• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Inovasi BEKRESS Mahasiswa UAD Lolos Pendanaan P2MW 2026 Kemendiktisaintek RI

05/06/2026/in Terkini /by Ard

Inovasi BEKRESS Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) lolos pendanaan P2MW 2026 Kemendiktisaintek RI (Foto. Tim Bekress)

Inovasi pangan sehat berbasis limbah pangan kembali mengharumkan nama Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Tim mahasiswa UAD berhasil lolos pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Republik Indonesia melalui inovasi produk bertajuk “BEKRESS- Pengembangan Snack Sehat Bekatul Padi Sebagai Sumber Serat dengan Konsep Zero Waste pada Diversifikasi Produk BEKAMIE.”

Tim tersebut diketuai oleh Susilo Indah Rahayu dari Program Studi Teknik Industri dengan dosen pendamping Syifa Fitriani, S.T., M.Sc. Adapun anggota tim terdiri atas Sailah Aulivia, Muhammad Panca Nugraha, dan M. Gilang Karnanda.

BEKRESS merupakan inovasi makanan ringan sehat berbahan dasar bekatul padi yang dikembangkan sebagai sumber serat dengan konsep zero waste. Produk tersebut menjadi bentuk diversifikasi dari produk sebelumnya, yakni BEKAMIE, yang sama-sama memanfaatkan bekatul padi sebagai bahan utama. Selama ini, bekatul masih kurang dimanfaatkan padahal memiliki kandungan gizi yang tinggi dan berpotensi menjadi pangan sehat bernilai ekonomi.

Melalui inovasi tersebut, tim mengolah bekatul menjadi produk makanan modern, praktis, dan bergizi yang dapat dikonsumsi oleh berbagai kalangan, termasuk anak-anak. Selain menghadirkan alternatif camilan sehat, BEKRESS juga diharapkan mampu mendukung pemanfaatan bahan pangan lokal sekaligus mengurangi limbah pangan melalui pendekatan ramah lingkungan.

Susilo mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian yang berhasil diraih timnya. “Tentunya kami sangat bersyukur dan bangga karena usaha yang dilakukan tahun ini kembali diberikan kepercayaan untuk lolos pendanaan P2MW 2026. Proses penyusunan proposal, pengembangan produk, hingga tahap perbaikan proposal memberikan banyak pengalaman dan pelajaran bagi tim kami,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian bagi tim, tetapi juga motivasi untuk terus mengembangkan BEKRESS agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. “Kami berharap inovasi ini dapat menghadirkan produk pangan sehat yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mampu memanfaatkan limbah pangan yang selama ini kurang dimanfaatkan,” tambahnya.

Melalui pendanaan P2MW 2026, tim BEKRESS berharap dapat terus mengembangkan produk inovasinya sehingga mampu menjadi pangan sehat berbasis bahan lokal yang lebih dikenal luas serta memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan kewirausahaan mahasiswa dan industri pangan berkelanjutan. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Inovasi-BEKRESS-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-lolos-pendanaan-P2MW-2026-Kemendiktisaintek-RI-Foto.-Tim-Bekress.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-05 10:08:442026-06-05 10:08:44Inovasi BEKRESS Mahasiswa UAD Lolos Pendanaan P2MW 2026 Kemendiktisaintek RI

Riset Kontrasepsi Pria Karya Mahasiswa UAD Raih Apresiasi Tingkat Nasional

05/06/2026/in Prestasi /by Ard

Shaldhan Bayu Yuska mahasiswa Prodi Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Shaldhan)

Isu kesehatan reproduksi dan kesetaraan peran dalam penggunaan kontrasepsi menjadi perhatian yang diangkat oleh Shaldhan Bayu Yuska, mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026. Melalui gagasan ilmiah yang inovatif, ia berhasil meraih Juara I Artikel Terbaik dan Juara II Presenter Terbaik pada Subtema Kesehatan Kelas G.

Pada kompetisi tersebut, Shaldhan mengangkat karya ilmiah berjudul “Tren Penelitian Global dalam Inovasi dan Penggunaan Kontrasepsi Pria: Sebuah Analisis Bibliometrik”. Penelitian tersebut berfokus pada perkembangan riset global terkait inovasi kontrasepsi pria selama periode 2005–2025.

