• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Belum Sampai Empat Bulan Kuliah di UAD, Dinda Sudah Meraih Prestasi

06/01/2020/in Prestasi /by NewsUAD

Adinda Nur Fitriyah yang akrab dipanggil Dinda, sejak kecil mempunyai bakat menyanyi dengan lagu bahasa Arab. Sejak kecil pula, ia beberapa kali mengikuti lomba nyanyi dan sering membawa pulang piala. Untuk mengembangkan bakatnya, ia banyak belajar dengan seniornya, dan itu pun tidak hanya satu senior saja yang melatihnya.

Biasanya sebelum mengikuti lomba nyanyi Arab, perempuan asal Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, ini selalu berlatih setiap hari sembari mencari-cari baju buat tampil. Ditambah lagi, orang tuanya sangat mendukung bakatnya itu. Orang tuanya juga kerap menyuruh Dinda untuk terus latihan dengan cara mendengar lagu-lagu Arab yang terbaru, bahkan selalu memberi rekomendasi lagu-lagu Arab yang bagus, supaya anaknya belajar dari lagu itu.

Dinda saat meraih juara 1 lomba nyanyi Arab yang diadakan HPS BSA FAI UAD

Dinda mengaku, ia sangat menyukai penyanyi laki-laki dari Mesir bernama Tamer Hosny.

“Selain suaranya bagus, ia juga punya banyak album lagu Arab. Ia juga tampan, jadi banyak kaum hawa yang mengidolakannya,” ungkapnya, Kamis (12-12-2019).

Sejak duduk di bangku Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dinda sudah dua kali meraih kejuaraan lomba. Pertama pada 7−8 Oktober 2019, ia berhasil meraih juara satu lomba nyanyi Arab tingkat nasional yang diadakan Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (HMPS BSA) FAI UAD, diikuti oleh 21 PTN dan PTS.

Tidak berselang lama, Dinda kembali meraih prestasi lagi. Kali ini ia mengikuti lomba nyanyi Arab di luar UAD yakni IAIN Surakarta tingkat Jateng-DIY.

“Saya baru dua kali menang lomba sejak kuliah di UAD, dan rasanya senang sekali karena saya baru masuk kuliah di sini. Belum sampai empat bulan, saya sudah bisa meraih juara 1 di dua lomba sekaligus. Saya berharap ke depannya semoga saya bisa mendapatkan prestasi lebih banyak lagi,” katanya. (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dinda-saat-meraih-juara-1-lomba-nyanyi-Arab-yang-diadakan-HPS-BSA-FAI-UAD.jpeg 641 653 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2020-01-06 10:25:052020-01-06 10:25:05Belum Sampai Empat Bulan Kuliah di UAD, Dinda Sudah Meraih Prestasi

Lukisan yang Menjunjung Persatuan Indonesia

23/12/2019/in Prestasi /by NewsUAD

Karya lukis Oktavia Eka Safitri mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berhasil raih peringkat 2 The Best Populer dalam ajang International Event 2019 yang diselenggarakan Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD.

Okta menyajikan lukisan yang sangat menarik terkait persatuan Indonesia. Di dalam lukisannya itu, ia melukis teko yang menuangkan air ke cangkir dan tiga tangan yang mengepal. Dalam cangkir, Okta melukiskan peta Indonesia. Sedangkan air yang keluar dari teko, ia mengilustrasikan berbagai budaya yang ada di Indonesia.

“Jadi, cangkir itu adalah Indonesia yang menjadi wadah dari berbagai budaya yang tertuang dari teko. Terus tiga tangan yang mengepal, melambangkan persatuan Indonesia,” terangnya saat ditemui di Kampus III UAD Jln. Prof . Dr. Soepomo, S.H., Janturan, Yogyakarta, Rabu (2-12-2019).

