• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Forsikip UAD Gelar Pelatihan Pengembangan Diri Lintas Kampus bagi Awardee KIP-Kuliah

15/10/2026/in Terkini /by Ard

Forsikip Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar pelatihan pengembangan diri lintas kampus bagi awardee KIP-Kuliah (Foto. Forsikip UAD)

Forum Bidikmisi KIP-Kuliah (Forsikip) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Pelatihan Pengembangan Diri Lintas Kampus bertema “Mengemas Potensi dan Prestasi Awardee KIP-Kuliah yang Berdaya Saing” pada Sabtu, 10 Oktober 2026 di Ruang Kelas Kampus IV UAD, Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan mendorong mahasiswa penerima KIP-Kuliah untuk mengenali potensi diri, mengembangkan kompetensi, serta mempersiapkan diri agar mampu bersaing di berbagai bidang.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh dua ketua pelaksana, yakni Andre dari Universitas Amikom Yogyakarta dan Rizal Agus Setiawan dari UAD. Acara turut didampingi oleh Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd., selaku Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Biro Kemahasiswaan dan Alumni. Kolaborasi kedua perguruan tinggi ini menjadi bagian dari upaya membangun ruang pengembangan diri yang lebih luas bagi mahasiswa penerima KIP-Kuliah lintas kampus.

Pelatihan menghadirkan dua pemateri yang membahas aspek pengembangan diri dan penguatan kapasitas mahasiswa. Sobar Mubarokah, mahasiswa Program Studi Matematika UAD angkatan 2023, menyampaikan materi personal branding, sedangkan Intan Awalia Putri, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UAD angkatan 2023, membawakan materi pengembangan portofolio. Kedua materi tersebut membahas pentingnya mengenali potensi diri, membangun citra profesional, serta menyusun pengalaman dan prestasi secara terarah.

Dalam pemaparannya, Sobar menekankan pentingnya mengenali keunikan diri dan membangun citra positif sebagai bagian dari persiapan menghadapi dunia profesional. “Personal branding bukan sekadar bagaimana kita ingin dikenal orang lain, tetapi juga bagaimana kita menunjukkan potensi, nilai, dan pengalaman yang kita miliki melalui tindakan nyata. Karena itu, mahasiswa perlu mulai mengenali keunggulan dirinya dan mengembangkannya secara konsisten,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman bersama Ari Maskuri selaku Lurah Forsikip dan Faishal Rizki Ariyan Pratama selaku Ketua IMADIKOM, dilanjutkan dengan diskusi kelompok terarah (focus group discussion). Sesi ini menjadi ruang bagi peserta untuk bertukar gagasan, berbagi pengalaman, dan memperluas wawasan mengenai pengembangan diri serta strategi meningkatkan daya saing mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, Forsikip UAD mendorong mahasiswa penerima KIP-Kuliah untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kompetensi, dan memanfaatkan berbagai kesempatan untuk bertumbuh. Pengembangan diri diharapkan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mencakup kemampuan membangun personal branding, menyusun portofolio, dan memperluas jejaring sebagai bekal menghadapi tantangan pada masa mendatang. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Forsikip-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-pelatihan-pengembangan-diri-lintas-kampus-bagi-awardee-KIP-Kuliah-Foto.-Forsikip-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-15 10:02:392026-10-15 10:02:39Forsikip UAD Gelar Pelatihan Pengembangan Diri Lintas Kampus bagi Awardee KIP-Kuliah

Menjajaki Riset, Inovasi, dan Teknologi dari Academic Visit di Tiongkok

15/10/2026/in Terkini /by Ard

Lima dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengikuti kegiatan Academic Visit ke Beijing dan Chongqing, Tiongkok (Foto. Istimewa)

Lima dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang merupakan alumni program doktor (Ph.D.) dari berbagai perguruan tinggi di Tiongkok mengikuti kegiatan Academic Visit ke Beijing dan Chongqing, Tiongkok, pada 10-16 Oktober 2026. Kunjungan akademik tersebut dilaksanakan guna memenuhi undangan resmi dari Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok.

Delegasi dosen UAD terdiri atas para akademisi dari beragam program studi. Dari lingkup sains dan teknologi, hadir Muhammad Aziz, Ph.D. selaku dosen Teknik Informatika lulusan Hohai University Nanjing, serta Lolita, Ph.D. dari Program Studi Farmasi lulusan Nanjing Medical University.

Sementara dari rumpun ilmu sosial, humaniora, dan pendidikan, delegasi diperkuat oleh Sucipto, Ph.D. dari Pendidikan Bahasa Inggris lulusan Central China Normal University Wuhan, Anang Masduki, Ph.D. dari Ilmu Komunikasi lulusan Shanghai University, serta Satrianawati, Ph.D. dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar lulusan Harbin Normal University.

