• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

BEM dan DPM UAD Sinergikan Program Kerja dalam Rapat Kerja 2026

17/04/2026/in Terkini /by Ard

BEM dan DPM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Sinergikan Program Kerja dalam Rapat Kerja 2026 (Foto. BEM UAD)

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) periode 2026 pada Minggu, 12 April 2026 di Ruang Kelas 4.1.4.43 serta Aula Yunahar Ilyas, Masjid Islamic Center UAD. Kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Solidaritas, Integritas, dan Kinerja Kolektif Pengurus BEM UAD,” dan menjadi langkah strategis bagi pengurus dalam merancang arah gerak organisasi selama satu periode kepemimpinan ke depan.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus BEM UAD dan anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UAD. Rapat Kerja tersebut menjadi forum penting untuk memaparkan rencana program kerja dari masing-masing kementerian di lingkungan BEM UAD. Dalam prosesnya, DPM UAD menjalankan fungsi pengawasan dan evaluasi kelembagaan dengan memberikan tanggapan serta masukan langsung terhadap setiap program yang dipresentasikan.

Presiden Mahasiswa BEM UAD, Muhammad Ilham, dalam sambutannya menekankan bahwa Raker ini merupakan momentum krusial untuk menyatukan visi dan memperkuat komitmen antar-pengurus. Ia menyatakan bahwa kekuatan sebuah organisasi terletak pada integritas para anggotanya dalam menjalankan tugas. “Rapat Kerja ini adalah momentum krusial untuk menyatukan visi, memperkuat komitmen, serta membangun sinergi antar-pengurus. Keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya program kerja yang dilaksanakan, tetapi juga dari kekuatan solidaritas dan integritas seluruh elemen yang terlibat,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPM UAD, Afric Aldy, menegaskan pentingnya forum ini sebagai ruang evaluatif untuk memastikan setiap program kerja memiliki arah yang jelas dan terukur. Afric menekankan bahwa pihaknya akan mengawal setiap rencana agar tetap berada pada koridor kepentingan mahasiswa. “DPM UAD akan menjalankan fungsi pengawasan secara objektif dan konstruktif guna memastikan program-program yang disusun benar-benar relevan dengan kebutuhan mahasiswa serta selaras dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas,” tegasnya.

Sepanjang kegiatan, diskusi berjalan secara aktif dan konstruktif antara pihak kementerian dan legislatif mahasiswa. Setiap masukan dan rekomendasi yang diberikan oleh DPM UAD bertujuan untuk membangun tata kelola organisasi yang lebih baik, sistematis, serta adaptif terhadap tantangan zaman. Melalui sinergi ini, BEM UAD diharapkan mampu menjalankan perannya secara optimal sebagai representasi mahasiswa dan bersama DPM UAD mewujudkan organisasi kemahasiswaan yang progresif serta berorientasi pada kemanfaatan luas bagi seluruh sivitas akademika Universitas Ahmad Dahlan. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/BEM-dan-DPM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Sinergikan-Program-Kerja-dalam-Rapat-Kerja-2026-Foto.-BEM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-17 10:27:062026-04-17 10:27:06BEM dan DPM UAD Sinergikan Program Kerja dalam Rapat Kerja 2026

UAD Tutup Program Mubaligh Hijrah dengan Festival Anak Saleh dan Aksi Berbagi

17/04/2026/in Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Tutup Program Mubaligh Hijrah dengan Festival Anak Saleh dan Aksi Berbagi di Samberembe (Foto. Tim Mubaligh Hijrah)

Tim Mubaligh Hijrah Ramadan Unit I.A.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Puncak Festival Anak Saleh di Dusun Samberembe, Candibinangun, Pakem, pada 13 April 2026. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian pengabdian selama bulan Ramadan sekaligus wadah bagi santri TPA untuk menampilkan bakat serta mempererat ukhuwah antara mahasiswa dan masyarakat.