Lewat lukisannya, perempuan asal Riau itu ingin menjunjung sifat toleransi. Sebab menurutnya, Indonesia yang memiliki banyak agama bisa tetap bersatu dengan adanya tolerasi itu. Apalagi Indonesia juga memiliki semboyan yang dinamakan Bhinneka Tunggal Ika.

“Meskipun banyak perbedaan kita bisa hidup tenteram, sejahtera, dan tidak ada konflik,” ungkapnya.

Lepas dari itu, awalnya Okta takut mengikuti lomba lukis karena sebelumnya belum pernah mengikuti lomba. Sedangkan kalau melukis, ia lebih sering melukis kaligrafi. Namun berkat dukungan serta motivasi dari orang tua dan kakak tingkat yakni Novelia, ia mampu melawan rasa takutnya.

“Ke depannya semoga saya bisa ikut lomba lagi biar dapat prestasi dan bisa membanggakan orang tua. Karena dengan lomba, saya bisa belajar untuk lebih baik lagi,” harapnya.

Selain itu, International Event 2019 yang berlangsung dari tanggal 27−30 November 2019 juga menyelenggarakan lomba fotografi, nyanyi, dan camp internasional yang diikuti oleh berbagai mahasiswa asing. (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/penerima-hadiah-UAD.jpg 1693 2193 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-12-23 14:50:472019-12-23 14:50:47Lukisan yang Menjunjung Persatuan Indonesia

Raih Juara 3 Debat walau Persiapan serba Minimalis

22/12/2019/in Prestasi /by NewsUAD

Kontingen mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih juara 3 dalam cabang lomba Debat Bahasa Arab di IAIN Surakarta, 30−31 Oktober 2019. Mereka terdiri atas tiga mahasiswa yakni Mohammad Fajar Fauzi Rahman, Aditya Prayogo, dan Adi Satrio.

Menariknya, mereka mengikuti lomba dengan minim persiapan dan latihan. Dari keterangan Mohammad Fajar Fauzi, bisa dibilang persiapan untuk mengikuti lomba tidak ada sama sekali, hanya satu hari untuk persiapannya. Satu hari itu digunakan untuk membahas strategi dalam lomba debat, tidak lagi belajar mengucapkan bahasa Arab dengan baik dan benar.

“Kesulitan kemarin adalah mencari teman. Dua minggu sebelum lomba, saya mengajak teman-teman untuk ikut lomba debat bahasa Arab di IAIN Surakarta. Awalnya banyak yang mau ikut, tetapi lambat laun mereka banyak yang membatalkan ikut lomba. Alhasil tiga hari sebelum lomba, saya langsung rekrut dua orang untuk gabung dan ikut lomba,” kata Fajar saat diwawancara, Kamis (12-12-2019).

Banyak kesulitan yang harus dilalui dalam debat, salah satunya berbicara bahasa Arab. Tetapi ketika lomba, mereka berbicara bahasa Arab secara spontanitas tanpa pikir panjang. Kata Fajar, paling penting dalam berbicara bahasa Arab dalam debat ialah juri paham, lawan paham, dan perdebatan bisa berjalan lancar.

Apalagi materi debat menyinggung isu yang lagi hangat yaitu peraturan ganjil-genap di Jakarta, pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan, dan beasiswa untuk orang kaya yang tidak perlu. Selama perlombaan, mereka lebih mengandalkan strategi dalam debat, misalnya jika jadi tim kontra, mereka akan mengajukan pertanyaan ke lawan, jika lawan memberi jawaban, mereka akan membantah dengan cara menguatkan argumen sebelumnya.

“Intinya kami menguatkan argumen kami sekuat-kuatnya agar tidak bisa dibantah oleh lawan. Apabila mereka membantah, kami menyiapkan argumen yang sekiranya bisa menguatkan argumen sebelumnya,” ungkapnya.

Dengan lomba tersebut, Fajar sebagai perwakilan dari tim debat BSA sangat berharap mahasiswa BSA bisa semakin antusias dan berpartisipasi untuk mengikuti lomba apa pun, tidak hanya lomba debat saja.