Keikutsertaan delegasi lintas disiplin ilmu ini menjadi langkah strategis UAD dalam menjajaki serta memperkokoh kemitraan global di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan kelembagaan.

Rangkaian agenda kunjungan berfokus pada penguatan pendidikan, inovasi, serta teknologi tinggi. Pada Senin, 12 Oktober 2026, delegasi UAD mengawali kegiatan di Beijing dengan mengunjungi perusahaan teknologi Liangliang Vision, dilanjutkan dengan kunjungan ke Pusat Pameran Kawasan Demonstrasi Inovasi Nasional Zhongguancun, yang dikenal sebagai etalase utama “Silicon Valley-nya China”.

Di pusat inovasi seluas 10.000 meter persegi ini, para dosen mengeksplorasi konsep “Kekuatan Produktif Baru Berkualitas” yang menampilkan 560 teknologi unggulan dari ratusan lembaga riset dan perusahaan global, mulai dari kecerdasan buatan (AI), robotika, biomedis, hingga energi baru yang dikembangkan oleh lembaga riset dan perusahaan global terkemuka. Pada siang harinya, para dosen berkesempatan menghadiri konferensi pers resmi di Blue Hall, Kementerian Luar Negeri Tiongkok.

Pada Selasa, 13 Oktober 2026 delegasi bertolak dari Beijing menuju Chongqing. Para dosen UAD melakukan kunjungan akademik resmi ke Southwest University dan menggelar diskusi strategis bersama pimpinan serta akademisi setempat. Diskusi tersebut memfokuskan pada penjajakan kerja sama tridharma perguruan tinggi, program pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga kolaborasi publikasi ilmiah internasional. Rangkaian kegiatan di Chongqing kemudian diakhiri dengan pertemuan serta jamuan resmi yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Luar Negeri Pemerintah Kota Chongqing, diikuti kunjungan budaya ke kawasan bersejarah Hongyadong

Melalui rekam jejak akademik para dosen yang menyelesaikan studi doktoralnya di Tiongkok, diplomasi pendidikan ini diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan produktif. Kehadiran para akademisi tersebut tidak hanya membawa misi representasi institusi, melainkan juga mempermudah komunikasi serta pemahaman budaya dalam membangun kolaborasi riset dan pertukaran akademik jangka panjang.

Rangkaian kegiatan Academic Visit di Beijing dan Chongqing ini dirancang untuk membuka peluang kerja sama strategis antara perguruan tinggi di Tiongkok dengan UAD, khususnya pada penguatan kapasitas riset bersama, publikasi ilmiah internasional, serta program pertukaran mahasiswa dan dosen. Langkah ini selaras dengan visi UAD untuk terus meningkatkan reputasi global serta menghadirkan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Lima-dosen-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-mengikuti-kegiatan-Academic-Visit-ke-Beijing-dan-Chongqing-Tiongkok-Foto.-Istimewa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-15 09:38:362026-10-15 09:38:36Menjajaki Riset, Inovasi, dan Teknologi dari Academic Visit di Tiongkok

KKN UAD Edukasi Siswa SMP Muhammadiyah Piyungan tentang Pencegahan Bullying

14/10/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi siswa SMP Muhammadiyah Piyungan tentang pencegahan bullying (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit III.A.2 menggelar edukasi mengenai bullying dan cyberbullying bagi siswa SMP Muhammadiyah Piyungan pada Jumat, 18 September 2026.

Kegiatan yang disampaikan oleh Yuhandi dan Nisrina ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai bentuk-bentuk perundungan, dampak yang ditimbulkan, serta cara menyikapi bullying di lingkungan sekolah maupun media sosial.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai bullying dan cyberbullying. Siswa diajak mengenali berbagai bentuk perundungan yang dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari mengejek teman, memberikan panggilan yang tidak disukai, mempermalukan seseorang di depan teman-temannya, mengucilkan, hingga memberikan komentar menyakitkan melalui media sosial.

Salah satu hal yang menjadi pembahasan adalah perbedaan antara bercanda dan bullying. Candaan yang dianggap lucu oleh seseorang belum tentu menyenangkan bagi orang lain. Ketika suatu perkataan atau tindakan membuat orang lain merasa malu, tersinggung, atau tidak nyaman, penting untuk menyadari dampaknya dan menghentikan perilaku tersebut.

Nisrina menyampaikan bahwa siswa perlu membiasakan diri berperilaku baik, tidak hanya kepada teman, tetapi juga kepada guru dan seluruh warga sekolah. Sikap tersebut juga perlu diterapkan dalam kehidupan di rumah.

