• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

PPK Ormawa IMM FKM UAD Bekali Kader Caturharjo Teknik Komunikasi Kesehatan

13/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

PPK Ormawa IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekali kader Caturharjo teknik komunikasi kesehatan (Foto. PPKO IMM FKM UAD)

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali melanjutkan rangkaian program HAMEMAYU WARASING DESA. Pada Sabtu, 4 Juli 2026, tim mahasiswa menggelar kegiatan Pelita Kader Pertemuan 3 yang berlokasi di Balai Desa Kalurahan Caturharjo.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kamituwa Kalurahan Caturharjo Bapak Agung, jajaran kader kesehatan, Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD, serta Supangat, S.K.M. dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul yang hadir sebagai narasumber. Dalam sambutan pembukanya, Bapak Agung mewakili Pemerintah Kalurahan menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan program ini yang secara bertahap terus meningkatkan kompetensi para kader. Beliau menaruh harapan besar agar para kader kesehatan mampu menerapkan ilmu yang didapat untuk memberikan edukasi secara efektif kepada masyarakat.

Fokus utama pada pertemuan ketiga ini adalah penguatan soft skill kader melalui materi Komunikasi Kesehatan Efektif. Sebelum pemaparan materi, peserta diarahkan untuk mengikuti pre-test guna mengukur tingkat pengetahuan awal mereka. Setelah itu, Supangat, S.KM. memberikan pemaparan komprehensif yang mencakup konsep dasar komunikasi kesehatan, teknik interpersonal, hingga strategi penyampaian pesan yang mudah dipahami oleh warga.

Selain teori dasar, narasumber juga membekali kader dengan keterampilan membangun hubungan baik dengan sasaran serta metode penyuluhan yang persuasif. Para kader menunjukkan antusiasme yang tinggi, yang terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi diskusi dan tanya jawab terkait berbagai tantangan komunikasi di lapangan.

Rangkaian acara ditutup dengan pelaksanaan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, disusul dengan penyerahan plakat penghargaan dari Tim PPK Ormawa kepada narasumber. Melalui pelatihan ini, kader kesehatan Caturharjo diharapkan semakin cakap dan percaya diri dalam memotivasi serta mendampingi masyarakat, sehingga kesadaran warga dalam mencegah Penyakit Tidak Menular (PTM) dapat terus meningkat. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PPK-Ormawa-IMM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bekali-kader-Caturharjo-teknik-komunikasi-kesehatan-Foto.-PPKO-IMM-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-13 13:21:212026-07-14 08:39:45PPK Ormawa IMM FKM UAD Bekali Kader Caturharjo Teknik Komunikasi Kesehatan

Mahasiswa KKN Alternatif UAD Kenalkan Minuman Tepache dari Kulit Nanas

11/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kenalkan Minuman Tepache dari Kulit Nanas (Foto. KKN UAD)

Limbah buah, seperti kulit nanas, sering kali berakhir sebagai sampah meskipun masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan. Padahal, jika ditinjau dari perspektif optimalisasi dan produktivitas lingkungan, limbah organik seperti kulit nanas masih memiliki nilai guna yang sangat tinggi jika diproses dengan tepat. Upaya pemanfaatan kembali (reuse) material sisa ini menjadi langkah krusial untuk menekan volume sampah domestik sekaligus menciptakan produk baru yang bermanfaat bagi masyarakat.

Berangkat dari urgensi pengurangan limbah organik tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.A.3 menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk “Pembuatan Minuman dari Limbah Kulit Nanas” di RW 03 Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Program kerja tematik ini diikuti oleh ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dengan penuh antusias.

Program ini bertujuan mengurangi limbah organik di lingkungan permukiman, meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah hasil sampingan pertanian, serta membuka peluang usaha baru yang berbasis pada pemanfaatan produk lokal.

Sebelum pelatihan dimulai, tim mahasiswa KKN Unit I.A.3 melakukan pengamatan sederhana mengenai kebiasaan warga dalam memperlakukan sampah dapur non-sayuran. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas warga masih menganggap kulit nanas sebagai sampah yang tidak memiliki nilai ekonomi dan sering memicu bau asam jika dibiarkan menumpuk di tempat pembuangan.

Kurangnya literasi mengenai pemanfaatan limbah buah menjadi alasan utama mengapa potensi ekonomi dan kesehatan dari bahan ini terlewatkan begitu saja. Kondisi lapangan ini menegaskan pentingnya intervensi edukatif berupa pelatihan praktis yang mudah diterapkan di skala rumah tangga.

