• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Tim Debat UAD Juara 2 Lomba Debat Bahasa Indonesia di Pontianak

12/07/2026/in Prestasi /by Ard

Tim Debat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juara 2 lomba debat bahasa Indonesia di Pontianak (Foto. Tim Debat UAD)

Prestasi membanggakan kembali diukir oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di kancah nasional. Delegasi UAD yang beranggotakan tiga mahasiswa lintas program studi sukses menyabet gelar Juara 2 dalam kompetisi debat bergengsi Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) PRP FKIP UNTAN 2026. Kompetisi tersebut berlangsung pada 2 hingga 6 Mei 2026 di Universitas Tanjungpura, Pontianak. Tim UAD dengan nama Tim Gacoan Enak Kali Ya ini diperkuat oleh kolaborasi solid mahasiswa angkatan 2024, antara lain Farid Bagaskara dari Program Studi Sastra Inggris, Shania Ayu Salsabila dari Program Studi Ilmu Komunikasi, dan Muhamad Andika dari Program Studi Teknik Industri. Kombinasi perspektif dari ranah humaniora, komunikasi, dan teknik ini terbukti menjadi senjata ampuh bagi mereka saat harus bertanding sebagai tim pro maupun kontra sesuai hasil undian di setiap ronde.

Keberhasilan ini diraih melalui proses persiapan yang sangat intensif demi menghadapi kompetisi yang ketat. β€œPersiapan yang saya lakukan dimulai dengan memperbanyak membaca isu-isu aktual, latihan menyusun argumentasi, memperdalam teknik rebuttal, serta melakukan simulasi debat bersama tim,” ungkap Shania.

Selain itu, mereka juga fokus mengasah kemampuan public speaking, manajemen waktu berbicara, dan memperkuat kerja sama tim. Tantangan terbesar yang mereka hadapi di arena lomba adalah keragaman karakter lawan dari berbagai universitas di Indonesia yang memiliki gaya debat unik dan berbeda.

Di antara banyaknya perdebatan, mosi mengenai isu sosial dan kebijakan publik diakui menjadi tantangan terberat karena memerlukan pemahaman yang luas serta basis data yang kuat. Shania menjelaskan bahwa strateginya adalah mengidentifikasi inti masalah, membangun argumen yang logis berbasis fakta, contoh kasus, dan teori yang relevan, serta mencari kelemahan argumen lawan untuk menyusun rebuttal yang efektif. Menariknya, bekal akademis dari bangku kuliah Ilmu Komunikasi UAD, seperti teori komunikasi, public speaking, komunikasi persuasif, dan critical thinking, memegang peran krusial dalam membangun penyampaian argumen yang jelas, terstruktur, dan meyakinkan di hadapan juri.

Pencapaian Juara 2 ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi besar bagi mereka untuk terus berkembang dan membuktikan bahwa mahasiswa UAD mampu bersaing di tingkat nasional. Keberhasilan ini tentunya tidak lepas dari dukungan penuh pihak program studi dan universitas yang memberikan fasilitas serta motivasi, serta dukungan moral dari teman-teman dan keluarga selama proses persiapan hingga kompetisi selesai. Mengakhiri sesi wawancara, Shania memberikan motivasi kepada mahasiswa lain untuk tidak ragu dalam menantang diri. β€œJangan takut mencoba mengikuti kompetisi. Perbanyak membaca, latih kemampuan berpikir kritis dan public speaking, serta konsisten berlatih. Jadikan setiap kompetisi sebagai proses belajar, karena pengalaman dan evaluasi akan membantu kita terus berkembang,” pungkasnya. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Debat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-juara-2-lomba-debat-bahasa-Indonesia-di-Pontianak-Foto.-Tim-Debat-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-12 08:00:232026-07-13 12:35:45Tim Debat UAD Juara 2 Lomba Debat Bahasa Indonesia di Pontianak

Mahasiswa KKN Alternatif UAD Kenalkan Minuman Tepache dari Kulit Nanas

11/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kenalkan Minuman Tepache dari Kulit Nanas (Foto. KKN UAD)

Limbah buah, seperti kulit nanas, sering kali berakhir sebagai sampah meskipun masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan. Padahal, jika ditinjau dari perspektif optimalisasi dan produktivitas lingkungan, limbah organik seperti kulit nanas masih memiliki nilai guna yang sangat tinggi jika diproses dengan tepat. Upaya pemanfaatan kembali (reuse) material sisa ini menjadi langkah krusial untuk menekan volume sampah domestik sekaligus menciptakan produk baru yang bermanfaat bagi masyarakat.

Berangkat dari urgensi pengurangan limbah organik tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.A.3 menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk β€œPembuatan Minuman dari Limbah Kulit Nanas” di RW 03 Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Program kerja tematik ini diikuti oleh ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dengan penuh antusias.

Program ini bertujuan mengurangi limbah organik di lingkungan permukiman, meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah hasil sampingan pertanian, serta membuka peluang usaha baru yang berbasis pada pemanfaatan produk lokal.

