Mahasiswa Harus Berorganisasi, Siapa Tahu Dapat Istri

0
207
Pamungkas Bayu Aji, alumnus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dari Program Studi Teknik Informatika, melangsungkan akad nikah sehari sebelum mengikuti wisuda UAD (24/03/2018).

 

“Saya memutuskan untuk menikah setelah kenal cukup lama. Kami bertemu saat mengadakan bakti sosial untuk korban banjir Purworejo pada 2013 silam. Bagi saya, ia pintar juga cantik, terlebih jurusannya tafsir hadis,” ungkap Pamungkas Bayu Aji ketika diwawancarai beberapa hari lalu.

Pamungkas merupakan alumnus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dari Program Studi Teknik Informatika yang diwisuda pada Sabtu (24/3/2018). Laki-laki yang berasal dari Jambi ini pernah aktif di Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan menjadi ketua pada periode 2015/2016. Ia juga pernah menjadi koordinator wilayah forum lembaga legislatif mahasiswa Indonesia.

Sebelum resmi diwisuda, ia melangsungkan acara yang cukup padat dan sakral. Selama 23-25 Maret, mantan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (BEM FTI) 2013/2014 ini secara berturut-turut melangsungkan akad, wisuda, dan resepsi.

“Akhir 2017 saya melamarnya, dan alhamdulillah diterima. Saat itu juga saya mulai berpikir tentang pekerjaan dan tanggung jawab seorang pemimpin keluarga. Bagi saya, seorang istri bukan hanya pelengkap hidup,” tandasnya.

Selama menjadi mahasiswa, Pamungkas pernah bekerja di Jogja Desainer. Setelah lulus dari jenjang strata 1, rencananya ia akan beternak sapi. Menurutnya, peluang kesuksesan dari beternak cukup besar dan dapat membantu pembangunan daerah.

“UAD salah satu pilihan terbaik dalam hidup saya. Pengalaman dan iklim organisasi di UAD memberi kesempatan untuk mengembangkan diri. Dari UAD juga saya sering dipercaya untuk menambah ilmu di berbagai daerah seperti Bangka, Bali, dan lain sebagainya.”

Pamungkas menjelaskan, budaya yang dibangun di UAD sangat bagus, mengedepankan moral dan akhlak. Kampus memberikan kebebasan untuk berkreasi di bidang akademik maupun non-akademik.

“Pesan kepada mahasiswa perihal menikah. Menikah lebih banyak baiknya daripada tidak menikah. Kuliah lebih santai daripada sekolah, jadi daripada tidur di kos carilah pengalaman dengan berorganisasi. Siapa tahu dapat jodoh.” (ard/doc)