• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN UAD Gelar Pengajian Maulid Nabi di Mertelu Kulon

02/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar pengajian Maulid Nabi di Mertelu Kulon (Foto. KKN UAD)

Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad saw. digelar di Mushola Al Ikhlas, Mertelu Kulon, pada Senin 24 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh warga Mertelu Kulon bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 159 Unit V.B.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Kegiatan pengajian ini menghadirkan Kardimin, S.H., sebagai penceramah dengan mengangkat tema tentang pentingnya menjadikan Rasulullah saw. sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan kalam ilahi yang dilantunkan oleh Reva. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Takmir Mushola Al Ikhlas.

Rangkaian acara kemudian memasuki agenda utama, yakni Pengajian Akbar Maulid Nabi. Dalam tausiyahnya, Kardimin, S.H., menyampaikan bahwa keinginan untuk memiliki watak dan sikap terpuji seperti Rasulullah saw. harus diawali dengan memperbaiki hubungan dan kualitas ibadah kepada Allah Swt.

Menurutnya, ibadah menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk akhlak dan kepribadian seorang muslim. Selain membahas keteladanan Rasulullah saw., Kardimin juga mengajak jamaah untuk senantiasa mensyukuri kehidupan yang dijalani saat ini. Ia mengingatkan bahwa umat Islam pada masa kini dapat menikmati berbagai kemudahan yang tidak dapat dirasakan Rasulullah saw. dan para sahabat.

“Selalu syukuri kehidupan yang ada sekarang, lakukan ibadah dengan baik karena tantangan kita pada hari ini adalah menjaga kenikmatan ibadah itu agar tidak hilang,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Maulid Nabi bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai sarana refleksi bagi umat Islam untuk kembali mengingat perjuangan Rasulullah saw. ketika menyebarkan Islam. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur, memperbaiki kualitas ibadah, serta menumbuhkan semangat untuk meneladani akhlak Rasulullah saw. dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mewakili KKN UAD, harapannya dengan adanya kegiatan pengajian ini, kami terutama sebagai pendatang dapat sapa aruh dengan warga Mertelu Kulon dan menciptakan kerukunan dengan warga,” ucap Refika, ketua KKN UAD. Selain itu, ia berharap pengajian ini juga dapat menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antara warga Mertelu Kulon dan mahasiswa KKN UAD serta UMY. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-pengajian-Maulid-Nabi-di-Mertelu-Kulon-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-02 09:46:222026-09-02 09:46:22KKN UAD Gelar Pengajian Maulid Nabi di Mertelu Kulon

Dosen UAD Beri Pelatihan Koding dan AI bagi Guru TK ABA PRA Ngestiharjo Selatan

02/09/2026/in Terkini /by Ard

Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) beri pelatihan koding dan AI bagi guru TK ABA PRA Ngestiharjo Selatan (Foto. Murinto)

Tim dosen Program Studi Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk pelatihan koding dan kecerdasan artifisial (AI) bagi para guru TK ABA di laboratorium informatika Kampus IV UAD.

Ketua tim dosen PKM UAD, Dr. Murinto, S.Si., M.Kom., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran serta partisipasi para peserta pada kegiatan yang telah terlaksana untuk kedua kalinya bersama PRA Ngestiharjo Selatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pengenalan koding dan AI pada anak usia dini pada dasarnya bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir komputasional (computational thinking), bukan semata-mata menuntut anak membuat program komputer yang rumit.

Pelatihan ini mencakup pemahaman konsep koding plugged (menggunakan perangkat komputer) dan unplugged (melalui aktivitas permainan tanpa komputer). Melalui pendekatan tersebut, anak-anak usia dini difasilitasi untuk mendapatkan pengalaman belajar sambil bermain guna melatih logika berpikir sejak dini.

Pada sesi praktik simulasi pembelajaran, para peserta diperkenalkan pada aplikasi edukasi interaktif GCompris yang dirancang untuk rentang usia 2 hingga 10 tahun, serta aplikasi Scratch Jr. Melalui Scratch Jr, para guru diajak mempraktikkan cara menyusun blok perintah visual guna membuat animasi dan cerita interaktif, mulai dari pengaturan karakter, pemilihan latar belakang, hingga penambahan efek suara (pop sound dan rekaman suara).

Kegiatan pelatihan berlangsung interaktif dan ditutup dengan semangat kebersamaan antara tim dosen Informatika UAD serta para guru TK ABA PRA Ngestiharjo Selatan. (septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-beri-pelatihan-koding-dan-AI-bagi-guru-TK-ABA-PRA-Ngestiharjo-Selatan-Foto.-Murinto.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-02 09:39:352026-09-02 09:39:35Dosen UAD Beri Pelatihan Koding dan AI bagi Guru TK ABA PRA Ngestiharjo Selatan

Mahasiswa UAD Kembangkan Potensi Bahan Bakar Kapal Dari Rumput Laut

02/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembangkan potensi bahan bakar kapal dari rumput laut (Foto. TIM PKM-RE UAD)

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya kelautan yang sangat besar. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), wilayah perairan laut Indonesia mencapai sekitar 6,4 juta km2. Besarnya wilayah tersebut menjadi peluang untuk menggali berbagai potensi hayati laut, termasuk rumput laut. Pada 2025, produksi rumput laut Indonesia tercatat mencapai 10,80 juta ton dengan potensi lahan budidaya sekitar 26 juta hektare berdasarkan data Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya (DJPB).

