• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Digitalisasi Layanan Desa, Mahasiswa FKM UAD Luncurkan SI-WARAS di Festival Kesehatan Caturharjo

05/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Penyerahan inovasi SI-WARAS oleh Dekan FKM UAD kepada Lurah Caturharjo pada Festival Kesehatan (Foto. Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) terus menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat. Hal ini diwujudkan dengan peluncuran inovasi kesehatan digital pada ajang Festival Kesehatan Kalurahan Caturharjo di Balai Kalurahan Caturharjo, Kabupaten Bantul, pada Minggu, 30 Agustus 2026.

Dalam festival kesehatan tersebut, mahasiswa UAD memperkenalkan program HAMEMAYU WARASING DESA yang membawa sejumlah terobosan penting bagi pelayanan kesehatan masyarakat. Inovasi utama yang diluncurkan adalah Sistem Informasi Warasing Desa (SI-WARAS), sebuah platform yang dirancang khusus untuk pencatatan dan pengelolaan data kesehatan warga. Sistem cerdas ini turut didukung oleh kehadiran Kartu Jati Waras sebagai media pencatatan serta Buku Pedoman Desa Sehat Caturharjo yang akan menjadi acuan keberlanjutan program di tengah masyarakat.

Sebagai wujud nyata komitmen dan simbol keberlanjutan pemanfaatan inovasi, Dekan FKM UAD, Muhammad Samsu Hidayat, S.E., M.Sc., Ph.D., yang hadir mewakili Rektor UAD, menyerahkan langsung SI-WARAS, Kartu Jati Waras, buku pedoman, dan plakat kepada Lurah Caturharjo, H. Wasdiyanto, S.Si. Acara serah terima ini turut disaksikan oleh perwakilan Bupati Bantul, Nanang Dwiatmoko, S.Sos., serta Dr. Aris Winarna, S.E., M.M. selaku perwakilan dari Direktorat Diseminasi Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Sains dan Teknologi.

Usai prosesi peluncuran resmi, kegiatan langsung dilanjutkan dengan aksi pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang dijalankan oleh para kader kesehatan setempat. Pelayanan ini menerapkan konsep One Stop Service, di mana warga cukup mengikuti satu alur pelayanan terpadu mulai dari tahap pendaftaran, pemeriksaan fisik, pencatatan hasil, hingga sesi konseling.

Kini, seluruh hasil pemeriksaan kesehatan warga tersebut langsung diinput ke dalam SI-WARAS yang telah berhasil terintegrasi dengan Puskesmas Pandak II. Melalui kolaborasi apik antara UAD, kader kesehatan, dan Kalurahan Caturharjo ini, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat makin terintegrasi, terdokumentasi dengan rapi, berbasis teknologi, dan terus berkelanjutan. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyerahan-inovasi-SI-WARAS-oleh-Dekan-FKM-UAD-kepada-Lurah-Caturharjo-pada-Festival-Kesehatan-Foto.-Tim-PPK-Ormawa-IMM-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-05 10:49:062026-09-05 10:49:06Digitalisasi Layanan Desa, Mahasiswa FKM UAD Luncurkan SI-WARAS di Festival Kesehatan Caturharjo

PCM Gatak Sukoharjo Kunjungi UAD, Perkuat Nilai Islam dan Kemuhammadiyahan

05/09/2026/in Terkini /by Ard

Kunjungan PCM Gatak Sukoharjo di Universitas Ahmad Dahlan (Foto. Humas Protokol UAD)

Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Majelis Dikdasmen & PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gatak, Sukoharjo, menggelar kegiatan pembinaan guru dan karyawan di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Rabu, 2 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Islamic Center (IC) UAD tersebut diikuti 160 peserta dengan mengangkat tema “Meningkatkan Kualitas Guru dan Karyawan Muhammadiyah dengan Penguatan Islam dan Kemuhammadiyahan”.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan sambutan Prof. Dr. Muchlas, M.T. selaku Rektor UAD. “Di UAD, pengenalan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) kami kemas dengan cara yang menyenangkan dan tidak kaku. Harapannya, kegiatan ini bisa memperkuat nilai-nilai AIK sekaligus menambah pemahaman tentang Muhammadiyah, salah satunya melalui pembelajaran di Museum Muhammadiyah,” ungkapnya.

