• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Prof. Wajiran: Sastra Bukan Sekadar Estetika, Tetapi Alat Perjuangan Ideologi

30/04/2026/in Terkini /by Ard

 

Prof. Wajiran, S.S., M.A., Ph.D. Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengukuhkan salah satu pakar terbaiknya, Prof. Wajiran, S.S., M.A., Ph.D., sebagai guru besar dalam Ranting Ilmu/ Kepakaran Kritik Sastra. Acara pengukuhan tersebut berlangsung khidmat di Ruang Amphitarium, Gedung Utama, Kampus IV UAD yang dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026.

Dalam orasi ilmiahnya, ia mengangkat judul “Sastra dan Perjuangan Makna: Refleksi atas Ideologi, Kekuasaan, dan Kemanusiaan”. Ia menekankan bahwa sastra bukan sekadar karya estetika, melainkan ruang produksi makna, tempat realitas sosial ditafsirkan dan dibentuk kembali.

Prof. Wajiran memandang sastra sebagai arena pertarungan kepentingan dan nilai yang mampu membongkar relasi kekuasaan dalam masyarakat.

“Sastra tidak hanya menghadirkan cerita, akan tetapi juga membuka ruang refleksi kritis tentang bagaimana makna diproduksi dalam kehidupan manusia,” tegasnya dalam pidato tersebut.

Ia juga menjelaskan peran vital politik representatif dalam sastra yang berkaitan erat dengan isu gender, kelas sosial, ras, hingga agama. Sastra berfungsi memperjuangkan martabat manusia dengan menolak dehumanisasi serta membela kelompok-kelompok yang selama ini terpinggirkan.

Sebagai seorang kritikus sastra, ia memfokuskan penelitiannya pada kaitan antara karya sastra, ideologi, dan politik, termasuk perjuangan warga kulit hitam di Amerika Serikat. Ia percaya bahwa analisis kritis terhadap teks mampu menjaga nalar kritis masyarakat dan mengungkap ideologi tersembunyi di balik sebuah karya.

Selain meneliti karya internasional, ia juga menaruh perhatian besar pada rendahnya budaya baca dan memudarnya pendidikan moral di kalangan siswa Indonesia.

“Kondisi ini tentunya memerlukan perjuangan yang lebih kuat agar budaya masyarakat Indonesia ini meningkat,” ucapnya saat merujuk pada rendahnya minat baca nasional.

Melalui buku-bukunya, ia berupaya menjadikan sastra sebagai fondasi literasi dan pembentukan karakter untuk merespons meningkatnya budaya kekerasan di sekolah. Ia menegaskan bahwa membaca adalah kunci peradaban suatu bangsa. (anw)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Wajiran-S.S.-M.A.-Ph.D.-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-30 10:35:392026-04-30 10:35:39Prof. Wajiran: Sastra Bukan Sekadar Estetika, Tetapi Alat Perjuangan Ideologi
You might also like
Cerita Unik Empat Pasang Mahasiswa Kembar di P2K UAD 2025
Pentingnya Menjaga Keamanan Pangan Bagi Pelaku UMKM Produk Olahan
Laboratorium TEYL PBI UAD Gelar English for Holiday
Dosen UAD Terima SK Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan
Kesucian Sebagian dari Iman
Budaya Demokrasi dan Pendidikan

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026
  • Tim BEKAMIE UAD Raih Juara 2 pada Ajang Studentpreneur Bootcamp 202629/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 2 Lomba Video Kreatif Dahlan Culture Festival 202628/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III Monolog pada PEKSIMIPROV DIY 202628/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Poster dan Juara II Video Kreatif pada UAD Fair 202625/07/2026

FEATURE

  • Memaknai Hakikat Penciptaan dan Urgensi Menuntut Ilmu29/07/2026
  • Empat Pilar Keselamatan Dunia dan Akhirat untuk Keluarga28/07/2026
  • Mewujudkan Takwa dan Akhlak Mulia26/07/2026
  • Pengobatan Klenik Modern dan Ancaman bagi Akidah25/07/2026
  • Olahraga dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadis24/07/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top