• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa UAD Raih 2 Gelar pada SILAT APIK PTMA 2026

14/07/2026/in Prestasi /by Ard

Muh. Taufik Hidayat, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih 2 gelar pada SILAT APIK PTMA 2026 (Foto. Taufik)

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Muh. Taufik Hidayat, berhasil mengukir prestasi membanggakan dalam ajang Silaturahmi Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (SILAT APIK PTMA) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA), Jakarta Selatan, pada 24-26 Juni 2026. Pada ajang tersebut, Taufik berhasil meraih Juara II Badminton Ganda Putra dan Juara Umum II Short Semi Documentary.

Bagi Taufik, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Ia mengaku sangat bersyukur dapat membawa pulang dua penghargaan sekaligus, terlebih setelah pada ajang yang sama tahun sebelumnya belum berhasil meraih prestasi..

Pada kategori Short Semi Documentary, Taufik bersama tim mengangkat karya berjudul “Dingin Yang Membakar”. Film dokumenter tersebut mengangkat isu dampak penggunaan pendingin ruangan (AC) terhadap pemanasan global, khususnya di wilayah Jakarta.

Melalui karya tersebut, tim ingin mengajak masyarakat melihat sisi lain dari penggunaan AC yang selama ini identik dengan kenyamanan. Di balik manfaatnya dalam menurunkan suhu ruangan, penggunaan AC juga berkontribusi terhadap peningkatan emisi dan suhu lingkungan. Dampak tersebut kemudian dirasakan oleh masyarakat, terutama para pekerja yang harus beraktivitas di luar ruangan di tengah suhu yang semakin tinggi akibat pemanasan global.

Dalam proses produksi, Taufik berperan sebagai pewawancara narasumber. Ia bertugas menggali informasi dan pengalaman secara langsung dari narasumber agar pesan yang disampaikan dalam film terasa lebih kuat, nyata, dan mampu menggugah kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan.

Taufik mengungkapkan bahwa persiapan menuju kompetisi dilakukan secara sederhana. Untuk cabang badminton, ia hanya berlatih selama dua hari sebelum keberangkatan ke Jakarta. Sementara itu, pada kompetisi film dokumenter, tim hanya mempersiapkan konsep, ide, dan peralatan produksi sebelum berangkat. Hal tersebut karena seluruh proses pengambilan gambar dilakukan secara on the spot sesuai ketentuan yang baru dijelaskan saat technical meeting.

Menurut Taufik, tantangan terbesar justru muncul saat proses produksi film dokumenter. Seluruh peserta hanya diberi waktu dua hari untuk menyelesaikan proses pengambilan gambar hingga penyuntingan video. Di sisi lain, mereka juga diwajibkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan SILAT APIK PTMA 2026, seperti kunjungan media ke SCTV, city tour, dan seminar. Bahkan, pada salah satu hari pelaksanaan, Taufik juga harus bertanding pada cabang badminton ganda putra.

“Karena waktu produksi sangat terbatas, kami harus benar-benar pandai memanfaatkan waktu luang untuk mencari footage dan melakukan proses editing. Di saat yang sama saya juga mengikuti pertandingan badminton, sehingga manajemen waktu menjadi tantangan terbesar selama kompetisi,” jelasnya.

Selain membawa pulang prestasi, Taufik juga memperoleh banyak pengalaman berharga selama mengikuti rangkaian kegiatan SILAT APIK PTMA 2026. Menurutnya, kunjungan media, seminar, dan city tour memberikan wawasan baru mengenai dunia komunikasi. Namun, pengalaman yang paling berkesan adalah kesempatan untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan mahasiswa Ilmu Komunikasi dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di seluruh Indonesia.

Bagi Taufik, mengikuti kompetisi merupakan salah satu cara untuk terus mengembangkan potensi diri. Ia meyakini bahwa kemampuan yang dimiliki tidak akan berkembang apabila tidak pernah diasah melalui berbagai pengalaman dan tantangan. “Jangan pernah takut untuk mencoba sesuatu. Selagi ada kesempatan dan kita merasa mampu, ambillah kesempatan itu. Potensi yang kita miliki harus terus diasah agar tidak berhenti berkembang,” pesannya. (Mawar)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Muh.-Taufik-Hidayat-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-2-gelar-pada-SILAT-APIK-PTMA-2026-Foto.-Taufik.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-14 09:26:292026-07-14 09:33:04Mahasiswa UAD Raih 2 Gelar pada SILAT APIK PTMA 2026
You might also like
Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Lomba Literature Review Tingkat Nasional
Optimalisasi Kesejahteraan Mental Lansia Melalui Penyuluhan dan PMT Boyong Pasar
Mengenal Self-Loathing
1.883 Vaksin dari UAD untuk Muhammadiyah dan Aisyiyah
Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Penanaman 150 Bibit Pepaya di Banyurata
Stigma Gangguan Jiwa dan Dinamika Kesehatan Jiwa di Masyarakat

TERKINI

  • Tim ORIVAGO UAD Lolos Pendanaan P2MW, Kembangkan Suplemen Alami untuk Kesehatan Ayam13/08/2026
  • Tim REGENOCA UAD Manfaatkan Bahan Alami untuk Membuat Obat Luka Bakar13/08/2026
  • UAD dan Universiti Malaysia Pahang Jalankan Student Mobility Program12/08/2026
  • Mahasiswa Farmasi UAD Perluas Wawasan Global melalui Summer Program di Taiwan12/08/2026
  • Tim PKM RE UAD Buat Nanogel dari Ikan Gabus dan Aloe vera untuk Luka Bakar12/08/2026

FEATURE

  • Belajar Tak Pernah Usai13/08/2026
  • Dari Titik yang Tertinggal, Fikrotus Shofiyah Menemukan Jalannya13/08/2026
  • Menjadi Versi Terbaik Melalui Ketekunan13/08/2026
  • Membangun Masa Depan dari Setiap Pengalaman12/08/2026
  • Di Balik Prestasi, Ada Proses yang Tak Pernah Berhenti12/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top