• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

PPK Ormawa RDC UAD Kenalkan Inovasi Robotika untuk Atasi Hama Tikus

08/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

PPK Ormawa RDC Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan inovasi robotika untuk atasi hama tikus (Foto. PPKO RDC UAD)

Robotic Development Community (RDC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Sosialisasi Akbar Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) di Desa Karangtengah sebagai langkah awal pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung ada 17 Juni 2026 dan bertujuan memperkenalkan RDC UAD beserta program inovasi robotika yang dirancang untuk membantu mengatasi permasalahan hama tikus yang selama ini menjadi tantangan utama bagi para petani di desa tersebut.

Sosialisasi dihadiri oleh 46 peserta yang terdiri atas berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan. Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Karangtengah Haryanto, Kepala Dukuh Sumardiyono, Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) UAD Prof. Dr. Ir. Siti Jamilatun, M.T., IPM., dosen pendamping Ir. Phisca Aditya Rosyady, S.Si., M.Sc., perwakilan ibu-ibu PKK, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), pemuda Karang Taruna yang tergabung dalam AMMI Karangtengah, serta masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, tim PPK Ormawa RDC UAD memperkenalkan profil organisasi, berbagai inovasi robot yang telah dikembangkan, serta memaparkan program kerja yang akan diimplementasikan di Desa Karangtengah. Melalui pemaparan tersebut, masyarakat memperoleh gambaran mengenai pemanfaatan teknologi robotika sebagai solusi terhadap persoalan yang dihadapi di sektor pertanian.

Ketua Pelaksana PPK Ormawa RDC UAD, Rahadian Candra Vima Yoga, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi bersama masyarakat sebelum program dijalankan. “Kami ingin memastikan teknologi yang kami kembangkan benar-benar menjawab kebutuhan warga, khususnya para petani. Sosialisasi ini menjadi ruang bagi kami untuk mendengar langsung berbagai permasalahan di lapangan sekaligus memperkenalkan solusi yang kami rancang bersama masyarakat Desa Karangtengah,” ujarnya.

Salah satu fokus utama program adalah pengembangan dan implementasi robot yang dirancang untuk membantu mengendalikan hama tikus secara lebih efektif dan efisien. Tim menjelaskan fungsi, cara kerja, serta manfaat teknologi tersebut sebagai bagian dari upaya mendukung produktivitas pertanian dan mengurangi kerugian yang selama ini dialami petani akibat serangan hama.

Lurah Karangtengah, Haryanto, mengatakan, “Permasalahan hama tikus sudah lama menjadi keluhan para petani kami. Kami sangat mengapresiasi kepedulian mahasiswa UAD yang mau turun langsung membantu mencari solusi. Semoga program ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat Karangtengah,” tuturnya.

Melalui program ini, tim PPK Ormawa RDC UAD berharap inovasi robotika yang dikembangkan dapat menjadi solusi nyata dalam mendukung pengendalian hama sekaligus mendorong penerapan konsep smart farming yang berkelanjutan. Selain itu, program ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat inovasi di kalangan generasi muda desa serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Dekan Fakultas Teknologi Industri UAD, Prof. Dr. Ir. Siti Jamilatun, M.T., IPM., menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program tersebut sebagai bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. “Kegiatan ini menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi yang dipelajari di kampus dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kami berharap program PPK Ormawa RDC UAD ini menjadi contoh kolaborasi yang baik antara perguruan tinggi dan desa dalam menjawab berbagai tantangan nyata,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Antusiasme peserta yang berasal dari pemerintah desa, kelompok tani, PKK, hingga pemuda Karang Taruna menunjukkan besarnya harapan terhadap keberhasilan program yang akan dijalankan.

Melalui sosialisasi akbar ini, tim PPK Ormawa RDC UAD berharap seluruh rangkaian program dapat terlaksana dengan baik, memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Karangtengah, serta menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan dalam menyelesaikan persoalan masyarakat melalui inovasi dan pengembangan teknologi. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PPK-Ormawa-RDC-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-inovasi-robotika-untuk-atasi-hama-tikus-Foto.-PPKO-RDC-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-08 09:20:412026-07-09 07:38:21PPK Ormawa RDC UAD Kenalkan Inovasi Robotika untuk Atasi Hama Tikus

UAD Perkuat Komitmen Green Campus melalui Pelatihan Pengelolaan Sampah

08/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) perkuat komitmen green campus melalui pelatihan pengelolaan sampah (Foto. BSP UAD)

Sebagai upaya memperkuat komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan penerapan prinsip-prinsip Green Campus, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah menyelenggarakan workshop dan pelatihan pemilahan dan pengolahan sampah bagi 70 orang petugas kebersihan pada Senin, 29 Juni 2026, di ruang smart class, Gedung Noeng Muhadjir Kampus I UAD.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja sama antara Biro Sarana dan Prasarana, Pusat Studi Energi dan Lingkungan UAD, serta World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia.

