Rektor UAD Menjadi Imam dan Khotib di XT Square

0
179

Pak_Rektor_sholat_Ied

Jumat (26/10/2012) Perayaan Idul Adha terlihat istimewa di XT Square Yoyakarta. Selain jamaahnya yang ramai, hadirnya Rektor Universitas Ahmad Dahlan Drs. Kasiyarno, M.Hum mengisi khotbah sekaligus menjadi imam pada sholat Ied tersebut memberi nuansa tersendiri.

Dalam khotbahnya ketua APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia) Provinsi DIY ini memaparkan keindahan kebersamaan umat Islam. “Kebersamaan umat Islam akan terlihat saat lebaran. Mereka berkumpul menjadi satu untuk menunaikan ibada sholat ied. Berbagai keberagaman seperti budaya, karakter, dan pemikiran berkumpul menjadi satu. Tentu ini sangat indah” paparnya.

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa Idul Qurban mengandung makna pengorbanan. “Inilah salah satu bentuk pengorbanan umat islam, yaitu semangat meningalkan perbedaan untuk mencapai satu tujuan, ” tambahnya.

Acara yang diselenggarakan oleh Ranting Muhammadiyah Pandean tersebut mengumpulkan 75 Sapi dan 207 kambing hewan kurban. “Warga di Pandean kompak dan bagus dalam berkorban. Terlihat dari hasil kurban yang dikumpulkan begitu banyak. Semoga hal baik tersebut tetap di jaga dan dipertahankan. Semoga iman, takwa, dan kurbannya semakin meningkat tahun mendatang” paparnya. (SBwh)

Pak_Rektor_sholat_Ied

Jumat (26/10/2012) Perayaan Idul Adha terlihat istimewa di XT Square Yoyakarta. Selain jamaahnya yang ramai, hadirnya Rektor Universitas Ahmad Dahlan Drs. Kasiyarno, M.Hum mengisi khotbah sekaligus menjadi imam pada sholat Ied tersebut memberi nuansa tersendiri.

Dalam khotbahnya ketua APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia) Provinsi DIY ini memaparkan keindahan kebersamaan umat Islam. “Kebersamaan umat Islam akan terlihat saat lebaran. Mereka berkumpul menjadi satu untuk menunaikan ibada sholat ied. Berbagai keberagaman seperti budaya, karakter, dan pemikiran berkumpul menjadi satu. Tentu ini sangat indah” paparnya.

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa Idul Qurban mengandung makna pengorbanan. “Inilah salah satu bentuk pengorbanan umat islam, yaitu semangat meningalkan perbedaan untuk mencapai satu tujuan, ” tambahnya.

Acara yang diselenggarakan oleh Ranting Muhammadiyah Pandean tersebut mengumpulkan 75 Sapi dan 207 kambing hewan kurban. “Warga di Pandean kompak dan bagus dalam berkorban. Terlihat dari hasil kurban yang dikumpulkan begitu banyak. Semoga hal baik tersebut tetap di jaga dan dipertahankan. Semoga iman, takwa, dan kurbannya semakin meningkat tahun mendatang” paparnya. (SBwh)