Sebelum pelatihan dimulai, tim mahasiswa KKN Unit I.A.3 melakukan pengamatan sederhana mengenai kebiasaan warga dalam memperlakukan sampah dapur non-sayuran. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas warga masih menganggap kulit nanas sebagai sampah yang tidak memiliki nilai ekonomi dan sering memicu bau asam jika dibiarkan menumpuk di tempat pembuangan.

Kurangnya literasi mengenai pemanfaatan limbah buah menjadi alasan utama mengapa potensi ekonomi dan kesehatan dari bahan ini terlewatkan begitu saja. Kondisi lapangan ini menegaskan pentingnya intervensi edukatif berupa pelatihan praktis yang mudah diterapkan di skala rumah tangga.

Dalam pelatihan ini, warga diajak untuk mengenal tepache, yaitu minuman fermentasi tradisional yang sehat, menyegarkan, dan terbukti tinggi kandungan vitamin C yang dibuat dengan memanfaatkan kulit nanas. Mahasiswa mendemonstrasikan secara langsung seluruh proses pembuatan, mulai dari teknik pencucian kulit nanas agar higienis, pencampuran dengan air dan gula merah, hingga proses fermentasi singkat selama beberapa hari. Suasana di Balai RW menjadi semakin hidup ketika memasuki sesi diskusi interaktif dan mencicipi tepache yang telah difermentasi.

Pelatihan ini meningkatkan pemahaman warga secara signifikan mengenai konsep produk bernilai tambah (value-added product). Warga tidak hanya memahami teori penanganan sampah, tetapi juga terinspirasi melihat bagaimana limbah yang awalnya tidak berharga dapat diubah menjadi produk yang memiliki daya jual dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

β€œHarapan kami ingin menunjukkan bahwa penerapan sistem industri hijau dan konsep zero waste tidak harus muluk-muluk, melainkan bisa dimulai dari pemanfaatan limbah dapur kita sendiri. Kulit nanas yang tadinya dibuang, dengan sedikit kreativitas fermentasi, bisa menjadi minuman sehat yang bernilai ekonomi. Jika ini konsisten dikembangkan, lingkungan Sorosutan akan semakin bersih dan peluang usaha mikro warga bisa ikut tumbuh.”

Melalui program ini, warga Kelurahan Sorosutan tidak sekadar memperoleh pengetahuan tentang kelestarian lingkungan, melainkan mendapatkan keterampilan praktis untuk mandiri secara ekonomi. Harapannya, kegiatan ini dapat melahirkan berbagai inovasi produk lokal yang ramah lingkungan, sekaligus menjadi pemantik gerakan pemilahan dan pemanfaatan limbah organik yang lebih luas di tengah masyarakat. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Alternatif-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Kenalkan-Minuman-Tepache-dari-Kulit-Nanas-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-11 09:05:582026-07-13 10:10:18Mahasiswa KKN Alternatif UAD Kenalkan Minuman Tepache dari Kulit Nanas

Mawapres I Program Diploma UAD Ikuti Global and Culture Exposure 2026 di Malaysia

11/07/2026/in Terkini /by Ard

Mawapres I Program Diploma Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ikuti Global and Culture Exposure 2026 di Malaysia (Foto. Rizal)

Mahasiswa Program Studi Bisnis Jasa Makanan (Bisma) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Rizal Agus Setiawan, yang juga merupakan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) I Program Diploma UAD, mengikuti Global and Culture Exposure (GCE) 2026 yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (Puspresma PTMA) di Penang, Malaysia, pada 15-18 April 2026.

Program tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa PTMA untuk memperluas wawasan internasional melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu rangkaian kegiatan yang paling berkesan bagi Rizal adalah Community Service yang dilaksanakan di Sanggar Bimbingan Permai Kulim dan Sanggar Bimbingan Anak Malaysia Indonesia (SAMI).

Pada kegiatan tersebut, Rizal bersama peserta lainnya berinteraksi langsung dengan anak-anak imigran Indonesia melalui berbagai aktivitas edukatif, pemberian motivasi belajar, serta penguatan karakter. Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan makna yang mendalam sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga identitas kebangsaan di mana pun berada.

“Saya merasa sangat senang dan terharu dapat bertemu dengan adik-adik imigran Indonesia di Malaysia. Meskipun mereka tinggal jauh dari tanah air, semangat mereka untuk belajar, mengenal budaya Indonesia, dan meraih cita-cita tetap sangat tinggi. Pengalaman ini menjadi pengingat bagi saya bahwa rasa cinta terhadap Indonesia dapat terus tumbuh di mana pun kita berada,” ungkap Rizal.

Ia menuturkan bahwa antusiasme dan semangat yang ditunjukkan anak-anak selama kegiatan berlangsung memberikan inspirasi tersendiri baginya. Senyum dan semangat belajar yang mereka tunjukkan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan diri sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi Rizal, kegiatan pengabdian tersebut tidak hanya memperluas pemahamannya mengenai tantangan pendidikan yang dihadapi anak-anak Indonesia di luar negeri, tetapi juga menumbuhkan rasa syukur, empati, serta tanggung jawab sebagai generasi muda.