Dalam pelatihan ini, warga diajak untuk mengenal tepache, yaitu minuman fermentasi tradisional yang sehat, menyegarkan, dan terbukti tinggi kandungan vitamin C yang dibuat dengan memanfaatkan kulit nanas. Mahasiswa mendemonstrasikan secara langsung seluruh proses pembuatan, mulai dari teknik pencucian kulit nanas agar higienis, pencampuran dengan air dan gula merah, hingga proses fermentasi singkat selama beberapa hari. Suasana di Balai RW menjadi semakin hidup ketika memasuki sesi diskusi interaktif dan mencicipi tepache yang telah difermentasi.

Pelatihan ini meningkatkan pemahaman warga secara signifikan mengenai konsep produk bernilai tambah (value-added product). Warga tidak hanya memahami teori penanganan sampah, tetapi juga terinspirasi melihat bagaimana limbah yang awalnya tidak berharga dapat diubah menjadi produk yang memiliki daya jual dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

“Harapan kami ingin menunjukkan bahwa penerapan sistem industri hijau dan konsep zero waste tidak harus muluk-muluk, melainkan bisa dimulai dari pemanfaatan limbah dapur kita sendiri. Kulit nanas yang tadinya dibuang, dengan sedikit kreativitas fermentasi, bisa menjadi minuman sehat yang bernilai ekonomi. Jika ini konsisten dikembangkan, lingkungan Sorosutan akan semakin bersih dan peluang usaha mikro warga bisa ikut tumbuh.”

Melalui program ini, warga Kelurahan Sorosutan tidak sekadar memperoleh pengetahuan tentang kelestarian lingkungan, melainkan mendapatkan keterampilan praktis untuk mandiri secara ekonomi. Harapannya, kegiatan ini dapat melahirkan berbagai inovasi produk lokal yang ramah lingkungan, sekaligus menjadi pemantik gerakan pemilahan dan pemanfaatan limbah organik yang lebih luas di tengah masyarakat. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Alternatif-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Kenalkan-Minuman-Tepache-dari-Kulit-Nanas-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-11 09:05:582026-07-13 10:10:18Mahasiswa KKN Alternatif UAD Kenalkan Minuman Tepache dari Kulit Nanas

Mahasiswa Teknik Industri UAD Raih Juara I Lomba Desain Produk Tingkat Nasional

10/07/2026/in MBKM, Prestasi /by Ard

Mahasiswa Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara I lomba desain produk tingkat nasional (Foto. Tim Incluvia)

Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengharumkan nama kampus di kancah nasional. Tim yang diketuai Muhammad Panca Nugraha, bersama Lydia Ayu Azzahrani dan M. Aditya Yakub Kuswara, berhasil meraih Juara I pada Lomba Desain Produk Ergonomis ERGOVATE DINASTI 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Mataram.

Kompetisi tersebut berlangsung di Universitas Mataram, Lombok, pada 28 Juni-2 Juli 2026. Sebelum melaju ke babak final, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti tahap seleksi mini proposal yang dimulai sejak Mei 2026. Pada babak final, penilaian dilakukan berdasarkan presentasi, video inovasi, serta prototipe produk yang dikembangkan oleh masing-masing tim.

Keberhasilan tim UAD menjadi juara pertama tidak diraih dengan mudah. Muhammad Panca Nugraha mengungkapkan bahwa keberangkatan menuju babak final sempat diwarnai keraguan. Bahkan, tim hampir memutuskan untuk mengundurkan diri karena minimnya persiapan. Namun, mereka akhirnya saling menguatkan untuk tetap mengikuti kompetisi.

“Alhamdulillah kami berhasil meraih Juara I. Awalnya kami berangkat ke final hanya bermodal nekat tanpa persiapan yang benar-benar matang. Kami bahkan sempat ingin mundur, tetapi akhirnya saling meyakinkan untuk tetap berangkat. Syukur kepada Allah Swt., hasilnya di luar dugaan karena kami berhasil menjadi juara dengan selisih nilai yang cukup jauh dari juara kedua,” ujar Panca.

Dalam kompetisi tersebut, tim mengusung karya berjudul “INCLUVIA (Inclusive Mobility for Active Tourism): Inovasi Kursi Roda Olahraga Multifungsi Berbasis Sustainable Design untuk Mewujudkan Sport Tourism Tanpa Batas.” Inovasi ini lahir dari kepedulian tim terhadap masih terbatasnya akses wisata alam bagi penyandang disabilitas dan lansia.

Menurut Panca, Indonesia terus mengembangkan sektor pariwisata, khususnya wisata alam. Namun, banyak lokasi wisata seperti perbukitan, pantai, maupun jalur dengan permukaan yang tidak rata masih sulit diakses menggunakan kursi roda konvensional. Berangkat dari kondisi tersebut, tim mengembangkan INCLUVIA sebagai kursi roda multifungsi yang dirancang agar mampu beradaptasi dengan berbagai jenis medan sekaligus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penggunanya.