Potensi tersebut mendorong mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk mengeksplorasi pemanfaatan sumber daya laut sebagai alternatif bahan baku energi. Melalui pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), tim mahasiswa yang tergabung dalam The Alchemist of the Sea mengangkat penelitian berjudul “Perbandingan Pirolisis Katalitik Fe-Impregnated Biochar dan Non-Katalitik Sargassum sp. terhadap Kualitas Bio-Oil sebagai Marine Fuel Oil (MFO)”.

Penelitian tersebut berada di bawah bimbingan Prof. Dr. Ir. Siti Jamilatun, M.T., IPM. Fokus penelitian diarahkan pada pemanfaatan Sargassum sp. sebagai biomassa laut untuk menghasilkan bio-oil yang memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bahan bakar alternatif bagi sektor maritim.

Untuk menghasilkan produk tersebut, Sargassum sp. diproses menggunakan teknologi pirolisis. Pada tahap ini, biomassa mengalami proses penguraian akibat pemanasan dalam kondisi minim oksigen sehingga menghasilkan produk berupa bio-oil dan biochar. Bio-oil yang diperoleh selanjutnya menjalani proses pemurnian dan distilasi untuk mendapatkan karakteristik produk yang sesuai dengan bahan bakar yang ditargetkan.

Tidak hanya menghasilkan produk utama, biochar yang terbentuk dari proses pirolisis juga dimanfaatkan kembali dalam penelitian. Material tersebut diproses menjadi Fe-impregnated biochar dan digunakan sebagai katalis untuk membantu mengurangi kandungan senyawa beroksigen pada bio-oil. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk bahan bakar yang dihasilkan.

Tahap selanjutnya dilakukan melalui pengujian karakteristik bio-oil dengan mengacu pada parameter dan standar bahan bakar kapal yang telah digunakan secara komersial. Hasil pengujian tersebut akan menjadi dasar untuk melihat sejauh mana bio-oil berbasis Sargassum sp. memiliki potensi sebagai alternatif Marine Fuel Oil (MFO).

“Kami berharap penelitian ini dapat dilanjutkan dengan eksplorasi yang lebih luas terhadap potensi sumber daya laut Indonesia, terutama untuk mendukung pengembangan energi terbarukan di masa mendatang,” ujar Devi Murtiningsih selaku perwakilan tim The Alchemist of the Sea. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kembangkan-potensi-bahan-bakar-kapal-dari-rumput-laut-Foto.-TIM-PKM-RE-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-02 09:33:032026-09-02 09:33:03Mahasiswa UAD Kembangkan Potensi Bahan Bakar Kapal Dari Rumput Laut

UAD Serahkan “Incinerator Pintar” Berbasis IoT ke Caturharjo, Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

02/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) serahkan “Incinerator Pintar” berbasis IoT ke Pemerintah Caturharjo (Foto. Anton Yudhana)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi menyerahkan inovasi “Incinerator Pintar”. Teknologi ini dirancang untuk mengelola residu sampah secara ramah lingkungan dengan sistem pemantauan emisi berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat diakses masyarakat melalui ponsel pintar. Serah terima sekaligus soft launching teknologi Incinerator Sampah dan Deteksi Emisi Gas Berbasis IoT tersebut berlangsung di Kalurahan Caturharjo, Ahad (30/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari Hibah LPDP dan Program Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi (BESTARI) Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Incinerator Pintar merupakan hasil dari Program Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi (BESTARI) Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Program ini mengusung implementasi teknologi pengelolaan sampah terpadu di rumah kumpul sampah, yang dilengkapi aplikasi deteksi emisi gas berbahaya dan low-cost vision method berbasis IoT.

Ketua tim penelitian sekaligus pimpinan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD, Prof. Ir. Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D. mengatakan kolaborasi antara UAD dan masyarakat Caturharjo bukanlah kerja sama yang baru dimulai. Tuturnya, kedua pihak telah membangun kolaborasi selama empat tahun.

“UAD dan Caturharjo telah berkolaborasi sejak empat tahun. UAD memiliki tanggung jawab bahwa kampus harus bermanfaat untuk kampung,” ujar Prof. Anton dalam sambutannya.

Menurut dia, keberadaan perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan penelitian dan publikasi ilmiah. Pengetahuan dan inovasi yang dihasilkan kampus harus dapat diterjemahkan menjadi solusi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, UAD menyerahkan dua hasil inovasi. Pertama, Incinerator Pintar, yakni alat pembakar sampah yang dirancang untuk mendukung pengelolaan sampah secara lebih ramah lingkungan dan dapat dipantau secara real time. Kedua, Si Waras, sebuah aplikasi kesehatan yang merupakan hasil karya mahasiswa yang tergabung dalam PPK Ormawa UAD.