“Melalui kegiatan ini saya belajar bahwa sekecil apa pun kontribusi yang kita berikan dapat menjadi penyemangat bagi orang lain. Pengalaman ini juga menumbuhkan rasa syukur dan tanggung jawab untuk terus mengabdi serta membawa nama baik Indonesia di tingkat global,” ujarnya.

Keikutsertaan Rizal dalam Global and Culture Exposure 2026 menjadi salah satu wujud komitmen mahasiswa UAD untuk terus mengembangkan kompetensi global sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, semangat kolaborasi, dan komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi bangsa, baik di tingkat nasional maupun internasional. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mawapres-I-Program-Diploma-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-ikuti-Global-and-Culture-Exposure-2026-di-Malaysia-Foto.-Rizal.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-11 08:02:292026-07-13 10:05:25Mawapres I Program Diploma UAD Ikuti Global and Culture Exposure 2026 di Malaysia

Mahasiswa Ilmu Hadis UAD Juara 2 Pencak Silat di Piala KASAU Championship 2026

10/07/2026/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Ilmu Hadis Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juara 2 pencak silat di Piala KASAU Championship 2026 (Foto. Nasrulloh)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi gemilang di bidang nonakademik melalui torehan prestasi mahasiswanya di arena bela diri. Prestasi membanggakan ini dipersembahkan oleh Nasrulloh Maulana Abdillah, mahasiswa program studi Ilmu Hadis, Fakultas Agama Islam (FAI) angkatan 2025. Nasrulloh sukses menyabet Juara 2 kategori Kelas C Dewasa Putra dalam ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Piala KASAU Championship yang diselenggarakan di Jakarta International Velodrome pada tanggal 20 hingga 21 Juni 2026 lalu.

Kompetisi ini menjadi momentum yang sangat spesial karena merupakan kejuaraan pencak silat pertama yang digelar oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU). Meski harus puas menempati posisi kedua, Nasrulloh mengaku sangat bersyukur atas pencapaian ini dan menjadikannya sebagai motivasi besar untuk terus berusaha lebih keras agar bisa meraih podium utama pada perlombaan selanjutnya.

Keberhasilan Nasrulloh di gelanggang tentu tidak datang secara instan, melainkan buah dari persiapan matang yang dilakukan sejak jauh-jauh hari. Selama masa persiapan, ia selalu disiplin mengikuti porsi latihan dan patuh terhadap segala nasihat serta arahan dari pelatih agar dapat berlaga dengan performa maksimal.

β€œUntuk persiapan tentunya latihan dari jauh-jauh hari dan tetap mengikuti nasihat dari pelatih agar ketika lomba dapat berlaga dengan maksimal,” jelasnya. Di samping persiapan fisik, tantangan terbesar yang dirasakannya justru datang dari faktor psikologis. Bagi Nasrulloh, lawan terberat yang harus ditaklukkan adalah mentalnya sendiri. Ia mengakui, β€œTantangan terbesar saya ialah mental saya sendiri, bagaimana harus melawan nervous, takut, dan grogi.”

Sebagai mahasiswa aktif, Nasrulloh juga dituntut untuk cerdas dalam membagi waktu antara kewajiban akademik dan hobi bela dirinya. Keputusannya bergabung dengan Organisasi Otonom (Ortom) Tapak Suci UAD sangat membantu proses ini karena jadwal latihan yang sudah terstruktur dengan jelas.

β€œUntuk mengatur waktu kita dapat menentukan kapan harus latihan dan kapan harus kuliah, berhubung saya mengikuti dan bergabung ortom Tapak Suci UAD jadi untuk latihan sudah ada jadwalnya, tinggal saya harus tahu waktu latihan untuk latihan dan waktu tidak latihan saya harus mengerjakan tugas atau kuliah,” tuturnya mengenai manajemen waktu.

Prestasi yang diraihnya ini diakui Nasrulloh sebagai hasil dari dukungan besar berbagai pihak yang terus mengalir untuknya. Peran utama datang dari orang tua yang selalu memberikan restu dan dukungan moral agar ia tetap konsisten di jalur prestasi. Selain itu, bimbingan dari dewan pelatih yang tidak pernah lelah memberikan pengingat serta evaluasi, bersama dengan semangat solidaritas dari teman-teman sejawat, menjadi dorongan kuat bagi Nasrulloh untuk memberikan yang terbaik. Setelah mengevaluasi hasil dari kompetisi ini, Nasrulloh kini mantap membidik target Juara 1 untuk kejuaraan berikutnya.

Nasrulloh membagikan pesan motivasi yang mendalam bagi rekan-rekan mahasiswa lainnya. Ia mengingatkan agar jangan pernah merendahkan diri sendiri atau merasa iri terhadap pencapaian yang diraih oleh orang lain, karena setiap individu sejatinya memiliki potensi uniknya masing-masing. Menurutnya, kunci utama kesuksesan adalah tetap konsisten dengan apa yang sedang diusahakan dan fokus pada proses diri sendiri tanpa perlu menghiraukan omongan negatif dari orang lain. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Ilmu-Hadis-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-juara-2-pencak-silat-di-Piala-KASAU-Championship-2026-Foto.-Nasrulloh.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-10 10:00:132026-07-13 09:20:41Mahasiswa Ilmu Hadis UAD Juara 2 Pencak Silat di Piala KASAU Championship 2026

Mahasiswa Teknik Industri UAD Raih Juara I Lomba Desain Produk Tingkat Nasional

10/07/2026/in MBKM, Prestasi /by Ard

Mahasiswa Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara I lomba desain produk tingkat nasional (Foto. Tim Incluvia)

Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengharumkan nama kampus di kancah nasional. Tim yang diketuai Muhammad Panca Nugraha, bersama Lydia Ayu Azzahrani dan M. Aditya Yakub Kuswara, berhasil meraih Juara I pada Lomba Desain Produk Ergonomis ERGOVATE DINASTI 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Mataram.

