Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional

Mahasiswa PBI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih silver medal di ajang LETIN 7 (Foto. Mahasiswa PBI)
Kembali mengharumkan nama Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), tim mahasiswa yang terdiri atas Muh. Salman Alfarisi, Anis ‘Aziizah, dan Raehanah Rezky Amaliyah berhasil meraih Silver Medal dalam Lomba Esai Tingkat Nasional (LETIN 7). Ajang kompetisi ini diselenggarakan pada Sabtu, 14 Februari 2026, bertempat di Universitas Janabadra, Yogyakarta.
Tim delegasi UAD ini mengangkat inovasi bertajuk Youth Cultural Rangers, yaitu sebuah strategi transformasi pemuda dalam pelestarian budaya dan penguatan daya saing pariwisata secara berkelanjutan di Indonesia. Pendekatan yang digunakan dalam inovasi ini adalah pelestarian budaya berbasis pemberdayaan pemuda yang terintegrasi dengan penguatan pariwisata berkelanjutan. Pendekatan tersebut menekankan tiga strategi utama, yakni literasi budaya, konservasi aktif berbasis komunitas, dan digitalisasi budaya.
Raehanah selaku perwakilan tim mengungkapkan tujuan utama dari gagasan inovasi yang mereka bawakan. “Youth Cultural Rangers diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang berperan sebagai agen transformasi untuk menjaga identitas lokal sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata nasional,” ungkap Raehanah.
Selain perlombaan, Universitas Janabadra yang bekerja sama dengan Lembaga Setara Prisma Nusantara juga menyediakan serangkaian field trip yang diikuti oleh tim mahasiswa PBI UAD. Rombongan mahasiswa diajak berkunjung ke Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Ibarbo Park pada Minggu, 15 Februari 2026. Menutup wawancara, Raehanah menyampaikan harapan ke depannya setelah memenangi kompetisi ini.
“Saya berharap pencapaian ini dapat memperluas wawasan serta mengantarkan saya untuk bertemu dengan orang-orang hebat yang memiliki berbagai sudut pandang serta ide yang dapat saya jadikan pelajaran dan saya kembangkan ke depannya. Saya juga berharap dapat terus membanggakan keluarga, dosen, dan universitas,” tambah Raehanah. (Juni)