Materi utama disampaikan oleh Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sekaligus Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD, dengan tema “Spirit untuk Kemajuan Persyarikatan dan AUM”. Ia mengajak peserta untuk terus bersyukur menjadi bagian dari Muhammadiyah dan menjadikan setiap aktivitas sebagai bagian dari ibadah. “Jangan cari penghidupan di Muhammadiyah, tapi hidupilah Muhammadiyah. Artinya, kita tidak hanya menjadikan Muhammadiyah sebagai tempat bekerja, tetapi juga ikut memberikan kontribusi dan membawa persyarikatan ini terus maju,” tuturnya.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Gatak, Drs. H. Sriyadi, menyampaikan bahwa Muhammadiyah memiliki prinsip berkemajuan dan wasathiyah atau moderat. “Muhammadiyah itu pembaharuan. Jangan sampai kita terjebak dalam kenyamanan. Kepala sekolah menjadi salah satu ujung tombak dalam membangun kader Muhammadiyah, yang kemudian semangat itu diteruskan kepada guru dan ustaz,” jelasnya.

Kegiatan ditutup dengan pertukaran cendera mata antara UAD dan PCM Gatak Sukoharjo, yang kemudian dilanjutkan dengan kunjungan Museum Muhammadiyah. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan semakin memahami nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan serta terdorong untuk terus melakukan pembaharuan dalam dunia pendidikan dan berkontribusi bagi kemajuan persyarikatan. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kunjungan-PCM-Gatak-Sukoharjo-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-Foto.-Humas-Protokol-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-05 10:38:332026-09-05 10:38:33PCM Gatak Sukoharjo Kunjungi UAD, Perkuat Nilai Islam dan Kemuhammadiyahan

KKN UAD dan UMY Tanam Harapan melalui Penyaluran Bibit Cabai di Mertelu Kulon

04/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan UMY Gelar Penyaluran Bibit Cabai di Mertelu Kulon (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 159 Unit V.B.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyalurkan bibit cabai gratis kepada warga Padukuhan Mertelu Kulon, Gunungkidul, pada 25 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menyasar warga, khususnya kelompok tani, sebagai bagian dari upaya mendukung kelestarian lingkungan sekaligus keberlanjutan ekonomi masyarakat.

Kegiatan penyaluran bibit berlangsung di kediaman Juwadi selaku Ketua Kelompok Tani Mertelu Kulon. Bibit cabai yang telah disiapkan selanjutnya akan didistribusikan kepada ketua RT dan perangkat desa lainnya di Padukuhan Mertelu Kulon.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan sekaligus mengembangkan potensi pertanian lokal. Pemilihan bibit cabai juga disesuaikan dengan kondisi wilayah Gunungkidul yang tengah memasuki musim kemarau. Bibit diharapkan dapat dirawat terlebih dahulu sehingga ketika musim hujan tiba, tanaman telah tumbuh dan siap dikembangkan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan media tanam. Mahasiswa KKN bersama warga menyiapkan tanah, sekam, pupuk, dan polybag yang digunakan untuk menanam bibit cabai. Proses penanaman dilakukan secara bersama-sama sebagai bentuk keterlibatan aktif masyarakat dalam program tersebut.

Setelah proses penanaman, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat secara simbolis sebagai tanda penyerahan bibit. Penyerahan dilakukan oleh Ketua KKN UAD dan Ketua KKN UMY kepada Juwadi selaku Ketua Kelompok Tani Mertelu Kulon.

Refika, Ketua KKN UAD Unit Mertelu Kulon, berharap bibit yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa selama melaksanakan KKN.

“Kami mahasiswa KKN berharap dengan adanya bibit yang kami sediakan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekaligus sebagai wujud kontribusi dan apresiasi kami kepada masyarakat Mertelu Kulon,” ujar Refika.

Sementara itu, Juwadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKN UAD dan UMY atas pemberian bibit cabai secara gratis kepada warga. Ia berharap masyarakat dapat merawat bibit tersebut dengan baik sehingga dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. “Semoga dari pemberian bibit cabai gratis ini bisa memberikan banyak manfaat bagi warga Mertelu Kulon serta dapat tumbuh subur,” ungkap Juwadi.

Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama dan berbincang santai antara mahasiswa KKN dan warga Mertelu Kulon. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memberikan bantuan berupa bibit tanaman, tetapi juga membangun kolaborasi dan kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-UMY-Gelar-Penyaluran-Bibit-Cabai-di-Mertelu-Kulon-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-04 08:05:462026-09-04 08:05:46KKN UAD dan UMY Tanam Harapan melalui Penyaluran Bibit Cabai di Mertelu Kulon

Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah

04/09/2026/in Feature /by Ard

Kajian rutin Ahad Pagi Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan pembicara Prof. Dr. Waharjani, M.Ag., (Foto. Mawar)

Menjalani kehidupan di jalan yang lurus tidak cukup hanya dengan mengetahui mana yang benar dan salah. Lebih dari itu, manusia perlu menjadikan nilai-nilai kebaikan sebagai pedoman dalam setiap aktivitasnya. Pesan tersebut menjadi salah satu benang merah dalam Kajian Rutin Ahad Pagi Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang mengangkat tema Al-Washaya Al-‘Asyrah: 10 Wasiat Allah dengan merujuk pada Surah Al-An’am ayat 151-153.

Kajian yang berlangsung pada Ahad 2 Agustus 2026 tersebut menghadirkan Ustadz Prof. Dr. Waharjani, M.Ag., Guru Besar Bidang Psikologi Pendidikan Profetik, sebagai pemateri. Dalam kajiannya, ia mengajak jamaah memahami sepuluh wasiat Allah sebagai pedoman kehidupan yang mengarahkan manusia menuju siratal mustaqim atau jalan yang lurus.

Menurutnya, Al-Washaya Al-‘Asyrah dapat dipahami sebagai sepuluh perintah atau wasiat Allah yang menjadi petunjuk bagi manusia. Ia kemudian menghubungkan konsep tersebut dengan istilah siratal mustaqim. “Al-Washaya Al-‘Asyrah itu adalah 10 perintah Tuhan atau 10 wasiat Allah. Yang di dalam beberapa tafsir disebut dengan siratal mustaqim, jalan untuk menuju jalan yang lurus,” jelasnya.

Untuk menggambarkan makna jalan lurus tersebut, Prof. Waharjani menggunakan analogi jalan tol. Jalan tersebut memiliki ruang yang luas sehingga dapat dilalui berbagai kendaraan. Demikian pula siratal mustaqim yang menurutnya merupakan jalan yang dapat ditempuh melalui beragam aktivitas kebaikan selama tetap mengantarkan manusia kepada tujuan yang benar. “Kalau sudah bisa melaksanakan siratal mustaqim itu berarti akan menuju ke Jannatun Naim. Jadi siratal mustaqim itu adalah jalan-jalan atau kegiatan atau aktivitas yang bisa mengantarkan kita kepada jalan yang lurus menuju Jannatun Naim,” tuturnya.

Dalam kajian tersebut, Prof. Waharjani menguraikan kandungan Surah Al-An’am ayat 151-153 secara bertahap. Lima wasiat pertama yang disimpulkan dari ayat 151 berkaitan dengan larangan menyekutukan Allah, perintah berbuat baik kepada orang tua, larangan membunuh anak karena takut kemiskinan, larangan melakukan perbuatan keji, serta larangan membunuh jiwa yang diharamkan Allah.

Salah satu pesan yang mendapat perhatian dalam kajian ialah kewajiban berbuat baik kepada orang tua. Prof. Waharjani menekankan bahwa berbakti kepada orang tua bukan perkara sederhana, terlebih ketika orang tua memasuki usia lanjut dan membutuhkan kesabaran serta perhatian lebih dari keluarga. “Berbuatlah baik kepada kedua orang tua. Ya, baik orang tua itu sudah meninggal atau masih hidup,” ujarnya.

Ia mengingatkan jamaah bahwa merawat orang tua membutuhkan kesabaran. Menurutnya, kondisi orang tua yang semakin lanjut usia dapat membuat mereka kembali membutuhkan pendampingan seperti ketika masih kecil. Karena itu, anak perlu memiliki kesabaran dalam memberikan perhatian dan memenuhi kebutuhan orang tua.