“Dan alhamdulillah setelah kemarin kami dapat juara, animo dari mahasiswa BSA semakin meningkat untuk belajar dan mengikuti lomba. Teman-teman yang lain bisa bergabung belajar dan ikut lomba bersama kami. Akhirnya setiap hari Senin kami rutin mengadakan latihan debat, nanti juga ada latihan kaligrafi dan latihan menyanyi,” imbuhnya. (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/juara-lomba-uad.jpg 1416 2120 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-12-22 15:44:222020-01-14 15:45:50Raih Juara 3 Debat walau Persiapan serba Minimalis

UKM Taekwondo Pulang Bergelimang Medali

21/11/2019/in Prestasi /by NewsUAD

Dalam Kejuaraan Nasional Milenia Taekwondo Championship yang berlangsung di Jakarta, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sabet 12 emas, 7 perak, dan 6 perunggu, sekaligus membawa pulang piala tim terbaik.

Saat konferensi pers di Ruang Sidang Utama Kampus I UAD Jln. Kapas, Semaki, Yogyakarta, Dr. Hadi Suyono, S.Psi, M.Si. selaku pembina UKM Taekwondo menyambut prestasi itu dengan bangga. Ia menegaskan, prestasi yang baik tentu melalui proses dahulu, tidak mungkin datang dengan cara instan begitu saja. Ia pun bersyukur karena dengan ini manajemen organisasi UKM Taekwondo sudah berjalan dengan baik.

“Kunci keberhasilan yang kami dapatkan berasal dari manajemen organisasi UKM yang alhamdulillah sangat rapi, bahkan mulai dari proses menyiapkan regenerasi. Dari tahun ke tahun, proses regenerasi itu berjalan sangat baik sehingga raihan prestasi juga dihasilkan dengan baik,” ungkapnya, Senin (4-11-2019).

Hadi melanjutkan, ketua yang lama berkewajiban mendidik ketua yang baru sampai ketua yang baru bisa berdiri sendiri. Ketika sudah bisa berdiri, ketua yang lama bakal menjadi manager tim.

“Terbukti sekarang tiga ketua turut hadir di sini. Regenerasi itulah yang kami tekankan ke adik-adik UKM Taekwondo,” tandasnya.

Selain itu, Hadi juga menekankan pada anggota UKM Taekwondo bahwa tidak ada alasan UKM Taekwondo tidak berprestasi, kalau tidak berprestasi berarti salah sendiri. Apalagi Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) sudah sangat mendukung.

“Berapa pun peserta yang mau ikut bertanding, semua akan diberangkatkan. Di mana pun tempat kejuaraannya, selalu didukung dan disetujui oleh Bimawa.”

Dr. Dedi Pramono, M.Hum., selaku kepala Bimawa menyinggung, sebuah kebanggaan dan kehormatan, karena UKM Taekwondo yang berangkat ke Jakarta dan pulang meraih kemenangan sekaligus menjadi kontingen terbaik.

“Oleh karena itu, dimungkinkan masa depan saudara jalannya tidak ditentukan oleh akadamik saja, melainkan dari kemampuan saudara di taekwondo. Maka Bimawa tidak akan segan-segan untuk mendorong terus kemampuan-kemampuan dan prestasi-prestasi yang akan bermanfaat bagi Anda serta lembaga,” katanya. (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-bersama-kontingan-UKM-Taekwindo-di-Ruang-Sidang-Utama-Kampus-1-UAD.jpg 864 1296 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-11-21 08:22:352019-11-21 08:22:35UKM Taekwondo Pulang Bergelimang Medali

Lagi-Lagi TS UAD Bawa Pulang Piala Juara Umum

14/11/2019/in Prestasi /by NewsUAD

Airlangga Championship Tapak Suci National Open merupakan perlombaan silat yang setiap tahun rutin diselenggarakan oleh Universitas Airlangga, Surabaya. Pada tanggal 21−26 Oktober 2019 merupakan perhelatan yang ke-10 kalinya. Tidak mau ketinggalan, Ortom Tapak Suci (TS) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) turut kembali berpartisipasi.