Kompetisi tersebut berlangsung di Universitas Mataram, Lombok, pada 28 Juni-2 Juli 2026. Sebelum melaju ke babak final, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti tahap seleksi mini proposal yang dimulai sejak Mei 2026. Pada babak final, penilaian dilakukan berdasarkan presentasi, video inovasi, serta prototipe produk yang dikembangkan oleh masing-masing tim.

Keberhasilan tim UAD menjadi juara pertama tidak diraih dengan mudah. Muhammad Panca Nugraha mengungkapkan bahwa keberangkatan menuju babak final sempat diwarnai keraguan. Bahkan, tim hampir memutuskan untuk mengundurkan diri karena minimnya persiapan. Namun, mereka akhirnya saling menguatkan untuk tetap mengikuti kompetisi.

“Alhamdulillah kami berhasil meraih Juara I. Awalnya kami berangkat ke final hanya bermodal nekat tanpa persiapan yang benar-benar matang. Kami bahkan sempat ingin mundur, tetapi akhirnya saling meyakinkan untuk tetap berangkat. Syukur kepada Allah Swt., hasilnya di luar dugaan karena kami berhasil menjadi juara dengan selisih nilai yang cukup jauh dari juara kedua,” ujar Panca.

Dalam kompetisi tersebut, tim mengusung karya berjudul “INCLUVIA (Inclusive Mobility for Active Tourism): Inovasi Kursi Roda Olahraga Multifungsi Berbasis Sustainable Design untuk Mewujudkan Sport Tourism Tanpa Batas.” Inovasi ini lahir dari kepedulian tim terhadap masih terbatasnya akses wisata alam bagi penyandang disabilitas dan lansia.

Menurut Panca, Indonesia terus mengembangkan sektor pariwisata, khususnya wisata alam. Namun, banyak lokasi wisata seperti perbukitan, pantai, maupun jalur dengan permukaan yang tidak rata masih sulit diakses menggunakan kursi roda konvensional. Berangkat dari kondisi tersebut, tim mengembangkan INCLUVIA sebagai kursi roda multifungsi yang dirancang agar mampu beradaptasi dengan berbagai jenis medan sekaligus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penggunanya.

Produk tersebut dilengkapi dengan sejumlah fitur inovatif, di antaranya pemanfaatan panel surya sebagai sumber energi dan teknologi Adaptive Stability System yang memungkinkan kursi roda menyesuaikan keseimbangan saat melintasi berbagai kondisi permukaan. Melalui inovasi ini, tim berharap dapat mendukung terwujudnya sektor sport tourism yang lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain menawarkan solusi bagi mobilitas penyandang disabilitas dan lansia, INCLUVIA juga dirancang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Inovasi ini mendukung SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kualitas hidup dengan desain yang lebih ergonomis, SDG 10 (Reduced Inequalities) dengan mendorong kesetaraan akses terhadap wisata aktif, serta SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui pengembangan pariwisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Panca mengaku banyak memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti ERGOVATE DINASTI 2026. Menurutnya, panitia memberikan suasana yang hangat dan bersahabat sehingga para peserta merasa nyaman selama mengikuti rangkaian kegiatan. Salah satu momen yang paling berkesan terjadi saat presentasi final. Ketika hendak menyampaikan slogan penutup secara serempak, masing-masing anggota justru mengucapkannya dengan cara yang berbeda sehingga mengundang gelak tawa seluruh peserta dan dewan juri.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan tidak hanya mampu menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional melalui kreativitas, kolaborasi, serta semangat pantang menyerah. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Teknik-Industri-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-I-lomba-desain-produk-tingkat-nasional-Foto.-Tim-Incluvia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-10 09:00:102026-07-13 09:41:17Mahasiswa Teknik Industri UAD Raih Juara I Lomba Desain Produk Tingkat Nasional

Mahasiswa KKN UAD Dorong Digitalisasi UMKM Prenggan

10/07/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dorong digitalisasi UMKM Prenggan Yogyakarta (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Unit II.A.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar program kerja bertajuk β€œDigitalisasi UMKM” di Kelurahan Prenggan, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta, selama periode Mei hingga Juli 2026. Program tersebut diikuti puluhan warga dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) setempat sebagai upaya meningkatkan literasi digital dan pemasaran usaha berbasis teknologi.