Pelatihan ini bertujuan membekali pengetahuan para petugas kebersihan mengenai manajemen pengelolaan sampah dari hulu ke hilir. Peserta diharapkan untuk senantiasa menjalankan tugas dengan baik serta dilatih untuk memilah sampah berdasarkan lima kategori utama, yaitu organik, anorganik (plastik dan kertas), logam dan kaca, limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), serta residu.

Peserta dibekali dengan pengetahuan terkait sampah bernilai ekonomi untuk mendukung ekonomi sirkular. Dengan demikian, harapannya peserta dapat melakukan pemilahan untuk mengurangi residu, serta mampu mengenali sampah bernilai jual agar proses recycle dan reuse berjalan maksimal.

Dalam sambutan pembukaannya, Zahrul Mufrodi selaku Kepala Biro Sarana Prasarana UAD menekankan bahwa “Sampahmu, tanggung jawabmu.” Pernyataan tersebut menegaskan bahwa seluruh sivitas akademika dan tenaga kependidikan UAD diharapkan meminimalkan timbulan sampah. Apabila menghasilkan sampah, setiap individu bertanggung jawab memilahnya dengan benar sehingga tidak membebani petugas kebersihan dalam proses pengelolaannya.

Dalam materinya, Ahmad Ahid Mudayana, Kepala Bidang Perawatan, Keamanan, dan Kerumahtanggaan, menyampaikan, “Petugas kebersihan sebagai garda terdepan untuk mewujudkan keberhasilan pengelolaan sampah di UAD”. Melalui mekanisme pengelolaan sampah ini, UAD menargetkan pengurangan sampah residu hingga 15% dalam satu tahun.

Saat ini UAD telah berhasil melakukan pengelolaan sampah secara mandiri. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak berupa penurunan jumlah sampah yang dihasilkan serta residu secara signifikan.

Pelatihan dan perbaikan pengolahan sampah ini menjadi bagian dari kontribusi nyata UAD terhadap pencapaian target pembangunan berkelanjutan (SDGs). Pelatihan ini diakhiri dengan praktik pemilahan sampah dan pengolahannya yang dipandu oleh Mia Agustina dan Fiina Ilhami Salsabila setelah istirahat dan salat Zuhur berjamaah.

Mari bersama wujudkan lingkungan kampus yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Bumi yang kita jaga saat ini merupakan warisan berharga bagi generasi yang akan datang. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-perkuat-komitmen-green-campus-melalui-pelatihan-pengelolaan-sampah-Foto.-BSP-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-08 08:57:102026-07-08 08:57:10UAD Perkuat Komitmen Green Campus melalui Pelatihan Pengelolaan Sampah

Mahasiswa Sistem Informasi UAD Raih Dua Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Bioenergi Daun Pepaya Jepang

08/07/2026/in MBKM, Prestasi /by Ard

Dio Lutvi Andre mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Dio)

Dio Lutvi Andre, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi angkatan 2024 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), kembali menorehkan prestasi gemilang. Ia berhasil memborong dua penghargaan sekaligus, yakni Juara 1 Presenter Terbaik dan Juara 2 Artikel Terbaik pada Subtema Teknologi dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD ini berlangsung sejak 9 April hingga 16 Mei 2026, dengan pengumuman pemenang pada 20 Mei 2026. Persaingan dalam ajang tersebut terbilang sangat ketat karena diikuti oleh 557 peserta yang berasal dari 43 perguruan tinggi di Indonesia, termasuk kampus-kampus ternama seperti UI, UGM, dan UPN “Veteran” Yogyakarta.

