Dr. Muhammad Joko Susilo, M.Pd.; Fokus di Bidang Evaluasi Kemandirian Sekolah

0
311

Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) berhasil menambah daftar panjang dosen doktor di Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kali ini, Muhammad Joko Susilo, M.Pd. berhasil meraih gelar doktor dari Program Studi S-3 Penelitian dan Evaluasi Pendidikan PPs Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Untuk meraih gelar tersebut, Joko, begitu ia biasa disapa, menulis disertasi berjudul “Pengembangan Model Evaluasi Kemandirian Sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Sleman”.

“Saya menulis disertasi itu di bawah bimbingan Prof. Suyoto, M.Sc., Ph.D. selaku Promotor dan Prof. Dr. Badrun Kartowagiran, M.Pd. selaku Kopromotor,” jelas Pak Joko yang menjabat Ketua Program Studi S-1 Pendidikan Biologi FKIP UAD.

Para dewan penguji disertasi, selain Promotor dan Kopromotor, antara lain Dr. Sugito, M.A., Prof. Djemari Mardapi, Ph.D., Dr. Poncojari Wahyono, M.Kes., dan Dr. H. Ariswan, M.Si., DEA.

Melalui disertasi tersebut, Joko memiliki harapan agar semua sekolah Muhammadiyah memiliki kemandirian yang kuat sehingga bisa berkemajuan dalam memasuki abad ke-21.

“Saya juga ingin agar buku Panduan Membangun Kemandirian Sekolah dapat segera dicetak dan digunakan oleh PP Muhammadiyah, khususnya Majelis Dikdasmen, untuk memajukan sekolah Muhammadiyah secara nasional,” harap suami Nur Hidayah, M.Pd. dan ayah dari Muhammad Faiz Azammul Haq, Muhammad Ihsan Nur Rohman, dan Muhammad Zaki Bahtiar ini.

Ia menambahkan, hasil disertasinya juga telah diimplementasikan oleh Majelis Dikdasmen PDM Kota Yogyakarta.

“Alhamdulillah, dalam durasi satu tahun, status sekolah-sekolah SD Muhammadiyah yang kategori Silver (12 buah), naik menjadi kategori Gold (9 buah). Kenaikan itu didorong oleh adanya evaluasi kemandirian sekolah tadi. Semoga Allah Swt. rida dengan ikhtiar jihad pendidikan ini,” jelas lulusan S-1 dan S-2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) itu.

Selama kuliah S-3 di UNY, ia mengaku menggunakan Beasiswa Program Pascasarjana (BPPS) dari Dikti. Selain aktif mengajar dan kuliah saat itu, Joko juga menulis buku-buku di bidang religi dan pendidikan. Total bukunya tercatat 43 buah.

“Saya mulai menulis buku sejak tahun 2004,” ujarnya.

Selamat dan sukses untuk Joko, semoga sekolah-sekolah Muhammadiyah dapat menjadi sekolah yang mandiri berkat ketekunan Anda menekuni bidang evaluasi kemandirian sekolah! (SDY)