• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Seminar Nasional: Membuat Pembelajaran Fisika Menjadi Menyenangkan

25/06/2012/0 Comments/in Terkini /by Super News

“Bagaimana ya mengajarkan pelajaran Fisika agar tidak menegangkan, sehingga siswa tidak takut lagi dengan Fisika?

Metode yang seperti apa yang bisa digunakan agar siswa merasa senang?” tanya Eko, salah satu guru Madrasyah Muhammadiyah Yogyakarta yang juga salah satu dari 300 peserta Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) di Auditorium utama kampus 3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada hari Minggu (24/6/2012) kemarin.

Dr. Ida Kaniawati, M.Si. salah satu pembicara dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung mengatakan, untuk menjadikan proses belajar mengajar lebih menyenangkan mulailah dari sesuatu yang kongkrit ke abstrak, dari yang sederhana ke yang kompleks atau dari yang mudah ke yang susah. Karena dengan seperti itu, akan timbul rasa ingin tahu pada siswa dan mudah-mudahan dapat menarik minat anak dalam Fisika. “Jangan sampai membuat pelajaran Fisika itu terkenal dengan hafalan-hafalan rumus yang banyak tetapi ajarkan mereka bahwa Fisika itu adalah suatu pelajaran untuk menemukan formula, sehingga demam rumus yang selama ini terjadi dapat teratasi,” paparnya saat menjawab pertanyaan peserta. Drs. Ishafit, M.Si. selaku Dekan FKIP dan Dra. Tri Wahyuningsih, M.Hum., serta Dian Artha Kusumaningtias, M.Pd.Si. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Fisika, dan Dr. Widodo, M.Si. dari BPM (Badan Penjamin Mutu) UAD. Seminar yang diikuti oleh 300 peserta se-Indonesia ini juga menghadirkan 50 pemakalah dari seluruh Indonesia sebagai call for paper.

Ida Kaniawati menjelaskan yang paling utama adalah bagaimana merubah indikasi pembelajaran Fisika berkolaborasi dengan siswa agar lebih dekat lebih sampai pesan yang ingin disampaikan.

“Salah satu indikasi mengapa lulusan Fisika menjadi berkurang itu adalah siswa-siswa yang sebelumnya sudah ditakuti oleh para siswa, hal itu dikarenakan dominasi gurunya sendiri, sehingga kegiatan belajar mengajar pun menjadi sangat menegangkan. Salah satu caranya itu dapat berkolaborasi antara guru senior dengan guru muda dalam mengembangkan profesionalitas.” Ungkap salah satu pembicara dari UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) Bandung.

“Dan kita juga harus mampu mengembangkan life skill anak dalam pembelajaran anak. Kita harus tahu apa-apa saja yang menjadi kontekstual anak dalam mengembangkan keterampilan mereka,” tambahnya. (FQ/Sbwh)

“Bagaimana ya mengajarkan pelajaran Fisika agar tidak menegangkan, sehingga siswa tidak takut lagi dengan Fisika?

Metode yang seperti apa yang bisa digunakan agar siswa merasa senang?” tanya Eko, salah satu guru Madrasyah Muhammadiyah Yogyakarta yang juga salah satu dari 300 peserta Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) di Auditorium utama kampus 3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada hari Minggu (24/6/2012) kemarin.

Dr. Ida Kaniawati, M.Si. salah satu pembicara dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung mengatakan, untuk menjadikan proses belajar mengajar lebih menyenangkan mulailah dari sesuatu yang kongkrit ke abstrak, dari yang sederhana ke yang kompleks atau dari yang mudah ke yang susah. Karena dengan seperti itu, akan timbul rasa ingin tahu pada siswa dan mudah-mudahan dapat menarik minat anak dalam Fisika. “Jangan sampai membuat pelajaran Fisika itu terkenal dengan hafalan-hafalan rumus yang banyak tetapi ajarkan mereka bahwa Fisika itu adalah suatu pelajaran untuk menemukan formula, sehingga demam rumus yang selama ini terjadi dapat teratasi,” paparnya saat menjawab pertanyaan peserta. Drs. Ishafit, M.Si. selaku Dekan FKIP dan Dra. Tri Wahyuningsih, M.Hum., serta Dian Artha Kusumaningtias, M.Pd.Si. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Fisika, dan Dr. Widodo, M.Si. dari BPM (Badan Penjamin Mutu) UAD. Seminar yang diikuti oleh 300 peserta se-Indonesia ini juga menghadirkan 50 pemakalah dari seluruh Indonesia sebagai call for paper.

Ida Kaniawati menjelaskan yang paling utama adalah bagaimana merubah indikasi pembelajaran Fisika berkolaborasi dengan siswa agar lebih dekat lebih sampai pesan yang ingin disampaikan.

“Salah satu indikasi mengapa lulusan Fisika menjadi berkurang itu adalah siswa-siswa yang sebelumnya sudah ditakuti oleh para siswa, hal itu dikarenakan dominasi gurunya sendiri, sehingga kegiatan belajar mengajar pun menjadi sangat menegangkan. Salah satu caranya itu dapat berkolaborasi antara guru senior dengan guru muda dalam mengembangkan profesionalitas.” Ungkap salah satu pembicara dari UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) Bandung.

“Dan kita juga harus mampu mengembangkan life skill anak dalam pembelajaran anak. Kita harus tahu apa-apa saja yang menjadi kontekstual anak dalam mengembangkan keterampilan mereka,” tambahnya. (FQ/Sbwh)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2012-06-25 22:58:462012-06-25 22:58:46Seminar Nasional: Membuat Pembelajaran Fisika Menjadi Menyenangkan
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

TERKINI

  • Mahasiswa UAD Lolos Seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 Cabang Bola Voli Pantai02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis02/04/2026
  • Pesan Mendalam Ekologi dalam Surah Ar-Rahman02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor01/04/2026
  • Memaknai Lailatul Qadar melalui Al-Qur’an01/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top