• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Berkaca pada Hati: Jabatan atau Kepakaran?

27/04/2013/0 Comments/in Terkini /by Super News

 

Sebagai seorang akademisi, mestinya yang dikejar bukanlah jabatan (rektor, wakil rektor, dekan atau wakil dekan), tetapi mengejar kepakaran di bidang masing-masingnya. Banyak meneliti, dan menulis, dan banyak menginspirasi mahasiswa yang dibimbingnya. Salah kaprah jika seorang akademisi meng-impikan jabatan struktural disebuah Perguruan Tinggi (itu impian yang sesat). Mestinya mereka meluruskan niat, bahwa menjabat itu berarti harus mampu membawa perubahan positif bagi lingkungannya, tidak sekedar memimpin tapi juga memberikan solusi pada setiap perkembangan yang ada sebagai tangggungjawab.

Tanggungjawab terbesar dipundak dan dibenak orang-orang yang menjabat ini, adalah mereka yang harus mampu menciptakan strategi-strategi yang sistematis dalam membawa kemajuan lembaga yang dipimpinnya. Para pemimpin harus bekerja lebih keras dari orang lain. Lebih keras dalam berpikir dan menemukan titik kebijakan bagi lembaga yang dipimpinnya.

Mereka juga harus mampu menjadi role model dan inspirator terbaik, tidak saja perannya sebagai seorang akademisi (menghasilkan karya gemilang), sebagai pemimpin (mampu memimpin), maupun juga sebagai seorang pribadi (menunjukkan kinerja terbaik).

Sesungguhnya seorang akademisi yang terpilih menjabat disebuah universitas atau fakultas, tentunya adalah orang-orang hebat, yang mampu bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan mampu menginspirasi banyak orang untuk maju. Jangan sampai salah kaprah, hanya duduk di belakang meja, menikmati fasilitas, menikmati gaji yang lebih banyak, tetapi tidak membawa perubahan yang signifikan bagi lembaga yang dipimpinnya. Hal ini telah terjadi pada para menteri, gubernur, bupati, walikota, atau pun anggota DPR yang terhormat di Indonesia. Tidak banyak membawa perubahan, tetapi justru mengerogoti bangsanya sendiri dengan perbuatan tercela (korupsi). Na'uzubillah.

Untuk itu hendaknya kita berkaca pada hati masing-masing. Dari mana kita berasal, apa yang telah kita perbuat, dan mau kemana pada akhirnya hidup kita berlabuh. Kita semua adalah seorang akademisi yang dituntut untuk mampu melaksanakan Tri Darma perguruan tinggi, dengan sebaik mungkin, dan sepenuh hati. Jabatan bukanlah tujuan kita, tetapi mendidik mahasiswa menjadi orang-orang terpelajar dan berbudi pekerti adalah tujuan kita, menghasilkan karya ilmiah terbaik, melakukan pengabdian pada masyarakat dan bangsa adalah tujuan kita. Jika pun pada akhirnya kita dipilih untuk menjabat, hendaknya mengingat niatan awal, bahwa tujuannya adalah membawa perubahan positif bagi lembaga, bekerja lebih keras dari orang lain, berpikir lebih keras dari orang lain, dan mampu menjadi role model yang terbaik bagi orang lain. Karena setiap orang sudah ditakdirkan pada sekelumit waktu di kehidupannya untuk berperan pada posisinya masing-masing, maka pilihan ada ditangan manusia itu sendiri. Menjadi pemenang, pecundang, atau malinkundang, semua tak terlepas dari kontribusi diri manusia itu sendiri. Jadi hal terbaik apa yang akan kita lakukan ke depan?

 

————————-

Oleh: Triantoro.Safaria.PhD@gmail.com.

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2013-04-27 06:35:272013-04-27 06:35:27Berkaca pada Hati: Jabatan atau Kepakaran?
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

TERKINI

  • UAD Dorong Digitalisasi Pengelolaan Sampah BUMDes 19/06/2026
  • LPSI UAD Ajak Sivitas Akademika Maknai Hijrah melalui Pengajian 1 Muharam 1448 H19/06/2026
  • Tim Dosen UAD Kembangkan Wisata Religi Digital di Karangkajen 18/06/2026
  • Tim Prodamat MPAI UAD Gelar Pelatihan Dakwah Visual 18/06/2026
  • Alur Teknis dan Mekanisme Pengisian Portofolio Digital Mahasiswa UAD18/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 202618/06/2026
  • Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional15/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026

FEATURE

  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026
  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top