Kegiatan ini dilaksanakan karena masih banyak pelaku UMKM di wilayah Prenggan yang mengandalkan sistem pemasaran konvensional, seperti promosi dari mulut ke mulut dan penjualan di pasar lokal. Padahal, wilayah tersebut memiliki berbagai produk lokal yang berpotensi berkembang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Alternatif Unit II.A.2 UAD memberikan pelatihan dan pendampingan secara langsung kepada pelaku usaha. Pendampingan dilakukan melalui workshop interaktif berbasis komunitas yang membahas berbagai aspek pemasaran digital.

Materi yang diberikan meliputi pelatihan foto produk menggunakan pencahayaan optimal, penulisan kalimat promosi atau copywriting, strategi promosi digital, hingga praktik pendaftaran toko pada platform e-commerce dan pengelolaan media sosial usaha.

Selain itu, peserta juga dibimbing dalam pembuatan katalog produk digital serta pendaftaran lokasi usaha pada Google Business Profile agar usaha mereka lebih mudah ditemukan melalui Google Maps. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan visibilitas digital sekaligus memperluas jangkauan pasar UMKM Prenggan.

Perwakilan KKN Alternatif Unit II.A.2 UAD menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk membantu pelaku usaha memahami pemasaran digital secara menyeluruh, mulai dari pembuatan konten hingga penguatan identitas usaha di platform digital.

β€œKami berharap melalui pendampingan ini UMKM di Prenggan dapat naik kelas dan memperluas pasar hingga ke luar daerah,” ujarnya.

Melalui program digitalisasi UMKM tersebut, para pelaku usaha di Kelurahan Prenggan kini mulai aktif memanfaatkan platform digital secara mandiri. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan terhadap peningkatan produktivitas, perluasan pasar, dan penguatan ekonomi kreatif masyarakat di kawasan Kotagede.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dorong-digitalisasi-UMKM-Prenggan-Yogyakarta-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-10 08:00:072026-07-13 08:53:10Mahasiswa KKN UAD Dorong Digitalisasi UMKM Prenggan

IMM FAI UAD Sukses Gelar Darul Arqam Dasar 2026

09/07/2026/in Terkini /by Ard

IMM FAI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar Darul Arqam Dasar 2026 (Foto. IMM FAI UAD)

Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan perkaderan utama Darul Arqam Dasar (DAD). Agenda wajib bagi calon kader baru ini berlangsung selama empat hari, yakni sejak Rabu hingga Sabtu, 24-27 Juni 2026. Rangkaian acara dimulai dengan sesi Stadium General di Ruang Kaca Barat Kampus 4 UAD, kemudian dilanjutkan dengan pemusatan forum di MBS Pleret Unit 2 (Asrama Putra).

Perkaderan formal yang diikuti oleh 36 mahasiswa aktif dari internal FAI UAD ini dibuka secara resmi oleh Yusuf Hanafiah, S.Pd.I., M.Pd. Selain prosesi pembukaan, para peserta juga mendapatkan pembekalan awal dalam sesi Stadium General yang diisi langsung oleh akademisi UAD, Sobar M. Johari, S.E.I., M.Sc., Ph.D. Kehadiran para tokoh ini memberikan suntikan motivasi bagi para peserta sebelum memasuki fase perkaderan yang intensif.

Dalam sambutannya, Yusuf Hanafiah menekankan pentingnya keseimbangan karakter bagi seorang kader persyarikatan. Ia menegaskan bahwa kader IMM FAI UAD tidak boleh hanya berfokus pada kesalehan individual semata, melainkan harus menyelaraskannya dengan kesalehan sosial. Kader diharapkan tidak hanya rajin beribadah di masjid, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menyuarakan aspirasi masyarakat serta peka membantu lingkungan sekitar yang membutuhkan.

Selama menetap di lokasi perkaderan, para peserta tidak hanya diberikan materi teoretis di dalam kelas. Ruang-ruang dialektika terus dihidupkan melalui sesi Focus Group Discussion (FGD) setelah penyampaian materi untuk menguji daya kritis peserta. Selain itu, aspek spiritualitas dan kedisiplinan juga dipupuk kuat melalui pembiasaan salat tahajud berjamaah yang dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an hingga waktu subuh tiba.

Guna mencairkan suasana dan membangun kedekatan emosional, panitia dan tim instruktur juga menyelipkan berbagai agenda luar ruangan yang interaktif. Pada pagi hari, para peserta diajak menyegarkan pikiran melalui senam bersama dan berbagai outbound games. Tak hanya itu, pada malam terakhir, forum DAD dimeriahkan oleh pentas Kader Show yang mewajibkan setiap peserta menampilkan bakat seni mereka, mulai dari bernyanyi, drama, hingga pembacaan puisi dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia.

Ketua Umum PK IMM FAI UAD, Alfin Syahrin, menyampaikan bahwa tantangan terbesar pasca-DAD adalah bagaimana para kader baru mampu mengimplementasikan Tri Kompetensi Dasar (Trikoda) IMM, yaitu religiusitas, intelektualitas, dan humanitas secara nyata. Menurutnya, religiusitas harus mewujud dalam aksi nyata membantu sesama, sementara intelektualitas diasah lewat kegemaran membaca buku agar kader selalu haus akan ilmu pengetahuan dan tetap rendah hati.

