• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Rektorat dan Aliansi Mahasiswa UAD Bersinergi Kawal Penanganan Kekerasan Seksual

16/07/2026/in Terkini /by Ard

Audiensi Rektorat dan Aliansi Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terkait kekerasan seksual (Foto. Humas UAD)

Rektorat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Aliansi Mahasiswa UAD mengadakan audiensi terkait tindak kekerasan seksual. Pertemuan berlangsung di Aula Kampus 1A dengan dihadiri Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T., Wakil Rektor Bidang AIK Dr. Nur Kholis, S.Ag., M.Ag, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UAD, Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT), dan Kepala Bidang Pengabdian dan KKN UAD.

Rektor UAD mengapresiasi audiensi yang diadakan dengan Aliansi Mahasiswa UAD. Muchlas mengungkapkan, pertemuan ini merupakan momen bagus karena banyak masukan secara langsung yang disampaikan kepada rektorat, serta momentum agar kasus serupa bisa segera tertangani lebih baik, cepat, dan tepat.

β€œTerima kasih atas masukan dan kritiknya terhadap kami. Terutama atas terjadinya kasus kekerasan seksual yang terjadi. Audiensi ini untuk kebaikan bersama dan menjadikan UAD agar lebih tanggap dan sigap terhadap kasus kekerasan seksual,” katanya.

Ia menambahkan, apabila mahasiswa mengetahui ada kejadian kekerasan seksual agar segera melaporkan ke satgas PPKPT untuk langsung ditindaklanjuti. Muchlas menegaskan UAD tidak menolerir segala tindak kekerasan seksual dan akan memberikan sanksi tegas terhadap pelaku.

β€œPrinsip kami seperti yang disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., pelecehan seksual di lingkungan kampus harus ditindak tegas tanpa kompromi. Institusi pendidikan adalah ruang aman dan bermartabat yang tidak boleh menoleransi tindakan yang merusak etika, moral, dan kepercayaan publik.”

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Gatot Sugiharto menjelaskan ke depan organisasi kemahasiswaan akan dilibatkan untuk sosialisasi pencegahan kekerasan seksual bekerja sama dengan Satgas PPKPT UAD. β€œUntuk mengontrol dan mengawal kasus kekerasan seksual, ke depan kami akan mengusulkan ada perwakilan setiap fakultas dari organisasi kemahasiswaan, baik dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) maupun Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM).”

Sementara Ketua Satgas PPKPT Dr. Tri Wahyuni Sukesi, S.Si., M.P.H. menjelaskan, satgas selama ini bertugas dalam senyap. Hal tersebut karena satgas bekerja berdasar kode etik dan standar operasional prosedur. β€œSelama ini kami terus bekerja menindaklanjuti laporan-laporan yang masuk. Kami juga tidak bermaskud menutupi kasus yang terjadi, akan tetapi ada hal-hal yang tidak boleh kami sebarluaskan, seperti memberitahukan identitas pelaku dan korban.”

Di sisi lain Presiden Mahasiswa UAD Muhammad Ilham dari Program Studi Ilmu Hadis menjelaskan, aliansi mahasiswa saat ini memrioritaskan perlindungan terhadap korban dan menuntut pelaku kekerasan seksual diberi sanksi berat.

β€œKami melihat masih banyak kasus yang perlu kami kawal. Kami akan mendukung penuh kegiatan Satgas PPKPT UAD untuk menyosialisasikan SOP terkait kekerasan seksual. Kami juga bersepakat akan terus mengawal kasus-kasus kekerasan seksual agar ke depan tidak lagi terjadi,” ungkapnya.

Ilham menekankan, aliansi mahasiswa mendukung penuh keterlibatan mahasiswa dalam proses sosialisasi dan penanganan kasus kekerasan seksual. Menurutnya mahasiswa bisa menjadi jembatan untuk mencegah dan mengawal kasus kekerasan seksual karena mahasiswa bersinggungan langsung dengan korban maupun pelaku. (ard)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Audiensi-Rektorat-dan-Aliansi-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-terkait-kekerasan-seksual-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-16 16:37:312026-07-16 16:53:02Rektorat dan Aliansi Mahasiswa UAD Bersinergi Kawal Penanganan Kekerasan Seksual

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Gelar Dahlan Culture Run 2026

16/07/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Dahlan Culture Run 2026 (Foto. Anove)

Tren olahraga lari yang sedang marak di tengah masyarakat kini bersanding dengan misi pelestarian budaya. Melalui konsep unik tersebut, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar ajang Dahlan Culture Run: Fun Run 5K untuk pertama kalinya pada Minggu, 12 Juli 2026 dengan mengusung tema β€œMlayu Bareng, Budaya Kenceng”. Mengambil titik start dan finish di Gedung 1B Kampus 1 UAD, kegiatan olahraga rekreatif ini berhasil menyedot antusiasme tinggi dengan diikuti oleh sedikitnya 250 peserta yang memadati rute pelarian sejak pagi hari.