“Sebagai siswa, kita perlu memiliki perilaku yang baik terhadap teman, guru, dan seluruh warga sekolah, serta menerapkan perilaku baik di rumah,” ujarnya.

Dalam penyampaian materi, siswa juga diberikan contoh cyberbullying yang dekat dengan kehidupan remaja, seperti komentar yang merendahkan, penyebaran foto atau unggahan tanpa izin, serta pesan yang bertujuan menyakiti orang lain. Melalui pembahasan ini, siswa diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan memahami bahwa perilaku di ruang digital juga memiliki dampak terhadap orang lain.

Sementara itu, Yuhandi menekankan pentingnya menjaga akhlak dan etika ketika berinteraksi di media sosial, terutama dalam menyampaikan perkataan dan komentar.

“Dalam bermedia sosial, kita harus tetap memiliki akhlak dan etika, termasuk menjaga perkataan agar tidak menyakiti perasaan orang lain,” katanya.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan studi kasus mengenai bullying dan cyberbullying. Siswa diajak berdiskusi untuk mengidentifikasi permasalahan dalam setiap kasus, memahami dampak yang mungkin dirasakan korban, serta menentukan tindakan yang tepat apabila menemukan kejadian serupa di lingkungan sekolah maupun media sosial.

Diskusi ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk melihat persoalan perundungan dari berbagai sudut pandang. Siswa tidak hanya belajar mengenali bentuk bullying, tetapi juga memahami pentingnya menghargai perasaan orang lain dan berani mengambil sikap ketika menghadapi situasi yang tidak tepat.

Pada akhir kegiatan, siswa diberikan sticky notes untuk menuliskan perasaan dan hal-hal yang mereka peroleh setelah mengikuti penyuluhan. Kegiatan refleksi ini menjadi sarana bagi siswa untuk mengungkapkan pemikiran mereka secara sederhana sekaligus memahami pentingnya mengenali perasaan diri sendiri dan orang lain dalam membangun hubungan pertemanan yang sehat.

Melalui penyampaian materi, diskusi studi kasus, dan refleksi, kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa SMP Muhammadiyah Piyungan untuk mencegah bullying dan cyberbullying. Pemahaman tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan pertemanan yang lebih aman, nyaman, dan saling menghargai, baik di sekolah maupun di media sosial. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-siswa-SMP-Muhammadiyah-Piyungan-tentang-pencegahan-bullying-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-14 08:52:412026-10-14 08:52:41KKN UAD Edukasi Siswa SMP Muhammadiyah Piyungan tentang Pencegahan Bullying

UAD Terima Kunjungan Pimpinan Universitas Lancang Kuning

13/10/2026/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan pimpinan Universitas Lancang Kuning (Unilak) (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan pimpinan Universitas Lancang Kuning (Unilak) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kunjungan tersebut menjadi ajang diskusi dan berbagi pengalaman mengenai praktik baik dalam pengelolaan perguruan tinggi.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyambut kedatangan pimpinan Universitas Lancang Kuning. Ia berharap kunjungan tersebut dapat menjadi kesempatan bagi kedua perguruan tinggi untuk berdiskusi dan saling berbagi pengalaman.

“Kami dari pimpinan menyampaikan selamat datang. Mudah-mudahan nanti kita bisa melaksanakan diskusi bersama,” ujarnya.

Rektor Universitas Lancang Kuning, Prof. Dr. Junaidi, S.S., M.Hum., Ph.D., menyampaikan terima kasih kepada UAD atas sambutan yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut dilakukan secara resmi oleh jajaran rektorat Universitas Lancang Kuning untuk berdiskusi dan mempelajari praktik pengelolaan perguruan tinggi di UAD.

“Kami ingin berdiskusi dan belajar dengan UAD,” ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Universitas Lancang Kuning mengajukan sejumlah topik untuk didiskusikan bersama UAD. Topik tersebut meliputi pengelolaan keuangan perguruan tinggi, pengelolaan program studi pascasarjana, pengembangan unit usaha atau bisnis perguruan tinggi, serta pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Melalui diskusi ini diharapkan dapat saling berbagi pengalaman dan wawasan dalam pengelolaan institusi serta pengembangan perguruan tinggi.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menerima-kunjungan-pimpinan-Universitas-Lancang-Kuning-Unilak-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-13 11:25:302026-10-13 11:25:30UAD Terima Kunjungan Pimpinan Universitas Lancang Kuning

Perkuat Jejaring Internasional, Lima Dosen UAD Ikuti Academic Visit ke Beijing dan Chongqing, Tiongkok

12/10/2026/in Terkini /by Ard

 

Lima dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ikuti academic visit ke Beijing dan Chongqing, Tiongkok (Foto. Istimewa)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus memperkuat komitmennya dalam perluasan jejaring akademik dan kerja sama internasional. Sebanyak lima dosen UAD yang merupakan alumni program doktor (Ph.D.) dari berbagai perguruan tinggi di Tiongkok mengikuti kegiatan Academic Visit ke Beijing dan Chongqing, Tiongkok, pada 10-16 Oktober 2026.

