• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan

01/03/2026/in Feature /by Ard

Kusno Wibowo, S.T., M.Si., dan Hening Purwati Parlon, S.Sos., M.M., dalam Penyampaian Materi I Pada Pengajian Ramadan PWM DIY (Foto. Humas UAD)

Pengajian Ramadan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadirkan materi pertama bertajuk “Restorasi Lingkungan dalam Perkhidmatan Masa Depan” dalam rangkaian Pengajian Ramadan. Sesi ini menghadirkan Kusno Wibowo, S.T., M.Si., dan Hening Purwati Parlon, S.Sos., M.M., yang memaparkan krisis lingkungan global serta langkah nyata yang telah dilakukan di DIY.

Dalam paparannya, Hening menegaskan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi triple planetary crisis, yakni perubahan iklim, polusi, dan kehilangan keanekaragaman hayati. Ia menjelaskan bahwa perubahan iklim banyak dipicu oleh bencana hidrometeorologi, sementara polusi terjadi ketika lingkungan terkontaminasi zat berbahaya melebihi ambang batas aman sehingga mengancam kesehatan makhluk hidup.

Terkait biodiversitas, ia mengingatkan pentingnya kesadaran atas kekayaan alam Indonesia yang kian menyusut. “Betapa kayanya Indonesia, lalu yang terjadi saat ini sangat berkurang,” tuturnya. Ia menyebut Indonesia telah kehilangan sekitar 11 juta hektare hutan atau setara 110 kali luas Kota Jakarta.

Lebih lanjut, Hening menegaskan bahwa persoalan lingkungan tidak dapat dilepaskan dari nilai spiritual. “Kita kembali kepada akidah, maka tauhid kita tercerminkan dalam tindakan,” ujarnya.

Sejak 2007, Teologi Lingkungan bekerja sama dengan Majelis Lingkungan Hidup serta Kementerian Lingkungan Hidup menginisiasi berbagai gerakan, termasuk Gerakan 1000 Cahaya. Dalam dua tahun terakhir, program tersebut telah menggandeng 270 kepala keluarga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) untuk mengikuti pelatihan efisiensi energi. Pelatihan juga melibatkan 40 peserta dari Pondok Pesantren Zamzam dan 50 guru.

Audit energi yang dilakukan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping menunjukkan temuan menarik. “Ternyata yang berat itu bukan di ruang operasi tetapi di ruang tempat makan dan laundry,” ungkapnya. Hasil audit tersebut akan segera diluncurkan sebagai dasar rekomendasi efisiensi serta potensi transisi energi di sejumlah titik yang dinilai boros.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY, Kusno Wibowo, S.T., M.Si., menyampaikan capaian positif bahwa Yogyakarta dinobatkan sebagai provinsi dengan pengelolaan hutan terbaik se-Indonesia pada 2025. “Yogyakarta hutannya sebagai hutan terbaik se-Indonesia tahun 2025, tidak ada perusakan hutan dan alhamdulillah mendapat penghargaan,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan masih terdapat sejumlah isu strategis yang perlu menjadi perhatian, seperti perubahan iklim global, tingginya timbulan sampah, menurunnya kualitas air sungai akibat limbah industri rumah tangga, kos, dan laundry, serta rendahnya tingkat ketaatan pelaku usaha terhadap regulasi lingkungan.

Permasalahan sampah menjadi tantangan besar karena sebagian besar sampah DIY berakhir di TPA Piyungan. Berdasarkan surat Gubernur DIY tertanggal 19 Oktober 2023, pengelolaan sampah akan didesentralisasikan ke kabupaten/kota mulai 2024 dengan pelaksanaan penuh mempertimbangkan kapasitas zona tampung di TPA Piyungan serta kesiapan fasilitas pengelolaan di masing-masing daerah.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat melalui prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). “Jangan lupa bapak ibu untuk menangani pengelolaan dan mengurangi sampah dengan 3R,” pesannya. Data menunjukkan bahwa timbulan sampah terbesar di DIY berasal dari sisa makanan, sehingga gerakan minim sampah seperti menghabiskan makanan dan menggunakan tumbler menjadi langkah sederhana namun berdampak.

Sebagai upaya jangka panjang, DIY memprioritaskan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Piyungan. Program ini diharapkan mampu mengurangi beban sampah sekaligus mendukung konsep ekonomi sirkular. Melalui kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat, restorasi lingkungan diharapkan menjadi gerakan nyata, bukan sekadar wacana, demi masa depan yang lebih berkelanjutan. (Dnd)

uad.ac.id

 

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, ramadan, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kusno-Wibowo-S.T.-M.Si_.-dan-Hening-Purwati-Parlon-S.Sos_.-M.M.-dalam-Penyampaian-Materi-I-Pada-Pengajian-Ramadan-PWM-DIY-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-01 11:33:292026-03-01 11:35:47Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan
You might also like
Mahasiswa Asing dan Lokal Antusias Promosikan Budaya dalam International Day UAD
Manahvara: Prinsip Inklusifitas P2K Fakultas Psikologi
UAD Wisuda 2.398 Lulusan pada Periode I Tahun Akademik 2023/2024
Kisah Mahasiswa UAD Lulus S2 dengan 30 Publikasi Ilmiah
IMM JPMIPA UAD Gelar Seminar Kewirausahaan dan Pelatihan Desain Canva
Allah Maha Pemberi

TERKINI

  • Fakultas Farmasi UAD Gelar Sidang Promosi Doktor24/07/2026
  • HISKI UAD Gelar Apresiasi Penulisan Naskah Ketoprak di Caturharjo, Bantul24/07/2026
  • KKN UAD Kenalkan AI untuk Tingkatkan Kualitas UMKM23/07/2026
  • Perpustakaan UAD Gelar Library Orientation dan Pelatihan Literasi Informasi23/07/2026
  • Milad ke-14, Prodi Ilmu Komunikasi UAD Gelar Rangkaian Even Spektakuler22/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan II Poster Digital melalui Produk Keripik Pisang Noma24/07/2026
  • Tim Teknik Industri UAD Raih Dua Penghargaan melalui Inovasi Produk BEKRESS22/07/2026
  • Buat Inovasi Minuman Sehat Purple Moo, Tim UAD Juara I Video Kreatif Usaha21/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Tangkai Lomba Keroncong Putra pada PEKSIMIPROV DIY 202620/07/2026
  • Tempura Kocek, Inovasi Camilan Khas Jawa Timur Karya Mahasiswa UAD20/07/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top