Ketua Pelaksana Dahlan Culture Run, Salwa Aqiila Syahsari, menjelaskan bahwa agenda ini dirancang sebagai bentuk implementasi nyata atau luaran dari mata kuliah Event Management yang diampu oleh Dr. Muhammad Najih Farihanto, S.I.Kom., M.A. Mahasiswi Ilmu Komunikasi angkatan 2023 yang akrab disapa Salwa ini mengungkapkan bahwa ide dasar Dahlan Culture Run lahir dari meningkatnya tren gaya hidup sehat terkini yang kemudian dipadukan dengan identitas fakultas mereka.

β€œAlasan utamanya karena di era sekarang itu lagi ramai budaya lari. Berhubung kami dari Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi, kami menyatukan budaya dengan lari, jadi muncullah Dahlan Culture Run ini,” ujar Salwa.

Sebagai acara yang baru pertama kali diinisiasi, panitia membuka pintu selebar-lebarnya bagi publik tanpa membatasi usia peserta. Target sasaran dari Dahlan Culture Run mencakup seluruh elemen masyarakat yang ada di Yogyakarta, tanpa membedakan status antara masyarakat umum, mahasiswa UAD, maupun sivitas akademika lainnya. Guna menambah keseruan dan memotivasi para pelari sepanjang rute, pihak penyelenggara menyediakan berbagai kategori apresiasi yang kompetitif, mulai dari penghargaan untuk pendaftar pertama, finisher pertama, hingga kategori kostum terbaik kategori laki-laki dan perempuan yang menantang kreativitas peserta dalam memadukan pakaian olahraga dengan unsur budaya, dilanjut dengan sesi senam zumba bersama, pembagian mini doorprize dan hadiah utama.

Suksesnya pelaksanaan kegiatan yang perdana diselenggarakan ini menumbuhkan optimisme di pihak panitia agar kegiatan serupa tidak berhenti sebagai pemenuhan tugas perkuliahan satu semester saja, melainkan dapat bertransformasi menjadi agenda olahraga tahunan yang ikonik di Yogyakarta. Keberhasilan mengumpulkan 250 pelari dari berbagai kalangan menjadi modal sosial yang kuat bagi kelanjutan acara ke depan.

β€œSebelumnya belum pernah ada Dahlan Culture Run, pastinya dari kami selaku panitia sangat berharap kegiatan ini akan terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” pungkas Salwa optimis menutup penjelasannya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Prodi-Ilmu-Komunikasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggelar-Dahlan-Culture-Run-2026-Foto.-Anove.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-16 09:36:562026-07-16 09:36:56Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Gelar Dahlan Culture Run 2026

Mahasiswa Magister Farmasi UAD Raih Prestasi Lomba Poster Nasional

16/07/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Magister Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih prestasi lomba poster nasional (Foto. Dilla)

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Magister Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Tim yang beranggotakan Muhammad Andy Rajab, Aulia Syafadilla Azali, dan Sofiani Latifah berhasil meraih Top 10 pada Lomba Poster Pascasarjana Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PUSPRESMA PTMA. Kompetisi bertema β€œSmart Innovation for Indonesia’s Future” tersebut berlangsung pada Selasa, 30 Juni 2026, di UMY dan diikuti oleh mahasiswa pascasarjana dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia.

Keberhasilan ini diraih melalui karya inovatif berjudul BIOTECHNOSMART pada subtema Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat. Gagasan tersebut dikembangkan sebagai respons terhadap berbagai tantangan kesehatan di Indonesia, seperti meningkatnya penyakit tidak menular, rendahnya literasi kesehatan masyarakat, serta belum optimalnya pemanfaatan potensi tanaman herbal lokal sebagai solusi kesehatan yang berkelanjutan.

BIOTECHNOSMART merupakan konsep inovasi yang mengintegrasikan pemanfaatan tanaman herbal berbasis ilmiah, teknologi digital, edukasi kesehatan masyarakat, urban farming biofarmaka, serta pengelolaan lingkungan dalam satu ekosistem yang berkelanjutan. Konsep ini tidak hanya berfokus pada upaya kuratif, tetapi juga mengedepankan aspek promotif, preventif, dan pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan kesehatan yang baik dan kesejahteraan.