Kunjungan akademik tersebut dilaksanakan untuk memenuhi undangan resmi dari Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok. Keikutsertaan delegasi lintas disiplin ilmu ini menjadi langkah strategis UAD dalam menjajaki serta memperkokoh kemitraan global di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan kelembagaan.

Delegasi dosen UAD yang berkesempatan mengikuti kegiatan ini terdiri atas para akademisi dari beragam program studi. Dari lingkup sains dan teknologi, hadir Muhammad Aziz, Ph.D. selaku dosen Teknik Informatika lulusan Hohai University Nanjing, serta Lolita, Ph.D. dari Program Studi Farmasi lulusan Nanjing Medical University.

Sementara dari rumpun ilmu sosial, humaniora, dan pendidikan, delegasi diperkuat oleh Sucipto, Ph.D. dari Pendidikan Bahasa Inggris lulusan Central China Normal University Wuhan, Anang Masduki, Ph.D. dari Ilmu Komunikasi lulusan Shanghai University, serta Satrianawati, Ph.D. dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar lulusan Harbin Normal University.

Melalui rekam jejak akademik para dosen yang menyelesaikan studi doktoralnya di Tiongkok, diplomasi pendidikan ini diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan produktif. Kehadiran para akademisi tersebut tidak hanya membawa misi representasi institusi, melainkan juga mempermudah komunikasi serta pemahaman budaya dalam membangun kolaborasi riset dan pertukaran akademik jangka panjang.

Rangkaian kegiatan Academic Visit di Beijing dan Chongqing ini dirancang untuk membuka peluang kerja sama strategis antara perguruan tinggi di Tiongkok dengan UAD, khususnya pada penguatan kapasitas riset bersama, publikasi ilmiah internasional, serta program pertukaran mahasiswa dan dosen. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Lima-dosen-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-ikuti-academic-visit-ke-Beijing-dan-Chongqing-Tiongkok-Foto.-Istimewa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-12 13:42:362026-10-12 13:42:36Perkuat Jejaring Internasional, Lima Dosen UAD Ikuti Academic Visit ke Beijing dan Chongqing, Tiongkok

UAD Resmi Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2027

12/10/2026/in Terkini /by Ard

 

Kick Off Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tahun 2027 (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2027 melalui kegiatan Kick Off Penerimaan Mahasiswa Baru UAD 2027 pada Senin, 12 Oktober 2026, di Amphitarium Kampus IV UAD.

Kepala Biro Akademik dan Admisi (BAA) UAD, Prof. Dr. apt. Wahyu Widyaningsih, M.Si., menyampaikan bahwa pendaftaran PMB 2027 dibuka untuk berbagai jenjang pendidikan. “Pada 12 Oktober 2026, pendaftaran mahasiswa baru UAD 2027 resmi dibuka untuk program sarjana, sarjana terapan, magister, doktor, dan profesi. Sistem pelayanan PMB UAD juga telah siap melayani seluruh proses penerimaan dengan kapasitas dan kualitas yang ditingkatkan agar mudah diakses calon mahasiswa melalui website PMB UAD,” katanya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa UAD memiliki tiga nilai dasar dalam mencapai visi, misi, dan tujuannya.

“UAD memiliki tiga nilai dasar, yaitu inovatif, profesional, dan dedikatif. Sebanyak 72 persen program studi UAD telah terakreditasi Unggul. UAD juga diakui di tingkat nasional dan global, didukung dosen berkualitas, serta menjadi kampus inklusif yang mendorong mahasiswa berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional,” katanya.

Sementara Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyampaikan bahwa calon mahasiswa perlu mempertimbangkan kebutuhan dunia kerja, minat pribadi, harapan orang tua, serta kualitas perguruan tinggi sebelum menentukan pilihan.

“Pertimbangan memilih perguruan tinggi meliputi pekerjaan dan profesi yang dibutuhkan dunia usaha, dunia industri, dan pemerintahan, passion atau minat pribadi, serta pilihan perguruan tinggi yang mampu memberikan keterampilan, soft skills, dan sikap yang baik. UAD berupaya memenuhi kebutuhan tersebut sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UAD, Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd., mengingatkan bahwa peningkatan mutu perguruan tinggi harus terus dilakukan. “Mutu itu tidak pernah selesai. Kita tidak boleh merasa sudah berada di puncak karena pada akhirnya mutu bisa menurun. Karena membawa nama besar Ahmad Dahlan, kita perlu meneladani karakter beliau yang rasional, teguh pendirian, peka, dan visioner. Harapannya, lahir Dahlan-Dahlan muda yang memiliki karakter tersebut.”