Ketua peneliti, Prof. Anton Yudhana menjelaskan, aspek “pintar” pada incinerator tersebut terletak pada kemampuan sistem untuk memantau kondisi emisi melalui perangkat digital. Masyarakat dapat memanfaatkan telepon seluler untuk memperoleh informasi mengenai hasil pembakaran dan mendeteksi apakah terdapat emisi yang berpotensi membahayakan.

“Kenapa dikatakan pintar? Semua masyarakat dapat memantau melalui handphone apakah hasil pembakaran berbahaya atau tidak,” katanya.

Ia menambahkan, teknologi tersebut diarahkan untuk menangani residu sampah yang memang tidak lagi memiliki nilai ekonomi. Dalam sistem pengelolaan terpadu, sampah terlebih dahulu dipilah sehingga material yang masih memiliki nilai ekonomi dapat dimanfaatkan atau dijual, sementara residu akhirnya dapat diproses menggunakan incinerator.

Pengelolaan Sampah Dimulai dari Hulu

Pada kesempatan tersebut, Direktur Program Bestari Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi yang diwakili oleh Dr. Aris Winarna, S.E., M.M, menekankan pentingnya mengubah cara pandang perguruan tinggi dalam menjalankan fungsi pengabdian dan penerapan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat.

Ia mengibaratkan perguruan tinggi pada masa lalu sebagai “menara gading”, sementara masyarakat sebenarnya sudah memiliki pengetahuan dan kearifan lokal yang telah teruji dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Dr. Aris, peneliti tidak boleh berhenti di laboratorium. Pengetahuan ilmiah perlu bertemu dengan pengalaman masyarakat sehingga menghasilkan inovasi yang relevan dan dapat diterapkan.

Dalam konteks Caturharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul, pengelolaan sampah dikembangkan dengan memperhatikan filosofi masyarakat setempat yang telah dikenal secara luas melalui pendekatan kearifan lokal yang disebut “Olah Sampah Coro Simbah”. Konsep ini mengadopsi kebiasaan nenek moyang terdahulu dalam mengolah sampah organik secara mandiri. Warga membuat jugangan (lubang di dalam tanah) di pekarangan rumah masing-masing untuk mengembalikan sampah organik langsung ke alam.

Ia menjelaskan, pengelolaan sampah yang efektif harus dimulai sejak dari sumbernya. Sampah organik dapat dikelola melalui jogangan, sementara sampah yang memiliki nilai ekonomi dipilah untuk dijual. Adapun residu yang tidak dapat dimanfaatkan kemudian menjadi bagian yang dikelola melalui teknologi incinerator sebagaimana yang telah dilakukan oleh masyarakat Caturharjo. “Sekali lagi, inti pengelolaan sampah adalah di hulunya,” ujarnya.

Pendekatan tersebut dinilai lebih strategis dibandingkan hanya memindahkan persoalan sampah dari satu tempat ke tempat lain.

Dr. Aris juga menyinggung persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan besar, termasuk persoalan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Menurutnya, persoalan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sampah membutuhkan pendekatan sistemik, terutama dengan memperkuat pengelolaan sejak dari sumbernya.

Dorong Kolaborasi Pentahelik

Program BESTARI juga menempatkan kolaborasi sebagai salah satu fondasi penting dalam penerapan inovasi. Karena itu, pengembangan teknologi pengelolaan sampah di Caturharjo diarahkan untuk memperkuat kolaborasi pentahelik, yang melibatkan unsur akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan pemerintah, serta jejaring pemangku kepentingan lainnya.

Dr. Aris mengatakan penguatan kolaborasi diperlukan agar pengelolaan sampah tidak berhenti sebagai sebuah proyek teknologi, tetapi berkembang menjadi kebiasaan dan budaya baru di masyarakat.

“Penguatan kolaborasi dan kerja sama dalam pengelolaan sampah sehingga akan menjadi budaya dalam mengelola sampah yang baik,” katanya.

Menurut dia, pendekatan tersebut sejalan dengan arah program Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang mendorong hasil riset perguruan tinggi agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Laboratorium Hidup untuk Solusi Persoalan Masyarakat

Incinerator Pintar yang diterapkan di Caturharjo merupakan bagian dari penelitian yang menggunakan pendekatan living lab atau laboratorium hidup. Melalui pendekatan ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pengembangan dan penerapan inovasi.

Program tersebut diarahkan untuk mempertemukan perguruan tinggi, masyarakat, industri, dan pemerintah dalam sebuah ekosistem kolaboratif. Dengan demikian, teknologi dikembangkan berdasarkan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat sekaligus diuji dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Program BESTARI sendiri bertujuan menghubungkan riset perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat sehingga hasil penelitian tidak berhenti sebagai dokumen akademik, melainkan dapat diterapkan dan memberikan manfaat secara langsung.

Pendanaan program didukung melalui dana LPDP melalui platform SEMESTA Kemdiktisaintek. Dalam pelaksanaannya, Prof. Anton Yudhana memimpin tim penelitian yang melibatkan Prof. Ir. Maryudi ST, MT, Ph.D., Prof. Dr. Anom Wahyu Asmorojati, S.H., M.H, Dr. Wiwiek Afifah, M.Pd dan Ulaya Ahdiani, S.S., M.Hum. dari UAD serta Asno Azzawagama Firdaus, S.Kom., M.Kom dari Universitas Qamarul Huda Baadaruddin Bagu, Lombok Tengah yang saat ini sedang menempuh studi doktor di Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM).