Dalam kompetisi ini, Dio mengangkat karya ilmiah berjudul “Daun Pepaya Jepang (Cnidoscolus aconitifolius): Energi Ramah Lingkungan, Terbarukan, Aman Wujudkan Indonesia Nol Emisi 2050″. Ide inovatif ini lahir dari keprihatinannya terhadap tingginya ketergantungan Indonesia pada bahan bakar fosil yang memicu krisis iklim, serta beratnya langkah menuju target Nol Emisi di tahun 2050.

Dio menjelaskan bahwa daun pepaya jepang, yang kerap hanya dianggap sebagai gulma, ternyata memiliki potensi luar biasa sebagai sumber bioenergi karena kandungan minyak nabatinya yang tinggi. Tanaman ini dapat tumbuh subur di lahan marginal tanpa merusak hutan lindung, dan tidak bersaing dengan bahan pangan pokok seperti sawit atau jagung.

Inovasi pengolahan daun pepaya jepang menjadi biodiesel atau biogas ini dinilai aman dan rendah emisi. Karya tersebut juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-7 mengenai Energi Bersih dan Terjangkau, serta poin ke-13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.

Mahasiswa yang juga aktif dalam komunitas Novo Club Paragon Corp dan berstatus sebagai Google Student Ambassador 2026 ini mengungkapkan bahwa persiapan lomba memakan waktu sekitar dua hingga empat minggu. Proses tersebut meliputi pencarian potensi lokal, riset permasalahan, penyusunan strategi, hingga tahap eksekusi penulisan. Menghadapi ratusan delegasi hebat justru memacu Dio untuk semakin mematangkan data dan argumen ilmiah pada artikelnya.

Ke depannya, Dio berharap gagasan ini tidak sekadar berakhir sebagai konsep di atas kertas kompetisi. Ia ingin membuktikan bahwa solusi energi hijau dapat lahir dari riset anak bangsa, serta berharap karyanya mampu menginspirasi kolaborasi nyata dalam bentuk pilot project energi terbarukan yang aplikatif di Indonesia. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dio-Lutvi-Andre-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Dio.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-08 08:42:302026-07-08 08:42:30Mahasiswa Sistem Informasi UAD Raih Dua Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Bioenergi Daun Pepaya Jepang

Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD Latih Kader Caturharjo Gunakan Alat Kesehatan

07/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

PPK Ormawa IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) latih kader gunakan alat kesehatan di Caturharjo Bantul (Foto. PPKO IMM FKM UAD)

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus mematangkan implementasi program HAMEMAYU WARASING DESA. Pada Sabtu, 27 Juni 2026, tim mahasiswa kembali menggelar kegiatan Pelita Kader Pertemuan 2 yang bertempat di Balai Desa Kalurahan Caturharjo.

Acara ini dihadiri oleh Kamituwa Kalurahan Caturharjo Bapak Agung, Dosen Pembimbing PPK Ormawa IMM FKM UAD Drs. Hadi Sasongko, M.Si., serta para kader kesehatan setempat. Dalam sambutannya, Bapak Agung menegaskan dukungan penuh pemerintah kalurahan terhadap kegiatan ini sebagai upaya penguatan kapasitas kader dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Sejalan dengan hal tersebut, Drs. Hadi Sasongko, M.Si. turut memberikan arahan mengenai urgensi pemahaman kader terhadap penggunaan alat ukur kesehatan. Menurutnya, ketepatan penggunaan alat merupakan dasar yang sangat penting dalam pelaksanaan skrining dan deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM).

Pada pertemuan kali ini, Tim Pelaksana PPK Ormawa IMM FKM UAD turun langsung sebagai pemateri dan pendamping. Rangkaian materi diawali dengan sesi pre-test, disusul dengan pengenalan, cara penggunaan, dan interpretasi hasil dari berbagai alat kesehatan. Alat-alat yang dipelajari meliputi alat ukur Tinggi Badan (TB), Berat Badan (BB), pengukur Rasio Lingkar Perut Pinggang (RLPP), alat pemeriksaan Glucose, Cholesterol, Uric Acid (GCU), hingga tensimeter untuk tekanan darah.

Tidak sekadar teori, para kader kesehatan langsung mempraktikkan simulasi penggunaan alat ukur secara mandiri dengan pendampingan melekat dari mahasiswa. Sesi praktik ini terbukti efektif mengasah keterampilan teknis kader yang dibuktikan melalui peningkatan hasil pada sesi post-test di akhir pemaparan.