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan apresiasi kepada 15 sekolah mitra dengan siswa terbanyak yang mendaftar di UAD tahun 2026. Acara dilanjutkan dengan Kick Off PMB UAD 2027 oleh Ketua BPH UAD, Rektor UAD, Wakil Rektor UAD, dan Kepala BAA UAD sebagai tanda dimulainya penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2027. Melalui kegiatan ini, UAD berharap dapat memperluas akses pendidikan tinggi dan menyambut calon mahasiswa yang siap berkembang serta berkontribusi bagi masyarakat. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kick-Off-Penerimaan-Mahasiswa-Baru-PMB-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tahun-2027-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-12 13:27:392026-10-12 13:27:39UAD Resmi Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2027

KKN UAD Gelar Pelatihan Pengelolaan Website Kampung Brontokusuman

12/10/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar pelatihan pengelolaan website Kampung Brontokusuman (Foto. Tim KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit II.B.1 mendorong digitalisasi informasi Kampung Brontokusuman melalui pengembangan dan pengelolaan website kampung. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan pengelolaan website yang dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026, di Gedung Serbaguna TPA Brontokusuman, Yogyakarta. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari ketua RW, humas kampung, pengelola komunitas budaya, hingga pemuda dan pemudi Brontokusuman.

Website Kampung Brontokusuman dikembangkan sebagai media informasi digital yang dapat memuat berbagai potensi dan aktivitas masyarakat. Website tersebut menyediakan informasi mengenai budaya, UMKM, acara, galeri, berita, sejarah, profil kampung, serta peta yang menampilkan titik budaya dan UMKM di wilayah Brontokusuman. Kehadiran website ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mendokumentasikan sekaligus menyebarluaskan berbagai informasi dan kegiatan yang terdapat di kampung.

Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai pengelolaan website, tetapi juga melakukan praktik secara langsung. Mahasiswa KKN UAD menyediakan perangkat yang dapat digunakan peserta untuk mencoba mengelola website. Melalui praktik tersebut, peserta diperkenalkan dengan pengelolaan berbagai konten yang tersedia pada website, sehingga masyarakat dapat memahami proses pembaruan informasi secara langsung.

Sebagai bagian dari keberlanjutan pengelolaan website, dua pemuda Brontokusuman, Diko dan Arya ditetapkan sebagai admin website. Keduanya akan membantu mengelola dan memperbarui informasi yang terdapat dalam website, sehingga pengelolaan media informasi digital tersebut dapat dilanjutkan oleh masyarakat Brontokusuman.

Pada akhir kegiatan, mahasiswa KKN UAD bersama masyarakat juga membentuk Forum Budaya Brontokusuman sebagai wadah komunikasi dan pengumpulan informasi kegiatan di kampung. Forum tersebut menjadi ruang untuk berbagi dokumentasi berbagai kegiatan masyarakat, baik kegiatan budaya maupun kegiatan kampung lainnya, yang selanjutnya dapat dikelola oleh admin untuk dipublikasikan melalui website.

Untuk mendukung keberlanjutan penggunaan website, mahasiswa KKN UAD juga menyediakan domain dan hosting secara gratis selama satu tahun bagi Kampung Brontokusuman. Dukungan tersebut diberikan agar website dapat terus digunakan sebagai media informasi dan dokumentasi berbagai kegiatan serta potensi yang dimiliki kampung.

Akhyar, perwakilan Tim KKN Tematik UAD, menekankan pentingnya keberlanjutan pengelolaan website oleh masyarakat Brontokusuman

“Kami berharap website ini tidak hanya menjadi hasil dari program KKN, tetapi bisa terus dimanfaatkan dan dikelola oleh masyarakat Brontokusuman. Karena itu, kami juga memberikan pelatihan dan melibatkan pemuda setempat sebagai admin agar pengelolaannya dapat terus berjalan,” ujarnya.

Sementara itu, Sri Indarto selaku Sekretaris Kampung Brontokusuman menilai kegiatan tersebut memberikan dukungan bagi kampung dalam mengembangkan penyampaian informasi secara digital. “Kegiatan ini sangat bagus karena mendukung kampung dalam mendokumentasikan dan menyampaikan berbagai kegiatan serta potensi yang ada di Brontokusuman melalui media digital. Dengan adanya website dan admin dari pemuda, kami berharap informasi tentang kampung dapat terus diperbarui dan lebih mudah dikenal oleh masyarakat luas,” tuturnya.