Seperti tahun sebelumnya, TS UAD lagi-lagi pulang dengan menyandang juara umum 1 dengan memperoleh 15 medali, 9 emas, 3 perak, dan 3 perunggu. Selain itu, pesilat baru TS UAD atas nama Robby Firdauzy Alfenjy dinobatkan sebagai pesilat terbaik putra dewasa.

“Prestasi itu sebenarnya bukan kejutan, karena hal ini sudah biasa di TS. Salah satu atlet TS juga menjadi pesilat terbaik. Kebetulan pesilat terbaik kami, merupakan pesilat yang baru atau mahasiswa baru, dan baru kali ini menjadi tahun pertamanya di UAD,” kata Gatot Sugiharto, S.H., M.H., selaku pembina TS UAD kepada wartawan di Ruang Sidang Utama Kampus 1 UAD Jln. Kapas, Semaki, Yogyakarta, Senin (4-11-2019).

Dari keterangan Gatot, prestasi ini langkah awal untuk berproses pada event perlombaan berikutnya. Sebab pada 1−2 Desember mendatang, TS UAD akan mengikuti kompetisi yang skalanya lebih besar, yaitu kompetisi internasional yang diselenggarakan di Universitas Lampung.

Pada Februari 2020, TS UAD juga bakal kembali mengikuti event yang tidak kalah bergensi meskipun skalanya nasional. Penyelenggaranya yakni Ikatan Pancak Silat Indonesia (IPSI). TS UAD tidak hanya melawan teman seperguruan saja, melainkan melawan seluruh perguruan pancak silat yang ada di Indonesia.

Di sisi lain, Dr. Dedi Pramono, M.Hum. selaku Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) merasa salut dan berterima kasih kepada TS UAD. (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-bersama-kontingan-TS-UAD-di-Ruang-Sidang-Utama-2.jpg 864 1296 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-11-14 10:12:332019-11-14 10:12:33Lagi-Lagi TS UAD Bawa Pulang Piala Juara Umum

Pemantik, Film Pendek yang Membangun Jiwa Siswa

04/11/2019/in Prestasi /by NewsUAD

“‘Pemantik’ adalah film pendek yang mengandung pesan untuk membangun jiwa siswa yang lahir dari berbagai latar belakang, suku, dan keadaan ekonomi menengah ke bawah untuk bisa mengubah semuanya. Sebab, masa depan kita yang menentukan, selagi ada kemauan untuk mengubahnya,” ungkap Fikri Arif Gumelar saat ditemui di kosnya Jln. Sidikan, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta, Senin (28-10-2019).

Film “Pemantik” menceritakan tentang seorang anak yang tidak mampu dan ditinggalkan oleh orang tuanya. Ditambah anak itu dirundung oleh teman-temannya. Tetapi ia berhasil bangkit kembali dengan bantuan guru Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolahnya.

“Film ini condong pada peran guru BK dan daya juang anak itu. Sedangkan bullying sendiri hanya konflik di film yang dialami oleh si tokoh,” kata mahasiswa dari Program Studi BK Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tersebut.

Menariknya, awalnya film ini digarap untuk bahan skripsinya Fikri. Namun karena ada dorongan dari dosen BK untuk mencoba mengikutsertakan film itu untuk lomba, jadi ia dan Diany Noor Inayaty Fornia, Angestuty Khasanah Suyono, serta Bagus Kurniawan mengembangkan lagi untuk diikutkan ke lomba film pendek skala nasional di Universitas Tadulako, Palu.

“Dan alhamdulillah filmnya lolos lima besar. Sampai pada akhirnya bisa membawa pulang piala juara 1. Di situ UAD merupakan satu-satunya perguruan tinggi swasta yang lolos di sana,” jelasnya.