Selama kompetisi, tim Magister Farmasi UAD mempresentasikan poster ilmiah di hadapan dewan juri dan mengikuti sesi diskusi ilmiah bersama peserta dari berbagai perguruan tinggi, seperti Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, serta PTMA lainnya. Presentasi berlangsung lancar dan menjadi ajang untuk memperkenalkan konsep BIOTECHNOSMART sebagai solusi inovatif yang menghubungkan kesehatan, teknologi, lingkungan, dan potensi sumber daya lokal Indonesia.

Pencapaian sebagai Top 10 menjadi bukti bahwa mahasiswa Magister Farmasi UAD mampu menghasilkan gagasan inovatif yang kompetitif di tingkat nasional. Selain menambah prestasi akademik, keikutsertaan dalam kompetisi ini juga memperluas jejaring kolaborasi dengan mahasiswa dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi serta meningkatkan kemampuan komunikasi ilmiah, berpikir kritis, dan penyampaian ide secara profesional.

Ke depan, tim berharap konsep BIOTECHNOSMART dapat terus dikembangkan menjadi inovasi yang aplikatif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan untuk terus berkontribusi melalui riset dan inovasi dalam mendukung pembangunan kesehatan Indonesia yang lebih sehat, mandiri, dan berkelanjutan. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Magister-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-prestasi-lomba-poster-nasional-Foto.-Dilla.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-16 09:28:552026-07-16 09:28:55Mahasiswa Magister Farmasi UAD Raih Prestasi Lomba Poster Nasional

RE-VIBES IMM Farmasi UAD Kembangkan Literasi Kritis melalui Diskusi Buku

16/07/2026/in Terkini /by Ard

Program RE-VIBES Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. IMM Farmasi UAD)

Program RE-VIBES Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menghadirkan ruang belajar literasi yang mendorong peserta untuk membangun budaya membaca kritis melalui kegiatan refleksi dan retelling story. Kegiatan ini dikemas dalam dua chapter dengan pendekatan yang berbeda, mulai dari penguatan teknik membaca hingga praktik menyampaikan kembali isi bacaan berdasarkan pemahaman masing-masing peserta.

Pada RE-VIBES Chapter 1, peserta mengikuti pemaparan materi yang merujuk pada buku How to Read a Book karya Mortimer J. Adler dan Charles Van Doren. Materi tersebut menekankan bahwa membaca merupakan proses aktif untuk memahami, menganalisis, mengevaluasi, serta menginterpretasikan gagasan penulis, bukan sekadar menyelesaikan sebuah buku.

Peserta juga diajak memahami pentingnya menyesuaikan strategi membaca dengan tujuan dan jenis bacaan. Dalam membaca buku ilmiah, misalnya, pembaca dituntut mampu mengidentifikasi argumen utama, menilai kekuatan bukti yang disampaikan, serta menghubungkannya dengan pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya.

Selain itu, kegiatan ini menyoroti pentingnya dialog antara pembaca dan buku melalui pertanyaan-pertanyaan kritis mengenai gagasan penulis, validitas argumen, hingga relevansi isi bacaan dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan tersebut dinilai penting dalam mendukung aktivitas akademik maupun pengambilan keputusan berbasis informasi yang kredibel.

Suasana semakin interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai tantangan dalam membangun kebiasaan membaca di tengah aktivitas perkuliahan serta strategi memahami bacaan yang kompleks. Diskusi tersebut memperkuat pemahaman peserta bahwa membaca dapat melatih kemampuan berpikir analitis, reflektif, dan terbuka terhadap berbagai perspektif.

Berbeda dengan chapter pertama, RE-VIBES Chapter 2 menghadirkan pendekatan yang lebih aplikatif melalui sesi membaca mandiri dan retelling story. Peserta diberikan waktu untuk membaca buku pilihan masing-masing sebelum mempresentasikan kembali isi buku menggunakan bahasa dan pemahaman sendiri.

Salah satu buku yang dipresentasikan adalah When You’re Ready, This Is How You Heal karya Brianna Wiest. Buku bergenre self-improvement tersebut mengangkat tema proses penyembuhan diri yang memerlukan waktu, penerimaan, dan keberanian untuk menghadapi pengalaman hidup yang tidak selalu berjalan sesuai harapan.