Sebagai langkah inovatif lanjutan, Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD juga memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan Kartu JATI WARAS. Kartu ini didesain sebagai instrumen pemantauan kesehatan terpadu yang berfungsi mencatat hasil skrining dan mengidentifikasi faktor risiko PTM secara lebih sistematis.

Melalui sinergi yang terbangun antara mahasiswa, dosen, pemerintah kalurahan, dan warga, para kader kesehatan Caturharjo diharapkan semakin terampil, percaya diri, dan mandiri dalam melakukan skrining kesehatan di tengah masyarakat. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PPK-Ormawa-IMM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-latih-kader-gunakan-alat-kesehatan-di-Caturharjo-Bantul-Foto.-PPKO-IMM-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-07 13:31:252026-07-07 13:31:25Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD Latih Kader Caturharjo Gunakan Alat Kesehatan

KKN UAD Kenalkan Eco-Enzyme sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik

07/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan eco-enzyme sebagai solusi pengolahan sampah organik (Foto. KKN UAD)

Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Periode 104 Unit I.C.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan pelatihan dan praktik pembuatan eco-enzyme pada 29 Mei 2026, di RW 12, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik rumah tangga menjadi produk yang bernilai guna sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang kreatif dan berkelanjutan.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian, manfaat, dan tahapan pembuatan eco-enzyme, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung bersama masyarakat. Peserta diajarkan memilih bahan organik yang sesuai, mencampurkan bahan dengan komposisi yang tepat, serta memahami proses fermentasi hingga eco-enzyme siap digunakan.

Mahesa, mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat selaku pemateri, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap limbah rumah tangga.

“Melalui pelatihan ini kami ingin menunjukkan bahwa sampah organik tidak harus berakhir di tempat pembuangan akhir. Dengan pengolahan yang sederhana, limbah dapur dapat diubah menjadi eco-enzyme yang bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga maupun lingkungan,” ujar Mahesa.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Unit I.C.3, Ahmad Faizal Rangkuti, S.K.M., M.Kes. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk edukasi yang dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat.

“Program ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun kebiasaan masyarakat untuk mengelola sampah organik secara mandiri. Harapannya, pengurangan sampah dapat dimulai dari tingkat rumah tangga sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” jelasnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ketua RW 12 Sorosutan, Prof. Dr. H. Suwandi, S.Ag., M.Ag., M.Pd. mengapresiasi pelaksanaan program tersebut.

“Pelatihan seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan yang mudah diterapkan oleh warga. Kami berharap masyarakat dapat mempraktikkan pembuatan eco-enzyme secara rutin sehingga jumlah sampah organik dapat berkurang dan lingkungan menjadi lebih bersih,” ungkapnya.         

Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan baru mengenai pengelolaan sampah organik, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Program pelatihan pembuatan eco-enzyme diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah secara mandiri serta mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-eco-enzyme-sebagai-solusi-pengolahan-sampah-organik-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-07 08:48:542026-07-07 09:08:11KKN UAD Kenalkan Eco-Enzyme sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik

UAD Raih Dua Penghargaan Anugerah Humas LLDIKTI Wilayah V 2026

06/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih dua penghargaan Anugerah Humas LLDIKTI Wilayah V 2026 (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi di bidang kehumasan dengan meraih Terbaik I Pengelolaan Media Sosial dan Terbaik II Pengelolaan Laman pada Anugerah Humas LLDIKTI Wilayah V Tahun 2026 yang berlangsung pada Selasa, 30 Juni 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen UAD dalam menghadirkan layanan informasi yang cepat, akurat, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kepala Bidang Humas dan Protokol UAD, Ariadi Nugraha, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian, melainkan amanah untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik di lingkungan universitas.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Universitas Ahmad Dahlan dalam menghadirkan layanan informasi yang cepat, akurat, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat. Bagi kami di Humas UAD, capaian ini bukan sekadar prestasi, tetapi juga amanah untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik,” ujarnya.

Menurut Ariadi, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen di UAD. Sinergi antara pimpinan, unit kerja, fakultas, program studi, hingga seluruh keluarga besar UAD telah menciptakan ekosistem komunikasi yang positif dan terpercaya.

