakter guru fisika unggul yang ingin dibentuk melalui model ini meliputi integritas akademik, kepekaan pada bukti empiris, keteguhan pada rasionalitas ilmiah, serta kemampuan berpikir sistematis.

Gagasan ini juga terinspirasi dengan nilai-nilai Islam berkemajuan yang menekankan keseimbangan antara iman, ilmu, dan amal untuk membangun pendidikan yang mencerahkan dan berkontribusi terhadap peradaban.

Menutup pidatonya, Prof. Dian menyampaikan bahwa pencapaian jabatan akademik tertinggi ini merupakan hasil perjalanan panjang sejak ia memulai karir sebagai dosen pada tahun 2005. “Tentunya di perjalanan yang panjang ini, saya tidak menempuh seorang diri, ada banyak pihak yang telah berkontribusi memberi dukungan, kepercayaan serta kesempatan untuk terus belajar,” pungkasnya. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Dian-Artha-Kusumaningtyas-S.Pd_.-M.Pd_.Si_.-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-27 10:31:452026-04-27 10:31:45Memperkuat Strategi Reframing Pembelajaran Fisika di Perguruan Tinggi

Mahasiswa UAD Juara 1 Pilmapres LLDikti Wilayah V Yogyakarta

27/04/2026/in Prestasi /by Ard

M. Analta Gibransyah Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Juara 1 Pilmapres LLDikti Wilayah V Yogyakarta (Foto. Gibran)

Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di tingkat regional. M. Analta Gibransyah, mahasiswa Program Studi Hukum Angkatan 24, resmi dinobatkan sebagai Juara 1 Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Program Sarjana Tingkat Wilayah LLDikti Wilayah V Tahun 2026.

Capaian membanggakan ini merupakan hasil dari proses seleksi panjang dan berjenjang yang dimulai sejak tingkat fakultas hingga universitas pada November 2025 lalu. Bagi Gibran kemenangan ini bukan sekadar prestasi personal, melainkan cerminan dari dukungan kampus yang sukses mendorong perkembangan intelektual dan kepemimpinan mahasiswa.

“Alhamdulillah, capaian ini merupakan representasi dukungan ekosistem akademik kampus yang mendorong mahasiswa untuk terus berkembang secara intelektual, sosial, dan kepemimpinan,” ungkapnya.

Dalam kompetisi tersebut, Gibran mengangkat isu krusial mengenai perlindungan hak identitas hukum bagi anak-anak dari kelompok marjinal. Fokus utamanya adalah pemenuhan kepemilikan akta kelahiran bagi anak-anak yang rentan, seperti anak dari pernikahan siri, anak pekerja migran, hingga anak di panti asuhan yang masih menghadapi hambatan dalam pencatatan sipil.

Sebagai mahasiswa hukum, ia melihat bahwa identitas hukum merupakan pintu masuk utama untuk mengakses berbagai hak dasar lainnya, mulai dari pendidikan hingga layanan kesehatan. 

“Saya meyakini bahwa perlindungan identitas hukum merupakan langkah awal dalam mewujudkan keadilan sosial yang inklusif,” tambahnya.

Keberhasilan Gibran tidak diraih secara instan. Ia menjalani proses pembinaan intensif di universitas melalui dua tahapan pembinaan untuk memperkuat substansi gagasan kreatif, kemampuan bahasa Inggris, serta presentasi akademik. Tantangan terbesar baginya adalah memastikan seluruh capaian unggulannya disajikan secara sistematis dan menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Selain berfokus pada akademik, mahasiswa semester 4 ini juga dikenal sangat aktif berorganisasi. Saat ini, ia mengemban amanah sebagai Ketua Forum Bidikmisi KIPK (Forsikip) UAD dan Ketua Outstanding Student Community (OSCOM) UAD. Di luar lingkungan kampus, Gibran juga aktif berkontribusi sebagai Jajaka Kabupaten Bogor yang berperan dalam promosi pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Dengan semangat sebagai agen perubahan, Gibran berharap pencapaiannya ini dapat menjadi inspirasi bagi rekan mahasiswa lainnya untuk terus bertumbuh. Ia berkomitmen untuk terus memperluas kontribusinya dalam pemberdayaan kelompok rentan melalui pendekatan hukum yang inklusif dan solutif di masa depan. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/M.-Analta-Gibransyah-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Juara-1-Pilmapres-LLDikti-Wilayah-V-Yogyakarta-Foto.-Gibran.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-27 10:08:332026-04-27 10:08:33Mahasiswa UAD Juara 1 Pilmapres LLDikti Wilayah V Yogyakarta