Melalui artikel ilmiahnya, Shaldhan menyoroti masih rendahnya partisipasi pria dalam penggunaan kontrasepsi. Selama ini, beban penggunaan alat kontrasepsi lebih banyak dibebankan kepada perempuan, padahal berbagai metode kontrasepsi wanita memiliki sejumlah dampak dan efek samping terhadap kesehatan. Kondisi tersebut mendorong munculnya berbagai penelitian mengenai pengembangan kontrasepsi pria sebagai alternatif yang lebih setara dan berkelanjutan.

Inovasi yang diangkat dalam penelitian ini berupa analisis bibliometrik terhadap perkembangan tren penelitian kontrasepsi pria secara global. Melalui metode tersebut, Shaldhan memetakan perkembangan publikasi ilmiah, tren inovasi, kolaborasi penelitian, hingga arah pengembangan teknologi kontrasepsi pria dalam dua dekade terakhir.

Menurutnya, pendekatan bibliometrik menjadi cara yang efektif untuk memahami sejauh mana perkembangan penelitian kontrasepsi pria sekaligus mengidentifikasi peluang riset yang masih dapat dikembangkan di masa mendatang. Kajian tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keterlibatan pria dalam program keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.

Shaldhan mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian yang berhasil diraih. “Saya merasa sangat bersyukur bisa meraih juara, apalagi mendapatkan dua penghargaan sekaligus di lomba artikel ini. Awalnya saya mengikuti lomba ini dengan niat mengimplementasikan pemahaman dan kemampuan yang saya peroleh setelah melalui blok penelitian di fakultas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengalaman mengikuti pelatihan sebelumnya turut membantu dalam proses penyusunan artikel ilmiah tersebut. “Berbekal pelatihan sebelumnya, alhamdulillah hasil yang diperoleh cukup memuaskan. Saya juga menjadi tertarik untuk melanjutkan penelitian yang saya angkat dalam lomba ini,” tambahnya.

Shaldhan menambahkan, “Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan adalah dengan mencoba mengikuti lomba. Ketika kita mendaftar, kita akan terdorong untuk menyelesaikannya. Dalam situasi seperti itu, biasanya akan muncul pemikiran-pemikiran kreatif dan inovatif,” tuturnya.

Selain itu, ia menyarankan mahasiswa agar cermat dalam menentukan topik dan metode penelitian pada kompetisi karya ilmiah. Menurutnya, pemilihan isu yang relevan dan memiliki urgensi di masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menghasilkan karya yang berdampak. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Shaldhan-Bayu-Yuska-mahasiswa-Prodi-Kedokteran-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Shaldhan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-05 09:55:392026-06-05 09:55:39Riset Kontrasepsi Pria Karya Mahasiswa UAD Raih Apresiasi Tingkat Nasional

Mahasiswa UAD Raih Dua Juara Nasional dari Kajian Bahasa di Media Sosial

05/06/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Salwa Ovi Safitri raih dua juara nasional dari kajian bahasa di media sosial (Foto. Salwa)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD. Salwa Ovi Safitri, mahasiswa Program Studi Sastra Inggris UAD, berhasil meraih Juara I Artikel Terbaik dan Juara I Presenter Terbaik pada Kategori Sosial Budaya Kelas H.

Salwa mengangkat karya ilmiah berjudul “Analisis Tindak Tutur Sebagai Perlawanan Simbolik: Interaksi Digital SEAblings vs Knetz di Media Sosial X”. Melalui penelitian tersebut, ia mengkaji konflik verbal lintas budaya yang terjadi antara netizen Asia Tenggara (SEAblings) dan netizen Korea Selatan (Knetz) di media sosial X.

Karya tersebut berfokus pada analisis tindak tutur sebagai bentuk perlawanan simbolik dalam komunikasi digital global. Salwa menyoroti bagaimana perbedaan budaya, emosi, dan penggunaan bahasa di ruang digital dapat memicu konflik hingga mengarah pada rasisme digital dan ketegangan komunikasi lintas negara.

