• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan
tamu_australia_ke_uad_arab.jpg

Alasan Islamophobia Australia

01/03/2016/0 Comments/in Terkini /by Super News

“Suatu ketika, saya pernah ditanyai oleh menteri di Australia. Kenapa masyarakat di sini takut dengan Islam (islamophobia)? Katanya, mereka berhak takut, karena Islam agama tercepat dari ratusan agama yang ada di sini. Dalam sehari ada 6 lebih masyarakat di sini masuk Islam,” kata Prof. Dr. Ibrahim Abu Muhammad (Grand Mufti Australia) saat bertandang ke ruang rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Selasa (1/1/2016).

Ia menjelaskan, ada dua ratus lebih imam dan dua ratusan dai di Australia untuk menyebarkan pemikiran Islam.

Pengajar dan penulis pemikiran Islam ini mengaku, kendala dalam menyebarkan Islam di Australia adalah bahasa, karena dirinya bukan warga asli Australia. Di Australia juga ada lain madzhab, tapi mereka berada di satu payung dan tidak saling meninggikan.

Pepatah Arab mengatakan “Jagalah lilin, biar tetap menyala” begitulah yang dilakukan di negara kanguru itu.

“Saya menjaga itu dan senang sekali melayani umat dan sangat senang sekali jika menjalin kerja sama dengan UAD yang melangkah untuk umat.”

Baginya, Indonesia penting untuk diajak kerja sama, selain dekat dengan Australia, negara Pancasila ini juga mayoritas Islam. Dan, banyak perguruan tinggi Isalam, termasuk UAD yang berada di naungan Muhammadiyah.

Ibrahim Abu Muhammad dan Syeh Muhamed Hassanin Khamis disambut langsung oleh rektor UAD Dr. Kasiyarno, M.Hum. dan Wakil Rektor II dan Wakil Rektor IV, serta dosen dari Fakultas Tarbiyah dan Dirasah Islamiyah (FTDI).

Sebelum mengisi kuliah umum di masjid Islami Center UAD. Rektor UAD dan  Ibrahim Abu Muhammad saling bertukar buku.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/field/image/tamu_australia_ke_uad_arab.jpg 299 448 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2016-03-01 07:01:132016-03-01 07:01:13Alasan Islamophobia Australia
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

TERKINI

  • Perkuat Tradisi Akademik, UAD Kukuhkan Empat Guru Besar Baru31/08/2025
  • BIMAWA UAD Latih Mahasiswa Tingkatkan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Melalui LKMM-TD 202528/08/2025
  • Cassmelcake: Dari Singkong Tradisional Menuju Inovasi UMKM Warga Balong28/08/2025
  • Mahasiswa KKN UAD Inisiasi Program Biopori dan Jugangan untuk Memperbaiki Kualitas Tanah28/08/2025
  • Menjaga Ekosistem Mangrove untuk Kelestarian Lingkungan Pesisir28/08/2025

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan III Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 202528/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I di National Economic Business Competition 202527/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari AJI Indonesia25/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional pada ASLAMA PTMA 202519/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II di Ajang AILEC 202519/08/2025

FEATURE

  • Cerita Dwi Nur Fadhliyah, Dari Iseng Hingga Raih Prestasi di BICF 202527/08/2025
  • Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus26/08/2025
  • Psikologi Profetik sebagai Paradigma Integratif Ilmu dan Iman21/08/2025
  • Prof. Maryudi Dorong Inovasi Polimer untuk Lingkungan yang Berkelanjutan20/08/2025
  • Implikasi Putusan MK 135/PUU-XXII/2024: Momentum Baru Demokrasi Lokal Indonesia20/08/2025

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top