Memasuki Surah Al-An’am ayat 152, pembahasan berlanjut pada larangan mendekati harta anak yatim, perintah menyempurnakan takaran dan timbangan dengan adil, serta kewajiban berlaku adil dan memenuhi janji. Prof. Waharjani menyoroti pentingnya kejujuran dalam persoalan takaran dan timbangan. Nilai tersebut tidak hanya berkaitan dengan aktivitas perdagangan, tetapi juga mencerminkan sikap manusia dalam menjalankan amanah. “Dan sempurnakan takaran dan timbangan dengan adil,” katanya saat menjelaskan salah satu kandungan ayat tersebut.

Menurutnya, keadilan harus menjadi prinsip yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika seseorang mengurangi timbangan atau tidak memenuhi hak orang lain, tindakan tersebut menunjukkan ketidakjujuran yang bertentangan dengan pesan yang terkandung dalam ayat.

Kajian kemudian sampai pada pesan bahwa siratal mustaqim bukan sekadar konsep yang bersifat abstrak. Jalan lurus tersebut dibangun melalui pilihan dan aktivitas manusia setiap hari, mulai dari menjaga hubungan dengan Allah, menghormati orang tua, menjaga kehidupan, berlaku jujur, hingga memenuhi janji. Prof. Waharjani menegaskan bahwa sepuluh wasiat tersebut merupakan pedoman yang perlu diikuti oleh umat Islam dalam menjalani kehidupan. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kajian-rutin-Ahad-Pagi-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dengan-pembicara-Prof.-Dr.-Waharjani-M.Ag_.-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-04 08:00:452026-09-04 08:00:45Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah

KKN Internasional UAD Dorong Pendidikan dan Pertukaran Budaya di Thailand

04/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN Internasional Universitas Ahmad Dahlan di Thailand (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Thailand pada 13 Agustus–3 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lima sekolah mitra dengan melibatkan mahasiswa, dosen, mitra kampus, guru, siswa, serta masyarakat sekitar.

Lima sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN yaitu Rak Islam School, Santiwit School, Santiwit Technological College, Miftahuddeen School, dan Anuban Thapraya School. Para mahasiswa dibagi ke dalam lima subunit untuk menjalankan berbagai program sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing sekolah.

KKN Internasional UAD di Thailand menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam konteks internasional. Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai kehidupan dan kebudayaan masyarakat Thailand, membangun kerja sama serta pertukaran budaya, sekaligus memperkenalkan nilai pendidikan dan semangat pengabdian UAD kepada masyarakat setempat.

Fokus kegiatan mencakup pendidikan, pengabdian, dan pertukaran budaya. Mahasiswa melaksanakan berbagai kegiatan edukatif, seperti pengenalan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, literasi digital, pengembangan karakter, seni dan budaya Indonesia, kegiatan keagamaan, serta permainan edukatif. Program tersebut dikemas melalui pendekatan pertukaran budaya sehingga mahasiswa dan siswa dapat saling mengenal dan memahami budaya Indonesia serta Thailand.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan perkenalan mahasiswa kepada pihak sekolah, guru, dan siswa. Pada minggu pertama, mahasiswa berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah, pendampingan pembelajaran, serta pertukaran budaya. Mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan Project Based Learning (PBL), seperti bercocok tanam dan budidaya ikan lele. Pada minggu kedua, mahasiswa mulai mendampingi berbagai perlombaan dan kegiatan kreatif, seperti puisi, storytelling, melukis, dan olahraga, serta kegiatan keagamaan berupa membaca Al-Qur’an dan Iqra, hafalan doa sehari-hari, surat pendek, dan sedekah.

Memasuki minggu ketiga, kegiatan diarahkan untuk meningkatkan kreativitas, kemampuan bekerja sama, komunikasi, dan pemecahan masalah siswa melalui permainan edukatif, seni, pengenalan budaya Indonesia, pembelajaran bahasa, serta kegiatan keagamaan. Setelah kegiatan, mahasiswa juga mengajak siswa melakukan refleksi sederhana mengenai pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh.

Menurut Raja Rasih Harianty, salah satu mahasiswa KKN, penerimaan pihak sekolah terhadap mahasiswa UAD berlangsung dengan baik dan terbuka. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sekolah, mulai dari pembelajaran, olahraga, perlombaan, kegiatan keagamaan, seni dan budaya, hingga kegiatan besar seperti Sports Day, karnaval, dan upacara.

“Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga belajar dari budaya dan kebiasaan masyarakat Thailand,” ujar Raja.

Ia menilai antusiasme siswa menjadi salah satu pengalaman yang berkesan, khususnya ketika mahasiswa memperkenalkan makanan tradisional, batik, permainan, seni, dan Bahasa Indonesia. Interaksi tersebut juga membuat hubungan antara mahasiswa dan siswa menjadi lebih dekat.

Meski demikian, pelaksanaan KKN menghadapi sejumlah tantangan, terutama perbedaan bahasa, budaya, kebiasaan, dan metode pembelajaran. Mahasiswa mengatasinya melalui koordinasi dengan guru dan pihak sekolah, penggunaan metode pembelajaran yang sederhana dan interaktif, serta pemanfaatan Bahasa Inggris, Bahasa Thailand, dan media visual.

Raja berharap hubungan baik antara UAD, mahasiswa, pihak sekolah, dan masyarakat Thailand dapat terus terjaga setelah program berakhir. Ia juga berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat berkelanjutan bagi siswa sekaligus menjadi bekal bagi mahasiswa untuk lebih adaptif, percaya diri, mampu berkomunikasi lintas budaya, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Internasional-Universitas-Ahmad-Dahlan-di-Thailand-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-04 07:54:502026-09-04 07:54:50KKN Internasional UAD Dorong Pendidikan dan Pertukaran Budaya di Thailand

Prodi Informatika UAD Selenggarakan Sosialisasi Kurikulum Terbaru

04/09/2026/in Terkini /by Ard

Prodi Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Selenggarakan Sosialisasi Kurikulum Terbaru (Foto. Septi)

Program Studi (Prodi) Informatika Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sosialisasi kurikulum terbaru bersama dosen Informatika UAD, Faisal Fajri Rahani, S.Si., M.Cs., selaku pemateri. Pada kurikulum baru ini, kelompok keilmuan prodi diperbarui dari dua (sistem cerdas dan relata) menjadi tiga kelompok, yaitu Sains Data dan Kecerdasan Buatan, Pengembangan Sistem Perangkat Lunak, serta Keamanan Informasi dan Cyber. Rincian fokus topik hingga susunan dosen pembina dapat dicek langsung melalui laman web prodi.

Pihak prodi memastikan hak mahasiswa tetap terjamin selama masa transisi melalui peta konversi mata kuliah dan rekomendasi KRS setahun ke depan yang telah disiapkan tim prodi. Secara aturan SIA, mahasiswa angkatan 2023, 2024, dan 2025 tetap lulus mengacu pada Kurikulum 2021, namun penyesuaian perkuliahan dilakukan lewat konversi mata kuliah dengan pendampingan dosen pembimbing akademik.

Pembaruan kurikulum ini turut mengubah alur skripsi menjadi tiga tahapan, yakni Metodologi Penelitian di semester enam, Proposal Tugas Akhir (1 SKS) di semester tujuh, dan Tugas Akhir di semester delapan. Di samping itu, mata kuliah MPTI ditiadakan dan dikonversi menjadi Komputasi Awan, sedangkan praktik magang dikonversi menjadi Kerja Praktik Teknologi Informasi (KPTI) dengan opsi magang di instansi/perusahaan atau pengerjaan proyek bersama klien.

Terkait rekomendasi KRS semester depan, mahasiswa angkatan 2025 (semester tiga) disarankan mengambil Statistika Informatika yang jadwalnya maju ke semester dua. Untuk angkatan 2024 (semester lima), prodi membuka kelas Keamanan Komputer dan Teori Bahasa Otomata (TBO) yang berpindah ke semester empat. Sementara itu, angkatan 2023 (semester tujuh) memprogramkan Bahasa Inggris Profesional, Kapita Selekta, KPTI, KKN, serta mata kuliah wajib Proposal Tugas Akhir.(Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prodi-Informatika-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Selenggarakan-Sosialisasi-Kurikulum-Terbaru-Foto.-Septi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-04 07:50:532026-09-04 07:50:53Prodi Informatika UAD Selenggarakan Sosialisasi Kurikulum Terbaru

UAD Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Gemini Academy

03/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Pelatihan dan sertifikasi Gemini Academy diselenggarakan di Amphitarium Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Gemini Academy pada Selasa, 2 September 2026, di Ruang Amphitarium Kampus IV UAD. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi UAD dengan Google yang diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan UAD.

Pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari, yaitu tanggal 1, 2, dan 3 September 2026. Jumlah peserta yang mengikuti rangkaian pelatihan mencapai 886 orang. Oleh karena itu, peserta dibagi dalam tiga hari pelaksanaan dengan kapasitas sekitar 300 peserta setiap harinya.

Wakil Rektor Bidang Akademik UAD, Prof. Ir. Sunardi, S.T., M.T., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI). Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti pada saat pelatihan saja, tetapi dapat diterapkan dalam berbagai proses akademik maupun nonakademik di UAD.

Selain pelatihan, peserta juga mengikuti sertifikasi Gemini Academy. Prof. Sunardi menjelaskan bahwa sertifikasi menjadi bagian penting karena peserta akan diuji pemahamannya setelah menerima materi yang diberikan. Sertifikasi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bentuk peningkatan kapasitas dosen, termasuk untuk mendukung akreditasi, Beban Kerja Dosen (BKD), dan kebutuhan pengembangan akademik lainnya.

“Harapannya agenda ini dapat meningkatkan ilmu, pengetahuan, wawasan, keterampilan yang itu nanti akan bisa Bapak ibu terapkan selepas pelatihan ini. Mudah-mudahan itu menjadi sebuah bentuk komitmen dari Bapak Ibu yang telah hadir di ruangan ini,” ujarnya.

Pada sesi pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai pemanfaatan Gemini dalam lingkungan pendidikan. Salah satu pemateri yang merupakan Google Certified Trainer and Innovator memperkenalkan penerapan teknologi Google dalam pembelajaran serta pengalaman pengembangan lingkungan pendidikan berbasis Google Workspace for Education.

Dalam pelatihan Gemini Academy, peserta diarahkan untuk memahami fungsi Gemini serta berbagai fitur yang dapat digunakan dalam mendukung aktivitas pendidikan. Peserta juga diminta memastikan akses ke akun Google Workspace for Education UAD dan menyiapkan beberapa aplikasi pendukung, yaitu Gemini, Gemini Notebook, dan Google Chat.

Pada akhir sesi pelatihan, peserta mengikuti ujian sertifikasi. Ujian tersebut terdiri atas 37 soal dengan bentuk pilihan ganda, multiple choice, serta soal mencocokkan. Materi yang diujikan mencakup konsep AI dan LLM, Gemini tools, Gemini ecosystem, Gemini integration, AI ethic, privacy policies in education, prompt engineering, dan fitur-fitur umum lainnya.

Dengan adanya pelatihan dan sertifikasi Gemini Academy, UAD mendukung dosen dan tenaga kependidikan dalam meningkatkan kapasitas pemahaman mengenai pemanfaatan AI secara tepat. Kegiatan ini juga menjadi upaya UAD dalam memperluas pemanfaatan teknologi dalam mendukung berbagai aktivitas di lingkungan kerja. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelatihan-dan-sertifikasi-Gemini-Academy-diselenggarakan-di-Amphitarium-Kampus-IV-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-03 09:26:412026-09-03 09:26:41UAD Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Gemini Academy

KKN ADI Mendirikan Ruang Literasi di 11 Desa Wilayah Muna Barat

03/09/2026/in Terkini /by Ard

KKN ADI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Mendirikan Ruang Literasi di 11 Desa Wilayah Muna Barat (Foto. KKN ADI)

Mahasiswa KKN Ahmad Dahlan Mengabdi (ADI) mendirikan ruang literasi pada Sabtu, 29 Agustus 2026, di 11 desa wilayah Muna Barat, Sulawesi Tenggara. Sebelas desa tersebut adalah Desa Suka Damai, Waturempe, Lombu Jaya, Marobea, Guali, Lahaji, Lapolea, Waulai, Walelei, Wamelai, dan Watumela.

KKN ADI periode ini diikuti oleh 82 mahasiswa dari lima Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), di antaranya Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Buton, Universitas Muhammadiyah Kendari, ITBM Wakatobi, dan ITBKM Muna Barat. Salah satu program bersama adalah mendirikan ruang-ruang literasi atau pojok baca di 11 desa. Tujuannya untuk meningkatkan budaya membaca dikalangan anak dan remaja.

