UAD Satu-satunya Perguruan Tinggi yang Mendapat Apresiasi CSR

0
212
UAD menerima apresiasi CSR dalam bidang pendidikan di The Ballroom Hotel Aryaduta, Jakarta, pada Kamis (25/1/2018) malam, yang diterima oleh Rektor UAD, Dr. Kasiyarno, M.Hum.

Sebanyak 27 perusahaan menerima penghargaan apresiasi Corporate Social Responsibility (CSR) 2017 yang diselenggarakan Sindo Media (Sindo Weekly, Koran Sindo, dan Sindonews.com). Dari sekian perusahaan, hanya satu yang berasal dari perguruan tinggi, yaitu Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

UAD menerima apresiasi CSR dalam bidang pendidikan di The Ballroom Hotel Aryaduta, Jakarta, pada Kamis (25/1/2018) malam. Penghargaan tersebut tidak luput dari kontribusi UAD terhadap dunia pendidikan. Rektor UAD, Dr. Kasiyarno, M.Hum. yang mewakili menerima penghargaan tersebut mengatakan bahwa dunia pendidikan penting diperhatikan, apalagi masih banyak sekolah yang jauh dari layak.

Tahun 2017, UAD melakukan gerakan nyata di dunia pendidikan setelah membangun Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Wonosobo. Sekolah yang berdiri sejak 1980-an tersebut dibantu UAD karena sudah tidak layak.

“UAD memberikan bantuan sekitar 3,5 miliar untuk membeli tanah guna membangun dan mengisinya,” terang Kasiyarno.

Sekolah yang terletak di Dukuh Wonosobo, Banjarejo, Tanjungsari, Gunungkidul tersebut tidak hanya dibantu di bagian bangunan dan isinya, tapi juga diberikan pelatihan dan pemberian gaji guru.

Pihak CSR menilai, kontribusi UAD terhadap sekolah sangat besar sehingga layak mendapat penghargaan. Selama ini, CSR memang dikenal memberikan apresiasi kepada perusahaan yang berkontribusi besar terhadap masyarakat dan lingkungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.

Pemberian penghargaan ini terbagi ke dalam beberapa kategori yang terdiri atas lingkungan, pendidikan, kesehatan, budaya, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, pemberdayaan desa, olahraga, dan inovasi komunikasi CSR.

Apresiasi CSR 2017 dihadiri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia, Eko Putro Sandjojo, BSEE., M.B.A. serta Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga.