Tim Debat UAD Raih Juara I Liga Debat Wilayah Yogyakarta

Tim debat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara I Liga Debat Wilayah Yogyakarta (Foto. Tim Debat UAD)
Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih Juara I dalam Liga Debat USD Wilayah Yogyakarta. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Fakultas (UKF) Debat Psikologi Universitas Sanata Dharma tersebut menjadi ajang bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi, dan menyampaikan gagasan secara terstruktur.
Prestasi tersebut diraih oleh tim yang beranggotakan Farid Bagaskara dari Program Studi Sastra Inggris, Muhamad Andika dari Teknik Industri, dan Mohd Haisyam dari Kesehatan Masyarakat. Ketiganya mengikuti kompetisi dengan mengangkat tema “Voices Unmuted: Confronting The Silent Crisis of a Loud Generation”. Tema tersebut mengangkat isu mengenai berbagai persoalan yang dihadapi generasi masa kini di tengah lingkungan yang semakin ramai dengan arus informasi dan komunikasi. Melalui tema tersebut, peserta didorong untuk menyuarakan gagasan, mengidentifikasi persoalan yang kerap luput dari perhatian, serta menyampaikan argumentasi secara kritis terhadap berbagai isu yang berkembang di masyarakat.
Sebelum mengikuti kompetisi, tim melakukan latihan dan belajar bersama sebagai bagian dari persiapan. Dalam menyusun kasus debat, setiap anggota terlebih dahulu berdiskusi untuk memahami isu yang diberikan. Setelah itu, anggota tim menyusun argumentasi masing-masing sebelum kembali melakukan pembahasan untuk memastikan keterkaitan dan kekuatan argumentasi yang akan disampaikan.
“Strategi kami ketika menyusun kasus pertama adalah berdiskusi terlebih dahulu, kemudian masing-masing membuat argumentasi. Setelah itu, kami memastikan kembali setiap argumentasi agar dapat saling melengkapi dan mendukung kasus yang dibangun oleh tim,” ujar Bagas.
Menurut tim, pelaksanaan kompetisi tidak menghadirkan tantangan yang terlalu berat. Justru, kesempatan bertemu dengan para debater dari berbagai perguruan tinggi menjadi pengalaman yang berharga. Salah satu momen yang paling berkesan terjadi pada babak final ketika mereka berhadapan dengan tim dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), yang sama-sama berasal dari lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA).
“Kami senang bisa bertemu dengan banyak debater dari universitas lain. Hal yang paling berkesan adalah ketika di final kami bertemu dengan sesama kampus PTMA, yaitu UMY. Pertemuan tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi kami,” tambah Andika.
Capaian sebagai Juara I Liga Debat USD Wilayah Yogyakarta menjadi kebanggaan bagi ketiga mahasiswa tersebut. Mereka berharap pengalaman yang diperoleh dalam kompetisi dapat menjadi bekal untuk mengikuti kompetisi debat berikutnya sekaligus mempertahankan prestasi yang telah diraih.
“Alhamdulillah, kami sangat bahagia dan senang bisa mendapatkan Juara I. Semoga kami dapat mengikuti kompetisi berikutnya, mengambil pembelajaran dari setiap proses, dan mempertahankan prestasi ini,” tandas Haisyam.
Lebih lanjut, Andika menambhakan “Jangan takut untuk mencoba hal baru. Lakukan sebisa mungkin, percaya diri, dan tekun berlatih. Setelah sparring atau lomba selesai, jangan lupa melakukan refleksi dan evaluasi agar kesalahan maupun kekurangan dapat diperbaiki pada kesempatan berikutnya,” pesan mereka. (Mawar)