Menanggapi hal tersebut, Rektor ITBKM Muna Barat, Dr. Rasid, M.Pd.  mengapresiasi dan turut berbahagia atas kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan minat baca bagi anak-anak dan remaja di Muna Barat.

“Alhamdulillah 11 ruang literasi tersedia di 11 desa di wilayah Muna Barat. Respons masyarakat sangat positif, terutama anak-anak karena kini tersedia buku-buku bacaan yang menarik dan dapat menjadi tempat berkreativitas,” ujarnya.

Salah satu DPL dari ITBKM Muna Barat, Tia, M.Pd., menyampaikan, “Program pendirian ruang literasi atau Pojok Baca di 11 desa di Muna Barat khususnya bagi masyarakat Desa Lombu Jaya dan Desa Marobea sangat positif dan strategis. Program ini tidak hanya menyediakan akses bacaan atau literasi bagi anak-anak, remaja, dan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang belajar dan berkumpul yang dapat meningkatkan minat baca serta budaya literasi masyarakat”.

Selanjutnya salah satu mahasiswa KKN di Desa Lahaji, Dafa, juga menyampaikan bahwa tujuan membangun Pojok Baca ini adalah agar anak-anak bisa menanamkan rasa cinta pada buku sedini mungkin sekaligus membangun budaya membaca di lingkungan mereka.

Harapannya, ruang-ruang literasi atau pojok baca yang telah dibuka di 11 desa oleh mahasiswa KKN ADI dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, melibatkan masyarakat, pemuda, dan anak-anak, sehingga manfaatnya tidak berhenti pada saat program dilaksanakan, tetapi terus berkembang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Selain program membangun ruang literasi di 11 desa, program lain juga dilaksanakan oleh KKN ADI yakni pengolahan sampah, website desa, UMKM, pariwisata, pangan lokal, penanaman pohon, dan program lainnya yang mendukung program desa masing-masing.  (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-ADI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Mendirikan-Ruang-Literasi-di-11-Desa-Wilayah-Muna-Barat-Foto.-KKN-ADI.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-03 09:20:062026-09-03 09:20:06KKN ADI Mendirikan Ruang Literasi di 11 Desa Wilayah Muna Barat

Mahasiswa KKN UAD Dorong Penguatan UMKM melalui Pelatihan dan Expo

03/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dorong Penguatan UMKM melalui Pelatihan dan Expo (Foto. KKN UAD)

Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN 159 Temon Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan rangkaian kegiatan penguatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Temon pada 28–30 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pelatihan desain dan branding, manajemen keuangan dan stok, serta Expo UMKM sebagai upaya mendukung pengembangan dan peningkatan daya saing UMKM lokal.

Rangkaian kegiatan diawali pada 28 Agustus 2026 dengan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Desain dan Branding UMKM Kecamatan Temon di Balai Desa Jangkaran, Kulon Progo. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya desain dan branding dalam membangun identitas usaha serta menarik minat konsumen. Melalui sesi pemaparan materi, tanya jawab, dan diskusi, peserta memperoleh pengetahuan yang dapat diterapkan dalam mengembangkan identitas dan pemasaran produk.

Pada 29 Agustus 2026, kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Manajemen Keuangan dan Stok UMKM di lokasi yang sama. Pelatihan tersebut memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pengelolaan modal, pencatatan keuangan, dan pengaturan persediaan barang agar lebih efektif dan tertata. Peserta juga berkesempatan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha.

Rangkaian penguatan UMKM kemudian dilanjutkan dengan Expo UMKM pada 30 Agustus 2026 di Pantai Congot sebagai bagian dari kegiatan Fun Bike. Para pelaku UMKM memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan dan memasarkan produk secara langsung kepada peserta Fun Bike dan masyarakat yang hadir. Berbagai produk lokal, mulai dari makanan, minuman, hingga produk usaha lainnya, dipamerkan di stan-stan UMKM.

Expo tersebut mendapat respons positif dari masyarakat maupun pelaku usaha. Salah satu perwakilan penjual dari Kelurahan Janten mengungkapkan bahwa kegiatan pameran berlangsung ramai dan mendapatkan tanggapan baik dari pengunjung. Ia berharap masyarakat dapat kembali berbelanja dan menikmati produk UMKM dalam kegiatan-kegiatan berikutnya.

