Karya Teknologi CIRNOV UAD Tampil di GTN 2008

0
211
Pada ajang Pameran Gelar Teknologi Nusantara 2008 (GTN 2008) yang diselenggarakan di BLPT Yogyakarta pada 17-20 Mei 2008, Pusat Riset dan Inovasi — Universitas Ahmad Dahlan (CIRNOV UAD) menampilkan karya teknologi berjudul Tomografi Optik dan ECG (Electro Cardio Graph) yang dibuat masing-masing oleh peneliti Margi Sasono, MSi dan Wahyu Sapto Aji, MT. Pada pameran tersebut selain kedua peneliti tersebut tim CIRNOV UAD juga dibantu oleh Dr Abdul Fadlil, Bagus Haryadi, MT, M. Safar Nasir, MSi dan Wahidi Zulhidayat, SSi yang secara bersama-sama men-set up alat dan aksesoris untuk keperluan pameran.

Pada ajang Pameran Gelar Teknologi Nusantara 2008 (GTN 2008) yang diselenggarakan di BLPT Yogyakarta pada 17-20 Mei 2008, Pusat Riset dan Inovasi — Universitas Ahmad Dahlan (CIRNOV UAD) menampilkan karya teknologi berjudul Tomografi Optik dan ECG (Electro Cardio Graph) yang dibuat masing-masing oleh peneliti Margi Sasono, MSi dan Wahyu Sapto Aji, MT. Pada pameran tersebut selain kedua peneliti tersebut tim CIRNOV UAD juga dibantu oleh Dr Abdul Fadlil, Bagus Haryadi, MT, M. Safar Nasir, MSi dan Wahidi Zulhidayat, SSi yang secara bersama-sama men-set up alat dan aksesoris untuk keperluan pameran.

Karya Tomografi Optik yang ditampilkan tersebut memungkinkan untuk mencitrakan obyek yang ada di dalam suatu media tanpa merusaknya berdasarkan scanning dengan menggunakan cahaya laser komersial yang disinarkan pada obyek secara berputar dengan waktu scan yang relatif cepat. Alat tersebut dapat diaplikasikan untuk keperluan deteksi dini penyakit reumatik dan juga untuk aplikasi bidang pertanian, pertambangan dan yang lain. Karya tersebut pernah dipresentasikan di forum ilmiah internasional di Kuala Lumpur, Malaysia pada bulan Maret 2008 dan berhasil mendapatkan anugerah Best Paper. Pada tampilan kali ini alat sudah mengalami pengembangan dari tahap sebelumnya khususnya pada penggunaan sumber cahaya laser menggunakan panjang gelombang infra merah dekat (NIR — Near Infra Red) serta detektor yang sesuai. Hasil pencitraan dari alat tersebut diperoleh kualitas yang semakin baik sebagaimana yang diharapkan.

Sedangkan rancangan karya ECG merupakan rancangan alat untuk memonitor aktivitas jantung. Alat ini cukup penting khususnya bagi para penderita jantung yang memerlukan perawatan intensif termasuk proses monitoring. Dengan rancangan yang relatif sederhana, murah, dan praktis karena menggunakan konsep wireless (tanpa kabel) maka dimungkinkan aktivitas jantung penderita di monitor dari jarak jauh oleh keluarga atau pihak lain dari waktu ke waktu. Rancangan alat tersebut dibuat berdasarkan inovasi dari rancangan yang biasa dibuat yaitu memungkinkan analisis aktivitas jantung secara otomatis. Deteksi penderita jantung dilakukan menggunakan teknik kecerdasan buatan.

Dengan adanya event nasional tersebut maka sudah menjadi budaya ilmiah bagi para inovator tidak terkecuali peneliti CIRNOV UAD untuk menunjukkan hasil karya teknologi yang akan dapat dilihat dan didemonstrasikan di depan masyarakat dengan berbagai latar belakang pendidikan, ekonomi, dan strata sosial, demikian yang disampaikan Kepala CIRNOV, Hariyadi Ph.D. Sebagaimana diketahui bahwa program CIRNOV adalah melakukan penelitian untuk topik-topik yang strategis yang memiliki impak relatif luas bagi kepentingan masyarakat dan bangsa Indonesia. Penelitian yang dilakukan didasarkan pada alat riset yang dibuat sendiri, sehingga peneliti CIRNOV memiliki kelebihan komparatif karena mampu membuat dan nantinya mengembangkan instrumen yang dibuatnya. Sedangkan peneliti yang terlibat berasal dari dosen-dosen di Program Studi yang ada di UAD dan juga dimungkinkan berasal dari luar UAD baik dalam maupun luar negeri.