• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

NILAI PRO SOSIAL TAYANGAN HUMOR TELEVISI KITA

24/02/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

 

Oleh Rendra Widyatama, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
 

Saat ini semua stasiun siaran televisi melibatkan unsur humor. Dalam bahasa yang lebih teoritis, sering disebut melibatkan aspek entertainment (menghibur). Pelibatan unsur entertainment tersebut sangat luas. Stasiun televisi tidak harus membuat program humor secara khusus. Yang pasti, semua program yang dibuat dalam berbagai format, harus bernuansa menghibur.

Bagi pengelola stasiun televisi, secara sederhana, jabaran program yang menghibur tidak lain adalah membuat tayangan humor. Apalagi, tayangan seperti ini juga mampu dijadikan sebagai daya tarik untuk menggaet sebanyak-banyaknya jumlah penonton. Dengan penonton yang bertambah, tentu implikasi lanjutannya adalah datangnya iklan, yang berarti sumber pendapatan bagi pengelola televisi.

Itu sebabnya dewasa ini, hampir semua stasiun televisi membuat program tayangan humor. Tayangan tersebut dikemas dalam aneka format, antara lain; sinetron (baik mini seri dan serial), drama, parody, talkshow, reality show, maupun stand up comedy. Tertarik pada berbagai tayangan humor tersebut saya pernah melakukan penelitian sederhana.

Sampel

Ada 7 tayangan bernuansa humor yang diteliti, yaitu Bukan Empat Mata, Opera Van Java (keduanya ditayangkan oleh Trans 7), Sentilan Sentilun (Metro TV), Yuk Kita Sahur dan Show Imah Show (ditayangkan oleh Trans TV), Pesbuker (AN TV), dan Stand Up Comedy (Kompas TV). Dari ketujuh tayangan bernuansa humor tersebut, nilai-nilai pro sosial tayangan humor di televisi sangat bervariasi. Ada 19 materi lawakan pro sosial yang muncul, yaitu; 1). Nilai-nilai melayani orng lain; 2). Melindungi orang lain; 3). Memaafkan kesalahan orang lain; 4). Memberi nasehat yang baik; 5). Memberikan bantuan pada orang lain; 6). Memberikan penguatan; 7). Memberikan perhatian; 8). Memberikan pujian pada orang lain; 9). Meminta maaf; 10). Menghargai orang lain; 11). Mensyukuri/syukur; 12). Menujukan sikap ramah; 13). Menunjukan rasa optimis; 14). Menunjukkan empati; 15). Menunjukkan kesalehan; 16). Menunjukkan rasa optimis; 17). Menunjukkan simpati; 18). Menyampaikan kejujuran; dan, 19). Meredakan kemarahan orang lain.

Penyampaian nilai-nilai pro sosial tersebut disampaikan dalam berbagai variasi. Jumlah terbanyak disampaikan melalui humor slapstick. Yaitu humor yang disampaikan dengan cara mengandal­kan kemampuan fisik dibanding kelucuan verbal atau lewat dialog.

Meski tidak terlalu banyak, frekuensi nilai-nilai pro sosial dalam 7 tayangan yang diteliti, ada 335 kali nilai-nilai pro sosial itu muncul dalam bayolan. Namun jumlah tersebut masih relative kecil, yaitu 27,06 % dari total tayangan. Angka 27,06 % itu masih belum cukup mewakili seluruh tayangan humor. Sebab di luar tayangan yang diteliti, masih banyak lagi program humor yang ditayangkan oleh 310 stasiun televisi seluruh Indonesia.

Masih sedikitnya frekuensi nilai-nilai pro sosial dalam program humor tersebut jelas masih memprihatinkan. Fakta tersebut mengandung arti bahwa para pengelola program masih belum mampu menampilkan humor yang sehat. Yaitu humor yang menghibur sekaligus memberikan tuntunan bagi masyarakat.

Meski masih sedikit, adanya nilai-nilai pro sosial dalam tayangan humor tersebut tentu perlu diapresiasi. Sebab, keadaan ini mengandung makna bahwa di tengah-tengah tontonan yang disuguhkan, tayangan tersebut para pengelola program masih meleipkan nilai-nilai kebaikan. Keadaan positif seperti ini tentu harus ditingkatkan terus, agar nilai-nilai pro sosial pada tayangan humor senantiasa bertambah. Masyarakat sudah tentu berharap agar tayangan humor di semua stasiun televisi Indonesia mampu menjadi tontonan sekaligus tuntunan.

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-02-24 04:36:122014-02-24 04:36:12NILAI PRO SOSIAL TAYANGAN HUMOR TELEVISI KITA
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

TERKINI

  • Mahasiswa KKN UAD Ajak Warga Jaga Kelestarian Sungai Code22/06/2026
  • Tim PkM Informatika UAD Dorong Literasi Digital Sekolah 22/06/2026
  • Bimawa UAD Siapkan Dahlan Muda Hadapi Tantangan Dunia Kerja22/06/2026
  • UAD Dorong Digitalisasi Pengelolaan Sampah BUMDes 19/06/2026
  • LPSI UAD Ajak Sivitas Akademika Maknai Hijrah melalui Pengajian 1 Muharam 1448 H19/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Gizi UAD Raih Dua Gelar Juara dalam Kompetisi Artikel Ilmiah Nasional 202622/06/2026
  • Tim CIVIC’S UNITED UAD Raih Juara Harapan I pada Semarak Keilmuan 2026 Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Sungai22/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 202618/06/2026
  • Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional15/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026

FEATURE

  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026
  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top