Produk tersebut dilengkapi dengan sejumlah fitur inovatif, di antaranya pemanfaatan panel surya sebagai sumber energi dan teknologi Adaptive Stability System yang memungkinkan kursi roda menyesuaikan keseimbangan saat melintasi berbagai kondisi permukaan. Melalui inovasi ini, tim berharap dapat mendukung terwujudnya sektor sport tourism yang lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain menawarkan solusi bagi mobilitas penyandang disabilitas dan lansia, INCLUVIA juga dirancang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Inovasi ini mendukung SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kualitas hidup dengan desain yang lebih ergonomis, SDG 10 (Reduced Inequalities) dengan mendorong kesetaraan akses terhadap wisata aktif, serta SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui pengembangan pariwisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Panca mengaku banyak memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti ERGOVATE DINASTI 2026. Menurutnya, panitia memberikan suasana yang hangat dan bersahabat sehingga para peserta merasa nyaman selama mengikuti rangkaian kegiatan. Salah satu momen yang paling berkesan terjadi saat presentasi final. Ketika hendak menyampaikan slogan penutup secara serempak, masing-masing anggota justru mengucapkannya dengan cara yang berbeda sehingga mengundang gelak tawa seluruh peserta dan dewan juri.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan tidak hanya mampu menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional melalui kreativitas, kolaborasi, serta semangat pantang menyerah. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Teknik-Industri-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-juara-I-lomba-desain-produk-tingkat-nasional-Foto.-Tim-Incluvia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-10 09:00:102026-07-13 09:41:17Mahasiswa Teknik Industri UAD Raih Juara I Lomba Desain Produk Tingkat Nasional

UAD Perkuat Literasi Kesehatan Ibu-Ibu Aisyiyah

09/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memperkuat literasi kesehatan masyarakat melalui kegiatan PkM (Foto. Tim PKM UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus memperkuat literasi kesehatan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) berupa skrining faktor risiko penyakit tidak menular bagi ibu-ibu Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Bangunharjo I, Sewon, Bantul, Ahad, 5 Juli 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Milad Aisyiyah ke-109 di TK ABA Randubelang.

Dosen Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UAD, Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes., hadir sebagai narasumber dalam ceramah kesehatan bertema “Pendampingan Pola Hidup Sehat Ibu-Ibu PRA Bangunharjo I Melalui Digitalisasi Pemantauan Berat Badan dan Komposisi Tubuh”.

Dalam pelaksanaannya, materi dikembangkan menjadi edukasi mengenai skrining sederhana faktor risiko penyakit tidak menular agar lebih mudah diterapkan oleh masyarakat. Kegiatan ini juga memanfaatkan inovasi teknologi “Timbangan Pintar Berbasis Mobile” sebagai alat pemeriksaan kesehatan. Inovasi tersebut merupakan hasil riset Tim HBTI yang melibatkan Prof. Surahma Asti Mulasari sebagai salah satu periset.

Puluhan ibu-ibu Aisyiyah dari berbagai dusun di wilayah Bangunharjo mengikuti kegiatan dengan antusias. Selain memperoleh penyuluhan kesehatan, peserta juga menjalani pemeriksaan sederhana meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh (IMT), lingkar perut, dan tekanan darah sebagai upaya deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan stroke.

Dalam pemaparannya, Prof. Surahma Asti Mulasari menjelaskan bahwa penyakit tidak menular sering berkembang tanpa gejala yang jelas sehingga banyak masyarakat baru menyadarinya setelah muncul komplikasi. Menurutnya, sebagian besar penyakit tidak menular sebenarnya dapat dicegah melalui pemeriksaan sederhana dan penerapan pola hidup sehat secara konsisten.

Ia juga menambahkan bahwa pemeriksaan IMT, lingkar perut, dan tekanan darah merupakan metode skrining yang mudah, murah, serta dapat dilakukan secara berkala di masyarakat. Hasil pemeriksaan tersebut kemudian menjadi dasar dalam memberikan edukasi kesehatan yang sesuai dengan kondisi masing-masing peserta.

