UAD Resmi Luncurkan Dahlan Muda Expo #6, Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Mahasiswa

Sosialisasi dan launching Dahlan Muda Expo #6 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) secara daring (Foto. Septia)
Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sosialisasi dan launching program pembinaan kewirausahaan mahasiswa Dahlan Muda Expo #6 Tingkat Nasional Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 3 November 2026, dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Bimawa UAD.
Dalam pemaparannya Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Bimawa UAD, Dr. Caraka Putra Bhakti, M.Pd., menyampaikan bahwa Dahlan Muda Expo #6 akan digelar secara luring di Kampus IV UAD pada 14–17 Desember 2026. Karena bertepatan dengan musim hujan, kegiatan dilaksanakan di dalam ruangan dalam dua sesi, yakni Senin–Selasa dan Rabu–Kamis, dengan target sedikitnya 45 stan di setiap sesi.
Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD, Dr. Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A., menyebut hasil studi pelacakan lulusan (tracer study) menunjukkan tren peningkatan mahasiswa dan alumni yang berprofesi sebagai pengusaha. “Ini menjadi indikator keberhasilan dari proses inkubasi pembinaan yang selama ini kita lakukan,” ujar Choirul. Ia kemudian membuka kegiatan secara resmi.
Pada sesi materi, Caraka memaparkan tiga jalur pengembangan prestasi mahasiswa, yaitu prestasi, aktivis, dan kewirausahaan. Peserta Dahlan Muda Expo #6 bersaing pada empat kategori, yakni kreasi makanan, kreasi minuman, kreasi camilan, dan industri kreatif, dengan penilaian poster digital, video kreatif, stan terunik, serta inovasi produk. Tim terbaik berpeluang naik kelas ke Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), sementara pendanaan berasal dari CSR Bank BPD DIY.
Mahasiswa dapat mengumpulkan Business Model Canvas (BMC) paling lambat 20 November 2026, dengan pengumuman tim lolos seleksi pada 23 November 2026. Technical meeting dijadwalkan pada 11 Desember 2026 sebelum peserta berjualan.
Melalui program ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya belajar berbisnis, tetapi juga melatih penyelesaian konflik, manajemen waktu, dan kesiapan kerja. (Septia)
