Dulu Introver, Sekarang Sering Menang Lomba Debat

0
50

Siti Nur Bayanti sejak SMA dikenal sebagai orang yang sangat introver, tertutup, dan tak mau berbicara di depan orang banyak. Oleh sebab itu, semenjak kuliah ia berusaha keluar dari zona nyamannya dengan mengikuti debat. Beberapa kali ia berpartisipasi mengikuti lomba dan beberapa kali ia juga keluar menjadi pemenang.

Kemarin Siti, begitu sapaannya, bersama rekannya Dyah Amny Purmi Ta Arum, mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mendapat juara 3 dalam cabang lomba debat di Pekan Ilmiah Mahasiswa Farmasi Indonesia. Acara ini berlangsung di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 20−25 Agustus 2019.

Dari keterangan Siti saat ditemui di Kampus III UAD Jln. Prof . Dr. Soepomo, S.H., Janturan, Yogyakarta, Kamis (26-9-2019), isu yang diangkat untuk diperdebatkan ialah Pillo Health sebagai robot kesehatan di masa depan, apoteker bertanggung jawab penuh terkait resistensi antibiotik, dan pentingnya apoteker herbal di Indonesia.

“Saya sangat setuju tentang keberadaan apoteker herbal. Karena di Indonesia sendiri, negara yang memiliki banyak kekayaan dan sangat berpotensi untuk mendukung. Sehingga perlu tenaga-tenaga ahli untuk menangani,” tanggapannya.

Ia juga menyinggung hackers yang membobol data kantor farmasi. Baginya, hal tersebut menjadi dasar utama ia kenapa juga setuju dengan Pillo Health. Pillo merupakan robot kesehatan yang mampu memonitor kesehatan keluarga, pengingat dan distribusi obat untuk dikonsumsi, bahkan menjawab pertanyaan medis yang diperlukan. Dan kemarin Siti juga mengangkat isu tersebut untuk memperkuat argumennya.

“Debat itu bukan hanya kita mengeraskan suara di forum. Tetapi ketika kita keluar dari forum itu, dapat memberi solusi akan permasalahan yang didebatkan. Di sana, saya selalu tawarkan solusi yang rasional dan tentunya dapat diterapkan. Sehingga secara tidak langsung melalui ajang debat itu, kita memberikan solusi dari permasalahan-permasalahan yang ada,” tegasnya.

Perempuan Sumedang, Jawa Barat itu berharap, setelah lomba ini semoga ada generasi penerus yang melanjutkan prestasi di kancah nasional maupun internasional. (ASE)