Caturharjo dan UAD akan semakin Mandiri dalam Membangun Ekosistem Pengelolaan Sampah

Lurah Caturharjo, H. Wasdiyanto, S.Si, serta sejumlah tokoh dan unsur masyarakat, termasuk Panewu Pandak di Kabupaten Bantul Nanang Dwi Atmoko, S.Sos, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa penerapan teknologi pengelolaan sampah tidak hanya menjadi agenda perguruan tinggi, tetapi mulai dibangun sebagai gerakan bersama di tingkat masyarakat.

Serah terima teknologi ini menandai babak baru kolaborasi UAD dan Caturharjo dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang memadukan pengetahuan masyarakat dengan teknologi hasil penelitian perguruan tinggi.

Dokumen resmi kegiatan mencatat serah terima Teknologi Incinerator Sampah dan Deteksi Emisi Gas Berbasis IoT dilaksanakan di Yogyakarta pada 30 Agustus 2026, dengan Nomor Kontrak 052.A/DST/D.D4/AL.04.03/2026.

Lebih dari sekadar memperkenalkan sebuah mesin, inovasi ini diharapkan menjadi model bagaimana perguruan tinggi dapat hadir bersama masyarakat untuk menyelesaikan persoalan lingkungan dari sumbernya.

Dari Caturharjo, riset kampus didorong untuk bergerak keluar dari laboratorium menuju ruang kehidupan masyarakat menjadikan teknologi bukan sekadar produk penelitian, tetapi bagian dari ekosistem baru pengelolaan sampah yang lebih mandiri, terukur, dan berkelanjutan.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-serahkan-Incinerator-Pintar-berbasis-IoT-ke-Pemerintah-Caturharjo-Foto.-Anton-Yudhana.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-02 09:24:262026-09-02 09:24:26UAD Serahkan “Incinerator Pintar” Berbasis IoT ke Caturharjo, Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat

02/09/2026/in Feature /by Ard

Ngaji Tafsir At-Tanwir oleh Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Septia)

Kedudukan Al-Qur’an sebagai petunjuk kehidupan dan prinsip kemudahan dalam syariat menjadi pembahasan utama dalam Ngaji Tafsir At-Tanwir yang diadakan Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kajian yang membedah Surat Al-Baqarah ayat 185 ini dipaparkan secara mendalam oleh pakar studi Islam, Niki Alma Febriana Fauzi, S.Th.I., M.Us.

Dalam pemaparannya, Niki Alma menegaskan tiga peran mendasar Al-Qur’an bagi peradaban manusia sebagaimana tertuang dalam ayat tersebut yaitu petunjuk hidup (hudan lin-nas), penjelasan rinci atas petunjuk kebenaran (bayyinatin minal-huda), serta pembeda tegas antara yang hak dan batil (al-furqan).

Ia turut mengaitkan peristiwa turunnya Al-Qur’an pada bulan Ramadan dengan keutamaan malam Lailatulqadar, di mana malam penuh kemuliaan tersebut menjadi tonggak sejarah pencerahan peradaban umat manusia.

Selain menyoroti keagungan Al-Qur’an dan Lailatulqadar, materi kajian juga mengupas prinsip taysir (kemudahan syariat) yang terkandung dalam ketentuan puasa Ramadan. Diberikannya keringanan (rukhsah) bagi umat yang sakit atau sedang dalam perjalanan (safar) menunjukkan bahwa esensi syariat Islam hadir untuk membawa maslahat, bukan membebani hamba-Nya dengan kesulitan.

Pembedahan materi yang disampaikan ini diharapkan mampu menumbuhkan cara beragama yang kritis, moderat, serta membumikan nilai-nilai Qur’ani di tengah dinamika masyarakat modern. (septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ngaji-Tafsir-At-Tanwir-oleh-Lembaga-Pengembangan-Studi-Islam-LPSI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Septia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-02 09:14:272026-09-02 09:14:27Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat

Dosen UAD Raih Pencatatan Hak Cipta melalui Model Pembelajaran ExO-RICH

01/09/2026/in Terkini /by Ard

Dra. Zuchrotus Salamah, M.Si., dosen Prodi Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Zuchrotus S.)

Dra. Zuchrotus Salamah, M.Si., dosen tetap Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berhasil meraih pencatatan Hak Cipta atas karya inovasi pembelajaran yang dikembangkannya. Karya tersebut berupa buku model pembelajaran berjudul Model Pembelajaran ExO-RICH (Experiential Outdoor Learning Berbasis Reflection, Innovation, Collaboration, Holistic).

Surat Pencatatan Ciptaan tersebut diterima Salamah pada puncak peringatan Hari Pengayoman ke-81 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Istimewa Yogyakarta. Pencatatan ini menjadi bentuk perlindungan hukum sekaligus pengakuan terhadap inovasi pembelajaran yang dikembangkan untuk mendukung proses belajar mahasiswa.