Melalui penelitiannya, Salwa menekankan pentingnya peningkatan literasi pragmatik dan literasi digital bagi masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola emosi, memahami konteks bahasa, serta membangun komunikasi global yang sehat di media sosial. Selain itu, ia juga mendorong pengembang platform digital untuk menghadirkan sistem moderasi konten yang lebih sensitif terhadap aspek budaya guna menekan potensi diskriminasi dan ujaran rasis di ruang digital.

Tidak hanya itu, penelitian tersebut juga memberikan rekomendasi bagi akademisi untuk terus mengembangkan kajian mengenai tata kelola komunikasi lintas budaya yang lebih inklusif, harmonis, dan adaptif terhadap perkembangan interaksi digital global.

Salwa menyampaikan “Alhamdulillah, salah satu pencapaian paling berkesan bagi saya tahun ini adalah memenangkan dua kejuaraan sekaligus dalam satu kategori pada kompetisi artikel ilmiah tingkat nasional. Bersaing dengan mahasiswa hebat dari berbagai latar belakang di Indonesia memberikan perspektif baru bagi saya,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Bagi saya, setiap tahun adalah target baru untuk bertumbuh. Saat kesempatan itu tiba, ambil langkah kecil tanpa ragu, karena di balik satu langkah itu ada ribuan jalan dan keajaiban yang siap menyambut. Melangkahlah dengan yakin demi masa depan yang pantas kamu dapatkan,” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Salwa-Ovi-Safitri-raih-dua-juara-nasional-dari-kajian-bahasa-di-media-sosial-Foto.-Salwa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-05 09:20:192026-06-05 09:20:19Mahasiswa UAD Raih Dua Juara Nasional dari Kajian Bahasa di Media Sosial

GALA BISMA UAD 2026 Hadirkan Harmoni Budaya dan Inovasi Modern

04/06/2026/in Terkini /by Ard

Prodi Bisnis Jasa Makanan (BISMA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan GALA BISMA #6 (Foto. Mawar)

Program Studi Bisnis Jasa Makanan (BISMA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan GALA BISMA #6 dengan mengusung tema “Kolaborasi Generasi Muda dalam Harmoni Budaya dan Inovasi Modern”. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 2 Juni 2026 di Lapangan Kampus IV UAD ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan peserta untuk menyalurkan kreativitas, kompetensi, serta kecintaan terhadap budaya dan inovasi di bidang kuliner.

Berbagai kegiatan menarik memeriahkan acara tersebut, di antaranya Cooking Demo, Carving Competition, Pameran Makanan, Video Reels Competition, dan Poster Competition. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga kreativitas dalam mengembangkan potensi budaya dan kuliner secara inovatif.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pembinaan Organisasi dan Prestasi Mahasiswa, Danang Sukantar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang telah menjadi agenda rutin tersebut. Ia mengungkapkan rasa syukur karena hasil proses pembelajaran yang diperoleh mahasiswa di bangku kuliah dapat dipraktikkan secara nyata melalui kegiatan ini. “Semoga kegiatan ini dapat terus berkembang dan ke depan semakin banyak perguruan tinggi lain untuk turut berpartisipasi dalam kompetisi. Pengalaman yang diperoleh dari kegiatan seperti ini akan menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas diri dan kemampuan mahasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UAD, Dr. Dini Yuniarti, S.E., M.Si., CIQnR., menegaskan bahwa Program Studi BISMA terus menunjukkan berbagai prestasi yang membanggakan. Menurutnya, BISMA merupakan program studi yang tergolong langka di Indonesia dan UAD menjadi salah satu perguruan tinggi yang terdepan dalam bidang tersebut. “Prestasi yang diraih BISMA bukanlah sesuatu yang muncul secara instan, melainkan hasil dari kerja keras seluruh dosen dan mahasiswa. Jadikan tradisi berprestasi sebagai bagian dari diri kita dan teruslah mengukir prestasi yang membanggakan,” tuturnya.