Ketua Mubaligh Hijrah UAD, Sholeh, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dedikasi mahasiswa dalam mendampingi generasi muda selama Ramadan. “Festival ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk berani tampil sekaligus menunjukkan potensi mereka sebagai generasi penerus dakwah. Kami berharap semangat belajar dan mengaji yang telah terbangun selama Ramadan dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Kepala Dusun Samberembe, Walidi, turut mengapresiasi kontribusi mahasiswa UAD dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran para mubaligh muda membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan semangat keagamaan warga.

Kemeriahan acara terlihat saat santri TPA menampilkan berbagai pertunjukan, seperti tarian islami yang telah dipelajari selama program berlangsung. Suasana kemudian beralih menjadi khidmat melalui sesi pengajian menjelang berbuka puasa yang disampaikan oleh Ustadz Bejo Kahono. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menjaga dan membina generasi yang saleh dan salehah demi mewujudkan masyarakat yang religius.

Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan buka puasa yang diikuti oleh seluruh warga. Selain agenda keagamaan, tim Mubaligh Hijrah UAD juga berkolaborasi dengan DRW Foundation dan Cinta Masjid Indonesia dalam program sosial bertajuk “Berbagi Kebahagiaan.” Bantuan disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.

Antusiasme masyarakat yang tinggi membuat kegiatan berbagi ini berlanjut hingga keesokan harinya agar bantuan dapat tersalurkan secara merata. Melalui kegiatan ini, Mubaligh Hijrah UAD diharapkan terus hadir memberikan manfaat nyata, baik dalam aspek spiritual maupun sosial bagi masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Tutup-Program-Mubaligh-Hijrah-dengan-Festival-Anak-Saleh-dan-Aksi-Berbagi-di-Samberembe-Foto.-Tim-Mubaligh-Hijrah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-17 10:13:192026-04-17 10:13:19UAD Tutup Program Mubaligh Hijrah dengan Festival Anak Saleh dan Aksi Berbagi

UAD Jadi Tuan Rumah Silaturahmi dan Senam Bersama Barahmus DIY

16/04/2026/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Jadi Tuan Rumah Silaturahmi dan Senam Bersama Barahmus DIY (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi tuan rumah dalam agenda Silaturahmi dan Senam Bersama Badan Musyawarah Musea (Barahmus) DIY pada Jum’at, 10 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman Museum Muhammadiyah ini dihadiri oleh para pengelola museum se-DIY serta instansi terkait sebagai sarana menyambung komunikasi dan menjaga kebugaran.

Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Museum Muhammadiyah memiliki komitmen kuat untuk terus dikembangkan sebagai amanah besar dari persyarikatan.

“Museum Muhammadiyah ini dikelola, diarahkan, dan dikembangkan dengan target menjadi pusat dakwah serta landmark baru di Kota Yogyakarta bersama dengan Masjid Islamic Center,” ujar Prof. Muchlas.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya integrasi antara aspek akademik, religius, dan budaya di lingkungan kampus untuk membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi moral yang kuat.

“Kami ingin membentuk karakter anak-anak bangsa yang tidak hanya unggul akademik, tetapi juga memiliki akhlakul karimah, wawasan budaya, serta pemahaman ideologi kebangsaan yang baik,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Barahmus DIY, Ki Hajar Pamadhi, menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan wujud kebersamaan dalam memajukan bangsa melalui kontribusi di bidang kebudayaan. Ia memaparkan inisiatif strategis Barahmus DIY, termasuk pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang permuseuman dan peluncuran konsep “Jogja City of Museum“.

Ki Hajar Pamadhi juga mendorong agar museum di lingkungan perguruan tinggi dapat terus berkembang dan terintegrasi dengan standar internasional, seperti melalui keanggotaan dalam University Museum and Collection (UMAC).