Tidak hanya memperoleh hasil pemeriksaan, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai arti hasil pengukuran, faktor risiko yang dimiliki, serta langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan di rumah. Edukasi yang diberikan meliputi penerapan pola makan bergizi seimbang, pembatasan konsumsi gula, garam, dan lemak, peningkatan aktivitas fisik, serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Ketua PRA Bangunharjo I, Siti Nurjanah, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas kontribusi UAD dalam memberikan edukasi kesehatan yang mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan oleh masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut karena dinilai sangat bermanfaat bagi ibu-ibu dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dijalankan UAD melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Melalui kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan, UAD terus menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan pemberdayaan berbasis hasil riset. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-memperkuat-literasi-kesehatan-masyarakat-melalui-kegiatan-PkM-Foto.-Tim-PKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-09 09:58:012026-07-13 09:57:06UAD Perkuat Literasi Kesehatan Ibu-Ibu Aisyiyah

Tim PESTAMI UAD Olah Limbah Pisang Jadi Inovasi Ekonomi Sirkular

09/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PESTAMI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) olah limbah pisang jadi inovasi ekonomi sirkular (Foto. Tim PESTAMI)

Tim PESTAMI dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses mengukir prestasi gemilang dengan melaju ke babak semifinal Kompetisi Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) Tingkat Nasional Tahun 2026. Membawa inovasi ramah lingkungan yang solutif, tim kolaborasi lintas disiplin ilmu ini siap bersaing di panggung nasional. KBMK sendiri merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditbelmawa), Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Kompetisi ini dirancang untuk menguji kemampuan akademik sekaligus mendorong mahasiswa menciptakan solusi inovatif yang aplikatif, etis, dan berdampak nyata bagi dunia usaha serta masyarakat. Pada tahun 2026, KBMK mengusung tema “Pemanfaatan Teknologi dan Strategi Bisnis Adaptif untuk Pertumbuhan Usaha Berkelanjutan dalam Menciptakan Nilai dan Dampak melalui Transformasi Digital dan Praktik Bisnis Bertanggung Jawab.”

“Motivasi utama kami mengikuti KBMK adalah untuk menguji sejauh mana ide dan inovasi yang kami kembangkan mampu memberikan solusi nyata terhadap permasalahan di masyarakat,” jelas Arya, “kami melihat KBMK bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan kemampuan dalam bidang bisnis, riset, serta komersialisasi teknologi.” Tambahnnya.

Komristek dan Inovasi Ekonomi Sirkular Berbasis ESG

Dari lima bidang lomba yang tersedia, yaitu Perencanaan Bisnis, Riset Investasi, Keuangan Audit Investigatif, Penulisan Karya Tulis Ilmiah, dan Komersialisasi Riset dan Teknologi Tepat Guna (KOMRISTEK), Tim PESTAMI memilih bertanding pada bidang KOMRISTEK. Gagasan utama yang diusung oleh Tim PESTAMI berfokus pada SDGs 12 atau Responsible Consumption and Production, yaitu dengan menyulap limbah kulit dan batang pisang menjadi produk pangan berupa mie yang bernilai ekonomis tinggi. Inovasi ini mengedepankan konsep ekonomi sirkular serta pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Ide ini berawal dari keresahan kami saat berkunjung ke pabrik pengolahan pisang serta bertemu petani setempat. Kulit dan batang pisang belum memiliki sistem pengolahan yang terstruktur dan hanya menjadi limbah. Padahal, riset kami menunjukkan kedua bahan ini memiliki kandungan gizi yang sangat baik untuk produk pangan,” ujar Arya Eka Putra, Ketua Tim PESTAMI.

Produk tersebut kini telah diproses menggunakan teknologi pengolahan skala industri dan didukung dengan uji laboratorium untuk memastikan keamanan serta kualitasnya sehingga layak dikonsumsi.

Sinergi Lintas Disiplin Ilmu

Keunggulan Tim PESTAMI tidak hanya terletak pada produknya, tetapi juga pada komposisi tim yang solid. Didampingi oleh Retnosyari Septiyani, S.T.P., M.Sc. selaku Dosen Pendamping dari Program Studi Bisnis Jasa Makanan UAD, tim ini beranggotakan tiga mahasiswa bertalenta, antara lain Arya Eka Putra, mahasiswa Prodi Bisnis Jasa Makanan angkatan 2023 sebagai Ketua Tim sekaligus Chief Financial Officer (CFO), Muhammad Fajar Habibie, mahasiswa Prodi Teknik Industri di bagian pemasaran, dan Muhammad Al Afif, mahasiswa Prodi Teknik Industri di bagian produksi.

“Meskipun berasal dari program studi yang berbeda, perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan kami. Setiap anggota membawa keahlian masing-masing untuk melengkapi strategi bisnis, analisis pasar, hingga proyeksi keberlanjutan usaha ini,” tambah Arya.

