• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa SEA Teacher Filipina Bagikan Pengalaman Belajar di Indonesia

29/05/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa SEA Teacher Filipina di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bagikan pengalaman belajar di Indonesia (Foto. Mawar)

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar acara bertajuk “Bertukar Cerita” yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube PBSI FKIP UAD Official pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan mahasiswa program SEA Teacher asal Filipina, Beatriz Sofia Gayle S. Ignacio, sebagai narasumber dan dipandu oleh Candrika Nur Oktavia, mahasiswa PBSI UAD angkatan 2022.

Dalam kesempatan tersebut, Beatriz membagikan pengalaman pertamanya selama berada di Indonesia, khususnya di Yogyakarta dan UAD. Ia mengungkapkan bahwa lingkungan di Indonesia terasa akrab dengan kampung halamannya di Filipina karena sama-sama berada di wilayah tropis. Namun, ada beberapa hal yang menurutnya cukup berbeda, salah satunya budaya berkendara di Indonesia.

“Di Filipina posisi pengemudi berada di sebelah kiri, sedangkan di Indonesia di sebelah kanan. Awalnya saya sangat gugup ketika menyeberang jalan karena sudah terbiasa melihat arah yang berbeda,” ungkapnya.

Selain itu, Beatriz juga mengaku menyukai berbagai makanan khas Indonesia, terutama pisang goreng, nasi goreng, dan sate. Ia mengatakan bahwa makanan Indonesia cenderung lebih pedas dibandingkan makanan di Filipina, meskipun dirinya masih bisa menikmati makanan pedas dengan tingkat kepedasan rendah.

Beatriz juga menceritakan pengalamannya mengajar di SD Muhammadiyah Kleco melalui program SEA Teacher. Ia mendapat kesempatan mengajar siswa kelas satu bilingual. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pengalaman mengajar pertamanya secara langsung kepada siswa sekolah dasar. “Saya sangat gugup pada awalnya karena ini pengalaman pertama saya mengajar siswa secara langsung. Namun, saya sangat bersyukur ditempatkan di kelas bilingual sehingga kami masih bisa saling memahami,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi adalah perbedaan bahasa. Untuk mengatasinya, Beatriz menggunakan berbagai cara seperti bahasa tubuh, kontak mata, ekspresi wajah, dan gerakan tangan agar siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan.

Meski penuh tantangan, pengalaman tersebut justru menjadi momen yang sangat berkesan baginya. Bahkan, ia mengaku sempat menangis setelah mengajar karena merasa terharu melihat antusiasme dan sambutan hangat dari para siswa. “Saya merasa sangat tersentuh karena mereka mau belajar bersama saya meskipun ada keterbatasan bahasa,” katanya.

Tidak hanya membahas pengalaman mengajar, Beatriz juga mengungkapkan kekagumannya terhadap budaya masyarakat Indonesia yang dinilai ramah dan hangat. Menurutnya, masyarakat Indonesia selalu berusaha membantu dan tetap mencoba berkomunikasi meskipun memiliki keterbatasan bahasa Inggris.

Ia juga menilai budaya senyum dan sapaan yang dimiliki masyarakat Yogyakarta menjadi hal yang sangat berkesan selama dirinya tinggal di Indonesia. Selain itu, Beatriz mengaku tertarik mempelajari budaya dan sejarah Indonesia lebih dalam. Sebagai mahasiswa seni dan budaya, ia berharap dapat kembali ke Indonesia suatu hari nanti untuk mengunjungi berbagai museum dan mempelajari kekayaan budaya Nusantara.

Menjelang akhir acara, Beatriz memberikan pesan motivasi kepada para penonton agar selalu percaya pada kemampuan diri sendiri dan tidak takut mencoba hal-hal baru. “Percayalah pada diri sendiri. Meskipun sulit, akan selalu ada orang-orang yang percaya dan mendukung kita,” pesannya.

Melalui kegiatan “Bertukar Cerita”, PBSI UAD tidak hanya menghadirkan ruang berbagi pengalaman lintas budaya, tetapi juga mempererat hubungan internasional sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia kepada mahasiswa asing melalui pengalaman belajar dan kehidupan sehari-hari di Yogyakarta. (Mawar)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-SEA-Teacher-Filipina-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bagikan-pengalaman-belajar-di-Indonesia-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-29 12:51:112026-05-29 12:51:11Mahasiswa SEA Teacher Filipina Bagikan Pengalaman Belajar di Indonesia
You might also like
Membangun Jiwa Kewirausahaan pada "Generasi Kekinian"
Cookies Jahe D’jampi Cafe: Inovasi PPK Ormawa BEM Farmasi di Dahlan Muda Expo
Peserta PMM 3: "Menyenangkan Kuliah di UAD"
Optimalkan Pola Pikir Kritis, UAD Gelar Pembinaan Mahasiswa Penerima Beasiswa
Mahasiswa KKN UAD Bantu Pembangunan Jalan Swadaya di Tegalrejo
Ngobras: Best Practice Debat Bahasa Indonesia

PRESTASI

  • Tapak Suci UAD Borong Medali di 1st Muhammadiyah Games 202626/05/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional22/05/2026
  • Lawan Rasa Insecure, Dara Safina Raih Juara 3 Qiroatus Syi’ir di AWFest 202611/05/2026
  • Tim Bola Voli Putra UAD Raih Juara 3 di Ajang Immanuel Trans X FEBI Cup 202604/05/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Bronze Medal di Bandung Essay Competition #304/05/2026

FEATURE

  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026
  • Antara Iman dan Cinta: Belajar Adab Berdakwah dari Kisah Nabi Ibrahim21/05/2026
  • Perjuangan Sabriyandi Jadi Wisudawan Terbaik FKIP UAD21/05/2026
  • Regina Nadyani Ungkap Strategi Meraih Predikat Wisudawan Terbaik FSBK UAD19/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top