• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan
Inovasi Pendidikan: Modul Pembelajaran Berprograma Diujicobakan di SD dan SMP

Inovasi Pendidikan: Modul Pembelajaran Berprograma Diujicobakan di SD dan SMP

25/07/2013/0 Comments/in Terkini /by Super News

Di era modern ini, pembelajaran di sekolah dituntut untuk lebih inovatif agar materi yang disampaikan oleh guru dapat terserap ke siswa secara baik dan benar, sehingga dapat lebih memotivasi daya kreatif siswa. Pembelajaran berprograma merupakan jenis inovasi pendidikan dengan prinsip-prinsip belajar melalui langkah pendek, materi dari unit terkecil. Pembelajaran model ini mendorong belajar dengan aktivitas tinggi, adanya umpan balik, maju berkelanjutan.

Pembelajaran berprograma bertujuan untuk pembelajaran secara individual. Jika sudah mengenal pola pembelajarannya, maka anak tidak perlu didampingi oleh guru maupun orang tua. Setiap unit harus dipelajari tuntas (mastery learning system), adanya tes dalam setiap unit, untuk mengetahui ketuntasan materi. Jika siswa belum dapat menjawab dengan benar dia wajib untuk kembali ke bingkai-bingkai sebelumnya dimana dia belum menguasai materi. Setelah jawabannya benar, baru siswa yang bersangkutan boleh melanjutkan ke bingkai berikutnya.

Adalah mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan dengan Dosen Pembimbing Prof. Dr. Suharsimi Ariekunto pada Kamis (31/1/2013) melakukan ujicoba di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta dan Sabtu (20/7/2013) melakukan ujicoba di SD Muhammadiyah Ngupasan, Yogyakarta. Modul Berprograma hasil karya mahasiswa pada matakuliah Inovasi Pendidikan yang diujicobakan untuk SMP meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), sedangkan di SD meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Dalam praktik pembelajaran berprograma tersebut, siswa terlihat sangat antusias. Tidak ada rasa canggung sedikitpun meski yang mengajar bukan guru kelas mereka. Suasana kelas begitu hidup dengan adanya tanya jawab, kerjasama antar siswa terbangun baik.

“Pembelajaran ini melatih anak untuk berfikir kreatif, jujur, mandiri, dan bertanggung jawab,” ungkap Suprapti, S.Pd. yang mempraktikkan Modul Berprograma PKN didampingi Sukiyah, S.Pd. Kepala Sekolah sekaligus penyusun Modul Bahasa Indonesia. Hal tersebut dibenarkan oleh Joko Widiyanto, S.Pd. yang mengungkapkan bahwa akivitas siswa cukup tinggi digambarkan dengan banyak kegiatan dalam berfikir, bertanya, dan menjawab. “Anak yang pandai akan sangat menikmati pembelajaran model ini, tetapi bagi yang kurang pandai masih perlu pendampingan, “ demikian tambah Joko mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Angkatan II. Sedangkan Sri Harini, S.Pd. dan Riyanto, S.Pd. yang melakukan ujicoba modul di SMP menyampaikan bahwa bahan ajar yang diberikan cukup mampu mewakili guru. Saat mengajar guru harus memberikan contoh/ilustrasi, penguatan, respon, bahkan motivasi. Kalau guru tidak kreatif, bisa-bisa tidak dianggap/diacuhkan, karena siswa sudah sangat asyik dengan modul.

Pengamatan pelaksanaan pembelajaran berprograma dilakukan oleh Yuliani, S.Ag., Naqiyah, S.E., Danang Sukantar, S.Pd. dan dipimpin oleh Prof. Dr.Suharsimi. Program inovasi pendidikan ini dibiayai oleh Program Studi Magister Manajemen Pendidikan dan Lembaga Penelitian dan Pengembangan (LPP) UAD. (danang)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/field/image/foto-inovasi-pendidikan-uji_coba-modul-pembelajaran-berprograma-di_sd_dan_smp.jpg 269 448 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2013-07-25 05:37:032013-07-25 05:37:03Inovasi Pendidikan: Modul Pembelajaran Berprograma Diujicobakan di SD dan SMP
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

TERKINI

  • BIMAWA UAD Latih Mahasiswa Tingkatkan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Melalui LKMM-TD 202528/08/2025
  • Cassmelcake: Dari Singkong Tradisional Menuju Inovasi UMKM Warga Balong28/08/2025
  • Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Program Biopori dan Jugangan untuk Memperbaiki Kualitas Tanah28/08/2025
  • Menjaga Ekosistem Mangrove untuk Kelestarian Lingkungan Pesisir28/08/2025
  • Mengolah Sampah Plastik Menjadi Paving Block27/08/2025

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan III Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 202528/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I di National Economic Business Competition 202527/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari AJI Indonesia25/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional pada ASLAMA PTMA 202519/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II di Ajang AILEC 202519/08/2025

FEATURE

  • Cerita Dwi Nur Fadhliyah, Dari Iseng Hingga Raih Prestasi di BICF 202527/08/2025
  • Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus26/08/2025
  • Psikologi Profetik sebagai Paradigma Integratif Ilmu dan Iman21/08/2025
  • Prof. Maryudi Dorong Inovasi Polimer untuk Lingkungan yang Berkelanjutan20/08/2025
  • Implikasi Putusan MK 135/PUU-XXII/2024: Momentum Baru Demokrasi Lokal Indonesia20/08/2025

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top