Lukisan yang Menjunjung Persatuan Indonesia

210

Karya lukis Oktavia Eka Safitri mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berhasil raih peringkat 2 The Best Populer dalam ajang International Event 2019 yang diselenggarakan Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD.

Okta menyajikan lukisan yang sangat menarik terkait persatuan Indonesia. Di dalam lukisannya itu, ia melukis teko yang menuangkan air ke cangkir dan tiga tangan yang mengepal. Dalam cangkir, Okta melukiskan peta Indonesia. Sedangkan air yang keluar dari teko, ia mengilustrasikan berbagai budaya yang ada di Indonesia.

“Jadi, cangkir itu adalah Indonesia yang menjadi wadah dari berbagai budaya yang tertuang dari teko. Terus tiga tangan yang mengepal, melambangkan persatuan Indonesia,” terangnya saat ditemui di Kampus III UAD Jln. Prof . Dr. Soepomo, S.H., Janturan, Yogyakarta, Rabu (2-12-2019).

Lewat lukisannya, perempuan asal Riau itu ingin menjunjung sifat toleransi. Sebab menurutnya, Indonesia yang memiliki banyak agama bisa tetap bersatu dengan adanya tolerasi itu. Apalagi Indonesia juga memiliki semboyan yang dinamakan Bhinneka Tunggal Ika.

“Meskipun banyak perbedaan kita bisa hidup tenteram, sejahtera, dan tidak ada konflik,” ungkapnya.

Lepas dari itu, awalnya Okta takut mengikuti lomba lukis karena sebelumnya belum pernah mengikuti lomba. Sedangkan kalau melukis, ia lebih sering melukis kaligrafi. Namun berkat dukungan serta motivasi dari orang tua dan kakak tingkat yakni Novelia, ia mampu melawan rasa takutnya.

“Ke depannya semoga saya bisa ikut lomba lagi biar dapat prestasi dan bisa membanggakan orang tua. Karena dengan lomba, saya bisa belajar untuk lebih baik lagi,” harapnya.

Selain itu, International Event 2019 yang berlangsung dari tanggal 27−30 November 2019 juga menyelenggarakan lomba fotografi, nyanyi, dan camp internasional yang diikuti oleh berbagai mahasiswa asing. (ASE)