“Pada aspek humanitas, kami ingin para kader baru ini membumi dengan masyarakat, seperti ikut mengajar TPA, berbaur dengan tukang becak, penjual makanan keliling, hingga kaum dhuafa di jalanan. Harapan besar ini tentu bukan hanya untuk para peserta yang baru lulus, tetapi terlebih sebagai pengingat mendalam bagi draf pribadi saya sendiri agar bisa terus berbenah menjadi contoh teladan yang baik dalam ikatan,” pungkas Alfin di akhir wawancara. (Ana)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/IMM-FAI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-gelar-Darul-Arqam-Dasar-2026-Foto.-IMM-FAI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-09 10:19:202026-07-09 10:19:20IMM FAI UAD Sukses Gelar Darul Arqam Dasar 2026

UAD Perkuat Literasi Kesehatan Ibu-Ibu Aisyiyah

09/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memperkuat literasi kesehatan masyarakat melalui kegiatan PkM (Foto. Tim PKM UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus memperkuat literasi kesehatan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) berupa skrining faktor risiko penyakit tidak menular bagi ibu-ibu Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Bangunharjo I, Sewon, Bantul, Ahad, 5 Juli 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Milad Aisyiyah ke-109 di TK ABA Randubelang.

Dosen Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UAD, Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes., hadir sebagai narasumber dalam ceramah kesehatan bertema β€œPendampingan Pola Hidup Sehat Ibu-Ibu PRA Bangunharjo I Melalui Digitalisasi Pemantauan Berat Badan dan Komposisi Tubuh”.

Dalam pelaksanaannya, materi dikembangkan menjadi edukasi mengenai skrining sederhana faktor risiko penyakit tidak menular agar lebih mudah diterapkan oleh masyarakat. Kegiatan ini juga memanfaatkan inovasi teknologi β€œTimbangan Pintar Berbasis Mobile” sebagai alat pemeriksaan kesehatan. Inovasi tersebut merupakan hasil riset Tim HBTI yang melibatkan Prof. Surahma Asti Mulasari sebagai salah satu periset.

Puluhan ibu-ibu Aisyiyah dari berbagai dusun di wilayah Bangunharjo mengikuti kegiatan dengan antusias. Selain memperoleh penyuluhan kesehatan, peserta juga menjalani pemeriksaan sederhana meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh (IMT), lingkar perut, dan tekanan darah sebagai upaya deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan stroke.

Dalam pemaparannya, Prof. Surahma Asti Mulasari menjelaskan bahwa penyakit tidak menular sering berkembang tanpa gejala yang jelas sehingga banyak masyarakat baru menyadarinya setelah muncul komplikasi. Menurutnya, sebagian besar penyakit tidak menular sebenarnya dapat dicegah melalui pemeriksaan sederhana dan penerapan pola hidup sehat secara konsisten.

Ia juga menambahkan bahwa pemeriksaan IMT, lingkar perut, dan tekanan darah merupakan metode skrining yang mudah, murah, serta dapat dilakukan secara berkala di masyarakat. Hasil pemeriksaan tersebut kemudian menjadi dasar dalam memberikan edukasi kesehatan yang sesuai dengan kondisi masing-masing peserta.

Tidak hanya memperoleh hasil pemeriksaan, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai arti hasil pengukuran, faktor risiko yang dimiliki, serta langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan di rumah. Edukasi yang diberikan meliputi penerapan pola makan bergizi seimbang, pembatasan konsumsi gula, garam, dan lemak, peningkatan aktivitas fisik, serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Ketua PRA Bangunharjo I, Siti Nurjanah, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas kontribusi UAD dalam memberikan edukasi kesehatan yang mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan oleh masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut karena dinilai sangat bermanfaat bagi ibu-ibu dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dijalankan UAD melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Melalui kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan, UAD terus menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan pemberdayaan berbasis hasil riset. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-memperkuat-literasi-kesehatan-masyarakat-melalui-kegiatan-PkM-Foto.-Tim-PKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-09 09:58:012026-07-13 09:57:06UAD Perkuat Literasi Kesehatan Ibu-Ibu Aisyiyah

Tim PESTAMI UAD Olah Limbah Pisang Jadi Inovasi Ekonomi Sirkular

09/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PESTAMI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) olah limbah pisang jadi inovasi ekonomi sirkular (Foto. Tim PESTAMI)

Tim PESTAMI dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses mengukir prestasi gemilang dengan melaju ke babak semifinal Kompetisi Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) Tingkat Nasional Tahun 2026. Membawa inovasi ramah lingkungan yang solutif, tim kolaborasi lintas disiplin ilmu ini siap bersaing di panggung nasional. KBMK sendiri merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditbelmawa), Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Kompetisi ini dirancang untuk menguji kemampuan akademik sekaligus mendorong mahasiswa menciptakan solusi inovatif yang aplikatif, etis, dan berdampak nyata bagi dunia usaha serta masyarakat. Pada tahun 2026, KBMK mengusung tema β€œPemanfaatan Teknologi dan Strategi Bisnis Adaptif untuk Pertumbuhan Usaha Berkelanjutan dalam Menciptakan Nilai dan Dampak melalui Transformasi Digital dan Praktik Bisnis Bertanggung Jawab.”