Gagasan pengembangan ExO-RICH berawal dari keprihatinan Salamah terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa yang dinilai masih belum berkembang secara optimal. “Karya ini berawal dari keprihatinan saya terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa yang masih belum berkembang secara optimal. Dalam proses pembelajaran, mahasiswa masih cenderung pasif, kurang terbiasa menyusun argumen secara logis, dan belum banyak melakukan refleksi secara mendalam terhadap proses maupun hasil belajarnya,” jelas Salamah.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam diri mahasiswa maupun lingkungan pembelajaran. Faktor internal meliputi motivasi, sikap belajar, dan kemandirian, sedangkan faktor eksternal mencakup strategi pembelajaran, lingkungan belajar, serta peran dosen dalam memfasilitasi proses belajar.

Selain itu, materi Morfologi Tumbuhan memiliki karakteristik yang akan lebih mudah dipahami apabila mahasiswa dapat mengamati objek secara langsung dan visual. Kondisi tersebut mendorong Salamah mengembangkan model pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lingkungan luar kelas.

“ExO-RICH kemudian saya kembangkan sebagai upaya untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih aktif bagi mahasiswa,” tuturnya.

ExO-RICH memiliki keunggulan pada kebaruan konsep, tahapan pembelajaran, serta penerapannya. Model tersebut mengintegrasikan experiential learning dan outdoor learning dalam satu kerangka pembelajaran. Selain itu, sintaks atau tahapan pembelajarannya dirancang untuk mendukung pengalaman belajar, refleksi, kolaborasi, dan pengembangan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.

Model pembelajaran tersebut telah diterapkan dalam pembelajaran Morfologi Tumbuhan. Melalui ExO-RICH, mahasiswa tidak hanya mempelajari materi secara teoritis, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan objek yang dipelajari.

Salamah berharap model pembelajaran tersebut dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif. Dengan demikian, ExO-RICH dapat mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar mahasiswa yang dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia nyata.

Ke depan, ExO-RICH juga dapat dikembangkan dan diterapkan pada berbagai jenjang pendidikan maupun mata kuliah lainnya. Bagi perguruan tinggi, model tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap inovasi pembelajaran sekaligus mendukung pengembangan calon guru dan calon peneliti yang adaptif serta mampu berpikir kritis dalam menghadapi persoalan.

Dalam proses memperoleh perlindungan Hak Cipta, Salamah mendaftarkan karyanya melalui Sentra Hak Kekayaan Intelektual (HKI) UAD dengan melengkapi sejumlah dokumen yang dipersyaratkan. Bagi dosen UAD, proses pengurusan HKI dapat dilakukan secara terpadu melalui Sentra HKI sehingga tidak perlu melakukan pendaftaran secara langsung ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Salamah menyampaikan bahwa Sentra HKI UAD memiliki peran besar dalam membantu proses pengajuan Hak Cipta. Pendampingan tersebut membuat proses administrasi menjadi lebih mudah dan terarah. “Peran Sentra HKI UAD sangat besar. Saya tidak perlu mengurus proses pendaftaran secara langsung karena Sentra HKI telah membantu menyiapkan berbagai perangkat administrasi yang diperlukan. Saya cukup melengkapi data dan dokumen yang diminta,” ungkapnya.

Apabila terdapat kekurangan atau kesalahan dalam dokumen, pihak Sentra HKI turut memberikan informasi dan mendampingi proses perbaikannya. Hal tersebut dinilai sangat membantu Salamah hingga proses pengajuan HKI dapat diselesaikan dengan baik.

Menerima sertifikat pencatatan ciptaan secara langsung pada puncak peringatan Hari Pengayoman ke-81 menjadi pengalaman yang membahagiakan bagi Salamah. Ia mengaku senang sekaligus bersyukur karena karya yang dikembangkan memperoleh perlindungan hukum.

“Saya merasa sangat senang dan bersyukur mendapatkan kesempatan untuk hadir di Kementerian Hukum dan menerima secara langsung sertifikat pencatatan HKI. Bagi saya, penerimaan sertifikat tersebut bukan hanya menjadi bentuk penghargaan terhadap karya yang telah dihasilkan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berkarya dan mengembangkan inovasi pembelajaran yang bermanfaat bagi mahasiswa dan pendidikan,” ujarnya.

Atas capaian tersebut, Salamah mengajak dosen dan mahasiswa UAD untuk terus menghasilkan karya dan tidak ragu menuangkan ide kreatif dalam berbagai bentuk. Menurutnya, setiap gagasan memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi karya yang bermanfaat sekaligus memperoleh perlindungan hukum. “Jangan ragu untuk menuangkan ide dan kreativitas dalam bentuk karya, kemudian memberikan perlindungan hukum terhadap karya tersebut melalui pendaftaran Hak Cipta,” pesannya.

