Menumbuhkan Jiwa Muda Entrepreneurship yang Kreatif, Inovatif, dan Mandiri

0
221
Fahmi Ardi saat menyampaikan materinya di acara workshop kewirausahaan yang diadakan oleh HMPS PPKn pada Kamis (8/11/2018).

Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (HMPS PPKn) Universitas Ahmad Dalam (UAD) menyelenggarakan workshop kewirausahaan di ruang serbaguna lantai 10 kampus 4 UAD pada Kamis (8/10/2018).

Workshop yang bertajuk “Menumbuhkan Jiwa Muda Entrepreneurship yang Kreatif, Inovatif, dan Mandiri dalam Menghadapi Tantangan Zaman Milenial” ini menghadirkan tiga pembicara yakni Adi Waluyo (Owner Serba Sambal), Alif Romadloni (Ketua Ikatan Pengusaha Kuenshusei Jawa Tengah dan DIY), dan Fahmi Ardi (Marketing Operational Coordinator cicil.co.id).

Turut hadir dosen PPKn, Dr. Anom Wahyu Asmorojati, S.H.,M.H., yang memberikan apresiasi terkait acara ini sekaligus membuka acara workshop. Ia berharap acara ini memberikan manfaat serta bisa menimba ilmu sebanyak-banyaknya.

Alif Romadloni mengatakan, “Orang sukses dan orang hebat hanya memperhatikan tiga aset yaitu personal aset, sosial aset, dan kapital aset,” tuturnya.

Ia juga berpesan agar jangan hanya menumpuk ilmu tapi menumpuk perilaku karena pengusaha banyak berperilaku. Jadi, mau jadi apa pun kita, kembangkan potensi yang kita miliki, temukan otentisitas, dan pola perilaku.

Sementara Adi Waluyo mengatakan, “Cara aman menjadi pengusaha yaitu senang bersilaturahmi untuk menambah pengetahuan dan pintar-pintar mencari mentor yang sudah banyak pengalaman menjadi pengusaha. Manfaat silaturahmi sangat banyak dan akan berimbas pada saat kita berwirausaha,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fahmi Ardi menjelaskan mengenai startup, yaitu setiap proses organisasi atau usaha-usaha yang dimulai dan disisipi teknologi. Ia juga menjelaskan mengenai cicil.co.id.

Semoga dengan acara ini, peserta memiliki pandangan ke depannya setelah mendapatkan ilmu. Ini juga bisa diterapkan sebagai pandangan untuk membuka usaha di tempat mereka dengan memanfaatkan peluang yang ada,” tutur Rohima Mifta Wiyandari selaku ketua panitia. (dta)