Sekretaris Program Studi BISMA, Dr. Retty Ikawati S.T.P., M.Sc., menjelaskan bahwa penyelenggaraan GALA BISMA merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Manajemen Event yang berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) BISMA. Ia menilai bahwa dari tahun ke tahun kegiatan ini terus mengalami perkembangan yang positif. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh pengalaman nyata dalam mengelola sebuah acara,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi BISMA, Dr. Wardiyanta, M.Hum., berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan Program Studi BISMA kepada masyarakat luas. “Harapan kami, melalui GALA BISMA masyarakat dapat semakin mengenal BISMA dan berbagai potensi yang dimiliki,” katanya.

Ketua Pelaksana GALA BISMA 2026, Muhammad Aqshal, menyampaikan bahwa tema yang diangkat menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga budaya sebagai identitas bangsa. Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab untuk terus berinovasi dan menciptakan karya-karya yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya. “Generasi muda harus menjadi jembatan antara tradisi dan kebaruan, sehingga budaya dapat terus hidup dan berkembang melalui berbagai inovasi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua HMPS BISMA, Firdaus Abdullah Badawi, mengajak seluruh mahasiswa untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan positif yang dapat meningkatkan kualitas diri maupun program studi.

Acara GALA BISMA 2026 semakin semarak dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan dan perkembangan Program Studi BISMA. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kolaborasi, kreativitas, dan pelestarian budaya dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda serta menjadi inspirasi untuk terus berkarya dan berprestasi. (mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prodi-Bisnis-Jasa-Makanan-BISMA-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menyelenggarakan-GALA-BISMA-6-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-04 10:00:372026-06-04 10:00:37GALA BISMA UAD 2026 Hadirkan Harmoni Budaya dan Inovasi Modern

Inovasi Lentera Culture Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional

04/06/2026/in Prestasi /by Ard

Rizal Agus Setiawan mahasiswa Prodi Bisnis Jasa Makanan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) torehkan prestasi nasional (Foto. Mawar)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD. Rizal Agus Setiawan, mahasiswa Program Studi Bisnis Jasa Makanan, berhasil meraih Juara II Artikel Terbaik dan  Juara III Presenter Terbaik pada Subtema Ekonomi Kelas B.

Pada kompetisi tersebut, Rizal mengangkat karya ilmiah berjudul “Digitalisasi dalam Pengembangan Industri Kuliner Lokal DIY”. Melalui karya tersebut, ia menawarkan inovasi berupa Website Lentera Culture, yaitu platform digital berbasis website yang dirancang untuk memperkenalkan, melestarikan, sekaligus mempromosikan kekayaan kuliner lokal Daerah Istimewa Yogyakarta.

Inovasi tersebut hadir sebagai media informasi dan promosi yang memudahkan masyarakat maupun wisatawan dalam mengenal berbagai makanan khas daerah. Melalui platform Lentera Culture, pengguna dapat mengakses informasi mengenai sejarah kuliner, rekomendasi tempat makan, ulasan produk, hingga informasi pelaku UMKM lokal yang bergerak di bidang kuliner.

Selain sebagai sarana edukasi budaya, website tersebut juga mendukung digitalisasi pemasaran UMKM dengan memperluas jangkauan promosi secara lebih efektif dan modern. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri kuliner lokal sekaligus menjaga kelestarian budaya kuliner daerah.

Rizal menyampaikan, “Saya merasa sangat senang dan bersyukur karena bisa mendapatkan pengalaman baru melalui kompetisi ini. Selain itu, pencapaian ini juga menjadi kebanggaan tersendiri karena dapat membanggakan orang tua dan memberikan motivasi untuk terus berkembang,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Jangan takut untuk mencoba dan terus mengembangkan potensi diri. Ikutilah berbagai perlombaan atau kegiatan positif karena dari pengalaman tersebut kita bisa belajar banyak hal, menambah relasi, serta meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri,” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rizal-Agus-Setiawan-mahasiswa-Prodi-Bisnis-Jasa-Makanan-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-torehkan-prestasi-nasional-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-04 09:56:302026-06-04 09:56:30Inovasi Lentera Culture Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional

Sinergi AI dan Pembelajaran Tradisional Lestarikan Batik

04/06/2026/in Terkini /by Ard

Tim PKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sinergikan AI dan pembelajaran tradisional membatik (Foto. Sri Winiarti)

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bertajuk “Sinergi Artificial Intelligence dan Metode Pembelajaran Tradisional dalam Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Batik Indonesia” dilaksanakan bagi Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Blunyah Gede Yogyakarta pada 1 Januari 2026 dan 18 April 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kontribusi akademisi dalam mendukung pelestarian budaya bangsa melalui pemanfaatan teknologi digital. Peserta diperkenalkan pada penggunaan Artificial Intelligence (AI) sebagai media pendukung pembelajaran budaya batik Indonesia tanpa meninggalkan nilai-nilai pembelajaran tradisional yang telah berkembang di masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai pengenalan dasar AI, pemanfaatan aplikasi berbasis AI dalam pembelajaran budaya, hingga penguatan pemahaman terhadap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam batik Indonesia. Selain itu, peserta juga dikenalkan pada pentingnya perlindungan data diri di tengah perkembangan berbagai tools AI yang banyak diakses melalui media sosial.

Tim pengabdian turut menekankan pentingnya metode pembelajaran tradisional seperti diskusi, praktik langsung, cerita budaya, dan transfer pengetahuan antargenerasi sebagai fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta. Mereka menilai perpaduan teknologi modern dan pembelajaran tradisional menjadi pendekatan yang menarik, mudah dipahami, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Ketua tim pelaksana, Sri Winiarti, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pengenalan teknologi, tetapi juga penguatan kesadaran budaya masyarakat.

“Artificial Intelligence dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam pembelajaran budaya, namun nilai-nilai kearifan lokal tetap harus dijaga melalui pendekatan manusiawi, kebersamaan, dan pembelajaran langsung di masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Blunyah Gede Yogyakarta diharapkan dapat berperan aktif sebagai agen pelestari budaya, khususnya dalam mengenalkan nilai-nilai batik kepada keluarga, komunitas, dan lingkungan sekitar.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi wujud komitmen dalam mendukung literasi teknologi, pelestarian budaya, serta pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai kearifan lokal.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sinergikan-AI-dan-pembelajaran-tradisional-membatik-Foto.-Sri-Winiarti.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-04 09:42:042026-06-04 09:42:04Sinergi AI dan Pembelajaran Tradisional Lestarikan Batik

Menghidupkan Lagi Nilai Luhur yang Diwariskan Nabi Ibrahim

04/06/2026/in Terkini /by Ard

Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) khatib salat Iduladha 1447 H di PCM Sleman (Foto. PCM Sleman)

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sleman menggelar rangkaian Salat Iduladha 10 Zulhijah 1447 H pada Rabu, 27 Mei 2026, di Lapangan Murangan, Triharjo, Sleman. Kegiatan tersebut diikuti ribuan jemaah yang memadati area lapangan sejak pagi hari.

Salat Iduladha dimulai tepat pukul 06.40 WIB dengan imam Ustaz Ihsan Umar dan khatib Prof. Dr. H. Muchlas, M.T., Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sekaligus Ketua Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Acara diawali dengan takbir bersama, dilanjutkan pengumuman, kemudian pelaksanaan salat Iduladha.

Salah satu Wakil Ketua PCM Sleman, Agus Nurudin, menyampaikan bahwa pelaksanaan salat Iduladha di Lapangan Murangan telah berlangsung sejak sebelum kemerdekaan Republik Indonesia. Ia juga menyebut bahwa lokasi tersebut menjadi tempat penyelenggaraan salat Id pertama di wilayah Sleman.

Dalam khotbahnya, Prof. Muchlas menegaskan pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai luhur yang diwariskan Nabi Ibrahim as. Nilai-nilai tersebut meliputi ketaatan, kesabaran, semangat pengorbanan, keikhlasan, rasa syukur, solidaritas sosial, serta solidaritas spiritual.