Menurut Salamah, perlindungan Hak Cipta penting agar karya yang telah dihasilkan memiliki kepastian hukum dan dapat terus dikembangkan. Ia menilai, menghasilkan karya tidak semata-mata untuk memperoleh pengakuan, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi bagi pendidikan dan masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dra.-Zuchrotus-Salamah-M.Si_.-dosen-Prodi-Pendidikan-Biologi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Zuchrotus-S.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-01 09:34:112026-09-01 09:34:11Dosen UAD Raih Pencatatan Hak Cipta melalui Model Pembelajaran ExO-RICH

KKN UAD Dampingi Pemulihan Pascabencana Gempa di Manggarai Barat

01/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dampingi pemulihan pascabencana gempa di Manggarai Barat (Foto. KKN UAD)

Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) turut terlibat dalam upaya pemulihan pascabencana gempa bumi di wilayah Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Selain membantu masyarakat terdampak, tim KKN juga melakukan pendampingan kepada perangkat desa dalam proses pendataan dan penyaluran bantuan.

Ketua KKN UAD, Muhammad Farel Naufalino, mengatakan, “Yang pertama sudah kita lakukan adalah mendampingi perangkat desa dalam asesmen atau rekapitulasi data korban gempa pascabencana. Kemudian, rekapitulasi data rumah ibadah yang terdampak dan pendataan fasilitas umum,” ujar Farel.

Tim KKN juga membantu perangkat desa dalam menyalurkan bantuan yang berasal dari pihak-pihak di luar jaringan KKN, UAD, maupun Muhammadiyah. Bantuan tersebut di antaranya berasal dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan sejumlah pihak eksternal lainnya. Saat ini, tim juga tengah melakukan penggalangan donasi bekerja sama dengan Lazismu UAD dan Partai Parmasi.

Dalam menjalankan tugas tanggap bencana, tim KKN UAD turut berkoordinasi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Manggarai Barat. Setiap hari, tim mengirimkan situation report (sitrep) yang berisi perkembangan kondisi di lokasi, situasi terkini masyarakat, serta pembaruan kegiatan penanganan bencana.

Berdasarkan hasil rekapitulasi data yang dilakukan tim, sekitar 40 persen bangunan di wilayah tersebut terdampak gempa. Kendati demikian, tingkat kerusakan didominasi kategori ringan karena lokasi berada cukup jauh dari pusat gempa. Sementara itu, sekitar 5-10 persen bangunan diperkirakan mengalami kerusakan berat.

Kerusakan juga ditemukan pada sejumlah fasilitas umum. Salah satunya adalah puskesmas yang menurut pengamatan tim mengalami kerusakan cukup berat. Namun, pihak puskesmas menyebut tingkat kerusakan masih dalam kategori sedang karena masih menunggu hasil kajian dari kementerian dan dinas terkait.

Farel menambahkan, “Kalau terkait kondisi warga, rata-rata masih trauma. Ada beberapa yang trauma berat, tetapi kami belum melakukan asesmen lanjutan karena belum ada psikolog atau pendamping yang memiliki kompetensi khusus di sini,” tandasnya.

Hingga saat ini, belum tersedia tenda evakuasi maupun pos koordinasi yang memadai di lokasi selain yang berada di sekitar kediaman kepala desa. Meski demikian, semangat gotong royong masyarakat terlihat kuat. Satu tenda dapat digunakan oleh beberapa kepala keluarga, sementara warga yang memiliki keterbatasan, termasuk lansia yang tinggal seorang diri, dibantu oleh warga lainnya untuk melakukan evakuasi dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Di sini yang dievakuasi bukan hanya satu rumah dalam satu tenda. Satu tenda bisa digunakan untuk beberapa KK. Ada juga lansia yang sudah sepuh dan tinggal sendiri, kemudian dibantu warga lainnya untuk dievakuasi dan tinggal bersama mereka,” tutur Farel.

Melihat kondisi tersebut, program prioritas tim KKN saat ini diarahkan pada pendampingan tanggap bencana bersama perangkat desa serta kegiatan psikososial. Pendampingan tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi trauma pascabencana. Namun, intervensi psikologis yang lebih mendalam belum dapat dilakukan karena tim masih membutuhkan pendampingan tenaga profesional, khususnya psikolog.

Untuk sementara, kegiatan psikososial dilakukan melalui aktivitas sederhana seperti terapi seni (art therapy), olahraga, dan kegiatan kesenian. Tim berharap relawan yang memiliki pengalaman dalam penanganan bencana maupun intervensi psikososial dapat memberikan arahan dan pendampingan kepada mereka.

“Kami sangat membutuhkan pendampingan dan arahan dari relawan-relawan yang sudah berpengalaman. Kami di KKN ini memang ada yang berlatar belakang psikologi, tetapi rata-rata bukan dari program studi psikologi. Jadi, kami benar-benar belajar dari nol sambil mempraktikkannya secara langsung,” ungkap Farel.

Di tengah keterbatasan tersebut, Farel menilai banyak pelajaran yang diperoleh selama mendampingi masyarakat terdampak bencana. Salah satunya adalah pentingnya kerja sama, toleransi, dan semangat kekeluargaan. Tim KKN ditempatkan di lingkungan yang mayoritas masyarakatnya beragama Katolik. Kondisi tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung praktik toleransi dan kehidupan masyarakat yang saling membantu tanpa memandang perbedaan agama.