Mengingat kegiatan ini berlangsung dalam suasana bulan Syawal, acara juga diisi dengan sesi halalbihalal dan jabat tangan untuk mempererat tali persaudaraan antarpeserta. Rangkaian agenda ditutup dengan kunjungan langsung (museum tour) untuk mengeksplorasi koleksi sejarah yang tersaji di Museum Muhammadiyah. (anw)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Jadi-Tuan-Rumah-Silaturahmi-dan-Senam-Bersama-Barahmus-DIY-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-16 10:02:142026-04-16 10:02:14UAD Jadi Tuan Rumah Silaturahmi dan Senam Bersama Barahmus DIY

Menangkal Bahaya “Dumb Scroll” Era Digital: Ustadz Fadhlurrahman Bagikan 3 Fase Mendidik Anak

15/04/2026/in Terkini /by Ard

Ustadz Fadhlurrahman, S.Pd.I., M.Pd. saat mengisi materi Kajian Rutin Ahad Pagi Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Itoshiko)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan Kajian Rutin Ahad Pagi pada Ahad, 12 April 2026. Berkolaborasi dengan jemaah dan masyarakat sekitar, kajian kali ini menghadirkan Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UAD, Ustadz Fadhlurrahman, S.Pd.I., M.Pd., yang mengupas tuntas tema “Mendidik Anak, Menanam Jalan Sukses Dunia dan Akhirat.”

Dalam pemaparannya, Ustadz Fadhlurrahman menekankan pentingnya kewaspadaan bagi para orang tua terkait tantangan mendidik anak di era digital.. Ia menyoroti fenomena hilangnya waktu berkualitas anak akibat dua penyakit modern, yakni “dumb scroll” dan “brain rot”. Banyak anak masa kini menghabiskan hingga delapan jam sehari hanya untuk menggulir layar handphone tanpa tujuan jelas, serta mengalami penurunan daya pikir akibat paparan konten instan yang tidak mendidik. Mirisnya, hal ini berdampak pada pergeseran nilai, di mana anak-anak lebih mudah menghafal lagu-lagu berlirik dewasa atau patah hati dibandingkan mengenal rukun iman, rukun Islam, atau kisah keluarga Nabi Muhammad saw.

Untuk menghadapi krisis karakter tersebut, Ustadz Fadhlurrahman mengajak jemaah untuk kembali pada konsep pendidikan ala sahabat Ali bin Abi Thalib ra., yang membagi fase mendidik anak menjadi tiga tahapan. Fase pertama (1-7 tahun) adalah “Laibhu” atau mengajak anak bermain. Pada fase ini, kehadiran utuh orang tua sangat dibutuhkan untuk memberikan sentuhan kasih sayang dan keteladanan yang tidak bisa digantikan oleh kecanggihan teknologi maupun fasilitas bermain yang mewah. Fase kedua (8-14 tahun) adalah “Adibhu” atau menanamkan adab. Ustadz Fadhlurrahman menegaskan bahwa adab, seperti mengantre dan menerima kekalahan dengan lapang dada, harus dipaksakan dan dibiasakan sejak dini sebelum anak mengenal perdebatan.

Memasuki fase ketiga (15-21 tahun), orang tua dianjurkan menerapkan prinsip “Rafiqhu” atau menjadikan anak sebagai sahabat. Pendekatan ini mengutamakan diskusi dua arah yang lembut tanpa paksaan otoriter. Selain ketiga fase tersebut, pemateri juga mengingatkan bahaya memanjakan anak secara berlebihan yang justru melumpuhkan mental mereka, layaknya kupu-kupu yang gagal terbang karena dibantu keluar dari kepompongnya. Anak perlu diajarkan arti perjuangan dan kemandirian agar tidak rapuh saat menghadapi kerasnya ujian kehidupan di masa depan.