Melalui sesi retelling story, peserta tidak hanya berlatih menyampaikan kembali isi bacaan, tetapi juga memahami bahwa setiap buku dapat menghadirkan perspektif baru yang berbeda bagi setiap pembaca. Kegiatan ini menjadi upaya untuk menumbuhkan budaya membaca yang lebih kritis, reflektif, dan bermakna di kalangan mahasiswa. (doc/dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-RE-VIBES-Ikatan-Mahasiswa-Muhammadiyah-IMM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-IMM-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-16 09:14:422026-07-16 09:14:42RE-VIBES IMM Farmasi UAD Kembangkan Literasi Kritis melalui Diskusi Buku

Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Penulisan Naskah Lakon Peksimiprov 2026

15/07/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juara III penulisan naskah lakon Peksimiprov 2026 (Foto. Rizkyana)

Prestasi membanggakan berhasil diukir oleh Rizkyana Iswahyuni, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) angkatan 2022 Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Rizkyana sukses menyabet Juara 3 dalam tangkai lomba Penulisan Naskah Lakon pada Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Provinsi (Peksimiprov) 2026 yang berlangsung dari 18 Juni hingga 2 Juli 2026. Dalam kompetisi ini, UAD juga bertindak sebagai tuan rumah khusus untuk tangkai lomba kepenulisan yang diselenggarakan pada Rabu, 24 Juni 2026 lalu.

Melalui karya naskah lakonnya, Rizkyana mengangkat interpretasi mendalam mengenai esensi sebuah β€œrumah”. Baginya, rumah tidak melulu soal bangunan fisik, melainkan sebuah ruang komunal seperti kampung halaman yang menjadi tempat bernaung bersama. Terinspirasi dari realitas para perantau yang enggan pulang karena daerah asalnya dinilai kurang mendukung keberlangsungan hidup, ia menggambarkan sebuah perkampungan yang perlahan runtuh akibat sang pemimpin kehilangan harapan hingga berdampak pada warga di kampungnya. Bahkan pada bagian akhir naskah, Rizkyana menggambarkan kemungkinan warga berubah menjadi kaum miskin kota yang tidak lagi memiliki kampung untuk kembali.

β€œPesan utama yang ingin saya sampaikan adalah bahwa ketika sebuah rumah tidak lagi mampu memberikan harapan bagi penghuninya, maka yang hilang bukan sekadar tempat tinggal, melainkan juga identitas dan masa depan generasi berikutnya,” ungkap Rizkyana.

Keunikan lain dari naskah ini terletak pada representasi karakter β€œIbu”. Bukannya menghadirkan sosok ibu biologis, Rizkyana justru memanifestasikan figur keibuan melalui tokoh Bu Guru. Dalam pandangannya, esensi seorang ibu melekat pada siapa saja yang merawat, mendidik, dan menumbuhkan kehidupan tanpa pamrih. Tokoh Bu Guru di naskah karya Rizkyana tidak hanya mengajar baca, tulis, dan hitung, tetapi juga berjuang menjaga martabat, nilai-nilai, dan masa depan kampung yang sedang kehilangan arah.

Perjalanan Rizkyana meraih juara tentu tidak instan dan penuh dengan tantangan emosional. Ia mengaku sempat kesulitan menjaga fokus akibat padatnya jadwal yang bertumpuk antara bimbingan skripsi, bimbingan menulis lakon, hingga latihan teater.

β€œTantangan terbesar, jujur saja ada pada diri sendiri yang kerapkali kepusingan dengan jadwal yang bertumpuk, ada bimbingan skripsi, bimbingan menulis lakon, dan latihan teater. Hal-hal itu memicu buyarnya fokus saat latihan sehingga tidak terlalu maksimal,” jelasnya mengenai kendala selama proses persiapan.

Keberhasilan ini juga tidak luput dari dukungan penuh pihak kampus UAD yang memfasilitasi pembinaan intensif bersama mentor kepenulisan. Rizkyana merasa sangat bersyukur dikelilingi oleh support system yang luar biasa, mulai dari rekan-rekan teater hingga dosen pembimbing skripsinya yang sangat pengertian dalam pembagian waktu bimbingan dan latihan. Menutup tahun terakhir kesempatannya berlaga di ajang Peksimiprov, Rizkyana mengaku sangat senang dan tidak menyangka bisa keluar sebagai juara ketiga. Alih-alih cepat puas dan langsung mementaskan karyanya, mahasiswa angkatan 2022 ini justru berencana untuk terus mengevaluasi dan mengembangkan karyanya ke depan.