Kolaborasi Wujudkan Kampung Bebas Stunting

27/04/2026/in Terkini /by Ard

Tim PKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan program kampung bebas stunting bersama berbagai elemen dan PRA Timbulharjo (Foto. Tim PKM UAD)

Masjid At-Taufiq menjadi titik awal gerakan pencegahan stunting berbasis komunitas yang digelar pada Sabtu dan Minggu (18–19 April 2026). Kegiatan bertajuk “Dari Masjid untuk Generasi Sehat: Wujudkan Kampung Bebas Stunting” ini merupakan hasil kolaborasi tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan berbagai elemen masyarakat bersama Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Timbulharjo.

Sebanyak 25 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri atas takmir masjid, kader posyandu, perwakilan PRA, serta guru TK dan SD. Panitia menyebut keterlibatan lintas elemen ini sebagai kekuatan utama dalam membangun sinergi pencegahan stunting dari tingkat akar rumput.

Pada sesi pembukaan, ditekankan bahwa peran masjid tidak hanya terbatas sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat edukasi, pemberdayaan, dan transformasi sosial. Pendekatan berbasis masjid dinilai efektif dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam sesi pertama, Erni Gustina menjelaskan bahwa stunting tidak semata disebabkan oleh kekurangan gizi, tetapi juga dipengaruhi oleh pola asuh yang kurang optimal. Ia menegaskan pentingnya pengasuhan responsif serta pemenuhan nutrisi sejak masa kehamilan.

“Pola asuh yang tepat menjadi fondasi utama dalam mencegah stunting. Peran keluarga, baik ayah maupun ibu, sangat krusial dalam memastikan anak mendapatkan asupan gizi dan perhatian yang cukup,” ujarnya.

Selanjutnya, Liena Sofiana memaparkan pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Ia menyoroti periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai masa emas yang sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak.

“Perubahan perilaku menjadi kunci. Edukasi harus terus dilakukan agar masyarakat tidak hanya memahami, tetapi juga mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Rangkaian materi ditutup oleh Yuniar Wardani yang menegaskan peran strategis masjid serta amal usaha Muhammadiyah dan Aisyiyah, mulai dari pengajian, klinik, hingga posyandu sebagai ujung tombak intervensi gizi dan edukasi kesehatan.

“Dari masjid, kita bisa membangun kesadaran kolektif untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan berbagi pengalaman. Melalui forum ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara tokoh agama, tenaga pendidik, dan kader kesehatan dalam mewujudkan kampung bebas stunting secara berkelanjutan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-program-kampung-bebas-stunting-bersama-berbagai-elemen-dan-PRA-Timbulharjo-Foto.-Tim-PKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-27 10:01:432026-04-27 10:01:43Kolaborasi Wujudkan Kampung Bebas Stunting

UAD Gelar Sidang Terbuka Senat dalam Rangka Pengukuhan Empat Guru Besar Baru

25/04/2026/in Terkini /by Ard

 

Empat Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Rektor UAD dan Ketua Senat (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Pengukuhan Guru Besar pada Sabtu, 25 April 2026. Bertempat di Amphitarium Gedung Utama Kampus IV UAD, sebanyak empat guru besar telah dikukuhkan sebagai guru besar dalam berbagai bidang kepakaran.

Sidang dibuka secara resmi oleh Ketua Senat UAD, Prof. Dr. Ir. Dwi Sulisworo, M.T., yang dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia oleh Dr. Farid Setiawan, M.Pd.I. mengenai kenaikan jabatan akademik tersebut.

Empat guru besar yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. Ishafit, M.Si. di bidang Pembelajaran Fisika Berbasis Laboratorium dan ICT, Prof. Dr. Yudi Ari Adi, M.Si. di bidang Pemodelan Matematika Interaksi Populasi, Prof. Dr. Fatwa Tentama, M.Si. di bidang Psikologi Kerja, Organisasi, dan Kewirausahaan, serta Prof. Wajiran, Ph.D. di bidang Kritik Sastra.

Prosesi pengukuhan dilakukan oleh Ketua Senat UAD Prof. Dwi Sulisworo didampingi Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T. Prof. Dwi Sulisworo dalam sambutannya berpesan agar gelar yang didapat mampu memberi manfaat dan kesejahteraan bagi umat manusia. “UAD sudah memiliki 50 guru besar. Semoga bermanfaat tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga umat manusia,” tuturnya.