Hal serupa disampaikan oleh Ibu Nunung yang menilai Expo UMKM memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha karena dapat membantu meningkatkan perekonomian dan menambah penghasilan. Ia berharap kegiatan pameran serupa dapat terus diselenggarakan di masa mendatang agar semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh manfaat.

Sementara itu, perwakilan Kedai Ara mengaku senang dapat berpartisipasi dalam Expo UMKM. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus hasil penjualan yang baik. Produk yang ditawarkan Kedai Ara mendapat minat tinggi dari pengunjung dan laris sejak kegiatan dimulai. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan pada tahun berikutnya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia juga melakukan penilaian terhadap UMKM yang mengikuti Expo berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Pada akhir acara, peserta terpilih diumumkan dan menerima sertifikat penghargaan dari panitia Korcam KKN 159 Temon. Selain Expo UMKM, kegiatan tersebut turut dimeriahkan dengan Fun Bike, pembagian hadiah dan doorprize, serta hiburan musik yang menarik antusiasme masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan selama tiga hari tersebut, Korcam KKN 159 Temon UAD berharap pelaku UMKM di Kecamatan Temon dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan dalam mengembangkan usaha. Pelatihan dan Expo UMKM diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi lokal sekaligus mendorong UMKM agar mampu berkembang, beradaptasi, dan memiliki daya saing yang lebih baik.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dorong-Penguatan-UMKM-melalui-Pelatihan-dan-Expo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-03 09:04:352026-09-03 09:04:35Mahasiswa KKN UAD Dorong Penguatan UMKM melalui Pelatihan dan Expo

LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 185

03/09/2026/in Feature /by Ard

Ngaji Tafsir At-Tanwir oleh Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Septia)

Lembaga Pengkajian dan Studi Islam (LPSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan agenda rutin kajian keislaman bertajuk Ngaji Tafsir At-Tanwir pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan yang disiarkan secara daring melalui kanal YouTube resmi LPSI UAD ini menghadirkan Niki Alma Febriana Fauzi, S.Th.I., M.Us. sebagai narasumber utama untuk membedah Tafsir Surat Al-Baqarah ayat 185.

Agenda ini diselenggarakan sebagai ikhtiar memperkuat tradisi keilmuan Islam serta memperdalam pemahaman sivitas akademika dan masyarakat luas terhadap tafsir kontekstual bercorak berkemajuan milik Persyarikatan Muhammadiyah.

Kajian diawali dengan pembukaan resmi dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sebelum masuk ke sesi pemaparan materi inti. Dalam penjelasannya, Niki Alma menguraikan dimensi historis dan teologis turunnya Al-Qur’an, kedudukannya sebagai petunjuk universal, serta hikmah di balik ketetapan ibadah puasa dan syariat yang memudahkan umat.

Kajian ini ditutup dengan sesi doa bersama serta penegasan pentingnya mengimplementasikan pesan-pesan Al-Qur’an dalam membangun peradaban masyarakat yang berkeadaban. (septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ngaji-Tafsir-At-Tanwir-oleh-Lembaga-Pengembangan-Studi-Islam-LPSI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Septia-1.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-03 08:56:172026-09-03 08:56:17LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 185
Page 1 of 626123›»

TERKINI

  • Digitalisasi Layanan Desa, Mahasiswa FKM UAD Luncurkan SI-WARAS di Festival Kesehatan Caturharjo05/09/2026
  • PCM Gatak Sukoharjo Kunjungi UAD, Perkuat Nilai Islam dan Kemuhammadiyahan05/09/2026
  • KKN UAD dan UMY Tanam Harapan melalui Penyaluran Bibit Cabai di Mertelu Kulon04/09/2026
  • KKN Internasional UAD Dorong Pendidikan dan Pertukaran Budaya di Thailand04/09/2026
  • Prodi Informatika UAD Selenggarakan Sosialisasi Kurikulum Terbaru04/09/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026
  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026
  • Resep Istikamah Ibadah dan Menjaga Kesehatan Kerja28/08/2026
  • Bukan Sekadar Juara, Muhammad Ziya Ul Albab Ingin Ilmunya Memberi Manfaat27/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top