Selama mengikuti lomba, UAD berperan sangat bagus. Fikri mengungkapkan, secara pribadi ia sangat terbantu. Selain itu, ia berharap mahasiswa lainnya bisa meneruskan budaya prestasi. Karena sayang sekali jika itu tidak dijaga, nama UAD sudah terkenal ke mana-mana. (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-bersama-mahasiswa-BK-UAD-setelah-menerima-piala-1.jpeg 780 1040 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-11-04 11:02:402019-11-04 11:02:40Pemantik, Film Pendek yang Membangun Jiwa Siswa

Plester Antinyeri dari Bahan Herbal

31/10/2019/in Prestasi, Terkini /by NewsUAD

Tiga mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) atas nama Kalfin Juniardi Sani, Arsynnur Pratiwi, dan Nursahsa Awalia sukses mendapatkan juara 1 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat nasional. Perlombaan yang bergengsi ini berlangsung di Universitas Sriwijaya pada 27−29 September 2019.

LKTI yang disuguhkan ketiga mahasiswa Farmasi tersebut berjudul Inovasi Plester Antinyeri Herbal dari Lidah Buaya (Pleslibu) dengan Onset Cepat, Praktis, dan Efektif sebagai Upaya Menurunkan Angka Kesakitan Akibat Nyeri. Dalam perlombaan itu, mereka diberi waktu 10 menit untuk mempresentasikan LKTI-nya dan l5 menit tanya jawab dengan juri.

Kalfin Juniardi Sani, Arsynnur Pratiwi, dan Nursahsa Awalia mahasiswa Farmasi UAD, penulis LKTI berjudul Inovasi Plester Antinyeri Herbal dari Lidah Buaya (Pleslibu) dengan Onset Cepat, Praktis, dan Efektif sebagai Upaya Menurunkan Angka Kesakitan Akibat Nyeri

Dari keterangan Nursahsa Awalia, kajian dalam LKTI ini menjelaskan produk plester antinyeri dari bahan herbal lidah buaya, yang sangat simpel dan praktis kalau dibawa ke mana-mana. Tidak hanya itu saja, produk ini tidak mengandung efek samping yang bisa merusak sel-sel seperti obat kimia lainnya.

“Jadi, kami bikin dulu zat aktifnya yang diambil dari lidah buaya. Lalu kami ekstraksi dengan menambahkan bahan lain ke dalam produk. Produk ini memiliki dua lapisan, lapisan atas dan lapisan bawah. Lapisan bawah mengandung obatnya sedangkan yang di atas sebagai bahan perekat di kulit,” jelas Shasa.

Kelebihan dari produk ini karena memakai bahan alami yakni lidah buaya yang memanfaatkan bahan alam, dan bentuknya yang praktis serta mudah dibawa ke mana-mana. Bagi orang yang susah menelan obat tablet juga tidak perlu khawatir lagi, cukup memakai produk ini. Selain itu, cara pemakainya sangat ringkas dan gampang tentunya.

Namun produk dalam LKTI ini perlu dilakukan pengujian lebih lanjut karena kajian LKTI ini diambil dari penelusuran studi literaratur yang ada di jurnal-jurnal ilmiah. Pengujiannya harus memastikan apakah zat aktifnya benar-benar bisa menembus kulit dan berapa lama prosesnya untuk menghilangkan nyeri.

“Setelah lomba, saya berharap produknya bisa dikembangkan lagi,” ungkap Sasha saat diwawancara di Kampus III UAD Jln. Prof. Dr. Soepomo, S.H., Janturan, Yogyakarta, Sabtu (26-10-2019). (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kalfin-Juniardi-Sani-Arsynnur-Pratiwi-dan-Nursahsa-Awalia-mahasiswa-Farmasi-UAD-2.jpeg 713 855 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-10-31 09:47:392019-10-31 09:47:39Plester Antinyeri dari Bahan Herbal

Khoniatur Rohmah, Peraih Juara 1 Cabang Lomba Orienteering

26/10/2019/in Prestasi /by NewsUAD

The 1st Internasional of Nationality and Diversity Camp (TINDICA) merupakan ajang perlombaan skala internasional. Belum lama ini, kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Universitas Negeri Semarang yang berlangsung pada 11−13 Oktober 2019, dan mengusung tema “Unity in Diversity”.