Sementara Prof. Muchlas mengungkapkan kebanggaannya, karena tiga dari keempat guru besar ini merupakan alumni dari UAD. Jumlah guru besar UAD saat ini merupakan yang terbanyak di lingkungan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Indonesia, dan terdapat sebanyak 150 lektor kepala.

“Kami akan terus mengikuti arahan dari Majelis Diklitbang PP Muhammadiyah maupun dari BPH untuk terus melaksanakan program-program akselerasi lektor kepala dan guru besar sehingga UAD dapat dijadikan sebagai rujukan perguruan tinggi khususnya di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah di Indonesia.” tutupnya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Empat-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bersama-Rektor-UAD-dan-Ketua-Senat-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD-1.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-25 13:52:502026-04-25 13:52:50UAD Gelar Sidang Terbuka Senat dalam Rangka Pengukuhan Empat Guru Besar Baru

Edukasi Keuangan Syariah Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Muhammadiyah DIY

24/04/2026/in Terkini /by Ard

Edukasi keuangan syariah bagi warga Muhammadiyah DIY di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Edukasi keuangan syariah bagi warga Muhammadiyah DIY digelar di Amphitarium Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan mengusung tema “Penguatan Literasi dan Implementasi Keuangan Syariah Menuju Kemandirian Ekonomi Warga Muhammadiyah.”

Kegiatan yang berlangsung pada 23 April 2026 ini bertujuan meningkatkan literasi serta penerapan prinsip keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari guna mendorong kemandirian ekonomi warga Muhammadiyah.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menegaskan pentingnya literasi keuangan syariah sebagai fondasi utama. “Saya kira literasi keuangan ini sangat penting bagi umat Muhammadiyah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kemandirian ekonomi tidak akan tercapai tanpa pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan berbasis syariah. “Kemandirian tidak akan terwujud kalau tidak ada pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan yang sesuai prinsip syariah,” jelasnya.

Ketua PWM DIY, Dr. Muhammad Ikhwan Ahada, M.A., menyebut literasi keuangan syariah sebagai bagian dari upaya mencapai kesejahteraan hidup. “Literasi keuangan syariah penting bagi kita, jalan mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat,” ujarnya.

Ia juga menilai kebijakan penggunaan sistem keuangan syariah di lingkungan Muhammadiyah sebagai langkah strategis. “Ini merupakan langkah strategis agar dunia keuangan syariah bisa lebih bergairah,” tambahnya.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Singgih Januratmoko, S.H., M.M., menekankan peran keuangan syariah dalam menciptakan keadilan ekonomi. “Keuangan syariah bukan lagi bicara halal dan haram, tetapi instrumen membangun ekonomi yang berkeadilan,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi BUMN, Dr. Ferry Irawan, S.E., M.S.E., menyoroti masih adanya kesenjangan antara keuangan konvensional dan syariah. “Konvensional sudah sekitar 93 persen, sedangkan syariah baru 13,4 persen,” jelasnya, seraya menegaskan perlunya peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah.

Kegiatan ini diharapkan mendorong warga Muhammadiyah menjadi pelaku aktif dalam penguatan ekonomi berbasis syariah. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Edukasi-keuangan-syariah-bagi-warga-Muhammadiyah-DIY-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-24 09:32:302026-04-24 09:32:30Edukasi Keuangan Syariah Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Muhammadiyah DIY
Page 2 of 547‹1234›»

TERKINI

  • Bentuk Kader Berintegritas, IMM FTI UAD Gelar LDI 202630/04/2026
  • Prof. Wajiran: Sastra Bukan Sekadar Estetika, Tetapi Alat Perjuangan Ideologi30/04/2026
  • Tim UAD Bersama BMKG dan Bosscha Berhasil Observasi Okultasi Asteroid Strenua 29/04/2026
  • Prodi Perbankan Syariah UAD Gelar Porseni 202629/04/2026
  • Upgrading PK IMM FTI UAD 2026: Perkuat Kepemimpinan dan Solidaritas29/04/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Borong Penghargaan di Kompetisi Nasional hingga Internasional 30/04/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Silver Medal NESCO 2 202630/04/2026
  • Mahasiswa UAD Juara II Mawapres PTMA Program Diploma29/04/2026
  • Mahasiswa UAD Juara I Mawapres PTMA Program Sarjana27/04/2026
  • Mahasiswa UAD Juara I Pilmapres Program Diploma LLdikti Wilayah V Yogyakarta27/04/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top