Dalam mengelola media sosial dan laman resmi universitas, Humas UAD berupaya menjadikan kedua platform tersebut sebagai sumber informasi utama yang kredibel dan mudah diakses masyarakat. Berbagai aspek menjadi perhatian, mulai dari kualitas dan akurasi informasi, kecepatan penyampaian berita, konsistensi identitas visual dan pesan institusi, hingga relevansi konten dengan kebutuhan audiens.

Selain itu, optimalisasi website terus dilakukan agar semakin informatif, mudah dinavigasi, ramah pengguna, serta mendukung keterbukaan informasi publik. Seluruh konten yang dipublikasikan juga diupayakan tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi memberikan nilai edukatif sekaligus memperkuat citra positif UAD.

Meski demikian, Ariadi mengakui bahwa pengelolaan komunikasi publik di era digital memiliki tantangan tersendiri. Salah satunya adalah mengelola arus informasi yang sangat dinamis dari berbagai unit di lingkungan UAD, sembari memastikan setiap informasi telah melalui proses verifikasi sehingga tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Di era digital, masyarakat menuntut informasi yang cepat tanpa mengurangi kualitas. Untuk menjawab tantangan tersebut, kami memperkuat koordinasi dengan seluruh unit kerja, fakultas, dan program studi, membangun alur komunikasi yang lebih efektif, menerapkan perencanaan konten secara terstruktur, serta melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap performa media sosial maupun website,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengembangan kompetensi tim melalui berbagai pelatihan juga terus dilakukan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan tren komunikasi digital yang terus berubah.

Ke depan, penghargaan yang diraih menjadi motivasi bagi Humas dan Protokol UAD untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat. Transformasi digital akan semakin diperkuat melalui pengembangan konten yang kreatif, edukatif, dan berbasis kebutuhan audiens.

Selain meningkatkan pemanfaatan data analitik untuk menyusun strategi komunikasi yang lebih tepat sasaran, Humas UAD juga akan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, baik di lingkungan internal maupun eksternal universitas. Optimalisasi website sebagai pusat informasi yang terintegrasi dengan berbagai platform digital juga menjadi salah satu fokus pengembangan.

“Selain itu, kami akan terus memperkuat komunikasi dua arah dengan masyarakat sehingga layanan informasi yang diberikan semakin cepat, adaptif, dan memberikan dampak positif bagi peningkatan reputasi Universitas Ahmad Dahlan,” tutup Ariadi. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/feed-juara-1-2-medsos-laman-lldikti.jpg.jpeg 1768 2160 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-06 09:10:152026-07-06 09:10:15UAD Raih Dua Penghargaan Anugerah Humas LLDIKTI Wilayah V 2026

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, KKN UAD Inisiasi Komunitas Peduli Sungai Code

05/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) inisiasi Komunitas Peduli Sungai Code bersama warga Brontokusuman (Foto. KKN UAD)

Bagi warga Brontokusuman, Sungai Code bukan sekadar aliran air yang membelah permukiman. Sungai ini menjadi bagian dari ruang hidup masyarakat yang harus dijaga bersama. Berangkat dari semangat itulah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Periode ke-104 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama warga menggagas pembentukan Komunitas Peduli Sungai Code sebagai upaya memperkuat gerakan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Pembentukan komunitas tersebut menjadi puncak rangkaian Program KKN Tematik Pengelolaan Sungai yang dilaksanakan mahasiswa UAD di Kelurahan Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta. Program ini diawali dengan aksi memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2026 melalui kegiatan bersih Sungai Code, dilanjutkan dengan edukasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, hingga akhirnya bermuara pada Pengesahan Komunitas Peduli Sungai Code yang dilaksanakan pada Selasa, 30 Juni 2026 di Gedung Dakwah dan Tarbiyatul Qur’an PRM Karanganyar.

Ketua Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN Alternatif 104 Brontokusuman, Arif Rahman, mengatakan sejak awal mahasiswa tidak ingin program KKN hanya meninggalkan laporan kegiatan. Mereka ingin meninggalkan ruang belajar dan wadah kolaborasi yang tetap hidup setelah masa pengabdian berakhir. “Kami ingin ada yang terus bergerak setelah KKN selesai. Karena itu bersama warga kami menginisiasi Komunitas Peduli Sungai Code agar berbagai program yang telah dirintis dapat dilanjutkan oleh masyarakat secara mandiri,” ujar Arif.