Ajang bergengsi ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi di seluruh dunia, terutama di Indonesia. Tidak mau ketinggalan juga, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) turut mengirimkan tiga tim untuk mengikuti rangkaian perlombaan.

Tidak hanya ikut-ikutan saja, di antara tiga tim itu ada dua tim yang berhasil membawa pulang piala. Salah satunya Khoniatur Rohmana yang berhasil mendapatkan juara 1 cabang lomba Orienteering.

Dalam perlombaan, Rohmah, begitu sapaannya, menjelajah alam di sekitar Gunung Ungaran dan Candi Gedong Songo. Selama perjalanan ia harus berhenti ke tiap pos, di masing-masing pos ia disuguhkan soal berbeda terkait sejarah, sosial, budaya, dan politik. Lalu ia menulis jawabannya berbentuk seperti esai di UTS atau UAS. Ia diberi waktu lima menit untuk menjawab satu soal.

“Kalau sudah selesai ke pos pertama, saya lanjut ke pos selanjutnya. Kemarin ada lima pos. Setiap perjalanan menuju ke pos, saya dituntut untuk memfoto terkait perekenomian warga yang ada di sekitar Gunung Ungaran dan Candi Gedong Songo,” katanya, Jumat (17-10-2019) di Kampus Utama UAD.

Menurutnya, perekonomian warga masih memanfaatkan potensi alam seperti berdagang. Namun banyak wisatawan yang bersinggah tidak lama di warung-warung. Wisatawan lebih fokus sama alamnya dan berkuda serta jalan-jalan. Kemungkinan wisatawan membawa perbekalan dari bawah.

Dari keterangan Rohmah, ada pos yang memberi soal untuk menceritakan sejarah Candi Gedong Songo. Dari yang ia ketahui, sejarah candi tersebut dimulai dari orang yang memang benar-benar ingin menyebarkan agama. Mereka itu beranggapan kalau ingin lebih dekat dengan dewanya, mereka harus membuat candi di atas gunung.

Konon, Candi Gedong Songo terdiri atas sembilan bangunan. Tapi nyatanya saat ini hanya terdiri tujuh bangunan, dua bangunan lainnya runtuh hanya tersisa puing-puing saja.

“Candi merupakan bagian dari sejarah. Menurut cerita rakyat, di bawah candi itu terdapat harta karun. Orang yang tahu berbondong untuk menggali, akhirnya menjadikan pondasi bangunan hancur gara-gara digali itu tadi,” terangnya.

Rohmana tidak mau berhenti di sini saja. Ia belum puas dengan prestasi yang diperoleh, jadi harus lebih banyak dan lebih giat lagi mengikuti berbagai lomba. Ia juga punya tuntutan buat menyemangati teman-temannya. Sehingga, mereka bisa untuk ikut perlombaan dan membawa nama baik UAD di kancah nasional maupun internasional.

“Terus jangan berhenti berusaha karena nothing impossible. Kita punya mimpi, maka kita harus bangun dan wujudkan mimpi itu, jangan terlalu lama tidur nanti tidak tahu cara mewujudkannya,” ungkapnya. (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/juara-1-uad-tindica-e1572068225706.jpeg 445 536 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-10-26 12:37:132019-10-26 12:37:13Khoniatur Rohmah, Peraih Juara 1 Cabang Lomba Orienteering

Gerakan No-Comot Mengantar Mahasiswa PPKn Meraih Juara di TINDICA

24/10/2019/in Prestasi, Terkini /by NewsUAD

“Alhamdulillah saya dan Yalinal Ghina mendapatkan juara 2 cabang lomba Proyek Kewarganegaraan. Rekan saya yang lain, Khoniatur Rohmah, berhasil mendapatkan juara 1 cabang lomba Orienteering,” kata Yusuf Sapto Nugraha, Rabu (16-10-2019).

Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) membawa tiga tim untuk mengikuti perlombaan The 1st Internasional of Nationality and Diversity Camp (TINDICA). Perlombaan yang berlangsung pada 11−13 Oktober 2019 tersebut diselenggarakan oleh Universitas Negeri Semarang, dan mengusung tema “Unity in Diversity” yang diikuti oleh berbagai mahasiswa mancanegara.

Yusuf dan Ghina menyajikan proyek kewarganegaraan yang berjudul “Penguatan Nilai-Nilai Kejujuran Mahasiswa UAD melalui Kegiatan Gerakan No-Sontek-Menyontek (No Comot)”.

“Kami mengangkat itu karena kondisi negara Indonesia saat ini menyandang peringkat ke-68 negara terkorupsi di seluruh dunia. Negara yang bebas korupsi masih dipegang oleh Denmark. Tidak hanya itu saja, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai departemen independen yang bertugas memberantas korupsi, telah mengkaji beberapa nilai-nilai yang harus terkandung atau dimiliki oleh setiap orang. Ada sembilan nilai integritas sebagai nilai pembentuk generasi antikorupsi yang disebut Jupe Mandi Tangker Sebedi (jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil),” terang Yusuf.

Ia melanjutkan, mahasiswa merupakan agent of change dan menjadi penerus bangsa. Sehingga perlu sekali penguatan sembilan nilai integritas itu. Maka dalam hal ini, Gerakan Mahasiswa Antikorupsi (Gemari) PPKn mengadakan gerakan No-Comot.

“Tujuannya untuk menguatkan sembilan nilai integritas yang salah satunya nilai kejujuran. Sebab perilaku tidak jujur merupakan salah satu perilaku koruptif, contoh sederhananya menyontek saat mengerjakan soal UTS atau UAS, titip absen, dan melakukan plagiat terhadap jawaban tugas ataupun dalam mengerjakan skripsi,” katanya.

Hasil proyek kewarganegaraan yang berupa laporan pelaksanaan wajib dipresentasikan di depan juri. Saat presentasi, audiensi diperbolehkan mengajukan pertanyaan mengenai proyek kewarganegaraan tersebut.

Selain itu, Yusuf juga berterima kasih kepada Trisna Sukmayadi, M.Pd., sebagai dosen pembimbing, dan dosen-dosen PPKn lainnya yang telah memberikan doa dan semangat selama perlombaan. (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/juara-uad-tindica-e1571885988142.jpg 646 1225 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-10-24 09:59:582019-10-24 09:59:58Gerakan No-Comot Mengantar Mahasiswa PPKn Meraih Juara di TINDICA

UAD Raih Gold Award dalam Ajang ESI

23/10/2019/in Prestasi, Terkini /by NewsUAD

Expo Sciences International (ESI) merupakan agenda dua tahunan yang diselenggarakan oleh Mouvement International pour le Loisir Scientifique et Technique (MILSET), salah satu organisasi pemuda non-pemerintah. MILSET ini suatu organisasi yang bersifat nirlaba dan independen secara politik, bertujuan untuk mengembangkan budaya ilmiah di kalangan kaum muda melalui organisasi program sains dan teknologi.

Di 22−28 September 2019 lalu, giliran Abu Dhabi, United Arab Emirates, yang menjadi tuan rumah. Ajang ini dihadiri oleh 53 negara, dengan 2500 partisipan dan menjadi salah satu perhelatan sains yang sangat bergengsi di dunia.