“Pelajaran yang sangat kami dapatkan di sini adalah toleransi beragama dan pluralisme. KKN kami berada di tempat yang mayoritas Katolik. Selain itu, hidup bersama, kekeluargaan, dan saling tolong-menolong juga menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kami,” ujarnya.

Farel mengajak masyarakat luas untuk terus mengikuti perkembangan kondisi pascabencana dan tidak berhenti memberikan perhatian kepada para korban. Menurutnya, dukungan masyarakat dapat diberikan melalui bantuan moril maupun materiel, termasuk berpartisipasi dalam penggalangan donasi yang dilakukan oleh lembaga dan pihak terpercaya.

“Duka mereka adalah duka kita semua. Kami berharap masyarakat terus mengikuti berita terbaru dan apabila ada penggalangan donasi, dapat menyisihkan rezekinya untuk warga yang membutuhkan,” pungkasnya.

Ia juga mengingatkan agar perhatian terhadap masyarakat terdampak tidak berhenti ketika pemberitaan mengenai bencana mulai berkurang. Pemulihan membutuhkan waktu dan pendampingan berkelanjutan agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara layak. “Jangan sampai perhatian kita redup. Kita bantu sampai benar-benar pulih,” tegas Farel. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dampingi-pemulihan-pascabencana-gempa-di-Manggarai-Barat-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-01 09:06:092026-09-01 09:06:09KKN UAD Dampingi Pemulihan Pascabencana Gempa di Manggarai Barat

IMM se-Djazman Al-Kindi Gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Gempa NTT

01/09/2026/in Terkini /by Ard

IMM se-Djazman Al-Kindi Gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Gempa NTT (Foto. Septia)

Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-Cabang Djazman Al-Kindi Kota Yogyakarta menggelar aksi kemanusiaan penggalangan dana bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan sosial yang menggandeng Lazismu Kota Yogyakarta ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 20-21 Agustus 2026.

Aksi solidaritas tersebut dipusatkan di kawasan depan Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta. Puluhan kader IMM termasuk dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) turun langsung ke jalan untuk mengetuk kepedulian masyarakat luas, khususnya para pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi.

Agenda tanggap bencana ini menjadi bentuk panggilan nurani sekaligus perwujudan konkret dari salah satu pilar utama ikatan, yaitu humanitas. Langkah turun ke jalan ini dimaknai sebagai wujud ikhtiar nyata dan kepedulian kader terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah di NTT.

Seluruh donasi yang terhimpun dari aksi selama dua hari tersebut disalurkan secara langsung melalui Lazismu Kota Yogyakarta guna mendukung pemenuhan kebutuhan darurat logistik, sandang, pangan, serta proses pemulihan warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur. (septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/IMM-se-Djazman-Al-Kindi-Gelar-Aksi-Galang-Dana-untuk-Korban-Gempa-NTT-Foto.-Septia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-01 08:51:492026-09-01 08:51:49IMM se-Djazman Al-Kindi Gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Gempa NTT

Perluas Jangkauan Pitutur Waras, PPKO IMM FKM UAD Sasar Empat Padukuhan di Caturharjo

31/08/2026/in Terkini /by Ard

Tim PPKO IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memperluas jangkauan program Hamemayu Warasing Desa di kalurahan Caturharjo (Foto. PPKO IMM FKM UAD)

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus memperluas jangkauan implementasi program HAMEMAYU WARASING DESA. Kegiatan bertajuk “Pitutur Waras” ini sukses dilaksanakan secara maraton pada tanggal 13, 18, dan 19 Agustus 2026, menyasar pelayanan Posyandu di Padukuhan Tegalsempu, Gluntung Kidul, Banyuurip, dan Kuroboyo yang berada di wilayah Kalurahan Caturharjo.

Rangkaian kegiatan di setiap padukuhan tersebut selalu diawali dengan sambutan dari Lurah Caturharjo serta Kepala Dukuh (Bapak Dukuh) setempat. Kehadiran jajaran pemerintah desa dan padukuhan ini menjadi wujud dukungan nyata terhadap pelaksanaan pelayanan kesehatan masyarakat yang digerakkan oleh kader.

Fokus utama dari kegiatan Pitutur Waras ini adalah mengimplementasikan integrasi pelayanan Posyandu melalui konsep One Stop Service. Melalui alur ini, masyarakat mendapatkan pelayanan utuh mulai dari proses pendaftaran, pelayanan dan pemeriksaan, pencatatan hasil, hingga tahap konseling dalam satu pintu. Penerapan sistem ini dinilai efektif untuk mendukung pelayanan Posyandu yang lebih terstruktur dan memudahkan baik kader maupun warga yang mengikuti rangkaian pelayanan.

Dalam praktiknya, para kader kesehatan di masing-masing padukuhan mencatat setiap hasil pelayanan menggunakan Kartu Jati Waras. Untuk memastikan pendokumentasian yang berkelanjutan, data hasil pemeriksaan dari kartu tersebut juga diinput ke dalam aplikasi SI-WARAS (Sistem Informasi Warasing Desa). Digitalisasi pencatatan data ini dilakukan dengan pendampingan langsung dari Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD.

