UAD Raih Dua Penghargaan Anugerah Humas LLDIKTI Wilayah V 2026

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih dua penghargaan Anugerah Humas LLDIKTI Wilayah V 2026 (Foto. Humas UAD)
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi di bidang kehumasan dengan meraih Terbaik I Pengelolaan Media Sosial dan Terbaik II Pengelolaan Laman pada Anugerah Humas LLDIKTI Wilayah V Tahun 2026 yang berlangsung pada Selasa, 30 Juni 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen UAD dalam menghadirkan layanan informasi yang cepat, akurat, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kepala Bidang Humas dan Protokol UAD, Ariadi Nugraha, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian, melainkan amanah untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik di lingkungan universitas.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Universitas Ahmad Dahlan dalam menghadirkan layanan informasi yang cepat, akurat, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat. Bagi kami di Humas UAD, capaian ini bukan sekadar prestasi, tetapi juga amanah untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik,” ujarnya.
Menurut Ariadi, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen di UAD. Sinergi antara pimpinan, unit kerja, fakultas, program studi, hingga seluruh keluarga besar UAD telah menciptakan ekosistem komunikasi yang positif dan terpercaya.
Dalam mengelola media sosial dan laman resmi universitas, Humas UAD berupaya menjadikan kedua platform tersebut sebagai sumber informasi utama yang kredibel dan mudah diakses masyarakat. Berbagai aspek menjadi perhatian, mulai dari kualitas dan akurasi informasi, kecepatan penyampaian berita, konsistensi identitas visual dan pesan institusi, hingga relevansi konten dengan kebutuhan audiens.
Selain itu, optimalisasi website terus dilakukan agar semakin informatif, mudah dinavigasi, ramah pengguna, serta mendukung keterbukaan informasi publik. Seluruh konten yang dipublikasikan juga diupayakan tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi memberikan nilai edukatif sekaligus memperkuat citra positif UAD.
Meski demikian, Ariadi mengakui bahwa pengelolaan komunikasi publik di era digital memiliki tantangan tersendiri. Salah satunya adalah mengelola arus informasi yang sangat dinamis dari berbagai unit di lingkungan UAD, sembari memastikan setiap informasi telah melalui proses verifikasi sehingga tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Di era digital, masyarakat menuntut informasi yang cepat tanpa mengurangi kualitas. Untuk menjawab tantangan tersebut, kami memperkuat koordinasi dengan seluruh unit kerja, fakultas, dan program studi, membangun alur komunikasi yang lebih efektif, menerapkan perencanaan konten secara terstruktur, serta melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap performa media sosial maupun website,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengembangan kompetensi tim melalui berbagai pelatihan juga terus dilakukan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan tren komunikasi digital yang terus berubah.
Ke depan, penghargaan yang diraih menjadi motivasi bagi Humas dan Protokol UAD untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat. Transformasi digital akan semakin diperkuat melalui pengembangan konten yang kreatif, edukatif, dan berbasis kebutuhan audiens.
Selain meningkatkan pemanfaatan data analitik untuk menyusun strategi komunikasi yang lebih tepat sasaran, Humas UAD juga akan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, baik di lingkungan internal maupun eksternal universitas. Optimalisasi website sebagai pusat informasi yang terintegrasi dengan berbagai platform digital juga menjadi salah satu fokus pengembangan.
“Selain itu, kami akan terus memperkuat komunikasi dua arah dengan masyarakat sehingga layanan informasi yang diberikan semakin cepat, adaptif, dan memberikan dampak positif bagi peningkatan reputasi Universitas Ahmad Dahlan,” tutup Ariadi. (Mawar)