β€œMotivasi utama kami mengikuti KBMK adalah untuk menguji sejauh mana ide dan inovasi yang kami kembangkan mampu memberikan solusi nyata terhadap permasalahan di masyarakat,” jelas Arya, β€œkami melihat KBMK bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan kemampuan dalam bidang bisnis, riset, serta komersialisasi teknologi.” Tambahnnya.

Komristek dan Inovasi Ekonomi Sirkular Berbasis ESG

Dari lima bidang lomba yang tersedia, yaitu Perencanaan Bisnis, Riset Investasi, Keuangan Audit Investigatif, Penulisan Karya Tulis Ilmiah, dan Komersialisasi Riset dan Teknologi Tepat Guna (KOMRISTEK), Tim PESTAMI memilih bertanding pada bidang KOMRISTEK. Gagasan utama yang diusung oleh Tim PESTAMI berfokus pada SDGs 12 atau Responsible Consumption and Production, yaitu dengan menyulap limbah kulit dan batang pisang menjadi produk pangan berupa mie yang bernilai ekonomis tinggi. Inovasi ini mengedepankan konsep ekonomi sirkular serta pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG).

β€œIde ini berawal dari keresahan kami saat berkunjung ke pabrik pengolahan pisang serta bertemu petani setempat. Kulit dan batang pisang belum memiliki sistem pengolahan yang terstruktur dan hanya menjadi limbah. Padahal, riset kami menunjukkan kedua bahan ini memiliki kandungan gizi yang sangat baik untuk produk pangan,” ujar Arya Eka Putra, Ketua Tim PESTAMI.

Produk tersebut kini telah diproses menggunakan teknologi pengolahan skala industri dan didukung dengan uji laboratorium untuk memastikan keamanan serta kualitasnya sehingga layak dikonsumsi.

Sinergi Lintas Disiplin Ilmu

Keunggulan Tim PESTAMI tidak hanya terletak pada produknya, tetapi juga pada komposisi tim yang solid. Didampingi oleh Retnosyari Septiyani, S.T.P., M.Sc. selaku Dosen Pendamping dari Program Studi Bisnis Jasa Makanan UAD, tim ini beranggotakan tiga mahasiswa bertalenta, antara lain Arya Eka Putra, mahasiswa Prodi Bisnis Jasa Makanan angkatan 2023 sebagai Ketua Tim sekaligus Chief Financial Officer (CFO), Muhammad Fajar Habibie, mahasiswa Prodi Teknik Industri di bagian pemasaran, dan Muhammad Al Afif, mahasiswa Prodi Teknik Industri di bagian produksi.

β€œMeskipun berasal dari program studi yang berbeda, perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan kami. Setiap anggota membawa keahlian masing-masing untuk melengkapi strategi bisnis, analisis pasar, hingga proyeksi keberlanjutan usaha ini,” tambah Arya.

Bangkit dari Kegagalan Masa Lalu

Pencapaian menuju semifinal ini tidak didapatkan secara instan. Persiapan Tim PESTAMI rupanya telah dimulai sejak tahun 2025 lalu dengan gagasan yang sama. Namun, karena kendala teknis tertentu, mereka terpaksa menarik usulan tersebut dan menyudahi kompetisi lebih awal. Namun, kegagalan tersebut dijadikan sebagai momentum evaluasi total. Mereka memperbaiki kekurangan, menyempurnakan ide, dan memantapkan komunikasi tim. Kerja keras tersebut akhirnya terbayar lunas pada tahun ini dengan keberhasilan menembus babak semifinal.

Tantangan Menuju Grand Final di UNSOED

Perjalanan Tim PESTAMI masih berlanjut. Hingga saat ini, seluruh rangkaian tahapan seleksi administrasi dan penilaian berkas berlangsung secara daring. Untuk melangkah ke babak Grand Final, mereka harus kembali melengkapi dokumen dan melewati proses seleksi semifinal yang ketat. Jika berhasil lolos ke babak Grand Final, kompetisi akan dialihkan secara luring yang direncanakan bertempat di Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), bersamaan dengan rangkaian acara Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo.

Tantangan terbesar yang kini dihadapi tim adalah mengedukasi masyarakat guna mengubah stereotip bahwa produk berbahan dasar limbah ini aman, higienis, dan memiliki nilai tambah. Melalui kompetisi ini, Tim PESTAMI berharap dapat membawa nama baik program studi, fakultas, dan Universitas Ahmad Dahlan di tingkat nasional, sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa mampu menjadi motor penggerak yang berdampak bagi lingkungan dan perekonomian. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PESTAMI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-olah-limbah-pisang-jadi-inovasi-ekonomi-sirkular-Foto.-Tim-PESTAMI.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-09 08:15:022026-07-13 09:57:22Tim PESTAMI UAD Olah Limbah Pisang Jadi Inovasi Ekonomi Sirkular

FEB UAD Gelar 3rd International Economic Fair 2026

09/07/2026/in Terkini /by Ard

FEB Universitas Ahmad Dahlan UAD Gelar International Economic Fair 2026 (Foto. Mawar)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi membuka rangkaian 3rd International Economic Fair (IEF) 2026 melalui kegiatan International Market Week pada Senin, 7 Juli 2026. Mengusung tema β€œLead the Change: Young Innovators for the Sustainable Global Economy”, kegiatan yang berlangsung hingga 9 Juli 2026 ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, jiwa kewirausahaan, serta memperluas jejaring di tingkat nasional maupun internasional.