Melalui pengembangan website, pelatihan pengelolaan, serta keterlibatan masyarakat sebagai pengelola, mahasiswa KKN UAD berharap media digital tersebut dapat terus dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi, mendokumentasikan kegiatan, dan menyebarluaskan informasi Kampung Brontokusuman kepada masyarakat secara lebih luas. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-pelatihan-pengelolaan-website-Kampung-Brontokusuman-Foto.-Tim-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-12 09:13:542026-10-15 10:04:07KKN UAD Gelar Pelatihan Pengelolaan Website Kampung Brontokusuman

Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 2026

12/10/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 2026 (Foto. Tim)

Sebuah gagasan yang lahir dari keresahan terhadap persoalan surplus pangan dan sampah makanan membawa tiga mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih Juara I dalam Writing Contest FOMUNY 2026. Kompetisi esai tingkat nasional tersebut diselenggarakan oleh Family of Mahasiswa (FOMUNY) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada 12-13 September 2026 di Universitas Negeri Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Prestasi tersebut diraih oleh tim yang terdiri atas Mohd Haisyam sebagai ketua, bersama Shofiana Nur Zahrowati dan Dio Lutvi Andre sebagai anggota. Ketiganya merupakan mahasiswa UAD. Bagi tim, capaian ini terasa semakin istimewa karena menjadi kali kedua mereka meraih Juara I dalam ajang yang sama. Pada kompetisi tahun 2025, mereka juga berhasil meraih Juara I pada kategori Poster Output Esai.

Haisyam menjelaskan, “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan senang karena berhasil meraih Juara I untuk kedua kalinya. Pencapaian tahun ini terasa sangat spesial karena kami berhasil mempertahankan gelar tersebut di tingkat nasional,” ungkapnya.

Bagi mereka, kemenangan tersebut tidak semata-mata menjadi capaian dalam sebuah kompetisi. Prestasi itu menjadi refleksi dari proses belajar, kerja sama, dan konsistensi yang terus dibangun. Di balik gagasan yang dipresentasikan, terdapat proses panjang untuk membaca persoalan, menyusun argumentasi, hingga menerjemahkan ide menjadi solusi yang dapat dipahami.

Tahun ini, tim mengangkat tema transformasi pola konsumsi dan produksi berkelanjutan melalui inovasi, edukasi, dan kolaborasi generasi muda. Secara khusus, mereka menyoroti pemanfaatan teknologi dan sistem digital untuk mengatasi persoalan surplus pangan dan sampah makanan.

Menariknya, ketiga mahasiswa tersebut memiliki latar belakang keilmuan yang berbeda. Perbedaan perspektif tersebut justru menjadi kekuatan dalam menyusun gagasan. Mereka berupaya melihat persoalan dari berbagai sisi, mulai dari lingkungan, sosial, teknologi, hingga kesehatan, kemudian mencari titik temu untuk menghasilkan solusi yang aplikatif.

Dari proses tersebut, lahirlah MAMBO, sebuah platform ekosistem digital yang dirancang untuk mengintersepsi surplus pangan dari restoran, hotel, dan ritel sebelum menjadi sampah. MAMBO mengintegrasikan sistem prediksi surplus pangan, kontrol kualitas melalui pendekatan HACCP-lite, redistribusi pangan, serta kalkulator emisi metana berbasis Life Cycle Assessment (LCA).

Untuk mematangkan gagasan tersebut, tim melakukan persiapan selama kurang lebih dua minggu sebelum perlombaan. Persiapan tidak hanya berfokus pada penyusunan esai, tetapi juga mencakup materi presentasi dan desain poster. Mereka berulang kali melakukan latihan presentasi untuk menyelaraskan cara penyampaian setiap anggota.

Setelah poster diselesaikan, tim juga melakukan publikasi melalui media sosial sebagai bagian dari upaya meningkatkan engagement berupa tanda suka dan komentar pada karya yang dilombakan. Berbagai tahapan tersebut dilakukan di tengah agenda lain yang cukup berdekatan sehingga manajemen waktu menjadi salah satu tantangan terbesar.

Haisyam menambahkan, “Kami harus benar-benar membagi waktu antara penyelesaian materi, latihan presentasi, penyempurnaan desain poster, dan persiapan keberangkatan. Dari situ kami belajar bahwa dalam kompetisi bukan hanya kualitas ide yang penting, tetapi juga bagaimana tim mampu mengatur waktu, membagi tugas, dan menjaga komunikasi,” tambahnya.

Kompetisi juga menjadi ruang bagi ketiganya untuk belajar di luar gagasan yang mereka bawa. Bagi tim, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan kompetisi. Sebab, kemenangan bukan satu-satunya hal yang mereka bawa pulang. Ada pengalaman, jejaring, perspektif baru, dan pembelajaran yang menjadi bekal untuk langkah berikutnya.