Bangkit dari Kegagalan Masa Lalu

Pencapaian menuju semifinal ini tidak didapatkan secara instan. Persiapan Tim PESTAMI rupanya telah dimulai sejak tahun 2025 lalu dengan gagasan yang sama. Namun, karena kendala teknis tertentu, mereka terpaksa menarik usulan tersebut dan menyudahi kompetisi lebih awal. Namun, kegagalan tersebut dijadikan sebagai momentum evaluasi total. Mereka memperbaiki kekurangan, menyempurnakan ide, dan memantapkan komunikasi tim. Kerja keras tersebut akhirnya terbayar lunas pada tahun ini dengan keberhasilan menembus babak semifinal.

Tantangan Menuju Grand Final di UNSOED

Perjalanan Tim PESTAMI masih berlanjut. Hingga saat ini, seluruh rangkaian tahapan seleksi administrasi dan penilaian berkas berlangsung secara daring. Untuk melangkah ke babak Grand Final, mereka harus kembali melengkapi dokumen dan melewati proses seleksi semifinal yang ketat. Jika berhasil lolos ke babak Grand Final, kompetisi akan dialihkan secara luring yang direncanakan bertempat di Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), bersamaan dengan rangkaian acara Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo.

Tantangan terbesar yang kini dihadapi tim adalah mengedukasi masyarakat guna mengubah stereotip bahwa produk berbahan dasar limbah ini aman, higienis, dan memiliki nilai tambah. Melalui kompetisi ini, Tim PESTAMI berharap dapat membawa nama baik program studi, fakultas, dan Universitas Ahmad Dahlan di tingkat nasional, sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa mampu menjadi motor penggerak yang berdampak bagi lingkungan dan perekonomian. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PESTAMI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-olah-limbah-pisang-jadi-inovasi-ekonomi-sirkular-Foto.-Tim-PESTAMI.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-09 08:15:022026-07-13 09:57:22Tim PESTAMI UAD Olah Limbah Pisang Jadi Inovasi Ekonomi Sirkular

PPK Ormawa RDC UAD Kenalkan Inovasi Robotika untuk Atasi Hama Tikus

08/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

PPK Ormawa RDC Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan inovasi robotika untuk atasi hama tikus (Foto. PPKO RDC UAD)

Robotic Development Community (RDC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Sosialisasi Akbar Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) di Desa Karangtengah sebagai langkah awal pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung ada 17 Juni 2026 dan bertujuan memperkenalkan RDC UAD beserta program inovasi robotika yang dirancang untuk membantu mengatasi permasalahan hama tikus yang selama ini menjadi tantangan utama bagi para petani di desa tersebut.

Sosialisasi dihadiri oleh 46 peserta yang terdiri atas berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan. Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Karangtengah Haryanto, Kepala Dukuh Sumardiyono, Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) UAD Prof. Dr. Ir. Siti Jamilatun, M.T., IPM., dosen pendamping Ir. Phisca Aditya Rosyady, S.Si., M.Sc., perwakilan ibu-ibu PKK, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), pemuda Karang Taruna yang tergabung dalam AMMI Karangtengah, serta masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, tim PPK Ormawa RDC UAD memperkenalkan profil organisasi, berbagai inovasi robot yang telah dikembangkan, serta memaparkan program kerja yang akan diimplementasikan di Desa Karangtengah. Melalui pemaparan tersebut, masyarakat memperoleh gambaran mengenai pemanfaatan teknologi robotika sebagai solusi terhadap persoalan yang dihadapi di sektor pertanian.

Ketua Pelaksana PPK Ormawa RDC UAD, Rahadian Candra Vima Yoga, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi bersama masyarakat sebelum program dijalankan. “Kami ingin memastikan teknologi yang kami kembangkan benar-benar menjawab kebutuhan warga, khususnya para petani. Sosialisasi ini menjadi ruang bagi kami untuk mendengar langsung berbagai permasalahan di lapangan sekaligus memperkenalkan solusi yang kami rancang bersama masyarakat Desa Karangtengah,” ujarnya.

Salah satu fokus utama program adalah pengembangan dan implementasi robot yang dirancang untuk membantu mengendalikan hama tikus secara lebih efektif dan efisien. Tim menjelaskan fungsi, cara kerja, serta manfaat teknologi tersebut sebagai bagian dari upaya mendukung produktivitas pertanian dan mengurangi kerugian yang selama ini dialami petani akibat serangan hama.

Lurah Karangtengah, Haryanto, mengatakan, “Permasalahan hama tikus sudah lama menjadi keluhan para petani kami. Kami sangat mengapresiasi kepedulian mahasiswa UAD yang mau turun langsung membantu mencari solusi. Semoga program ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat Karangtengah,” tuturnya.

