Book Goes to Campus

0
215

Untukmu Anak Indonesia

Selasa (29/11/2011), beberapa komunitas kampus dan teater mandiri yang tergabung dalam “Forum Aku Anak Indonesia” (FAAI) menggelar bazaar buku di beberapa kampus. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, kampus UAD II, Jl. Pramuka, Umbulharjo Yogyakarta merupakan satu dari 5 kampus yang akan menjadi tempat penyelenggaraan event tahunan ini.

“UAD adalah kampus kedua yang kami tuju. Sebelumnya kami telah mengadakan bazar di FISIP Universitas Gadjah Mada (UGM). Pada tanggal 21 – 25 November. Setelah ini kami akan melangsungkan acara di AMIKOM (05 – 10 Desember), UNY (12 – 17 Desember), dan AKPRIND (19 – 24 Desember). Setelah itu acara akan bermuara pada tanggal 30 Desember – 05 Januari di Gedung Mandala Bhakti Wanitatama. Di sana kami akan menyelenggarakan rebut gunungan buku yang terbentuk dari 1000 buku. Kami tunggu,” papar Danu Santoso, anggota FAAI dari kelompok teater PSP.

Pemuda yang memiliki darah Ambon ini menambahkan, sebagian hasil dari penjualan akan disumbangkan untuk kegiatan amal, yaitu menghidupkan perpustakaan anak yang sudah mereka bangun. (IHS)

Untukmu Anak Indonesia

Selasa (29/11/2011), beberapa komunitas kampus dan teater mandiri yang tergabung dalam “Forum Aku Anak Indonesia” (FAAI) menggelar bazaar buku di beberapa kampus. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, kampus UAD II, Jl. Pramuka, Umbulharjo Yogyakarta merupakan satu dari 5 kampus yang akan menjadi tempat penyelenggaraan event tahunan ini.

“UAD adalah kampus kedua yang kami tuju. Sebelumnya kami telah mengadakan bazar di FISIP Universitas Gadjah Mada (UGM). Pada tanggal 21 – 25 November. Setelah ini kami akan melangsungkan acara di AMIKOM (05 – 10 Desember), UNY (12 – 17 Desember), dan AKPRIND (19 – 24 Desember). Setelah itu acara akan bermuara pada tanggal 30 Desember – 05 Januari di Gedung Mandala Bhakti Wanitatama. Di sana kami akan menyelenggarakan rebut gunungan buku yang terbentuk dari 1000 buku. Kami tunggu,” papar Danu Santoso, anggota FAAI dari kelompok teater PSP.

Pemuda yang memiliki darah Ambon ini menambahkan, sebagian hasil dari penjualan akan disumbangkan untuk kegiatan amal, yaitu menghidupkan perpustakaan anak yang sudah mereka bangun. (IHS)