Mereka berharap prestasi ini dapat menjadi batu loncatan untuk terus mengembangkan diri melalui berbagai kompetisi dan proyek inovasi. Mereka juga menargetkan agar gagasan MAMBO tidak berhenti sebagai karya perlombaan, tetapi dapat terus dimatangkan hingga memiliki potensi untuk diterapkan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta lingkungan.

“Target kami bukan hanya mengumpulkan prestasi, tetapi juga mengembangkan gagasan yang kami buat agar semakin matang dan aplikatif. Kami ingin menghasilkan inovasi yang tidak berhenti sebagai karya lomba, tetapi memiliki potensi untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” tandas Haisyam.

Melalui prestasi tersebut, ketiga mahasiswa UAD membuktikan bahwa sebuah kemenangan dapat berawal dari keberanian mengangkat persoalan di sekitar menjadi sebuah gagasan. Dari esai, poster, dan presentasi, mereka tidak hanya mengejar gelar juara, tetapi juga berupaya menghadirkan solusi yang dapat terus tumbuh melampaui ruang kompetisi. (Mawar)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Raih-Juara-I-Writing-Contest-FOMUNY-2026-Foto.-Tim.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-12 09:03:112026-10-12 09:03:11Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 2026

Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan

12/10/2026/in Feature /by Ard

Ust. Hendra Darmawan, S.Pd., M.A dalam Kajian Ahad Pagi di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Septia)

Keteladanan Rasulullah saw. dalam menghadapi tekanan dakwah menjadi pokok bahasan Kajian Rutin Ahad Pagi Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bertema “Bersama Rosulullah–Ma’al Musthofa”. Kajian pada Minggu, 4 Oktober 2026, di Masjid Islamic Center Kampus IV UAD itu disiarkan langsung melalui kanal YouTube Takmir Masjid Ahmad Dahlan UAD.

Anggota Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta, Ustaz Hendra Darmawan, S.Pd., M.A., membuka materi dengan hadis bahwa seseorang akan dibangkitkan bersama orang yang dicintainya dan bahwa cara beragama seseorang bergantung pada temannya. Menurut Hendra, jemaah perlu memilih lingkar pertemanan yang menggugah semangat keislaman.

Cinta kepada Rasulullah, lanjut Hendra, tumbuh melalui pengenalan. “Kecintaan itu akan tumbuh dengan pengetahuan,” tuturnya. Ia memaparkan tiga sifat Rasulullah, yaitu asja’ an-nas (paling pemberani), ajwad an-nas (paling dermawan), dan akram an-nas (paling baik), serta ajaran untuk menyambung silaturahim dengan yang memutusnya, memberi kepada yang kikir, dan memaafkan yang menzalimi.

Ia kemudian mengisahkan pemboikotan terhadap Rasulullah dan pengikutnya. Setelah Hamzah dan Umar bin Khattab masuk Islam, para pemimpin kafir Quraisy menyepakati piagam yang melarang transaksi ekonomi dengan mereka, lalu menggantungnya di Ka’bah. Keluarga Rasulullah mengalami kelaparan hingga lima anggota keluarga akhirnya berani menggugat piagam tersebut.

Hendra mengaitkan peristiwa itu dengan Surah Al-Qamar ayat 2 dan Surah Al-Fath tentang hamiyatal jahiliyah (penolakan terhadap kebenaran), yang disusul turunnya ketenangan dari Allah Swt. kepada Rasulullah dan kaum mukminin. Ia juga menyebut tawaran harta, kekuasaan, dan wanita yang diajukan agar Rasulullah meninggalkan dakwah.

Dalam sesi tanya jawab, seorang jemaah menanyakan peringkat Rasulullah sebagai tokoh paling berpengaruh dalam buku Michael Hart. Hendra menjelaskan bahwa dalam 22 tahun 2 bulan 22 hari, atau dibulatkan 23 tahun, Rasulullah tidak sekadar mengubah, tetapi melakukan transformasi (transformation) masyarakat yang jauh dari peradaban menuju masyarakat beradab.

Sebagai pesan utama, Hendra mengajak jemaah mempertahankan hidayatut taufik, yakni petunjuk Allah berupa agama Islam, dengan sekuat tenaga. “Apa yang kita perjuangkan hari ini belum seberapa dengan apa yang Rasul dan para sahabat alami,” tegasnya. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ust.-Hendra-Darmawan-S.Pd_.-M.A-dalam-Kajian-Ahad-Pagi-di-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Septia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-12 08:52:592026-10-12 08:52:59Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan

Mahasiswa Gizi UAD Gandeng Puskesmas Kotagede II Edukasi Gizi Seimbang di SDN Rejowinangun 1 

12/10/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa Gizi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gandeng Puskesmas Kotagede II Edukasi Gizi Seimbang (Foto. Mahasiswa Gizi UAD)

Mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Puskesmas Kotagede II melaksanakan pembinaan gizi seimbang bagi siswa SD Negeri Rejowinangun 1 pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan bertema “Generasi Sehat dan Bergizi: Makan Sehat, Badan Kuat, Belajar Jadi Semangat” tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai penerapan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.

