BEM dan DPM UAD Sinergikan Program Kerja dalam Rapat Kerja 2026

BEM dan DPM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Sinergikan Program Kerja dalam Rapat Kerja 2026 (Foto. BEM UAD)
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) periode 2026 pada Minggu, 12 April 2026 di Ruang Kelas 4.1.4.43 serta Aula Yunahar Ilyas, Masjid Islamic Center UAD. Kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Solidaritas, Integritas, dan Kinerja Kolektif Pengurus BEM UAD,” dan menjadi langkah strategis bagi pengurus dalam merancang arah gerak organisasi selama satu periode kepemimpinan ke depan.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus BEM UAD dan anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UAD. Rapat Kerja tersebut menjadi forum penting untuk memaparkan rencana program kerja dari masing-masing kementerian di lingkungan BEM UAD. Dalam prosesnya, DPM UAD menjalankan fungsi pengawasan dan evaluasi kelembagaan dengan memberikan tanggapan serta masukan langsung terhadap setiap program yang dipresentasikan.
Presiden Mahasiswa BEM UAD, Muhammad Ilham, dalam sambutannya menekankan bahwa Raker ini merupakan momentum krusial untuk menyatukan visi dan memperkuat komitmen antar-pengurus. Ia menyatakan bahwa kekuatan sebuah organisasi terletak pada integritas para anggotanya dalam menjalankan tugas. “Rapat Kerja ini adalah momentum krusial untuk menyatukan visi, memperkuat komitmen, serta membangun sinergi antar-pengurus. Keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya program kerja yang dilaksanakan, tetapi juga dari kekuatan solidaritas dan integritas seluruh elemen yang terlibat,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPM UAD, Afric Aldy, menegaskan pentingnya forum ini sebagai ruang evaluatif untuk memastikan setiap program kerja memiliki arah yang jelas dan terukur. Afric menekankan bahwa pihaknya akan mengawal setiap rencana agar tetap berada pada koridor kepentingan mahasiswa. “DPM UAD akan menjalankan fungsi pengawasan secara objektif dan konstruktif guna memastikan program-program yang disusun benar-benar relevan dengan kebutuhan mahasiswa serta selaras dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas,” tegasnya.
Sepanjang kegiatan, diskusi berjalan secara aktif dan konstruktif antara pihak kementerian dan legislatif mahasiswa. Setiap masukan dan rekomendasi yang diberikan oleh DPM UAD bertujuan untuk membangun tata kelola organisasi yang lebih baik, sistematis, serta adaptif terhadap tantangan zaman. Melalui sinergi ini, BEM UAD diharapkan mampu menjalankan perannya secara optimal sebagai representasi mahasiswa dan bersama DPM UAD mewujudkan organisasi kemahasiswaan yang progresif serta berorientasi pada kemanfaatan luas bagi seluruh sivitas akademika Universitas Ahmad Dahlan. (Mawar)