Selama hampir satu bulan berada di Brontokusuman, mahasiswa bersama warga melaksanakan berbagai kegiatan yang berfokus pada pengelolaan lingkungan. Mulai dari aksi bersih Sungai Code, penguatan bank sampah, pelatihan ecoprint, pengolahan sampah menjadi produk kreatif bernilai ekonomi, penanaman tanaman obat keluarga (TOGA), edukasi kesehatan lingkungan, hingga pameran hasil kerajinan daur ulang yang melibatkan warga dari berbagai RW.

Program tersebut mendapat pendampingan penuh dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD sebagai bagian dari pengembangan KKN Tematik Pengelolaan Sungai. Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya melaksanakan program kerja, tetapi juga didorong membangun kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, komunitas, dan perguruan tinggi sehingga, program yang dirintis memiliki keberlanjutan.

Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes., menilai persoalan Sungai Code tidak dapat diselesaikan hanya melalui kegiatan bersih-bersih atau pembangunan infrastruktur semata. “Persoalan sungai adalah persoalan perilaku dan kolaborasi. Sungai akan tetap bersih apabila masyarakat merasa memiliki dan bersama-sama menjaganya. Di sinilah perguruan tinggi hadir, bukan untuk menggantikan masyarakat, tetapi mendampingi dan memperkuat kapasitas mereka,” ungkapnya.

Dalam kegiatan pengesahan komunitas tersebut, Prof. Surahma hadir sebagai narasumber atas undangan resmi Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK), sekaligus menjalankan penugasan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat UAD. Beliau menyampaikan materi mengenai kondisi Sungai Code yang menghadapi ancaman pencemaran akibat limbah domestik, limbah industri, serta penurunan kualitas lingkungan yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Selain itu, ia memperkenalkan konsep Kader Sungai sebagai penggerak masyarakat yang berperan sebagai inisiator, motivator, dan fasilitator dalam menjaga kelestarian daerah aliran sungai. Menurutnya, keberadaan kader menjadi salah satu kunci agar gerakan pelestarian sungai dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Mantri Pamong Praja Kemantren Mergangsan, Lurah Brontokusuman, pengamat Sungai Code, pengurus LP-KPK, para dosen pembimbing lapangan, tokoh masyarakat, ketua kampung, serta mahasiswa KKN UAD. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan bahwa pelestarian Sungai Code telah menjadi kepedulian bersama yang membutuhkan sinergi lintas sektor.

Bagi UAD, pembentukan Komunitas Peduli Sungai Code menjadi salah satu luaran penting dari pelaksanaan KKN Tematik Pengelolaan Sungai. Melalui pendampingan LPPM UAD, mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga memfasilitasi lahirnya kelembagaan masyarakat yang diharapkan mampu melanjutkan berbagai program lingkungan setelah KKN berakhir.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi tersebut, LP-KPK mengucapkan terima kasih kepada Prof. Surahma atas dukungan dan dedikasinya dalam mendukung penguatan gerakan pelestarian Sungai Code. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah mampu melahirkan inovasi sosial yang memberi manfaat nyata bagi lingkungan. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-inisiasi-Komunitas-Peduli-Sungai-Code-bersama-warga-Brontokusuman-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-05 09:00:312026-07-06 09:10:37Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, KKN UAD Inisiasi Komunitas Peduli Sungai Code

Mahasiswa KKN UAD Buat Lilin Aromaterapi dari Limbah

04/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) buat lilin aromaterapi dari limbah (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa KKN Alternatif 104 Unit II.A.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah bagi warga RW 01 Sambirejo, Kelurahan Prenggan, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta, Rabu 24 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Masjid Al-Kiraam tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga sekaligus membuka peluang usaha.

Program tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan MAS JOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah) yang digagas Pemerintah Kota Yogyakarta. Di wilayah RW 01 Sambirejo, komitmen pengelolaan sampah diwujudkan melalui pembentukan Bank Sampah “Berseri” yang aktif melakukan pemilahan sampah anorganik dan pengelolaan sampah organik.

Namun, pengelolaan limbah cair rumah tangga berupa minyak jelantah masih menjadi persoalan yang belum tertangani secara optimal. Berdasarkan hasil observasi mahasiswa KKN, minyak jelantah masih sering dibuang langsung ke lingkungan sehingga berpotensi mencemari saluran air dan tanah.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN bersama Dosen Pembimbing Lapangan, Jefree Fahana, merumuskan solusi melalui pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.