Menutup kajian, Ustadz Fadhlurrahman berpesan tentang kekuatan doa dan ucapan orang tua. Ia mengisahkan Imam Sudais yang menjadi Imam Besar Masjidil Haram justru berkat doa ibunya yang sedang marah namun tetap melontarkan perkataan mulia. Orang tua diimbau untuk selalu menjaga lisan, bahkan di saat emosi memuncak, serta memastikan keharmonisan rumah tangga. Sebab, ketahanan keluarga dan konsistensi ibadah yang dicontohkan oleh orang tua adalah kunci utama keberhasilan menanam jalan sukses anak, baik di dunia maupun di akhirat. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ustadz-Fadhlurrahman-S.Pd_.I.-M.Pd_.-saat-mengisi-materi-Kajian-Rutin-Ahad-Pagi-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Itoshiko.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-15 09:51:002026-04-15 09:51:00Menangkal Bahaya "Dumb Scroll" Era Digital: Ustadz Fadhlurrahman Bagikan 3 Fase Mendidik Anak

Mahasiswa UAD Terpilih Jadi Google Student Ambassador 2026

15/04/2026/in Terkini /by Ard

Dio Lutvi Andre mahasiswa Sistem Informasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terpilih sebagai Google Student Ambassador 2026 (Foto. Itoshiko)

Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dio Lutvi Andre, berhasil mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Ia resmi terpilih sebagai Google Student Ambassador (GSA) 2026 setelah melewati rangkaian seleksi ketat yang diselenggarakan oleh Google Indonesia.

Pencapaian ini diumumkan pada 1 April 2026, setelah proses pendaftaran yang dimulai sejak pertengahan Maret. Terpilihnya Dio menjadi catatan luar biasa mengingat ketatnya persaingan dalam program ini. Tercatat, sebanyak lebih dari 81.000 pendaftar dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia turut berpartisipasi, dengan tingkat kelulusan yang sangat selektif, yakni hanya sekitar 2,4 persen.

GSA merupakan program dari Google Indonesia yang dirancang untuk menjembatani dunia akademik dengan teknologi. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa terpilih untuk menjadi duta teknologi di lingkungan kampusnya masing-masing.

Dio mengaku sangat bersyukur atas keberhasilan ini. “Jujur, pencapaian ini rasanya luar biasa. Bersaing dengan puluhan ribu pendaftar adalah perjalanan yang luar biasa, dan ini sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa UAD memiliki kualitas yang mampu bersaing di level nasional,” ungkapnya.

Dalam persiapannya, Dio menghabiskan waktu sekitar dua hingga empat minggu untuk menyusun strategi. Hal ini meliputi pemetaan masalah yang relevan, riset mendalam, hingga optimalisasi portofolio dan media sosial sebagai bahan penilaian utama. Meski sempat merasa tegang saat menunggu hasil pengumuman, Dio berhasil membuktikan dedikasinya melalui proses seleksi administrasi dan kualifikasi yang panjang.

Motivasi utama Dio mengikuti program ini adalah untuk membawa dampak positif bagi sesama mahasiswa. Ia berharap kedepannya dapat membantu memecahkan permasalahan mahasiswa melalui pemanfaatan berbagai perangkat (tools) teknologi dari Google.

“Saya ingin menegaskan bahwa teknologi itu bersifat inklusif dan bisa digunakan oleh mahasiswa dari lintas program studi, tidak terbatas hanya untuk anak IT saja,” pungkasnya. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dio-Lutvi-Andre-mahasiswa-Sistem-Informasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-terpilih-sebagai-Google-Student-Ambassador-2026-Foto.-Itoshiko.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-15 09:38:282026-04-15 09:38:28Mahasiswa UAD Terpilih Jadi Google Student Ambassador 2026

PWI DIY Canangkan Grha Pers Pancasila dan Perkuat Sinergi dengan UAD

14/04/2026/in Terkini /by Ard

Rapat pleno sekaligus halalbihalal PWI DIY di Aula Islamic Center (IC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar rapat pleno sekaligus halalbihalal di Aula Islamic Center (IC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), pada Sabtu, 11 April 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua PWI DIY, Drs. Hudono, S.H., mencanangkan pembangunan Grha Pers Pancasila yang naskah akademiknya disusun oleh Prof. Sujito dan Prof. Dr. Muchlas, M.T., sebagai program satu-satunya di Indonesia. Hudono menegaskan bahwa program bergengsi ini memerlukan kolaborasi erat dengan pemangku kepentingan kampus, termasuk rencana pembangunan kembali gedung PWI yang telah memiliki Detail Engineering Design (DED) serta agenda audiensi dengan Ngarsa Dalem.