Melalui program ini, tim PPK Ormawa RDC UAD berharap inovasi robotika yang dikembangkan dapat menjadi solusi nyata dalam mendukung pengendalian hama sekaligus mendorong penerapan konsep smart farming yang berkelanjutan. Selain itu, program ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat inovasi di kalangan generasi muda desa serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Dekan Fakultas Teknologi Industri UAD, Prof. Dr. Ir. Siti Jamilatun, M.T., IPM., menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program tersebut sebagai bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. “Kegiatan ini menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi yang dipelajari di kampus dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kami berharap program PPK Ormawa RDC UAD ini menjadi contoh kolaborasi yang baik antara perguruan tinggi dan desa dalam menjawab berbagai tantangan nyata,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Antusiasme peserta yang berasal dari pemerintah desa, kelompok tani, PKK, hingga pemuda Karang Taruna menunjukkan besarnya harapan terhadap keberhasilan program yang akan dijalankan.

Melalui sosialisasi akbar ini, tim PPK Ormawa RDC UAD berharap seluruh rangkaian program dapat terlaksana dengan baik, memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Karangtengah, serta menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan dalam menyelesaikan persoalan masyarakat melalui inovasi dan pengembangan teknologi. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PPK-Ormawa-RDC-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-inovasi-robotika-untuk-atasi-hama-tikus-Foto.-PPKO-RDC-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-08 09:20:412026-07-09 07:38:21PPK Ormawa RDC UAD Kenalkan Inovasi Robotika untuk Atasi Hama Tikus

UAD Perkuat Komitmen Green Campus melalui Pelatihan Pengelolaan Sampah

08/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) perkuat komitmen green campus melalui pelatihan pengelolaan sampah (Foto. BSP UAD)

Sebagai upaya memperkuat komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan penerapan prinsip-prinsip Green Campus, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah menyelenggarakan workshop dan pelatihan pemilahan dan pengolahan sampah bagi 70 orang petugas kebersihan pada Senin, 29 Juni 2026, di ruang smart class, Gedung Noeng Muhadjir Kampus I UAD.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja sama antara Biro Sarana dan Prasarana, Pusat Studi Energi dan Lingkungan UAD, serta World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia.

Pelatihan ini bertujuan membekali pengetahuan para petugas kebersihan mengenai manajemen pengelolaan sampah dari hulu ke hilir. Peserta diharapkan untuk senantiasa menjalankan tugas dengan baik serta dilatih untuk memilah sampah berdasarkan lima kategori utama, yaitu organik, anorganik (plastik dan kertas), logam dan kaca, limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), serta residu.

Peserta dibekali dengan pengetahuan terkait sampah bernilai ekonomi untuk mendukung ekonomi sirkular. Dengan demikian, harapannya peserta dapat melakukan pemilahan untuk mengurangi residu, serta mampu mengenali sampah bernilai jual agar proses recycle dan reuse berjalan maksimal.

Dalam sambutan pembukaannya, Zahrul Mufrodi selaku Kepala Biro Sarana Prasarana UAD menekankan bahwa “Sampahmu, tanggung jawabmu.” Pernyataan tersebut menegaskan bahwa seluruh sivitas akademika dan tenaga kependidikan UAD diharapkan meminimalkan timbulan sampah. Apabila menghasilkan sampah, setiap individu bertanggung jawab memilahnya dengan benar sehingga tidak membebani petugas kebersihan dalam proses pengelolaannya.

Dalam materinya, Ahmad Ahid Mudayana, Kepala Bidang Perawatan, Keamanan, dan Kerumahtanggaan, menyampaikan, “Petugas kebersihan sebagai garda terdepan untuk mewujudkan keberhasilan pengelolaan sampah di UAD”. Melalui mekanisme pengelolaan sampah ini, UAD menargetkan pengurangan sampah residu hingga 15% dalam satu tahun.

Saat ini UAD telah berhasil melakukan pengelolaan sampah secara mandiri. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak berupa penurunan jumlah sampah yang dihasilkan serta residu secara signifikan.

Pelatihan dan perbaikan pengolahan sampah ini menjadi bagian dari kontribusi nyata UAD terhadap pencapaian target pembangunan berkelanjutan (SDGs). Pelatihan ini diakhiri dengan praktik pemilahan sampah dan pengolahannya yang dipandu oleh Mia Agustina dan Fiina Ilhami Salsabila setelah istirahat dan salat Zuhur berjamaah.