Berkat keterlibatan aktif kader kesehatan dan dukungan penuh dari pemerintah kalurahan serta masing-masing padukuhan, pelaksanaan Pitutur Waras di keempat padukuhan tersebut berjalan dengan sangat baik. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kader dalam memberikan pelayanan Posyandu yang terintegrasi, terarah, dan terdokumentasi, sekaligus mendorong pemanfaatan sistem pencatatan digital di Caturharjo. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PPKO-IMM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-memperluas-jangkauan-program-Hamemayu-Warasing-Desa-di-kalurahan-Caturharjo-Foto.-PPKO-IMM-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-31 09:01:172026-08-31 09:01:17Perluas Jangkauan Pitutur Waras, PPKO IMM FKM UAD Sasar Empat Padukuhan di Caturharjo

Robotic UAD Meriahkan Kegiatan HUT RI di Dengan Platform Streaming

31/08/2026/in Terkini /by Ard

Robotic Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meriahkan kegiatan HUT RI di Karangtengah dengan platform streaming (Foto. Tim Robotic UAD)

Malam peringatan HUT ke-81 RI di Padukuhan Karangtengah, Sabtu, 22 Agustus 2026, berlangsung penuh kehangatan. Di tengah riuk pikuk warga dan balutan pertunjukan seni, kehadiran Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Robotic Development Community (RDC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberi warna tersendiri. Kegiatan ini tak sekadar menjadi ajang unjuk bakat dan kompetisi, melainkan ruang silaturahmi yang merekatkan hubungan antara Tim PPKO RDC UAD dan masyarakat setempat.

Kebersamaan tersebut terasa semakin bermakna saat para tokoh setempat menyampaikan apresiasinya. Ketua Panitia membuka acara dengan menyampaikan terima kasih atas partisipasi seluruh pihak sekaligus memohon maaf atas keterbatasan pelaksanaan.

Sementara itu, Kepala Padukuhan Karangtengah, Sumardiyono, mengungkapkan rasa bangganya terhadap berbagai potensi warga yang terus berkembang, seperti keberhasilan meraih juara lomba film tingkat Kabupaten Bantul, peluncuran produk Kelompok Wanita Tani (KWT), hingga regenerasi kelompok kesenian Gejog Lesung. Seluruh capaian ini dibingkai oleh semangat gotong royong warga melalui slogan kebanggaan, “Menang kalah tetap Karangtengah.”

Panggung malam itu dihidupkan oleh beragam pertunjukan seni lintas generasi. Mulai dari aksi Tari PPKO, penampilan anak-anak TK, keanggunan Tari Oglek dan Tari Kreasi Nusantara, lantunan lagu Luluh Lebih Dekat, hingga Tari Lestari Alamku. Suasana kian kental dengan kearifan lokal lewat pementasan Ketoprak serta dentuman khas Gejog Lesung AMMI. Keceriaan warga pun semakin lengkap ketika mengingat kembali kemeriahan lomba rakyat, mulai dari Paku Mania, Balap Karung, Sundul Air, hingga Estafet Air—yang diakhiri dengan pemutaran after movie dan penyerahan piala Juara Umum.

Menariknya, keterlibatan Tim PPKO RDC UAD tidak berhenti pada aksi panggung seperti kolaborasi tarian bersama warga RT 6. Para mahasiswa ini juga memegang peranan penting di balik layar dengan mengelola penyiaran langsung melalui kanal YouTube. Sentuhan teknis ini membuat kemeriahan peringatan kemerdekaan di Padukuhan Karangtengah dapat dinikmati oleh khalayak yang lebih luas secara daring, sekaligus mengukuhkan sinergi yang harmonis antara perguruan tinggi dan warga desa. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Robotic-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-meriahkan-kegiatan-HUT-RI-di-Karangtengah-dengan-platform-streaming-Foto.-Tim-Robotic-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-31 08:53:382026-08-31 08:53:38Robotic UAD Meriahkan Kegiatan HUT RI di Dengan Platform Streaming
Page 1 of 432123›»

TERKINI

  • KKN UAD Gelar Pengajian Maulid Nabi di Mertelu Kulon02/09/2026
  • Dosen UAD Beri Pelatihan Koding dan AI bagi Guru TK ABA PRA Ngestiharjo Selatan02/09/2026
  • Mahasiswa UAD Kembangkan Potensi Bahan Bakar Kapal Dari Rumput Laut02/09/2026
  • UAD Serahkan “Incinerator Pintar” Berbasis IoT ke Caturharjo, Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu02/09/2026
  • Dosen UAD Raih Pencatatan Hak Cipta melalui Model Pembelajaran ExO-RICH01/09/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026
  • Resep Istikamah Ibadah dan Menjaga Kesehatan Kerja28/08/2026
  • Bukan Sekadar Juara, Muhammad Ziya Ul Albab Ingin Ilmunya Memberi Manfaat27/08/2026
  • Dhita Pratama Beberkan Pentingnya Marketing Communication untuk Perkuat Karier20/08/2026
  • Hafiz Ahmad Rumalutur, Wisudawan FH UAD Dengan Segudang Prestasi Nasional19/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top