Selain penguatan organisasi, PWI DIY juga menyiapkan rangkaian acara Hari Pers Nasional (HPN) berupa jalan sehat pada 26 April mendatang dan lomba memasak di Balai Kota Yogyakarta pada 11 Juli 2026.

Dalam bidang pendidikan, PWI DIY menawarkan kolaborasi sertifikasi kompetensi jurnalistik bagi mahasiswa UAD sebagai Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), mencontoh skema yang sudah berlaku di Semarang. Hal ini didukung penuh oleh Ketua Dewan Pakar PWI DIY sekaligus Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., yang berharap sinergi ini dapat meningkatkan literasi masyarakat berbasis nilai agama dan budaya di Indonesia.

Acara ditutup dengan tausiah dari Ustaz Rahmadi Wibowo mengenai makna kemakmuran dan keberkahan ibadah di bulan Syawal. Sebagai simbol mempererat silaturahmi, seluruh pengurus PWI DIY dan pihak UAD melakukan sesi foto bersama serta saling bersalaman pada akhir acara. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rapat-pleno-sekaligus-halalbihalal-PWI-DIY-di-Aula-Islamic-Center-IC-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-14 13:23:202026-04-14 13:23:20PWI DIY Canangkan Grha Pers Pancasila dan Perkuat Sinergi dengan UAD

Alumni PBI UAD Bagikan Kisah Inspiratif Karier Akademik di Negeri Sakura

14/04/2026/in Terkini /by Ard

Career Talk Show bersama Alumni PBI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Jepang (Foto. Ana)

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menggelar sesi diskusi karier yang menghadirkan sosok inspiratif, Pratiwi Tri Utami, Ph.D. Melalui sesi daring langsung dari Jepang, Pratiwi menceritakan transformasinya dari seorang mahasiswa aktif di Yogyakarta hingga kini berhasil menjabat sebagai Assistant Professor di Hiroshima University. Siapa sangka, bagi Pratiwi yang berasal dari keluarga sederhana di Bangka Belitung, mengenyam bangku kuliah S1 saja sudah menjadi anugerah besar yang melampaui ekspektasinya saat itu.

Namun, jalan menuju Negeri Sakura tidaklah mulus. Pratiwi sempat menghadapi keraguan dari orang tua yang mengkhawatirkan beban finansial dan jarak yang jauh. Dengan prinsip “kalau sudah ingin, harus dikejar”, ia akhirnya mendapatkan restu setelah meyakinkan keluarga melalui kemampuannya meraih beasiswa JASSO. Meski begitu, beasiswa tersebut hanya mencakup biaya hidup, sehingga ia harus banting tulang bekerja paruh waktu demi melunasi biaya kuliah.

“Ada kalanya saya ragu, tapi restu orang tua dan tawakal menjadi kunci pembuka jalan yang sebelumnya terasa tertutup,” ungkapnya.

Setibanya di Jepang, Pratiwi harus menghadapi kejutan budaya akademik yang sangat kontras dengan di tanah air. Jika di Indonesia mahasiswa cenderung pasif mendengarkan dosen, di Jepang ia dituntut berpikir kritis, mandiri, dan aktif dalam diskusi. Tantangan ini ia hadapi dengan belajar bahasa Jepang secara otodidak, mencatat setiap percakapan baru di tangan untuk dipraktikkan langsung dalam keseharian.

Perjalanan akademiknya pun menemui titik balik penting pada tahun 2020. Usai menuntaskan gelar Magister, ia mendapatkan tawaran langsung dari dosen pembimbingnya untuk melanjutkan studi ke jenjang Doktoral. Setelah pertimbangan matang, ia memantapkan diri menempuh program S3 melalui beasiswa Next Generation Fellowship dari Hiroshima University.