β€œLebih baik saya rombak ulang menjadi naskah yang lebih baik lagi, karena sewaktu lomba masih ada beberapa celah keburukan, jadi baiknya rombak dulu baru nanti dipentaskan. Atau kayaknya buat naskah baru aja sih, biar makin banyak karya-karya lakon,” pungkasnya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-juara-III-penulisan-naskah-lakon-Peksimiprov-2026-Foto.-Rizkyana.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-15 10:00:142026-07-16 09:09:30Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Penulisan Naskah Lakon Peksimiprov 2026

Gelar Two Thousand Show Vol. 2, Mahasiswa Ilkom UAD Hidupkan Memori Era 2000-an

15/07/2026/in Terkini /by Ard

Program Two Thousand Show Vol. 2 mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Ilkom UAD)

Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menghidupkan kembali memori kolektif masa lalu melalui gelaran festival β€œTwo Thousand Show (TTS) Vol. 2: Bring Back 2005s”. Acara yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada 6 hingga 8 Juli 2026 ini memadati Hall Gedung Utama Kampus 4 UAD dengan beragam aktivitas lawas. Bukan sekadar hiburan musiman, festival ini merupakan bentuk implementasi nyata dan ujian praktik dari mata kuliah Event Management yang diampu oleh Dr. Muhammad Najih Farihanto, S.I.Kom., M.A., guna membekali mahasiswa dengan kemampuan manajerial secara nyata di lapangan.

Rijal Ahsan Wijaya, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2023 yang dipercaya sebagai Ketua Pelaksana, mengungkapkan bahwa esensi utama dari TTS Vol. 2 adalah menghadirkan mesin waktu visual bagi para pengunjung.

β€œKami ingin mengajak seluruh partisipan bernostalgia dan merasakan kembali suasana tahun 2005 yang hangat dan seru melalui mainan, makanan, serta seluruh keseruannya,” ujar Rijal. Target audiens yang disasar pun sangat luas, mulai dari sivitas akademika UAD, anak-anak, hingga masyarakat umum generasi 2005 hingga 2015-an yang ingin bernostalgia dengan aneka mainan ikonik dan jajanan jadul tanpa ketergantungan pada gawai.

Kemeriahan festival ini dibagi menjadi tiga hari. Hari pertama dibuka dengan peresmian acara yang langsung disusul oleh perlombaan mewarnai untuk anak-anak, kompetisi teka-teki silang, serta pembukaan stan bazar mainan gratis dan jajanan pasar tempo dulu. Memasuki hari kedua, atmosfer berubah menjadi ruang rekreasi remaja dengan adanya kompetisi PlayStation (PS), panggung akustik, sesi karaoke bebas, hingga program β€œTiba-Tiba Podcast”. Sebagai puncak acara pada hari ketiga, kompetisi balap Tamiya digelar dengan antusiasme tinggi bersamaan dengan Y2K Show yang menonjolkan estetika mode awal milenium, sebelum akhirnya resmi ditutup dalam sesi upacara penutupan.

Di balik kelancaran rangkaian agenda yang kompleks tersebut, terdapat proses panjang yang menguji komitmen seluruh tim penyelenggara melalui persiapan rapat berkala sejak tahap penentuan konsep hingga hari-H. Rijal menambahkan bahwa dinamika yang mereka lalui di balik layar justru memberikan pelajaran emosional yang sangat berharga bagi seluruh tim. Melalui tantangan manajemen tersebut, TTS Vol. 2 tidak hanya berhasil menyuguhkan ruang bercerita yang berkesan bagi publik, tetapi juga sukses menjadi laboratorium bagi mahasiswa dalam mengasah solidaritas kelompok. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-Two-Thousand-Show-Vol.-2-mahasiswa-Ilmu-Komunikasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Ilkom-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-15 09:00:472026-07-16 09:00:41Gelar Two Thousand Show Vol. 2, Mahasiswa Ilkom UAD Hidupkan Memori Era 2000-an

Mahasiswa UAD Raih Dua Gelar pada Ajang SILAT APIK PTMA 2026

15/07/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih dua gelar pada ajang SILAT APIK PTMA 2026 (Foto. Isfha)

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Isfha Aufa Na’imullah, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Silaturahmi Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (SILAT APIK PTMA) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA), Jakarta Selatan, pada 24-26 Juni 2026. Pada ajang tersebut, Isfha berhasil meraih Juara III PR Campaign Kategori Best Problem Solving dan Juara II Badminton Ganda Putri yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia.

Bagi Isfha, pencapaian tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Ia mengaku bersyukur karena untuk pertama kalinya mengikuti kompetisi PR Campaign dan mampu meraih prestasi, sekaligus berhasil menjadi juara pada cabang badminton.

