Raih Juara 3 Debat walau Persiapan serba Minimalis

211

Kontingen mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih juara 3 dalam cabang lomba Debat Bahasa Arab di IAIN Surakarta, 30−31 Oktober 2019. Mereka terdiri atas tiga mahasiswa yakni Mohammad Fajar Fauzi Rahman, Aditya Prayogo, dan Adi Satrio.

Menariknya, mereka mengikuti lomba dengan minim persiapan dan latihan. Dari keterangan Mohammad Fajar Fauzi, bisa dibilang persiapan untuk mengikuti lomba tidak ada sama sekali, hanya satu hari untuk persiapannya. Satu hari itu digunakan untuk membahas strategi dalam lomba debat, tidak lagi belajar mengucapkan bahasa Arab dengan baik dan benar.

“Kesulitan kemarin adalah mencari teman. Dua minggu sebelum lomba, saya mengajak teman-teman untuk ikut lomba debat bahasa Arab di IAIN Surakarta. Awalnya banyak yang mau ikut, tetapi lambat laun mereka banyak yang membatalkan ikut lomba. Alhasil tiga hari sebelum lomba, saya langsung rekrut dua orang untuk gabung dan ikut lomba,” kata Fajar saat diwawancara, Kamis (12-12-2019).

Banyak kesulitan yang harus dilalui dalam debat, salah satunya berbicara bahasa Arab. Tetapi ketika lomba, mereka berbicara bahasa Arab secara spontanitas tanpa pikir panjang. Kata Fajar, paling penting dalam berbicara bahasa Arab dalam debat ialah juri paham, lawan paham, dan perdebatan bisa berjalan lancar.

Apalagi materi debat menyinggung isu yang lagi hangat yaitu peraturan ganjil-genap di Jakarta, pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan, dan beasiswa untuk orang kaya yang tidak perlu. Selama perlombaan, mereka lebih mengandalkan strategi dalam debat, misalnya jika jadi tim kontra, mereka akan mengajukan pertanyaan ke lawan, jika lawan memberi jawaban, mereka akan membantah dengan cara menguatkan argumen sebelumnya.

“Intinya kami menguatkan argumen kami sekuat-kuatnya agar tidak bisa dibantah oleh lawan. Apabila mereka membantah, kami menyiapkan argumen yang sekiranya bisa menguatkan argumen sebelumnya,” ungkapnya.

Dengan lomba tersebut, Fajar sebagai perwakilan dari tim debat BSA sangat berharap mahasiswa BSA bisa semakin antusias dan berpartisipasi untuk mengikuti lomba apa pun, tidak hanya lomba debat saja.

“Dan alhamdulillah setelah kemarin kami dapat juara, animo dari mahasiswa BSA semakin meningkat untuk belajar dan mengikuti lomba. Teman-teman yang lain bisa bergabung belajar dan ikut lomba bersama kami. Akhirnya setiap hari Senin kami rutin mengadakan latihan debat, nanti juga ada latihan kaligrafi dan latihan menyanyi,” imbuhnya. (ASE)