Mari bersama wujudkan lingkungan kampus yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Bumi yang kita jaga saat ini merupakan warisan berharga bagi generasi yang akan datang. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-perkuat-komitmen-green-campus-melalui-pelatihan-pengelolaan-sampah-Foto.-BSP-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-08 08:57:102026-07-08 08:57:10UAD Perkuat Komitmen Green Campus melalui Pelatihan Pengelolaan Sampah

Mahasiswa Sistem Informasi UAD Raih Dua Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Bioenergi Daun Pepaya Jepang

08/07/2026/in MBKM, Prestasi /by Ard

Dio Lutvi Andre mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Dio)

Dio Lutvi Andre, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi angkatan 2024 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), kembali menorehkan prestasi gemilang. Ia berhasil memborong dua penghargaan sekaligus, yakni Juara 1 Presenter Terbaik dan Juara 2 Artikel Terbaik pada Subtema Teknologi dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD ini berlangsung sejak 9 April hingga 16 Mei 2026, dengan pengumuman pemenang pada 20 Mei 2026. Persaingan dalam ajang tersebut terbilang sangat ketat karena diikuti oleh 557 peserta yang berasal dari 43 perguruan tinggi di Indonesia, termasuk kampus-kampus ternama seperti UI, UGM, dan UPN “Veteran” Yogyakarta.

Dalam kompetisi ini, Dio mengangkat karya ilmiah berjudul “Daun Pepaya Jepang (Cnidoscolus aconitifolius): Energi Ramah Lingkungan, Terbarukan, Aman Wujudkan Indonesia Nol Emisi 2050″. Ide inovatif ini lahir dari keprihatinannya terhadap tingginya ketergantungan Indonesia pada bahan bakar fosil yang memicu krisis iklim, serta beratnya langkah menuju target Nol Emisi di tahun 2050.

Dio menjelaskan bahwa daun pepaya jepang, yang kerap hanya dianggap sebagai gulma, ternyata memiliki potensi luar biasa sebagai sumber bioenergi karena kandungan minyak nabatinya yang tinggi. Tanaman ini dapat tumbuh subur di lahan marginal tanpa merusak hutan lindung, dan tidak bersaing dengan bahan pangan pokok seperti sawit atau jagung.

Inovasi pengolahan daun pepaya jepang menjadi biodiesel atau biogas ini dinilai aman dan rendah emisi. Karya tersebut juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-7 mengenai Energi Bersih dan Terjangkau, serta poin ke-13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.

Mahasiswa yang juga aktif dalam komunitas Novo Club Paragon Corp dan berstatus sebagai Google Student Ambassador 2026 ini mengungkapkan bahwa persiapan lomba memakan waktu sekitar dua hingga empat minggu. Proses tersebut meliputi pencarian potensi lokal, riset permasalahan, penyusunan strategi, hingga tahap eksekusi penulisan. Menghadapi ratusan delegasi hebat justru memacu Dio untuk semakin mematangkan data dan argumen ilmiah pada artikelnya.

Ke depannya, Dio berharap gagasan ini tidak sekadar berakhir sebagai konsep di atas kertas kompetisi. Ia ingin membuktikan bahwa solusi energi hijau dapat lahir dari riset anak bangsa, serta berharap karyanya mampu menginspirasi kolaborasi nyata dalam bentuk pilot project energi terbarukan yang aplikatif di Indonesia. (ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dio-Lutvi-Andre-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Dio.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-08 08:42:302026-07-08 08:42:30Mahasiswa Sistem Informasi UAD Raih Dua Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Bioenergi Daun Pepaya Jepang

Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD Latih Kader Caturharjo Gunakan Alat Kesehatan

07/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

PPK Ormawa IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) latih kader gunakan alat kesehatan di Caturharjo Bantul (Foto. PPKO IMM FKM UAD)

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus mematangkan implementasi program HAMEMAYU WARASING DESA. Pada Sabtu, 27 Juni 2026, tim mahasiswa kembali menggelar kegiatan Pelita Kader Pertemuan 2 yang bertempat di Balai Desa Kalurahan Caturharjo.

Acara ini dihadiri oleh Kamituwa Kalurahan Caturharjo Bapak Agung, Dosen Pembimbing PPK Ormawa IMM FKM UAD Drs. Hadi Sasongko, M.Si., serta para kader kesehatan setempat. Dalam sambutannya, Bapak Agung menegaskan dukungan penuh pemerintah kalurahan terhadap kegiatan ini sebagai upaya penguatan kapasitas kader dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Sejalan dengan hal tersebut, Drs. Hadi Sasongko, M.Si. turut memberikan arahan mengenai urgensi pemahaman kader terhadap penggunaan alat ukur kesehatan. Menurutnya, ketepatan penggunaan alat merupakan dasar yang sangat penting dalam pelaksanaan skrining dan deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM).

Pada pertemuan kali ini, Tim Pelaksana PPK Ormawa IMM FKM UAD turun langsung sebagai pemateri dan pendamping. Rangkaian materi diawali dengan sesi pre-test, disusul dengan pengenalan, cara penggunaan, dan interpretasi hasil dari berbagai alat kesehatan. Alat-alat yang dipelajari meliputi alat ukur Tinggi Badan (TB), Berat Badan (BB), pengukur Rasio Lingkar Perut Pinggang (RLPP), alat pemeriksaan Glucose, Cholesterol, Uric Acid (GCU), hingga tensimeter untuk tekanan darah.