“Nilai-nilai ini dikembangkan sebagai upaya untuk menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas. Jadi, Iduladha bukan hanya berlalu tanpa bekas, namun menjadi momentum transformasi diri sebagai titik awal untuk memperbaiki kualitas iman, memperkuat kepedulian sosial, dan meningkatkan kontribusi bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi ketika jemaah mulai memenuhi saf-saf yang telah disiapkan panitia. Selama kegiatan berlangsung, panitia turut menjaga ketertiban dengan mengatur saf jemaah putra di bagian depan, diikuti jemaah putri, serta menyediakan tempat khusus bagi jemaah putri yang berhalangan.

Panitia juga mengimbau seluruh jemaah untuk tetap khidmat selama khotbah berlangsung serta menjaga kebersihan lapangan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama agar umat Islam senantiasa menjadi insan bertakwa, memiliki kepedulian sosial, serta memperoleh keselamatan dunia dan akhirat.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua PCM Sleman, Zahrul Mufrodi, menyampaikan bahwa salat di Lapangan Murangan merupakan salah satu dari sepuluh titik penyelenggaraan Salat Iduladha yang dikoordinasikan PCM Sleman. Adapun pelaksanaan teknis di masing-masing lokasi sepenuhnya dilakukan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah setempat.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rektor-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-khatib-salat-Iduladha-1447-H-di-PCM-Sleman-Foto.-PCM-Sleman.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-04 09:30:232026-06-04 09:30:23Menghidupkan Lagi Nilai Luhur yang Diwariskan Nabi Ibrahim

Mahasiswa UAD Raih Juara II Presenter Terbaik melalui Inovasi Energi Terbarukan Berbasis AI

04/06/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juara II presenter terbaik melalui inovasi energi terbarukan berbasis AI (Foto. Andika)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD. Muhamad Andika, mahasiswa Program Studi Teknik Industri UAD, berhasil meraih Juara II Presenter Terbaik pada kategori Teknologi Kelas A.

Kompetisi yang berlangsung pada 9 April-16 Mei 2026 tersebut diikuti oleh puluhan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia. Pada kompetisi tersebut, Andika mengusung inovasi bertajuk “NIBS (Nyamplung Integrated Biofuel System): Pengembangan Sistem Pengolahan Minyak Nyamplung sebagai Bahan Baku Biodiesel dengan Integrasi Supply Chain Berbasis AI guna Mewujudkan Sustainable City.”

Gagasan tersebut berangkat dari persoalan tingginya ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil yang berdampak pada meningkatnya emisi karbon dan menurunnya ketahanan energi nasional. Melalui inovasi NIBS, Andika menawarkan pemanfaatan tanaman nyamplung (Calophyllum inophyllum) sebagai sumber energi terbarukan nonpangan yang ramah lingkungan dan berpotensi mendukung penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

Dalam inovasi tersebut, sistem NIBS mengintegrasikan seluruh rantai produksi biodiesel nyamplung, mulai dari pemetaan dan panen, proses ekstraksi dan filtrasi, transesterifikasi, hingga distribusi dan manajemen rantai pasok berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT). Seluruh data proses dipantau secara real-time melalui platform digital sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih efektif dan efisien.

Andika menjelaskan bahwa inovasi NIBS juga dirancang untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada sektor energi bersih, kota berkelanjutan, aksi iklim, serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang berhasil diperoleh. “Saya sangat bersyukur bisa memperoleh Juara II Presenter Terbaik, terlebih presentasi ini dilakukan di tengah saya mengikuti perlombaan debat. Hal tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga dan menantang bagi saya,” ujarnya. Menurutnya, pengalaman mengikuti dua kompetisi dalam waktu yang bersamaan memberikan pelajaran penting mengenai manajemen waktu.