Anak usia sekolah merupakan kelompok yang berada pada masa pertumbuhan dan perkembangan sehingga pemenuhan kebutuhan gizi sejak dini menjadi hal penting. Asupan zat gizi yang cukup dan beragam dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh, serta menunjang aktivitas dan proses belajar di sekolah. Penerapan gizi seimbang tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan makanan, tetapi juga mencakup keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan sehat, serta upaya mempertahankan berat badan normal.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, lebih dari 97% anak usia 5–19 tahun belum cukup mengonsumsi sayur dan buah. Selain itu, sekitar separuh anak mengonsumsi minuman manis lebih dari satu kali sehari dan sekitar sepertiga lainnya sering mengonsumsi makanan tinggi lemak, seperti gorengan. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya edukasi dan pembiasaan perilaku makan sehat sejak usia sekolah agar anak mampu mengenali, memilih, dan menerapkan pola makan sesuai prinsip gizi seimbang.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan konsep Isi Piringku sebagai panduan sederhana dalam mengatur komposisi makanan sehari-hari. Materi meliputi pengenalan makanan pokok, lauk-pauk sebagai sumber protein hewani dan nabati, sayuran, serta buah-buahan. Siswa juga diberikan pemahaman mengenai makanan yang baik dikonsumsi secara rutin serta jenis makanan dan minuman yang perlu dibatasi.

Mahasiswa turut menekankan pentingnya sarapan sebelum berangkat sekolah. Sarapan sehat dapat membantu memenuhi kebutuhan energi sebelum anak memulai aktivitas dan proses belajar. Selain itu, siswa diajak lebih bijak dalam memilih jajanan dengan memperhatikan kandungan gula, garam, dan lemak pada makanan maupun minuman yang dikonsumsi.

Aspek kebersihan juga menjadi bagian dalam pembinaan. Siswa diberikan edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum makan. Kebiasaan tersebut perlu dibangun sejak dini sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan diri dan mencegah penyakit.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan permainan untuk mengukur pemahaman siswa sekaligus menciptakan suasana belajar yang interaktif. Siswa diminta menentukan berbagai pernyataan terkait materi ke dalam kotak “Benar” atau “Salah”. Melalui kegiatan tersebut, siswa terlihat antusias dan aktif berpartisipasi dalam menjawab pertanyaan yang diberikan.

Berdasarkan hasil evaluasi, sebanyak 69 dari 77 siswa atau 89,8% peserta dapat menentukan pernyataan dengan benar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah memahami pesan utama mengenai gizi seimbang, sarapan, pemilihan jajanan, dan perilaku hidup bersih.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama yang melibatkan siswa, pihak sekolah, Puskesmas Kotagede II, dan mahasiswa PKL Gizi UAD. Melalui kegiatan ini, pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada kegiatan edukasi, tetapi dapat diterapkan dalam kebiasaan sehari-hari sehingga mendukung terbentuknya perilaku hidup sehat sejak usia sekolah.

Pembinaan gizi sejak dini menjadi salah satu bentuk investasi kesehatan jangka panjang. Dengan membekali anak-anak dengan pengetahuan dan kebiasaan makan yang baik, diharapkan mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, aktif, dan mampu mencapai potensi terbaiknya.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Gizi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gandeng-Puskesmas-Kotagede-II-Edukasi-Gizi-Seimbang-Foto.-Mahasiswa-Gizi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-12 08:43:412026-10-15 10:04:01Mahasiswa Gizi UAD Gandeng Puskesmas Kotagede II Edukasi Gizi Seimbang di SDN Rejowinangun 1 
Page 1 of 531123›»

TERKINI

  • Prodi Magister Informatika UAD Gelar Pelatihan Penggunaan Teknologi Digital yang Aman dan Bijak16/10/2026
  • Mahasiswa UAD Edukasi Siswa tentang Kesiapsiagaan Bencana dan Keselamatan Lalu Lintas16/10/2026
  • KKN UAD Kembangkan Kampung Hijau di Timuran, Yogyakarta16/10/2026
  • Forsikip UAD Gelar Pelatihan Pengembangan Diri Lintas Kampus bagi Awardee KIP-Kuliah15/10/2026
  • Menjajaki Riset, Inovasi, dan Teknologi dari Academic Visit di Tiongkok15/10/2026

PRESTASI

  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026

FEATURE

  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top