Pelatihan mendapat sambutan positif dari pengurus dan anggota Bank Sampah “Berseri”. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias mulai dari pemaparan materi hingga praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi.

Dalam praktiknya, mahasiswa memperagakan proses pemurnian minyak jelantah menggunakan batang serai dan daun pandan untuk mengurangi aroma tengik. Minyak kemudian dicampurkan dengan stearin, pewarna, dan minyak esensial beraroma kopi serta lavender sebelum dicetak ke dalam wadah kaca kecil.

Ketua Bank Sampah “Berseri”, Ngajiyati, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan baru kepada warga mengenai pemanfaatan limbah rumah tangga. Menurutnya, lilin aromaterapi hasil pelatihan berpotensi dikembangkan menjadi produk unggulan bank sampah.

Sementara itu, Koordinator KKN Alternatif 104 Unit II.A.1, Muhammad Alif, berharap pelatihan ini dapat mendorong masyarakat lebih kreatif dalam memanfaatkan limbah rumah tangga. Ia menilai pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi dapat menjadi langkah sederhana yang mendukung pelestarian lingkungan sekaligus pengembangan ekonomi kreatif masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah secara mandiri terus meningkat. Selain itu, program tersebut diharapkan menjadi contoh bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan ekonomi kreatif masyarakat melalui inovasi sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-buat-lilin-aromaterapi-dari-limbah-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-04 09:52:372026-07-06 09:10:49Mahasiswa KKN UAD Buat Lilin Aromaterapi dari Limbah

UAD FAIR: Wadah Kreativitas dan Inovasi Mahasiswa

03/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Pembukaan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) FAIR tahun 2026 (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi membuka UAD Fair #5 pada Rabu, 1 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus IV UAD ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas, inovasi, serta mengembangkan jiwa kewirausahaan melalui berbagai pameran dan kompetisi.

Pembukaan diawali dengan sambutan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., yang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda tahunan UAD dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi berbagai kompetisi kewirausahaan tingkat nasional.

Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa sejak 25 April 2026 berbagai rangkaian UAD FAIR telah dimulai. Menurutnya, banyaknya kompetisi kewirausahaan yang diselenggarakan oleh berbagai perguruan tinggi maupun Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui program seperti Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) menjadi alasan UAD secara konsisten menyelenggarakan UAD FAIR setiap tahun.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta semangat berwirausaha sehingga mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, UAD FAIR menghadirkan sekitar 90 stan mahasiswa, 10 stan alumni, ditambah 20 stan mitra, sehingga total terdapat 120 stan yang memeriahkan pameran. Berbagai perguruan tinggi mitra yang selama ini menjalin kerja sama dengan UAD juga turut berpartisipasi secara rutin dalam kegiatan tersebut.

Selain pameran inovasi kewirausahaan, UAD FAIR #5 juga dimeriahkan dengan berbagai kompetisi. Para pemenang kompetisi dijadwalkan akan diumumkan pada hari berikutnya di Amphitarium UAD.

Sementara itu, Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., secara resmi membuka UAD FAIR #5. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang berani memulai dan mengembangkan usaha sejak masih menempuh pendidikan.

Menurutnya, semangat kewirausahaan telah menjadi bagian dari sejarah perjuangan Muhammadiyah. Pada masa awal berdirinya, berbagai aktivitas organisasi Muhammadiyah juga didukung oleh semangat berwirausaha sehingga mampu menopang gerakan dakwah dan pendidikan.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa yang memiliki keberanian untuk berbisnis. Semangat ini perlu terus didukung agar mampu melahirkan wirausahawan muda yang mandiri dan berdaya saing,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Muchlas juga mengusulkan adanya pemberian dana hibah bagi mahasiswa yang menjalankan usaha sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan bisnis mahasiswa di lingkungan UAD.

Acara pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Dr. Nur Kholis S.Ag., M.Ag., Wakil Rektor Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), sebelum secara resmi rangkaian kegiatan UAD FAIR #5 dimulai.

