• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Juri Debat Cantik dari UAD

25/04/2019/in Feature /by NewsUAD

Pemilik nama asli Nila Wati, mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) angkatan 2016, berkesempatan bersilaturahmi ke Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) APMD. Di sana, ia juga ditunjuk untuk menjadi juri acara debat bahasa Indonesia.

Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati hari lahir Himpunan Mahasiswa Jurusan Sistem Pemerintahan STPMD APMD yang ke-63. Peserta berasal dari universitas swasta dan negeri se-DIY. Tema yang diangkat adalah tentang pemilu dan birokrasi karena saat ini tema tersebut sedang hangat-hangatnya.

Awalnya, teman Nila yang berasal dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menghubungi melalui akun Instagram. Ia memberi informasi bahwa sedang ada lomba debat di STPMD APMD dan meminta Nila untuk ikut. Tak disangka, Nila yang awalnya ingin menjadi peserta, justru dijadikan juri.

ā€œSaya speechless saat teman saya meminta agar ikut lomba di STPMD APMD. Kebetulan saya tidak ada teman untuk berpartisipasi, karena syarat debat tersebut adalah tiga orang dalam satu regu. Kamis malam ada yang menghubungi saya untuk menjadi juri debat, tentu saja saya terkejut,ā€ jelas Nila.

Mahasiswi yang sempat mengajar di Thailand ini menambahkan, ā€œJuri debat diambil dari tokoh publik, di antaranya kepala Komisi Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta, mantan Wakil Bupati Mentawai, dan debater sekaligus mahasiswa berprestasi dari UMY. Kebetulan, saya menjadi juri perempuan satu-satunya. Sebuah amanah istimewa yang diberikan oleh pihak STPMD APMD memilih saya menjadi juri.ā€

Pelaksanaan debat cukup lama yaitu dimulai pukul delapan pagi sampai pukul enam sore. Jumlah keseluruhan ada enam belas tim, dengan masing-masing anggota tiga orang. Peserta melalui babak penyisihan, semifinal, perebutan juara tiga, dan final.

Nila menjelaskan, pengalamannya menjadi juri sangat berharga. Selain tidak boleh subjektif, juri juga harus menguasai tema yang sedang diperdebatkan. (Dew)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Juri-Debat-Cantik-dari-UAD.jpg 768 1024 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-04-25 09:37:032019-05-03 18:40:57Juri Debat Cantik dari UAD

TERKINI

  • UAD Dorong Digitalisasi Pengelolaan Sampah BUMDesĀ 19/06/2026
  • LPSI UAD Ajak Sivitas Akademika Maknai Hijrah melalui Pengajian 1 Muharam 1448 H19/06/2026
  • Tim Dosen UAD Kembangkan Wisata Religi Digital di KarangkajenĀ 18/06/2026
  • Tim Prodamat MPAI UAD Gelar Pelatihan Dakwah VisualĀ 18/06/2026
  • Alur Teknis dan Mekanisme Pengisian Portofolio Digital Mahasiswa UAD18/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 202618/06/2026
  • Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional15/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026

FEATURE

  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026
  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top