Ketua Panitia, Gea Dwi Asmara, S.E., M.Ec.Dev., dalam laporannya menyampaikan bahwa International Economic Fair merupakan agenda tahunan FEB UAD yang tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga ruang kolaborasi, inovasi, dan pengembangan karakter mahasiswa. Tahun ini, penyelenggaraan IEF mengimplementasikan berbagai inovasi, salah satunya melalui International Market Week yang menerapkan sistem transaksi cashless. Selain mengikuti perkembangan transformasi digital, inovasi juga menjadi salah satu aspek penilaian bagi setiap tenant.

Gea menjelaskan bahwa 3rd International Economic Fair 2026 diselenggarakan selama empat hari, mulai 6-9 Juli 2026, dengan pendaftaran peserta yang telah dibuka sejak awal Juni. Beragam kegiatan digelar dalam rangkaian acara tersebut, meliputi International Market Week, kompetisi futsal, e-sport competition, essay competition, lomba nasyid, lomba tartil, video content competition, serta TikTok Affiliate Marketing Challenge.

Ia juga memaparkan antusiasme peserta pada penyelenggaraan tahun ini. International Market Week diikuti oleh 64 tenant mahasiswa yang berasal dari Program Studi Manajemen (21 tenant), Akuntansi (15), Bisnis Jasa Makanan (12), Ekonomi Pembangunan (7), serta peserta dari luar FEB (6 tenant). Selain itu, Essay Competition berhasil menjaring 140 karya ilmiah, termasuk empat karya yang berasal dari universitas luar negeri, yakni Universiti Sains Islam Malaysia dan Xiamen University, Tiongkok. Sementara itu, kompetisi futsal diikuti delapan tim dari berbagai perguruan tinggi, sedangkan berbagai cabang lomba lainnya juga mendapat partisipasi aktif dari mahasiswa lintas fakultas.

Tidak hanya menghadirkan kompetisi, IEF 2026 juga menyediakan ruang edukasi melalui talkshow dan sharing session yang diselenggarakan pada hari kedua dan ketiga bekerja sama dengan Program Inklusi PP ‘Aisyiyah sebagai sponsor utama. Salah satu sesi talkshow mengangkat tema pencegahan kekerasan seksual, sebagai bentuk kepedulian terhadap isu sosial sekaligus upaya meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan inklusif.

Pada kesempatan tersebut, Dekan FEB UAD, Dr. Dini Yuniarti, S.E., M.Si., secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa International Economic Fair merupakan agenda tahunan yang memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian tujuan fakultas, khususnya dalam pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang kewirausahaan, inovasi, dan kolaborasi internasional.

Dr. Dini juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momen istimewa karena merupakan salah satu agenda terakhir yang dibukanya sebagai Dekan FEB UAD sebelum mengakhiri masa jabatannya.

Ia berharap kepemimpinan baru nantinya dapat melanjutkan berbagai program yang telah dirintis serta membawa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UAD semakin berkembang di masa mendatang.

Di akhir laporannya, Gea menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan, mulai dari pimpinan fakultas, dosen, sponsor, peserta, hingga seluruh panitia yang telah bekerja selama berbulan-bulan demi terselenggaranya acara dengan baik. Ia juga berharap seluruh rangkaian 3rd International Economic Fair 2026 dapat berjalan lancar, memberikan manfaat bagi seluruh peserta, serta menjadi ruang lahirnya inovasi-inovasi baru dari generasi muda untuk mewujudkan ekonomi global yang berkelanjutan. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/FEB-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gelar-International-Economic-Fair-2026-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-09 08:10:452026-07-09 08:12:37FEB UAD Gelar 3rd International Economic Fair 2026
Page 2 of 531‹1234›»

TERKINI

  • Peraturan Rektor UAD Nomor 14 Tahun 202314/07/2026
  • KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah14/07/2026
  • Keluarga Teater PeBei Sukses Gelar Pementasan Fragmen Lama14/07/2026
  • FPPTI DIY Perkuat Peran Perpustakaan melalui Pelantikan Pengurus Baru Periode 2026–202914/07/2026
  • Google Student Ambassador UAD Gelar Sharing Session Pemanfaatan Gemini dan NotebookLM14/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih 2 Gelar pada SILAT APIK PTMA 202614/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 1 Kasau Championship 202614/07/2026
  • Dandi Saputra Mahasiswa UAD Raih Juara 2 Kompetisi Esai Nasional13/07/2026
  • Kupas Sastra sebagai Media Perlawanan Sosial, Athaya Hanun Raih Juara 2 Kompetisi Oral12/07/2026
  • Tim Debat UAD Juara 2 Lomba Debat Bahasa Indonesia di Pontianak12/07/2026

FEATURE

  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top