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) turut berpartisipasi dengan mengirimkan tim Roof Covering Prototype of (RCP)-Grain, dan berhasil meraih gold award. Dalam tim itu ada empat delegasi mahasiswa atas nama Mar’atul Husna, Ponco Sukaswanto, Ahmad Yogaswara, dan Yenny Rahmawati, dengan dosen pembimbing Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D.

Dari keterangan Anton, tim dari UAD membawakan produk inovasi berupa RCP-Grain, yakni atap penutup otomatis untuk membantu petani dalam proses penjemuran padi sehingga bisa meningkatkan mutu dan kualitas padi tersebut.

“Salah satu kelebihan dari RCP-Grain ini adalah sudah berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat dipantau melalui gawai. Jadi, petani tidak perlu lari-lari untuk memasukkan padi lagi ke tempatnya. Alat ini juga ada indikator kelembaban dan tingkat kekeringannya,” terangnya saat ditemui di Kampus Utama UAD, Senin (30-10-2019).

Ia melanjutkan, alat tersebut akan terus dikembangkan sehingga nantinya tidak hanya bermanfaat kepada petani padi, melainkan juga bermanfaat untuk petani kopi, bisa juga sebagai pengeringan cengkih, pengeringan obat, dan banyak produk pertanian lainnya yang membutuhkan pengeringan.

Sebelum membuat alat ini, keempat mahasiswa melakukan survei kebutuhan petani. Setelah mengumpulkan data, kemudian mendesain dan mengimplementasikan. Tentunya, dalam pembuatan produk ini UAD sangat mendukung penuh.

“Dukungan dari UAD sangat bagus. Apalagi dari Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) yang sangat mendukung dari segi subsidi pendanaan, meskipun tidak semuanya. Mahasiswa juga aktif mencari dana dan sponsor karena harus membawa empat personel ke Dubai yang dananya lumayan besar,” kata Anton.

Sementara Dr. Dedi Pramono, M.Hum. selaku kepala Bimawa menyinggung, prestasi yang dicapai tim UAD sangat luar biasa. Ia bersyukur ternyata mahasiswa UAD mempunyai kemampuan yang hebat. Prestasi di Dubai menjadi kejutan yang sangat bagus.

“Hal ini memang upaya internasionalisasi UAD. Mudah-mudahan ke depan banyak mahasiswa lain yang bisa seperti itu. Dengan catatan, sekali lagi, kami akan mendukung lomba-lomba di luar negeri dengan niat ikhlas. Tidak hanya tampil hebat, tetapi juga bisa berpikir memberikan pelajaran kepada mahasiswa, bahwa ternyata posisi mereka tidak lebih rendah dari yang lain,” ungkapnya, Selasa (1-10-2019). (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/juara-uad-internasional-e1571796922718.jpeg 274 496 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-10-23 09:15:312019-10-23 09:15:31UAD Raih Gold Award dalam Ajang ESI
Page 67 of 77«‹6566676869›»

TERKINI

  • UAD Tuan Rumah Good Talk Off Air Yogyakarta, Kupas Arah Sistem Pendidikan Indonesia25/09/2026
  • Dikpora Yogyakarta Gandeng Dosen UAD Perkuat Pembelajaran Bahasa Inggris di Jenjang SD25/09/2026
  • Mahasiswa PLP-KKN UAD Adakan Penghijauan di SD Muhammadiyah Krembangan25/09/2026
  • Mahasiswa PLP-KKN UAD Edukasi Pengelolaan Sampah di SMAN 1 Piyungan25/09/2026
  • Satu Dekade, Satu Persaudaraan: Jejak Mahasiswa UAD di Sangkhom Islam Wittaya School25/09/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Poster Chem-E-Car Competition di AISC x AI Series 202624/09/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 1 Esai Ilmiah Nasional23/09/2026
  • Tim Debat UAD Raih Juara I Liga Debat Wilayah Yogyakarta21/09/2026
  • Kembangkan CIRCULAI, Mahasiswa UAD Raih Juara III Nasional IT FEST 202621/09/2026
  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026

FEATURE

  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026
  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top