Pada kategori PR Campaign, Isfha bersama tim mengangkat kampanye bertajuk “30 Days, 30 Dreams”. Kampanye tersebut berangkat dari kepedulian terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) poin keempat, yaitu pendidikan berkualitas, khususnya bagi anak-anak jalanan.

Melalui kampanye ini, tim berkolaborasi dengan The Dreamhouse Yogyakarta, sebuah Non-Governmental Organization (NGO) yang bergerak dalam bidang pendidikan dan pendampingan anak-anak jalanan. Kampanye dirancang melalui platform TikTok dengan menghadirkan konten harian yang menceritakan mimpi, cita-cita, dan kehidupan anak-anak binaan selama 30 hari. Melalui strategi tersebut, tim berharap masyarakat semakin mengenal The Dreamhouse Yogyakarta sekaligus terdorong untuk memberikan perhatian terhadap pentingnya pendidikan bagi anak-anak jalanan.

Isfha menjelaskan bahwa materi yang diperoleh selama menempuh perkuliahan di Program Studi Ilmu Komunikasi UAD menjadi bekal penting dalam menyusun strategi kampanye. Pengetahuan dasar mengenai kehumasan, penyusunan kampanye, hingga riset komunikasi membantu tim menentukan isu yang relevan dengan kondisi masyarakat di Yogyakarta. “Untuk PR Campaign, kami sudah mendapatkan dasar-dasar mengenai public relations dan penyusunan kampanye di perkuliahan. Setelah itu kami melakukan riset mengenai permasalahan yang ada di Yogyakarta hingga akhirnya memilih isu pendidikan bagi anak-anak jalanan sebagai fokus kampanye,” jelasnya.

Sementara itu, untuk menghadapi Kejuaraan Badminton, Isfha melakukan latihan secara intensif. Persiapan tersebut menjadi modal penting untuk tampil maksimal selama pertandingan.

Di balik keberhasilan tersebut, Isfha menghadapi tantangan yang tidak mudah, terutama pada kompetisi PR Campaign. Kelompok peserta baru dibentuk pada hari pelaksanaan sehingga seluruh anggota berasal dari perguruan tinggi yang berbeda dan belum saling mengenal. Kondisi tersebut menuntut kemampuan komunikasi, adaptasi, dan kerja sama yang cepat agar ide-ide yang dimiliki dapat disatukan menjadi sebuah kampanye yang utuh. “Awalnya kami tidak saling mengenal karena kelompok baru dibentuk saat hari pelaksanaan. Kami harus cepat beradaptasi, saling berdiskusi, dan membangun komunikasi melalui obrolan-obrolan sederhana hingga akhirnya bisa bekerja sama dengan baik,” tuturnya.

Selain membawa pulang prestasi, Isfha juga memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti rangkaian kegiatan Silaturahmi APIK PTMA 2026. Ia berkesempatan bertemu dan bertukar pengalaman dengan mahasiswa serta dosen Ilmu Komunikasi dari berbagai PTMA di Indonesia. Tidak hanya itu, peserta juga mengikuti kegiatan study tour ke Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta yang memberikan wawasan mengenai keberagaman, toleransi, dan harmoni kehidupan beragama di Indonesia.

Menurut Isfha, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperluas relasi, memperkaya wawasan, serta mempererat silaturahmi antarmahasiswa Ilmu Komunikasi PTMA dari berbagai daerah. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-dua-gelar-pada-ajang-SILAT-APIK-PTMA-2026-Foto.-Isfha.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-15 08:00:172026-07-16 08:55:23Mahasiswa UAD Raih Dua Gelar pada Ajang SILAT APIK PTMA 2026

KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah

14/07/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ciptakan media visual edukasi pengelolaan sampah (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 104 Unit I.A.3 dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program kerja bertajuk β€œPembuatan Papan Edukasi Sampah” di Kelurahan Sorosutan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah anorganik.

Program ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya permasalahan penumpukan sampah anorganik seperti plastik, botol, dan kaleng yang membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami. Kurangnya kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah turut menjadi salah satu penyebab masih maraknya pembuangan sampah secara sembarangan.

Mengacu pada konsep Visual Management atau manajemen visual dalam bidang teknik industri, mahasiswa KKN menghadirkan media edukasi berupa papan informasi yang dirancang untuk menyampaikan pesan lingkungan secara lebih langsung, komunikatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Papan edukasi tersebut dibuat secara mandiri menggunakan material kayu dan dipasang di lokasi strategis yang mudah dijangkau serta dilihat oleh warga sekitar. Kehadiran media visual ini diharapkan mampu menjadi pengingat bagi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya sekaligus melakukan pemilahan sampah anorganik secara disiplin.