Pencapaian Pratiwi saat ini nyatanya tidak diraih dengan instan. Setelah menuntaskan gelar Ph.D. pada 2023, ia sempat mencoba peruntungan dengan melamar posisi postdoctoral di berbagai negara, mulai dari Inggris, Eropa, hingga Amerika Serikat selama satu tahun. Meski belum membuahkan hasil, pintu lain justru terbuka di tahun 2024 ketika dosen pembimbingnya (sensei) menawarkan posisi strategis sebagai Assistant Professor. Melalui serangkaian seleksi ketat mulai dari pemberkasan, wawancara, hingga micro teaching, Pratiwi akhirnya resmi mengabdi sebagai pengajar di kampus tempat ia menempuh studi S2 dan S3-nya tersebut.

Melalui gelar wicara tersebut, Pratiwi memberikan motivasi kuat bagi seluruh mahasiswa agar tidak rendah diri dengan latar belakang yang dimiliki.

“Pencapaian ini menjadi pengingat bahwa memiliki mimpi global itu bukan hanya untuk orang-orang tertentu saja, tetapi juga pasti bisa dimiliki oleh siapa saja yang konsisten mau belajar dan berani mencoba,” pungkasnya. (anw)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Career-Talk-Show-bersama-Alumni-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Jepang-Foto.-Ana.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-14 13:10:532026-04-14 13:10:53Alumni PBI UAD Bagikan Kisah Inspiratif Karier Akademik di Negeri Sakura

Mubaligh Hijrah UAD 2026: Menghidupkan Kegiatan di Masjid Al-Falah Kandri Girisubo

13/04/2026/in Terkini /by Ard

Program Mubaligh Hijrah 2026 LPSI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Masjid Al-Falah, Desa Kandri, Pucung, Girisubo, Gunungkidul (Foto. Ammar)

Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan program Mubaligh Hijrah 2026. Program pengabdian ini dilaksanakan selama bulan Ramadan di Masjid Al-Falah, Desa Kandri, Kelurahan Pucung, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul.

Unit I.B.5 menjadi salah satu tim yang terjun langsung dalam agenda ini. Tim ini terdiri dari Muhammad Ammar Khadafi dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, serta dua mahasiswi Bahasa dan Sastra Arab, Salsabila Rizkika Ramadhani Khairunnisa dan Sekar Amirinda Barmuzayyah. Selama di lapangan, mereka dibimbing oleh Muh. Saeful Effendi, M.Pd.B.I. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Selama masa pengabdian, tim Mubaligh Hijrah tidak hanya mengikuti ibadah rutin, tetapi juga merancang berbagai program unggulan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan praktik keislaman masyarakat setempat.

Salah satu program utama yang dilaksanakan adalah “Kajian Hadis Arba’in An-Nawawi” yang dilaksanakan setiap ba’da Subuh dengan konsep “satu hari satu hadis”. Kajian ini disampaikan dengan bahasa sederhana sehingga mudah dipahami oleh berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang tua, serta dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari.

Kegiatan lain yang dilakukan adalah “Tadarus Surah Al-Kahfi” yang rutin dilaksanakan, khususnya pada hari Jumat, sebagai bentuk penguatan amalan sunnah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana membaca Al-Qur’an secara berjamaah, tetapi juga menjadi media syiar Islam yang memperkuat kebiasaan baik di tengah masyarakat.

Selain itu, tim juga menyelenggarakan pendampingan tadarus bagi remaja dan dewasa. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an. Peserta mendapatkan bimbingan terkait ilmu tajwid, seperti makharijul huruf, sifat huruf, kesalahan ketika membaca Al-Qur’an, serta aturan waqaf dan ibtida’.

Pendampingan dilakukan secara bertahap melalui praktik langsung sehingga mampu meningkatkan kefasihan dan ketepatan bacaan peserta.

Rangkaian kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat. Tidak hanya meningkatkan pemahaman keagamaan, kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan kebiasaan beribadah. Kehadiran mahasiswa juga turut mempererat ukhuwah serta menghidupkan nilai-nilai Islam di masyarakat.

