Alumnus UAD Menjadi Perwakilan di TV Australia

0
200

Ida Puspita begitulah nama lengkapnya. Mahasiswa University of Wollongong (UOW) Australia ini majadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia yang mengikuti Program My Australia.

Ida_Puspita_Astralia_UAD

Ida menyampaikan, Pertama kali saya mendapat informasi tentang TV Show ini dari email yang dikirimkan sponsor beasiswa saya Ausaid yang menginformasikan bahwa awal tahun ini ABC TV bekerjasama dengan Australia Network (Jaringan TV Kabel di Australia), yang isinya membuka kesempatan untuk para pendatang di Australia (pelajar atau pekerja) yang sudah tinggal di Australia kurang dari tiga tahun untuk ikut ambil bagian di series 3 program My Australia.

“Peserta diutamakan yang berasal dari negara Asia Pasifik. My Australia adalah TV Show yang menayangkan pengalaman para pendatang tinggal di Australia. Kalau di Indonesia, mungkin mirip dengan program ‘Belajar Indonesia’ di Trans TV dengan bintang tamu para bule yang belajar kehidupan sehari-hari di Indonesia” ungkapnya

Alumnus Fakultas Sastra UAD (Universitas Ahmad Dahlan) ini menambahkan Peserta diminta mengirimkan video tentang dirinya selama maksimal 2 menit. “Saya tidak menghitung jumlah seluruh pendaftar. Tapi hanya ada 24 video yang lolos ketahap audisi wawancara lewat skype. Kemudian hanya 11 peserta se-Australia yang berhasil lolos termasuk saya. Negara-negara yang lolos di antaranya: Indonesia, Solomon Island, Singapura, Jepang, India, Timor Leste, Papua Nugini, Tibet, China, dua lagi saya belum tahu” terangnya

Program yang akan ditayangkan ke 47 negara Asia Pasifik ini, juga akan disiarkan ke Indonesia melalui jaringan TV Kabel Indovision kalau di Indonesia. “Mulai syuting Maret sampai Juni 2012. Bagi yang tidak bisa menangkap saluran indovision rekaman videonya akan diupload juga di Youtube. Saya akan syuting 4 episode: profile diri saya, olahraga ekstrim orang Australia di Wollongong (hang gliding), mengunjungi pusat budaya komunitas Aborigin untuk belajar melukis menggunakan simbol-simbol Aborigin, dan camping/berkemah ala Australia bersama beberapa kawan Australia” ungkap peraih Juara I Peringkat IV MAWAPRES 2004 ini. (Doc/Sbwh)

Ida Puspita begitulah nama lengkapnya. Mahasiswa University of Wollongong (UOW) Australia ini majadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia yang mengikuti Program My Australia.

Ida_Puspita_Astralia_UAD

Ida menyampaikan, Pertama kali saya mendapat informasi tentang TV Show ini dari email yang dikirimkan sponsor beasiswa saya Ausaid yang menginformasikan bahwa awal tahun ini ABC TV bekerjasama dengan Australia Network (Jaringan TV Kabel di Australia), yang isinya membuka kesempatan untuk para pendatang di Australia (pelajar atau pekerja) yang sudah tinggal di Australia kurang dari tiga tahun untuk ikut ambil bagian di series 3 program My Australia.

“Peserta diutamakan yang berasal dari negara Asia Pasifik. My Australia adalah TV Show yang menayangkan pengalaman para pendatang tinggal di Australia. Kalau di Indonesia, mungkin mirip dengan program ‘Belajar Indonesia’ di Trans TV dengan bintang tamu para bule yang belajar kehidupan sehari-hari di Indonesia” ungkapnya

Alumnus Fakultas Sastra UAD (Universitas Ahmad Dahlan) ini menambahkan Peserta diminta mengirimkan video tentang dirinya selama maksimal 2 menit. “Saya tidak menghitung jumlah seluruh pendaftar. Tapi hanya ada 24 video yang lolos ketahap audisi wawancara lewat skype. Kemudian hanya 11 peserta se-Australia yang berhasil lolos termasuk saya. Negara-negara yang lolos di antaranya: Indonesia, Solomon Island, Singapura, Jepang, India, Timor Leste, Papua Nugini, Tibet, China, dua lagi saya belum tahu” terangnya

Program yang akan ditayangkan ke 47 negara Asia Pasifik ini, juga akan disiarkan ke Indonesia melalui jaringan TV Kabel Indovision kalau di Indonesia. “Mulai syuting Maret sampai Juni 2012. Bagi yang tidak bisa menangkap saluran indovision rekaman videonya akan diupload juga di Youtube. Saya akan syuting 4 episode: profile diri saya, olahraga ekstrim orang Australia di Wollongong (hang gliding), mengunjungi pusat budaya komunitas Aborigin untuk belajar melukis menggunakan simbol-simbol Aborigin, dan camping/berkemah ala Australia bersama beberapa kawan Australia” ungkap peraih Juara I Peringkat IV MAWAPRES 2004 ini. (Doc/Sbwh)