Ia juga menyampaikan, “Untuk teman-teman semua, jangan pernah berhenti untuk terus mencoba hal baru dan tetap semangat dalam mengejar impian. Khususnya melalui Pelatihan Artikel Ilmiah #2 ini, semoga dapat terus menginspirasi banyak orang untuk menyalurkan ide-ide kreatifnya,” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-juara-II-presenter-terbaik-melalui-inovasi-energi-terbarukan-berbasis-AI-Foto.-Andika.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-04 09:15:452026-06-04 09:15:45Mahasiswa UAD Raih Juara II Presenter Terbaik melalui Inovasi Energi Terbarukan Berbasis AI

Dosen Farmasi UAD Edukasi Warga Indonesia di Jepang Mengenai Gaya Hidup Sehat dan Kosmetik Halal

04/06/2026/in Terkini /by Ard

Dosen Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi warga Indonesia di Jepang tentang gaya hidup sehat (Foto. Farmasi UAD)

Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat internasional di Masjid Indonesia Tokyo, Jepang pada Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Healthy and Halal Living: Literasi Kesehatan, Produk Halal, dan Keamanan Kosmetik” dengan sesi utama “Glow Naturally: Gaya Hidup Sehat dan Skincare Halal”. Acara tersebut dihadiri oleh warga muslim dan masyarakat Indonesia di wilayah Tokyo.

Kegiatan edukasi ini dihadiri oleh Kholifatul Arifah selaku Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Jepang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan berharap edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran warga Indonesia di Jepang dalam menyaring produk kosmetik yang aman dan sesuai dengan syariat Islam.

Materi edukasi utama dalam kegiatan ini disampaikan oleh dua guru besar Fakultas Farmasi UAD. Prof. Dr. apt. Dyah Aryani Perwitasari, M.Si., Ph.D. memaparkan materi pentingnya pola hidup sehat untuk mengendalikan faktor risiko dan mencegah komplikasi penyakit diabetes melitus sejak dini.

Sementara itu, Prof. Dr. apt. Nining Sugihartini, M.Si. berfokus memberikan edukasi mengenai cara cerdas memilih produk skincare yang aman dan memiliki kejelasan aspek kehalalannya.

 Melalui kegiatan ini, diharapkan literasi kesehatan global masyarakat Indonesia di luar negeri dapat semakin kuat, khususnya dalam menjaga kualitas hidup yang sehat. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-warga-Indonesia-di-Jepang-tentang-gaya-hidup-sehat-Foto.-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-04 09:06:542026-06-04 09:06:54Dosen Farmasi UAD Edukasi Warga Indonesia di Jepang Mengenai Gaya Hidup Sehat dan Kosmetik Halal

Inovasi Smart Insole Berbasis IoT Antar Mahasiswa UAD Torehkan Prestasi Nasional

03/06/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) torehkan prestasi nasional melalui inovasi smart insole berbasis IoT (Foto. Mawar)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD. Rahadian Candra Vima Yoga, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UAD, berhasil meraih Juara Harapan III Artikel Terbaik pada Kategori Teknologi Kelas A.

Pada kompetisi tersebut, Candra mengangkat karya inovatif berjudul “Insole Cerdas sebagai Jembatan Digital: Pencegahan Diabetic Foot Ulcer melalui Integrasi Arsitektur IoT dan Sistem Deteksi Dini Berbasis Sensor Adaptif di Indonesia”. Gagasan tersebut lahir dari tingginya kasus diabetic foot ulcer atau luka kaki diabetik yang sering terlambat terdeteksi akibat neuropati perifer dan berpotensi menyebabkan amputasi pada penderita diabetes.

Menurutnya, alat pemantauan tekanan kaki yang tersedia saat ini masih memiliki berbagai keterbatasan, seperti harga yang relatif mahal, hanya tersedia di fasilitas klinik tertentu, serta belum dirancang sesuai dengan kondisi infrastruktur kesehatan di Indonesia. Padahal, Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah penderita diabetes tertinggi di dunia.

Melalui inovasi tersebut, Candra menawarkan konsep Insole Adaptif Multisensor Terintegrasi (IAMT), yaitu insole pintar berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memantau risiko luka kaki diabetik secara real-time. Sistem ini mengintegrasikan sensor tekanan plantar, sensor suhu kaki, sensor kelembapan, serta akselerometer untuk membaca pola aktivitas pengguna sehingga mampu menghasilkan analisis risiko yang lebih komprehensif dibandingkan teknologi konvensional.