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengamalkan ilmu yang dimiliki, tetapi juga berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang religius dan berakhlak. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-Mubaligh-Hijrah-2026-LPSI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Masjid-Al-Falah-Desa-Kandri-Pucung-Girisubo-Gunungkidul-Foto.-Ammar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-13 11:46:362026-04-13 11:49:25Mubaligh Hijrah UAD 2026: Menghidupkan Kegiatan di Masjid Al-Falah Kandri Girisubo

Menjaga Istikamah Pasca-Ramadan

13/04/2026/in Terkini /by Ard

Dr. H. Nur Ahmad Ghazali, M.A., pemateri Kajian Rutin Ahad Pagi Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Itoshiko)

Setelah sempat diliburkan pada bulan Ramadan, Kajian Rutin Ahad Pagi kembali diselenggarakan di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada 5 April 2026. Pada kesempatan ini, Dr. H. Nur Ahmad Ghazali, M.A., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, hadir mengangkat tema “Syawal Naik Levelkah? Tantangan dan Upayanya”. Ia mengawali kajian dengan memaknai kata Syawal yang secara akar bahasa bermakna “naik” atau peningkatan, sejalan dengan semangat Islam yang senantiasa berkemajuan. Ustaz Nur Ahmad mengajak jemaah untuk bertekad menjadikan Syawal sebagai momentum eskalasi spiritual, bukan sekadar sisa-sisa energi pasca-Ramadan.

Lebih lanjut, ia menyoroti fenomena menurunnya intensitas ibadah setelah bulan puasa usai. Menurutnya, rentetan ibadah di bulan Ramadan ibarat mendaki gunung; setelah mencapai puncak ketakwaan, seorang muslim tidak semestinya turun kembali, melainkan harus berupaya mempertahankan kebiasaan baik tersebut. Amalan-amalan seperti salat malam (tahajud), salat dhuha, sedekah, hingga i’tikaf hendaknya terus dilanjutkan agar level keimanan tetap terjaga. Ia menegaskan pentingnya visi umat Islam untuk menjadi hamba Rabbaniyun, yakni hamba Allah Swt. yang taat setiap saat, dan bukan sekadar Ramadhaniyun yang hanya bersemangat ibadah di bulan suci saja.

Salah satu langkah konkret untuk mempertahankan kebaikan itu adalah dengan melaksanakan puasa sunah enam hari di bulan Syawal. Berdasarkan hitungan matematis pahala, ibadah ini akan mengakselerasi ganjaran puasa menjadi setara dengan satu tahun penuh. Ia mengutip pandangan Imam An-Nawawi yang menyebut puasa Syawal sebagai penyempurna pahala Ramadan, serta pendapat Ibnu Rajab Al-Hambali yang memandangnya sebagai tanda diterimanya amal puasa seseorang. Meski godaan berpuasa di bulan Syawal terasa jauh lebih berat akibat banyaknya acara sosial, ia mengingatkan bahwa amalan yang dilaksanakan secara istikamah sangatlah dicintai oleh Allah Swt. walau jumlahnya sedikit.

Selain memupuk ibadah vertikal, Ustaz Nur Ahmad juga menitikberatkan pentingnya merawat kehidupan bersosial, salah satunya melalui sikap pemaaf. Ia mengisahkan keteladanan Abu Bakar As-Siddiq yang sempat menghentikan bantuan kepada kerabatnya, Mistah bin Usasah, lantaran termakan fitnah. Namun, setelah mendapat teguran halus dari Allah Swt. melalui Surah An-Nur ayat 22, Abu Bakar kembali berlapang dada dan memaafkan kesalahannya. Ditinjau dari kacamata psikologi modern, kelapangan hati untuk memaafkan terbukti mampu menurunkan tingkat stres, memulihkan kesehatan mental, serta memperkuat kohesi sosial antarsesama.