Sebelum pelaksanaan program, mahasiswa melakukan pengamatan di lapangan dan menemukan bahwa imbauan berupa tulisan β€œDilarang Membuang Sampah” dinilai kurang efektif dalam mengurangi perilaku membuang sampah sembarangan. Masyarakat dinilai membutuhkan media edukasi yang lebih menarik dan mampu memberikan gambaran nyata mengenai dampak jangka panjang sampah terhadap lingkungan.

Melalui kreativitas mahasiswa, papan edukasi tersebut dilengkapi dengan contoh fisik sampah anorganik beserta informasi mengenai waktu penguraiannya. Warga dapat melihat secara langsung bahwa botol plastik membutuhkan waktu sekitar 450 tahun untuk terurai, kaleng minuman 200 tahun, kantong plastik 20 tahun, sementara styrofoam tergolong sebagai material yang sangat sulit terurai.

Keberadaan papan edukasi ini mulai mendapatkan respons positif dari masyarakat, terutama anak-anak dan ibu rumah tangga yang sering melintas di lokasi pemasangan. Informasi visual yang disajikan mampu menarik perhatian warga sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pemilahan sampah anorganik.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Alternatif Unit I.A.3 berharap dapat meninggalkan warisan edukasi yang berkelanjutan bagi masyarakat Sorosutan serta mendorong terbentuknya budaya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab demi menjaga kelestarian lingkungan di masa mendatang. (Doc/Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-ciptakan-media-visual-edukasi-pengelolaan-sampah-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-14 10:42:122026-07-14 10:42:12KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah

Keluarga Teater PeBei Sukses Gelar Pementasan Fragmen Lama

14/07/2026/in Terkini /by Ard

Keluarga Teater PeBei Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses gelar pementasan β€œFragmen Lama” (Foto. Teater PeBei UAD)

Keluarga Teater PeBei Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan pementasan bertajuk Fragmen Lama pada Minggu, 14 Juni 2026. Pementasan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan kemampuan seni peran sekaligus menyampaikan pesan sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Mengangkat tema keluarga, trauma, dan penerimaan terhadap takdir, Fragmen Lama menceritakan sebuah keluarga yang harus menghadapi rahasia masa lalu yang selama bertahun-tahun tersimpan. Berbagai konflik yang muncul dalam cerita menggambarkan perjuangan para tokoh dalam menghadapi luka batin serta upaya untuk menerima kenyataan yang tidak selalu berjalan sesuai harapan.

Selain mengangkat persoalan keluarga, pementasan ini juga menyoroti isu cinta beda agama yang semakin memperumit alur cerita. Konflik tersebut berpadu dengan trauma yang dialami oleh sosok ibu dalam keluarga yang menjadi pusat persoalan dalam pertunjukan tersebut.

Sutradara Fragmen Lama, Dea Fitri Ananta, mengungkapkan bahwa proses produksi menghadapi sejumlah tantangan karena sebagian besar aktor yang terlibat masih tergolong baru dalam dunia teater. Kondisi tersebut menuntut adanya pendalaman karakter dan latihan yang lebih intensif selama masa persiapan.

β€œKarena di studi pentas ini aktor-aktornya masih baru, jadi butuh pemahaman dan latihan ekstra. Saya sendiri juga baru menjadi sutradara di studi pentas ini, sehingga masih dalam tahap penyesuaian sebagai penggarap,” ujar Dea.

Persiapan pementasan dilakukan selama kurang lebih dua setengah bulan melalui latihan rutin serta proses pendalaman karakter setiap tokoh. Seluruh tim produksi bekerja sama untuk menghadirkan pertunjukan yang mampu menyampaikan pesan emosional kepada penonton.

Sementara itu, Pimpinan Produksi, Fanny Tamara, menyampaikan bahwa tantangan terbesar selama proses produksi adalah mengubah cara berpikir dalam menyikapi berbagai persoalan yang muncul selama persiapan pementasan.

β€œSalah satu tantangan yang paling sering saya hadapi adalah bagaimana saya harus mengubah cara berpikir dan melihat suatu masalah,” kata Fanny.

