FAI UAD Adakan Seminar Penulisan untuk Kemajuan
Hal yang tidak pernah lepas dari seorang mahasiswa adalah menulis. Melalui menulislah seorang mahasiswa akan mampu menata bahasa dengan baik.
Dalam keadaan hujan lebat pada hari Sabtu (19/11/2011), di ruang sidang Fakultas Ekonomi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi saksi akan semangat para peserta seminar mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) dalam mengikuti pelatihan penulisan. Pelatihan yang mengangkat tema “Seminar Penulisan Artikel” tersebut merupakan kegiatan yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Agama Islam.
Acara yang dihadiri tidak kurang dari 20 peserta ini diharapkan akan memunculkan para penulis yang dapat dibanggakan dari Fakultas Agama Islam untuk Universitas Ahmad Dahlan. Annisa Rochima Adi selaku ketua panitia manyampaikan tujuan diadakannya pelatihan tersebut untuk mencetak generasi muda yang memiliki keahlian dalam dunia tulis menulis. “Terbentuknya sosok pemuda yang siap berkarya dan berani menyampaikan ide melalui tulisan akan menambah daya kreatif mahasiswa” Tambahnya.
Acara tersebut berlangsung pada pukul 14.00-16.30 WIB dengan menghadirkan pemateri yang tidak asing lagi di berbagai koran yaitu Drs. Nurkholis,M.Ag. yang mampu membius peserta dari gaya penyampaiannya yang inspiratif. (Ad)

Kita tidak butuh orang pintar tetapi orang konsisten. Satu prinsip yang dipegang teguh oleh Teater Jaringan Anak Bahasa (JAB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ini ternyata tidak main-main. Hal ini ditunjukkan dengan keteguhan para peserta palatihan yang diadakan Sabtu dan Minggu (19-20/2011) di daerah Argo Buah Mangunana, Imogiri, Yogyakarta. Acara yang dikemas dengan mencoba mendekatkan para peserta dengan alam ini memang dikonsep dengan menjadikan alam sebagai partner untuk terus menjalankan kehidupan.
Banyak orang yang salah mengartikan tentang industri dan sering dilihat dalam kaca mata sempit sebagai pabrik. Padahal sesungguhnya dapat diartikan secara luas yaitu mulai dari industri yang menghasilkan produk-barang fisik (manufaktur) sampai produk jasa (service) yang non-fisik. Kesalahan pemahaman yang sering terjadi di masyarakat ini harus diluruskan. Oleh karena itu, mengingat betapa pentingnya peran industri dalam masyarakat, maka Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kerja sama dengan pihak Kecamatan Kotagede untuk mengadakan sebuah pelatihan.
“Jangan takut untuk menulis dan tulislah apa yang ingin kamu tulis.” Sepenggal kalimat yang terlontar oleh Sulaiman, S.Pd., selaku pemateri kepada para peserta pelatihan jurnalistik yang diadakan di Kotagede Minggu (20/11/2011). Pelatihan kali ini memang dikemas dengan nuansa yang berbeda dari sebelumnya. Jika sebelumnya dilaksanakan di Kampus II UAD, kini dilaksanakan di tengah-tengah masyarakat daerah Kotagede.
Kamis (17/11/2011), bertempat di Ruang Sidang Kampus 1 UAD, LPM mengadakan pembekalan bagi para dosen yang telah ditunjuk menjadi Dosen Pendamping Lapangan (DPL) yang akan mendampingi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pembekalan diadakan bertujuan agar para DPL memiliki wawasaan tentang KKN dan juga bagaimana kinerja DPL sesungguhnya. Kegiatan ini diikuti oleh 43 dosen yang berasal dari seluruh program studi yang ada di Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Guru merupakan sosok yang dianggap mengetahui segala hal. Guru harus memiliki pengetahuan yang luas dan mampu memberikan contoh bagi peserta didiknya. Seorang siswa akan lebih mempercayai guru yang dapat membuktikan apa yang dikatakannya dan memiliki kreativitas. Mengingat pentingnya arti sebuah tindakan nyata dan kreativitas seorang guru, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) UAD mengadakan pelatihan bagi mahasiswanya. Pelatihan yang diberikan berkaitan dengan pelatihan untuk meningkatkan kretivitas dan kemampuan menulis di bidang bahasa dan sastra.