Pada hari pertama, rangkaian kegiatan meliputi pembukaan UAD Fair, penampilan Talent Show Mahasiswa UAD, serta Pameran Inovasi Kewirausahaan Mahasiswa dan Alumni “Saudagar Dahlan Muda” #5 Tingkat Nasional yang menampilkan beragam produk inovatif hasil karya mahasiswa, alumni, dan mitra. Melalui penyelenggaraan UAD FAIR #5, UAD berharap dapat terus menumbuhkan ekosistem kewirausahaan di kalangan mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pembukaan-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-FAIR-tahun-2026-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-03 08:00:482026-07-06 09:11:04UAD FAIR: Wadah Kreativitas dan Inovasi Mahasiswa

KKN Alternatif UAD Latih Warga Sorosutan Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Guna

01/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) latih warga Sorosutan olah sampah jadi produk bernilai guna (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 104 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.B.3 di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Qonitatul Hidayah, M.Sc. menyelenggarakan kegiatan bertema “Pelatihan dan Sosialisasi Daur Ulang: Mengubah Sampah Menjadi Produk Bernilai Guna” di Balai RW 08, Kelurahan Sorosutan, pada 20 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti sekitar 25 warga tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga melalui pemanfaatan kembali bahan-bahan bekas menjadi produk yang lebih bermanfaat.

Ketua KKN, Ade Rizky Hendra Saputra menyampaikan bahwa permasalahan sampah merupakan isu yang perlu diperhatikan bersama. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan solusi sederhana yang berdampak nyata bagi lingkungan. Pada kesempatan tersebut, Khoiriyah Ana Rosida, S.IP., selaku Ketua RW 08 Sorosutan berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh peserta melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga peserta dapat membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga maupun masyarakat sekitar sehingga manfaat kegiatan ini dapat dirasakan lebih luas,” ujarnya.

Salah satu anggota KKN, Happy Naira Syaharani, menjadi pemateri sosialisasi mengenai konsep daur ulang dan pemanfaatan limbah rumah tangga. Ia menyampaikan materi tentang pentingnya pengelolaan sampah, dampak sampah terhadap lingkungan, serta berbagai langkah sederhana yang dapat diterapkan untuk mengurangi jumlah sampah dari aktivitas sehari-hari. Peserta juga diperkenalkan pada berbagai contoh produk hasil daur ulang yang memiliki nilai jual.

Selain dilakukan sosialisasi, masyarakat diajak mengikuti pelatihan langsung dalam pembuatan berbagai produk kreatif dari bahan bekas. Peserta dilatih membuat dompet dari kemasan plastik bekas kopi dan minuman, vas bunga dan tempat pensil dari botol plastik bekas, serta tas belanja dari tutup botol plastik. Melalui pendampingan dari tim KKN, peserta dapat mempraktikkan secara langsung proses pembuatan produk sekaligus memahami cara mengubah limbah menjadi barang yang lebih bermanfaat.

Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Peserta aktif bertanya, berdiskusi, serta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh semangat. Keterlibatan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengelola sampah rumah tangga secara kreatif dan produktif.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Alternatif 104 Unit I.B.3 UAD berharap masyarakat semakin peduli terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Pemanfaatan barang bekas tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menumbuhkan kreativitas serta menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Alternatif-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-latih-warga-Sorosutan-olah-sampah-jadi-produk-bernilai-guna-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-01 13:29:312026-07-01 13:29:31KKN Alternatif UAD Latih Warga Sorosutan Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Guna
Page 1 of 25123›»

TERKINI

  • IMM FAI UAD Sukses Gelar Darul Arqam Dasar 202609/07/2026
  • UAD Perkuat Literasi Kesehatan Ibu-Ibu Aisyiyah09/07/2026
  • Tim PESTAMI UAD Olah Limbah Pisang Jadi Inovasi Ekonomi Sirkular09/07/2026
  • FEB UAD Gelar 3rd International Economic Fair 202609/07/2026
  • Mahasiswa Ilkom UAD Sukses Gelar Dahlan Muda Fashion Week 309/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Lomba Literature Review Tingkat Nasional09/07/2026
  • Mahasiswa Sistem Informasi UAD Raih Dua Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Bioenergi Daun Pepaya Jepang08/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Juara 1 Lomba Fotografi di Ajang SILAT APIK PTMA 202606/07/2026
  • Mahasiswa UAD Juara I Poster Competition GALA BISMA VI 202602/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Raih Juara III dalam University Clash 202625/06/2026

FEATURE

  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top