Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik

Irgiawan Aditya Rangga Alumnus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan segudang prestasi akademik dan nonakademik (Foto. Irgiawan)
Dedikasi, kerja keras, dan keberanian memanfaatkan setiap peluang mengantarkan Irgiawan Aditya Rangga menjadi salah satu Wisudawan Berprestasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada periode wisuda tahun 2026. Lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi dengan IPK 3,94 tersebut berhasil menunjukkan prestasi gemilang, baik di bidang akademik maupun nonakademik, selama menempuh pendidikan di UAD.
Putra pasangan Tafriah dan Akhmad Ihsan ini mengaku sangat bersyukur dan bahagia atas penghargaan yang diterimanya.
Selama menjadi mahasiswa UAD, Irgiawan berhasil mengoleksi sekitar 25 prestasi dari berbagai bidang dan tingkatan, mulai dari regional, nasional, hingga internasional. Prestasi tersebut mencakup bidang akademik, seni, kepenulisan, presentasi ilmiah, hingga kompetisi minat dan bakat.
Beberapa prestasi yang berhasil diraih antara lain Juara II Solo Vocal International Competition SILAT APIK PTMA 2025, Juara I Presenter Ahmad Dahlan International Youth Camp (ADYC) #3, Juara III Kategori Esai ADYC 2025, Juara I Management Creative Fair 2025, Juara II Festival Bisnis UNEJ 2025, Juara I Euforia Seni 3.0, Juara II Cultural Literacy FSBK 2024, serta berbagai penghargaan lainnya di tingkat nasional maupun internasional.
Dari sekian banyak pencapaian tersebut, keikutsertaannya dalam Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) menjadi pengalaman yang paling berkesan.
“Bagi saya, ajang PEKSIMINAS merupakan kompetisi bidang minat dan bakat yang paling bergengsi bagi mahasiswa. Pengalaman mengikuti kompetisi tersebut menjadi salah satu perjalanan yang paling berharga selama kuliah,” ujarnya.
Motivasi terbesar yang mendorong Irgiawan untuk terus berprestasi adalah keinginan membanggakan kedua orang tuanya. Selain itu, ia meyakini bahwa setiap kompetisi dan pencapaian tidak hanya menghasilkan penghargaan, tetapi juga memberikan pengalaman serta ilmu berharga yang tidak semua orang dapatkan.
Menurut Irgiawan, keberhasilan yang diraihnya tidak terlepas dari dukungan orang tua yang selalu memberikan semangat dan doa. Selain itu, ia juga mengapresiasi peran Bidang Kemahasiswaan UAD yang selama ini memberikan berbagai fasilitas dan dukungan bagi mahasiswa untuk berkembang dan berprestasi.
Dalam menjaga konsistensi prestasinya, Irgiawan selalu berpegang pada prinsip menentukan prioritas dan mengelola waktu dengan baik. Baginya, kemampuan mengenali kapasitas diri dan mengatur berbagai aktivitas secara seimbang merupakan modal penting untuk mencapai hasil yang optimal.
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Irgiawan berencana melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam maupun luar negeri. Sambil mempersiapkan langkah tersebut, ia juga ingin terus mengembangkan berbagai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan karier di masa depan.
Bagi Irgiawan, prestasi tidak selalu identik dengan piala atau penghargaan. Ia memaknai prestasi sebagai keberhasilan menaklukkan sesuatu yang sebelumnya dianggap sulit atau bahkan mustahil untuk dicapai.
Sementara itu, kesuksesan menurutnya adalah hasil dari usaha yang mampu memberikan dampak positif, baik bagi diri sendiri maupun orang-orang di sekitar.
Ia berharap UAD terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Kepada mahasiswa UAD, ia berpesan agar terus memanfaatkan setiap peluang yang ada karena kampus selalu memberikan dukungan bagi mahasiswanya untuk berkembang dan berprestasi.
“UAD akan selalu mendukung mahasiswanya untuk berprestasi sesuai slogan yang selama ini dikenal, yaitu ‘Prestasi adalah Tradisi Kami’,” katanya.
Ia menambahkan, “Tidak ada kata mudah untuk meraih kesuksesan, sama halnya dengan kuliah. Karena itu, hiasilah masa kuliah dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat dan mendukung masa depan. Jangan menyesal karena tidak mencoba sesuatu hanya karena merasa tidak mampu. Beranilah untuk mencoba dan melakukannya,” tuturnya.
Salah satu pelajaran hidup paling berharga yang diperoleh Irgiawan selama menempuh studi di UAD adalah nilai TANGGUH, yaitu Takwa, Amanah, Nalar, Gesit, Gembira, Ulet, dan Humanis. Nilai tersebut menjadi pedoman dalam menjalani berbagai aktivitas sekaligus pengingat untuk selalu melibatkan nilai-nilai ibadah dalam setiap perjalanan kehidupan.
Melalui berbagai prestasi yang telah diraih, Irgiawan membuktikan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan. Konsistensi, manajemen waktu yang baik, keberanian mencoba hal baru, serta dukungan dari lingkungan menjadi bekal penting dalam mengukir prestasi dan meraih kesuksesan. (Mawar)
