Kobaran Semangat Kesuksesan

0
128

 

Jika ada orang yang ingin sukses, maka ia tidak segan untuk selalu di depan.”

Sangat menarik kalimat tersebut. Ya, itu merupakan salah satu ungkapan yang diberikan Budi Jaya Putra, S.Th.I selaku pemateri dalam acara training motivasi dan peluncuran buku Sejuta Cara untuk Bisa.

Menurutnya, segala sesuatu yang dilakukan harus membutuhkan alasan. Sebenarnya, hambatan terbesar untuk sukses adalah rasa takut kegagalan. Jika manusia tidak mampu dalam suatu hal, pasti ia mampu melakukan sesuatu yang lain.

“Kita harus selalu optimis. Mengenai keputusan, biarkan Allah yang menentukan,” ucap Budi dalam acara yang berlangsung Minggu (22/3/2015) di auditorium kampus II UAD itu.

Rasa optimis akan memberikan pengaruh untuk kejadian sebenarnya, tidak ada yang tidak bisa.  “Buktikan omonganmu, maka kepercayaan itu akan selalu mengikutimu. Ketika kita melakukan sesuatu,  jangan pernah takut  jika  orang lain  mengikutinya. Malah, kita  akan menjadi satu contoh baik bagi orang lain,” katanya.

Lebih lanjut ia menuturkan, setelah rasa optimis digenggam, maka lakukan dan buktikan suatu hal yang dapat dikerjakan. Selain itu, yang tidak dapat disepelekan adalah menanamkan keyakinan terhadap kemampuan diri. Sesuai dengan firman dalam QS. al-Baqarah ayat 286, “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” Apa pun yang diterima, anggap sebagai sebuah amanah. Jangan takut gagal  karena kegagalan  adalah awal kesuksesan. Yakinlah bahwa setiap orang pasti bisa melakukannya.

“Kita juga dituntut untuk kreatif. Ketahuilah, hanya orang-orang kreatif yang  dapat menjalani hidup dengan baik. Manusia adalah agent of change yang bisa dipengaruhi keinginan. Namun jika manusia kreatif dalam menjalani hidup, jalan pun akan terbuka. If there are will, there are way.”

Di samping itu, manusia harus berani bermimpi. Bukan sejauh mana mampu bermimpi, tetapi mampu mewujudkannya. Di akhir acara, Budi Jaya Putra mengobarkan semangat kesuksesan dengan kalimat motivasinya, “Jangan terpenjara oleh literatur, pengalaman, prasangka negatif, dan prinsip hidup. Yakinlah bahwa hanya orang-orang yang mau berjuang, berikhtiar, dan bekerja keraslah yang dapat mencapai kesuksesan.” (AKN)