Setelah pementasan Fragmen Lama, Keluarga Teater PeBei akan melanjutkan agenda berikutnya, yakni Pentas Produksi yang merupakan pementasan dengan skala lebih besar. Melalui kegiatan tersebut, Keluarga Teater PeBei berharap dapat terus berkembang, menghasilkan karya-karya yang lebih baik, serta memperkuat kekompakan, komunikasi, dan kedisiplinan tim di masa mendatang. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Keluarga-Teater-PeBei-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sukses-gelar-pementasan-Fragmen-Lama-Foto.-Teater-PeBei-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-14 10:34:412026-07-14 10:34:41Keluarga Teater PeBei Sukses Gelar Pementasan Fragmen Lama

FPPTI DIY Perkuat Peran Perpustakaan melalui Pelantikan Pengurus Baru Periode 2026–2029

14/07/2026/in Terkini /by Ard

Pelantikan Pengurus Baru FPPTI DIY Periode 2026–2029 di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Pelantikan Pengurus Periode 2026–2029 pada Rabu, 8 Juli 2026, di Ruang Audio Visual Lantai 4 Museum Muhammadiyah, Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua Umum FPPTI Nomor 06/FPPTI-9/SK/7/2026 tentang pengangkatan Pengurus FPPTI Wilayah DIY Periode 2026–2029 oleh Sekretaris I, Gretha Prestisia, RK., M.IP. Selanjutnya, Ketua Umum FPPTI Pusat, Mariyah, S.Sos., M.Hum., melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan pengurus baru yang terdiri atas Risty Prasetyawati, S.I.P., M.A. sebagai Ketua, Sapto Harmoko, S.I.P., M.A. sebagai Wakil Ketua, beserta jajaran sekretaris, bendahara, dan bidang-bidang kepengurusan lainnya.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan, penyematan pin, serta penyerahan pataka dari Ketua Umum FPPTI Pusat kepada Ketua FPPTI DIY sebagai simbol estafet kepemimpinan.

Dalam laporan kepengurusan periode 2023–2026, Risty Prasetyawati menyampaikan bahwa hingga saat ini, FPPTI DIY memiliki 101 perpustakaan anggota dan 47 di antaranya telah terakreditasi.

β€œFPPTI DIY memiliki program-program unggulan yakni di antaranya Monthly Learning sebagai bentuk sharing yang narasumbernya adalah anggota FPPTI DIY sendiri, penyelenggaraan seminar, webinar, dan pelatihan bersama narasumber nasional maupun internasional, program embedded librarianship melalui studi tiru ke Malaysia dan Singapura, serta penyelenggaraan lomba IALA dan ALIA yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali.” jabarnya.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, S.T., M.T. mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik dan berharap FPPTI DIY membuat kebijakan agar perguruan tinggi mulai melakukan perubahan siginifikan pada pengembangan SDM perpustakaan.Β 

“Tentu kami sangat bahagia dengan adanya pelantikan ini. Ini menunjukkan bahwa perpustakaan di Indonesia mendapat perhatian yang baik. Harapannya, bapak dan ibu di FPPTI DIY tetap bersemangat dalam melaksanakan tugas sehingga perpustakaan di DIY dapat menjadi contoh bagi perpustakaan di daerah lain,” ungkapnya.

Ketua Umum FPPTI Pusat, Mariyah, S.Sos., M.Hum. mengatakan bahwa amanah sebagai pengurus merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk memajukan perpustakaan. Menurutnya, kepengurusan baru diharapkan mampu membawa perpustakaan perguruan tinggi di DIY semakin adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., berharap seluruh perguruan tinggi swasta di DIY dapat terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaannya. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelantikan-Pengurus-Baru-FPPTI-DIY-Periode-2026–2029-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-14 10:16:222026-07-14 10:16:22FPPTI DIY Perkuat Peran Perpustakaan melalui Pelantikan Pengurus Baru Periode 2026–2029
Page 1 of 505123›»

TERKINI

  • Rektorat dan Aliansi Mahasiswa UAD Bersinergi Kawal Penanganan Kekerasan Seksual16/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Gelar Dahlan Culture Run 202616/07/2026
  • RE-VIBES IMM Farmasi UAD Kembangkan Literasi Kritis melalui Diskusi Buku16/07/2026
  • Press Release Universitas Ahmad Dahlan15/07/2026
  • Gelar Two Thousand Show Vol. 2, Mahasiswa Ilkom UAD Hidupkan Memori Era 2000-an15/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Magister Farmasi UAD Raih Prestasi Lomba Poster Nasional16/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Penulisan Naskah Lakon Peksimiprov 202615/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Dua Gelar pada Ajang SILAT APIK PTMA 202615/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih 2 Gelar pada SILAT APIK PTMA 202614/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 1 Kasau Championship 202614/07/2026

FEATURE

  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top