Selain itu, inovasi tersebut juga memanfaatkan teknologi edge computing yang memungkinkan data dianalisis langsung melalui mikrokontroler pada perangkat. Dengan demikian, sistem mampu memberikan peringatan dini secara instan tanpa harus selalu bergantung pada koneksi internet. Pendekatan ini dinilai relevan untuk diterapkan di berbagai wilayah Indonesia yang masih memiliki keterbatasan akses digital.

Tidak hanya itu, sistem IAMT dirancang agar dapat terintegrasi dengan layanan kesehatan digital nasional, termasuk ekosistem SATUSEHAT, sehingga tenaga medis dapat melakukan pemantauan pasien secara jarak jauh melalui sistem rekam medis digital.

Salah satu fokus utama inovasi ini ialah menghadirkan solusi teknologi kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat. Rahadian mengusulkan penggunaan sensor ekonomis namun tetap akurat, mikrokontroler berbiaya rendah, desain modular, serta produksi lokal melalui kolaborasi perguruan tinggi dan industri nasional. Dengan pendekatan tersebut, inovasi ini diharapkan mampu menghadirkan smart insole dengan biaya yang jauh lebih terjangkau dibandingkan produk impor dari luar negeri.

Rahadian mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang berhasil diraih. “Saya merasa sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Penghargaan ini menjadi validasi bahwa gagasan yang saya angkat memiliki relevansi nyata dalam menjawab permasalahan kesehatan di Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pencapaian tersebut membuktikan inovasi teknologi dapat lahir melalui kolaborasi lintas bidang ilmu. “Sebagai mahasiswa Sistem Informasi, pencapaian ini menjadi bukti bahwa inovasi teknologi dapat lahir dari kolaborasi lintas bidang. Prestasi ini bukan akhir, melainkan langkah awal untuk terus mengembangkan ide ini agar tidak berhenti sebagai artikel konseptual, tetapi dapat diwujudkan menjadi prototipe nyata yang nantinya dapat dipamerkan dan diimplementasikan,” tambahnya.

Ke depan, Rahadian berencana melanjutkan pengembangan inovasinya melalui pembuatan prototipe fisik, validasi sensor, pembangunan dashboard pemantauan, hingga integrasi dengan sistem kesehatan digital nasional.

Ia berpesan, “Ilmu yang dipelajari tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga harus dimanfaatkan untuk membantu orang lain. Saya percaya mahasiswa tidak perlu menunggu menjadi ahli untuk mulai berinovasi. Berani memulai, konsisten belajar, dan terus mengembangkan ide adalah kunci untuk menghasilkan karya yang berdampak nyata,” tuturnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-torehkan-prestasi-nasional-melalui-inovasi-smart-insole-berbasis-IoT-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-03 11:21:052026-06-03 11:21:05Inovasi Smart Insole Berbasis IoT Antar Mahasiswa UAD Torehkan Prestasi Nasional
Page 1 of 409123›»

TERKINI

  • Inovasi BEKRESS Mahasiswa UAD Lolos Pendanaan P2MW 2026 Kemendiktisaintek RI05/06/2026
  • GALA BISMA UAD 2026 Hadirkan Harmoni Budaya dan Inovasi Modern04/06/2026
  • Sinergi AI dan Pembelajaran Tradisional Lestarikan Batik04/06/2026
  • Menghidupkan Lagi Nilai Luhur yang Diwariskan Nabi Ibrahim04/06/2026
  • Dosen Farmasi UAD Edukasi Warga Indonesia di Jepang Mengenai Gaya Hidup Sehat dan Kosmetik Halal04/06/2026

PRESTASI

  • Riset Kontrasepsi Pria Karya Mahasiswa UAD Raih Apresiasi Tingkat Nasional05/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Dua Juara Nasional dari Kajian Bahasa di Media Sosial05/06/2026
  • Inovasi Lentera Culture Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional04/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Presenter Terbaik melalui Inovasi Energi Terbarukan Berbasis AI04/06/2026
  • Inovasi Smart Insole Berbasis IoT Antar Mahasiswa UAD Torehkan Prestasi Nasional03/06/2026

FEATURE

  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026
  • Antara Iman dan Cinta: Belajar Adab Berdakwah dari Kisah Nabi Ibrahim21/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top