Tidak sekadar teori, para kader kesehatan langsung mempraktikkan simulasi penggunaan alat ukur secara mandiri dengan pendampingan melekat dari mahasiswa. Sesi praktik ini terbukti efektif mengasah keterampilan teknis kader yang dibuktikan melalui peningkatan hasil pada sesi post-test di akhir pemaparan.

Sebagai langkah inovatif lanjutan, Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD juga memanfaatkan momen ini untuk memperkenalkan Kartu JATI WARAS. Kartu ini didesain sebagai instrumen pemantauan kesehatan terpadu yang berfungsi mencatat hasil skrining dan mengidentifikasi faktor risiko PTM secara lebih sistematis.

Melalui sinergi yang terbangun antara mahasiswa, dosen, pemerintah kalurahan, dan warga, para kader kesehatan Caturharjo diharapkan semakin terampil, percaya diri, dan mandiri dalam melakukan skrining kesehatan di tengah masyarakat. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PPK-Ormawa-IMM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-latih-kader-gunakan-alat-kesehatan-di-Caturharjo-Bantul-Foto.-PPKO-IMM-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-07 13:31:252026-07-07 13:31:25Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD Latih Kader Caturharjo Gunakan Alat Kesehatan

KKN UAD Kenalkan Eco-Enzyme sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik

07/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan eco-enzyme sebagai solusi pengolahan sampah organik (Foto. KKN UAD)

Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Periode 104 Unit I.C.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan pelatihan dan praktik pembuatan eco-enzyme pada 29 Mei 2026, di RW 12, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik rumah tangga menjadi produk yang bernilai guna sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang kreatif dan berkelanjutan.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian, manfaat, dan tahapan pembuatan eco-enzyme, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung bersama masyarakat. Peserta diajarkan memilih bahan organik yang sesuai, mencampurkan bahan dengan komposisi yang tepat, serta memahami proses fermentasi hingga eco-enzyme siap digunakan.

Mahesa, mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat selaku pemateri, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap limbah rumah tangga.

“Melalui pelatihan ini kami ingin menunjukkan bahwa sampah organik tidak harus berakhir di tempat pembuangan akhir. Dengan pengolahan yang sederhana, limbah dapur dapat diubah menjadi eco-enzyme yang bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga maupun lingkungan,” ujar Mahesa.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Unit I.C.3, Ahmad Faizal Rangkuti, S.K.M., M.Kes. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk edukasi yang dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat.

“Program ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun kebiasaan masyarakat untuk mengelola sampah organik secara mandiri. Harapannya, pengurangan sampah dapat dimulai dari tingkat rumah tangga sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” jelasnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ketua RW 12 Sorosutan, Prof. Dr. H. Suwandi, S.Ag., M.Ag., M.Pd. mengapresiasi pelaksanaan program tersebut.

“Pelatihan seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan yang mudah diterapkan oleh warga. Kami berharap masyarakat dapat mempraktikkan pembuatan eco-enzyme secara rutin sehingga jumlah sampah organik dapat berkurang dan lingkungan menjadi lebih bersih,” ungkapnya.         

Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan baru mengenai pengelolaan sampah organik, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Program pelatihan pembuatan eco-enzyme diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah secara mandiri serta mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-eco-enzyme-sebagai-solusi-pengolahan-sampah-organik-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-07 08:48:542026-07-07 09:08:11KKN UAD Kenalkan Eco-Enzyme sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik
Page 1 of 26123›»

TERKINI

  • KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah14/07/2026
  • Keluarga Teater PeBei Sukses Gelar Pementasan Fragmen Lama14/07/2026
  • FPPTI DIY Perkuat Peran Perpustakaan melalui Pelantikan Pengurus Baru Periode 2026–202914/07/2026
  • Google Student Ambassador UAD Gelar Sharing Session Pemanfaatan Gemini dan NotebookLM14/07/2026
  • Peraturan UAD Nomor 1 dan Nomor 2 Tahun 202614/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih 2 Gelar pada SILAT APIK PTMA 202614/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 1 Kasau Championship 202614/07/2026
  • Dandi Saputra Mahasiswa UAD Raih Juara 2 Kompetisi Esai Nasional13/07/2026
  • Kupas Sastra sebagai Media Perlawanan Sosial, Athaya Hanun Raih Juara 2 Kompetisi Oral12/07/2026
  • Tim Debat UAD Juara 2 Lomba Debat Bahasa Indonesia di Pontianak12/07/2026

FEATURE

  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top