Di penghujung kajian, ia memberikan sebuah perumpamaan yang mendalam terkait perjalanan spiritual seorang muslim. Ramadan ibarat fase menabur benih dan menyiramnya setiap hari melalui berbagai amalan, sedangkan Syawal dan sebelas bulan berikutnya adalah ruang untuk terus merawat pohon tersebut agar tumbuh tegak dan berbuah lebat. Dengan memegang teguh komitmen istikamah, kelak malaikat akan turun untuk mendoakan, meluruhkan rasa takut, dan membawa kabar gembira berupa surga bagi hamba-hamba-Nya yang berserah diri. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-H.-Nur-Ahmad-Ghazali-M.A.-pemateri-Kajian-Rutin-Ahad-Pagi-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Itoshiko.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-13 11:28:332026-04-13 11:28:33Menjaga Istikamah Pasca-Ramadan

UAD Gelar Sumpah Profesi Psikolog Angkatan II Periode 2026

10/04/2026/in Terkini /by Ard

 

Sumpah Profesi Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Pengambilan Sumpah Profesi Psikolog Angkatan II Periode 2026 pada Kamis, 9 April 2026, di Amphitarium Lantai 9, Kampus IV UAD. Kegiatan ini diikuti oleh 36 calon psikolog sebagai bentuk pengesahan resmi sebelum menjalankan praktik profesional.

Pembacaan sumpah profesi atau janji psikolog dipimpin oleh Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Miftahun Ni’mah Suseno, S.Psi., M.A., Psikolog dan dikukuhkan oleh rohaniawan Rizki Firmansyah, Lc., M.Hum.

Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan sertifikat oleh seluruh psikolog baru. Kemudian dilaksanakan penyerahan sertifikat oleh Dekan Fakultas Psikologi UAD dengan didampingi Ketua HIMPSI DIY dan rohaniawan.

Perwakilan lulusan, Dyanita Utami, S.Psi., Psikolog sekaligus lulusan terbaik menyampaikan terima kasih kepada dosen dan orang tua atas dukungan selama menempuh pendidikan profesi.

Sementara Dekan Fakultas Psikologi UAD, Prof. Elli Nur Hayati, M.P.H., Ph.D., Psikolog dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para psikolog baru serta berharap para psikolog baru dapat membantu menguraikan permasalahan di masyarakat.

Rektor UAD, Prof. Muchlas, M.T., berpesan agar lulusan menjadi psikolog yang melakukan pembaharuan-pembaharuan, bekerja secara profesional, dan adaptif.

“Spirit untuk mengabdi harus terus ditumbuhkan dalam diri kita. Tuntutan-tuntutan masyarakat yang besar dan dinamis harus menjadi perhatian kita. Serta senantiasa menjunjung tinggi nama baik almamater.”

Kemudian sambutan oleh Ketua HIMPSI DIY, Miftahun Ni’mah Suseno, S.Psi., M.A., Psikolog menegaskan bahwa psikolog baru harus terus mengembangkan kompetensi, menjaga etika profesi, integritas diri, serta mengamalkan delapan poin sumpah profesi dengan niat tulus demi kesejahteraan masyarakat.

Acara ditutup dengan penayangan video kisah perjalanan para psikolog baru selama menempuh pendidikan profesi. Harapannya lulusan berkenan menjadi mitra terdepan HIMPSI untuk bersama-sama mengembangkan keilmuan dan keprofesian. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sumpah-Profesi-Psikologi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-10 10:16:332026-04-10 10:16:33UAD Gelar Sumpah Profesi Psikolog Angkatan II Periode 2026
Page 1 of 588123›»

TERKINI

  • BEM dan DPM UAD Sinergikan Program Kerja dalam Rapat Kerja 202617/04/2026
  • UAD Tutup Program Mubaligh Hijrah dengan Festival Anak Saleh dan Aksi Berbagi17/04/2026
  • UAD Bekali Guru SD Muhammadiyah Kleco Teknik Deep Learning Berbasis Humanis Religius16/04/2026
  • UAD Jadi Tuan Rumah Silaturahmi dan Senam Bersama Barahmus DIY16/04/2026
  • Menangkal Bahaya “Dumb Scroll” Era Digital: Ustadz Fadhlurrahman Bagikan 3 Fase Mendidik Anak15/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top