Peserta Leadership Training PTMA Kunjungi UAD, Bahas Sinergi dan Tata Kelola Perguruan Tinggi

Kunjungan peserta leadership training pimpinan PTMA angkatan XII di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima Kunjungan Lapangan Peserta Leadership Training Pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) Angkatan XII. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 16 Juli, dan bertempat di Ruang Serbaguna Lantai 10, Kampus IV UAD.
Acara ini disambut langsung oleh Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., beserta jajaran pimpinan universitas, di antaranya Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Ir. Sunardi, S.T., M.T., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., dan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia Dr. Norma Sari, S.H., M.Hum.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Muchlas, M.T. memaparkan perkembangan UAD yang kini telah memiliki enam kampus utama dan didukung oleh 11 fakultas serta 60 program studi. Saat ini, UAD melayani sekitar 21.000 mahasiswa dengan tenaga pendidik sebanyak 723 dosen, yang terdiri atas 57 guru besar dan 309 doktor.
Prof. Muchlas menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi oleh setiap PTMA pada dasarnya memiliki banyak kesamaan. “UAD itu juga sama dengan PTMA yang Bapak Ibu pimpin. Karakternya sama persis. Artinya, jika kita kekurangan dana, perasaannya sama. Ketika ada adaptasi juga sama. Namun, pendekatannya mungkin sedikit berbeda tergantung pimpinan dan gayanya,” tuturnya.
Lebih lanjut, kunjungan ini menjadi wadah dialog terkait berbagai kebijakan strategis di lingkungan institusi Muhammadiyah, termasuk pengelolaan sumber daya manusia, unit usaha perguruan tinggi, hingga penyesuaian jam kerja. Salah satu kebijakan yang ditekankan adalah implementasi hari kerja yang lebih efektif dan pemusatan aktivitas non-prioritas di akhir pekan.
Selain manajemen SDM, sesi diskusi juga menyinggung program internalisasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) melalui pengelolaan asrama (ma’had) mahasiswa secara komprehensif, serta gagasan unifikasi keilmuan dengan disiplin ilmu lainnya.
Pertemuan ini diakhiri dengan diskusi interaktif antar peserta, di mana para pimpinan PTMA saling berbagi praktik baik (best practices) terkait penyelesaian masalah di institusi masing-masing. Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi dan kualitas tata kelola lembaga pendidikan tinggi di bawah naungan persyarikatan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah semakin kokoh. (septia)
